Potret Magrib Mengaji di Desa Sungai Berapit yang Terus Digalakkan

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Kepala Desa Sungai Berapit, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sampai saat ini terus berkomitmen untuk menggalakkan program Magrib Mengaji.

Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah Progam Magrib Mengaji ini merupakan salah satu program unggulan Bupati Inhil, HM Wardan sejak periode pertama hingga periode ke dua yang masih berjalan.

“Alhamdulillah sampai saat ini magrib mengaji akan terus kita galakkan,”ujar M Ihsah.

Lanjutnya, meski kemajuan zaman semakin canggih hal yang harus tetap dihidupkan ialah shalat Maghrib berjamaah dan selepas shalat maghrib tetap membaca Al Quran.

“Karena di waktu inilah tepatnya untuk anak-anak melakukan pendidikan agama di rumah ibadah dengan mengaji,” paparnya.

Selain itu, M Ihsah dengan magrib mengaji ini dapat dijadikan sebagai ajang pembentukan sifat terpuji dan menancapkan sejak dini bagi generasi harapan bangsa untuk mendalami Al Qur’an agar menjadi insan Qurani. (Adv/Galeri Foto)




Berdiri Selama 12 Tahun, Pengolahan Sabut Kelapa di Kecamatan Kateman Terus Eksis

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bukan hal yang tidak mungkin, pengolahan sabut kelapa yang dianggap sebagai limbah ternyata bisa mendatangkan cuan alias keuntungan.

Seperti pengolahan sabut kelapa di Desa Penjuru, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang talah beroperasi selama hampir 12 tahun dan hingga hari ini masih tetap eksis.

Mr. Adi pengelola pabrik limbah sabut kelapa di Desa Penjuru mengatakan bahwa dirinya yang memiliki 12 karyawan itu hanya mengolah sabut kelapa untuk di ambil serat sabut kelapanya saja (cocofiber) dan kemudian cocofiber yang telah sesuai dengan permintaan pasar tersebut akan di jual kepada penampung di Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

“Yang kita kirim cuma cocofiber nya saja sama penampung di batam. Kalau orang batam diolah menjadi apa atau pun di ekspor lagi itu kita kurang tau,” kata Mr Adi saat di hubungi awak media melalui seluler, Jum’at (8/10/2021).

Selain itu, pengolahan limbah sabut kelapa ini kata Mr. Adi sudah beroperasi sejak masa orang tuanya hingga saat ini dirinya yang mengelolanya.

“Sudah cukup lama, sejak zaman orang tua saya, kira-kira 12 tahun sudah berdiri sampai saat ini,” imbuhnya.

Sedangkan untuk bahan baku sabut kelapa itu sendiri kata Mr Adi, didapatkannya dengan membeli dari petani kelapa di wilayah Kecamatan Kateman.

“Kalau peralatan kita cukup untuk pengolahan cocofiber dan cocopeat. Untuk bahan baku yang di habiskan saat produksi kita tergantung cuaca, sebab pengolahannya harus proses penjemuran dulu,” tambah Mr. Adi saat ditanyai apakah bahan baku (sabut) yang diproduksi mencapai 10 Ton perhari.

Selain itu, mengenai pengembangan usaha pengolahan limbah sabut kelapa dari bahan baku setengah jadi menjadi bahan jadi, Mr Adi mengaku belum siap untu mengarah ke hal pengembangan tersebut.

“Untuk saat ini kita belum ada arah kesana, karena butuh modal yang besar lagi. Sementara kita fokus ke pengolahan cocofiber saja dulu,” tuturnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang diperoleh melalui Dinas Perkebunan Kabupaten Indragiri Hilir bahwa di Kecamatan Kateman untuk perkebunan kelapa jenis Kelapa Dalam memiliki luas 31.622 hektar, dengan potensi produksi hasil perkebunan tercatat pada semester II (Juli-Desember) 2019 mencapai 11.852. 803 kilogram.

Sedangkan untuk jenis kelapa hibrida di Kecamatan Kateman tidak terdapat perkebunan kelapa jenis hibrida.

Secara statistik, Kecamatan Kateman merupakan kecamatan yang memiliki perkebunan kelapa jenis Kelapa Dalam paling luas setelah Kecamatan Mandah yang memiliki luas 34.343 hektar perkebunan jenis Kelapa Dalam. (Arbain)




Melihat Dunia Melalui Beasiswa, Talkshow Kodim 0314/Inhil

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Guna memberikan motifasi kepada siswa siswi dan mahasiswa di Kabupaten lnhil, Dandim 0314/lnhil gelar acara sosialisasi dan Talkshow bersama siswa/i SLTA dan Mahasiswa di Aula Graha Bhakti Makodim 0314/lnhil, jalan Ahmad Yani, Parit 9, Tembilahan Hulu. Kamis, (07/10/2021).

Dengan narasumber Fauzan Aziz Maulana (candidate magister Anhui University) dan DR. Ir. H. Sahrudin, M.M (wakil ketua bidang kemahasiswaan dan kerja sama STAl) dengan motivator lbu Titin Triana, SH, MH (lawyer & teacher) dan Moderator Sdr Nabfahrin (staf Unisi).

Dalam sambutannya, Dandim 0314/lnhil Letkol lnf lmir Faishal mengatakan bahwa kegiatan ini sebenarnya sudah direncanakan beberapa bulan yang lalu, namun karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan hingga baru hari inilah kegiatan ini bisa dilaksanakan.

“Kegiatan ini kita gelar agar adik adik semua dapat meraih asa atau cita cita yang diinginkan. Karena tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini selama kita mau berusaha,berdo’a dan tentunya Ridha dari Allah SWT,” ujar Dandim.

“Mungkin dalam pikiran kita, ah saya tidak punya biaya, ah saya gak mungkin bisa, nah sekarang kita akan kupas disini, sehingga sesuai dengan tema kita yaitu reach the dream & see the world through scholarship, (Raih mimpi dan lihat dunia melalui beasiswa),” tambahnya.

Apa dan bagaimana beasiswa itu, nanti akan disampaikan oleh para Nara sumber. Bagaimana cara mendapatkannya, dimana saja, benda apa itu, nanti akan dibahas akan dikupas tuntas semuanya disini.

“Namun saya harapkan kepada adik adik semuanya tanamkanlah prinsip bahwa pengetahuan itu sangat penting dan harus merasa haus akan pengetahuan,” sebutnya.

Dandim mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah mengadakan acara ini, mudah mudahan acara ini bisa berlangsung dengan baik, lancar dan tentunya mudah mudahan acara ini bisa berguna dan bermanfaat.

Sementara itu DR. Ir. H. Sahrudin, M.M mengucapkan terimakasih kepada Dandim 0314/lnhil yang telah menyelenggarakan kegiatan ini di Aula Kodim 0314/lnhil dan langsung pembicaranya Dandim. Ini sebagai motifasi yang terbaik bagi mahasiswa dan siswa.

“Mudah mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa memberikan motivasi dan kiat kiat dalam meraih beasiswa sehingga siswa siswi dan mahasiswa dapat semakin terbuka dalam pemikiran dan bersemangat dalam meraih beasiswa,” ujarnya.

Sementara itu juga, Fauzan Aziz Maulana yang merupakan Candidate Magister Anhui University dalam pemberian motivasi kepada peserta mengaku pernah berkali-kali gagal untuk melanjutkan study s2 di luar negeri maupun di Conference International di berbagai negara.

“Tapi saya tidak pernah menyerah dengan berbagai cacian dan cemoohan yang didapat dari teman sekitar kita,” ujar Fauzan Aziz Maulana.

Berdirinya dirinya saat ini dalam memberikan motifasi kata Fauzan, untuk berbagi pengalamannya sebagai schoolar hunter kepada peserta, agar adik-adik khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir bisa mencapai keinginan untuk studi di luar negeri maupun dalam negeri melalui beasiswa.

Seperti yang disampaikan Dandim tambah Fauzan, Indonesia memiliki target yaitu INDONESIA EMAS tahun 2045 dan disinilah generasi X dan Z sekarang bisa meningkatkan kualitas diri untuk berperan di Indonesia 2045.

“Pesan saya buat adik adik khususnya di Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini jangan malu untuk mencoba, jangan malu untuk berkarya dan jangan malu untuk menggapai cita cita. Untuk menggapai cita cita butuh pengorbanan dan setiap pengorbanan dan kerja keras pasti akan menuaikan hasil,” paparnya. (Arb)




Barisan Kelapa Inhil

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Tampak indah, barisan kelapa yang tersusun rapi itu seakan memanjakan indra penglihatan dikala melintasi perkebunan milik masyarakat di Desa Terusan Kempas, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Kesejukan juga sangat terasa ketika badan berada di areal perkebunan yang berbaris bak tentara yang menghijau ketika menggunakan seragamnya.

Selain itu kebersihan lahan juga tampak terjaga, seakan tumbuhan liar tak memiliki kesempatan untuk bertahan hidup diarea perkebunan yang penuh dengan sentuhan perawatan oleh pemiliknya.

Dengan terjaganya kebersihan kebun kelapa itu, juga tampak terlihat produksi buah kelapa yang dihasilkan cukup banyak pada setiap pokoknya.

Untuk diketahui, melalui data Dinas Perkebunan Kabupaten Inhil bahwa perkebunan kelapa jenis Kelapa Dalam di Kecamatan Gaung memiliki luas 27.285 hektar, dengan potensi produksi hasil perkebunan tercatat pada semester II (Juli-Desember) 2019 mencapai 19.735.947 kilogram.

Untuk perkebunan kelapa jenis Kelapa Hibrida di Kecamatan Gaung tidak terdapat perkebunan kelapa jenis kelapa hibrida. (Arbain)




Security Taman Bukit Gelanggang Bersinergi Bersama Petugas Taman Melakukan Goro Bersama

ARBindonesia,com.Dumai-di lakukan gotong royong di area Taman Bukit Gelanggang.

Rabu 6/10-2021 Security Taman Bukit Gelanggang berinisiatif Melaku kan goro demi kebersihan dan keindahan Taman,agar bisa terasa nyaman karena bersih.

Lokasi Taman Bukit Gelanggang yang di lakukan goro tepat nya di jln Beigjen HR Soebrantas,atau tepat nya di hadapan kantor Wali Kota lama Kota Dumai.

Dalam kegiatan melakukan goro di pimpin langsung oleh Kasubag UPT Taman Bukit Gelanggang yaitu Bpk Jerry Bungsu.S.kom.

Saat di temui awak media ARBindonesia.com di lapangan, kasubag yang biasa di sapa pak Jerry itu menyampaikan,di lakukan goro ini agar tercipta nya bersih dan nyaman di saat pengujung datang ke Taman kita ini.Mudah mudahan semakin ramai pengunjung yang datang nanti nya.

Di kesempatan itu juga beliau menyampaikan sedikit himbauan kepada pengunjung atau pun masyarakat baik yang dalam kota atau pun dari luar kota yang datang,Marilah jaga kebersihan Taman agar terasa indah.Inti nya marilah sama sama kita menjaga kebersihan dan ke indahan Taman agar terasa nyaman di saat kita berkunjung.Dan hendak nya kita juga jagan hanya berharap dari pemerintah saja untuk menjaga kebersihan Taman,Masyarakat atau pengunjung juga harus bekerja sama agar tercipta nya keindahan dan kenyamanan Taman kita ini.(hrk).




Tiga Cara Petani Kelapa Dalam Memanen Kelapa

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Sudah tak asing didengar, bahwa Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merupakan kabupaten yang memiliki hamparan perkebunan kelapa paling luas di mata nasional bahkan dunia.

Hal itu menunjukkan bahwa kekayaan akan buah kelapa melalui hasil perkebunan kelapa di Inhil sangatlah melimpah.

Kendati demikian, tahukah bagaimana cara petani kelapa di Kabupaten yang tersohor dengan dengan Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini memanen buah kelapa dari pohonnya.

Dari sumber di lapangan mengenai cara Petani kelapa di Inhil memanen kalepa, terdapat 3 cara yang sering dilakukan oleh petani kelapa saat waktu panen tiba.

  1. Memanjat
    Dalam memudahkan untuk memanen buah kelapa dengan memanjat pohon kelapa, hal yang selalu dilakukan petani kelapa adalah membuat tempat pijakan atau tataran pada batang pohon kelapa.

Selain cara tersebut, memanjat dengan memanfaatkan tali tambang dan alat bantu yang lain tanpa merusak pohon kelapa. Selain itu juga adapula yang menggunakan bantuan kera atau monyet untuk memanjat kelapa, akan tetapi cara ini sangat jarang di temui di Kabupaten Inhil.

  1. Menggunakan Galah
    Cara memanen buah kelapa ini dilakukan
    dengan menggunakan sebilah bambu kering panjang yang pada bagian unjung nya disambung atau direkatkan mata pisau yang didesain khusus, dengan bentuk semacam sabit.

Metode ini adalah yang paling banyak dilakukan petani kelapa di Negeri Hamparan Kelapa (Inhil).

  1. Memungut Buah Yang Telah Jatuh
    Cara memanen ini hanya dilakukan pada buah kelapa kering yang jatuh dengan sendirinya dari pohon kelapa.

Dilansir dari Inhilframe.com Jenis panen seperti ini tentunya agak rawan dipraktekkan pada kebun-kebun yang berada jauh dari pemukiman dan keamanannya tidak terjamin.

Menurut beberapa literatur, hasil panen dari buah yang jatuh ke tanah tidak terlalu cocok sebagai bahan baku kopra atau kelapa parut kering ( desiccated coconut ) karena sudah lewat masak, tetapi masih bagus untuk bahan baku minyak kelapa murni.

Teknik panen yang disampaikan di atas berlaku secara umum hanya untuk kelapa yang diolah menjadi kopra dan minyak kelapa atau untuk dijual kembali sebagai bahan baku industri.

Selain teknik dan kriteria panen seperti di atas ada pula teknik dan kriteria panen khusus untuk pemanfaatan tertentu seperti pembuatan gula kelapa atau pemanfaatan kelapa muda sebagai salah satu alternatif minuman. (Arbain)