Kebakaran Yang Menimpa Salah Satu Warga Kelurahan Purnam Kec Dumai Barat.

ARBindonesia,com.Dumai-musibah yang tak di duga terjadi yang sangat mengejut kan warga yang berada di area musibah tersebut.

Rabu 08/03-2022 terjadi kebakaran di salah satu rumah warga yang mana rumah tersebut juga adalah warung harian tempat masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan rmh tangga seharian.

Kebakaran yang terjadi menimpa salah satu rumah warga berada di area purnama jalan rindu sekitar pukul 13⁰⁰ wib tepat nya di sebelah Masjid AL-IKHSAN yang berada di RT 24 purnama.
Di lokasi kebakaran tersebut terlihat turun Bpk Lurah Purnama,babin kantibmas,dan juga Babinsa purnama.
Dalam kebakaran tersebut menghabis kan seluruh satu isi rumah salah satu nya seperti surat-berharga, dan tidak menyisakan apapun

Di kesempat tersebut Lurah Purnama yang baru yaitu Bpk Rusli,S.SosM.Si.
Menyampaikan kepada awak media ARBindonesia,com.bahwasa nya beliau akan melakukan langkah membuat laporan kepada Dinas terkait untuk segera di berikan bantuan,dan segala Dokumen pemerintah yang terbakar akan kita bantu untuk menyelesaikan nya imbuh Beliau.

Adapun warga yang terkena musibah adalah yang biasa di sapa Bpk Man atau kang man.
Info yang kita dapat di lokasi kejadian
Penyebab dan kerugian yang di alami oleh Bpk man,masih simpang siur hingga berita ini di terbit kan.(hrk).




Pimpin Rapat Evaluasi, Bupati Wardan Minta Sosialisasi Vaksin Terus Ditingkatkan

TEMBILAHAN – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Drs HM Wardan MP memimpin rapat evaluasi percepatan proses vaksinasi terhadap tenaga pendidik dan anak usia 6-11 tahun secara virtual bersama seluruh Camat se-Kabupaten Inhil, Rabu 9 Maret 2022.

Kegiatan yang digelar di Gedung GGtv Kantor Diskominfopers Inhil ini, dihadiri dan diikuti oleh unsur Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Diskominfopers dan Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Wardan memaparkan tentang data persentase vaksinasi di setiap kecamatan dan menanyakan langsung ke masing-masing kecamatan mengenai kebenaran data tersebut.

“Dari data yang kita lihat masih banyak sekolah di masing-masing kecamatan yang masih sangat sedikit, bahkan ada yang belum terlaksana. Ini tentu menjadi pertanyaan apa saja kendalanya, kita bahas bersama, sehingga bisa kita cari solusi penyelasaiannya,” ujarnya.

Apalagi diketahui, Kabupaten Inhil kembali menjadi juru kunci atau peringkat terakhir persentase vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun se-Provinsi Riau dan ini membuat Pemkab Inhil harus kembali mengambil langkah cepat dalam penyelesaiannya.

“Dari hasil tanya jawab yang kita lakukan ini, kendala yang banyak terjadi karena orang tuanya tidak mau anaknya di vaksinasi, bahkan menurut salah satu kepala sekolah ada yang orang tuanya mengancam akan memberhentikan anaknya sekolah dari pada harus divaksinasi,” kata Bupati Wardan.

Selanjutnya, orang nomor satu di Negeri Seribu Parit Hamparan Kelapa Dunia ini juga mengimbau agar setiap Camat saling berkoordinasi dengan Korwil serta seluruh kepala sekolah untuk terus melakukan sosialisasi tentang pentingnya vaksinasi guna meningkatkan imun tubuh anak.

“Tingkatkan lagi sosialisasi, berikan pemahaman kepada orang tua/wali murid, vaksinasi ini aman dan dengan divaksinasi dapat meningkatkan imun tubuh dari virus, sehingga anak-anak kita ini imunnya kuat. Untuk sekarang kita peringkat terakhir dan saya harapkan ini menjadi perhatian bersama agar proses vaksinasi ini bisa kita tingkatkan,” imbuhnya. adv




Bupati Inhil Apresiasi CSR Bea Cukai Tembilahan Serahkan 2 Unit Ambulans Air

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengapresiasi program penyerahan CSR dari Bea Cukai Tembilahan berupa 2 unit Speedboat ambulans air dengan mesin 40 PK untuk Desa Tanjung Pasir dan Desa Kuala Selat, Rabu (9/3/22).

Bertempat di halaman Kantor Bea Cukai Tembilahan Bupati Inhil mengahadiri penyerahan hibah 2 unit ambulans air kepada 2 desa yang dinilai sangat membutuhkan.

Bupati Inhil HM Wardan mengucapkan terimakasih atas bantuan hibah dari bea cukai Tembilahan guna membantu peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Inhil

“Kami sangat berterimakasih atas hibah 2 unit Speedboat ambulans air untuk masyarakat di Desa Tanjung Pasir dan Kuala Selat, semoga apa yang di berikan ini dapat di manfaatkan sebaik mungkin,” ujar Bupati.

Bupati Inhil juga menjelaskan bahwa dengan kondisi wilayah kabupaten Inhil ini terpisah oleh sungai sungai besar dengan transportasi andalan air yang membutuhkan biaya cukup besar dan dengan bantuan ambulan air ini tentu sangat membantu masyarakat yang sakit dan butuh penanganan pengobatan.

“Ambulans air memang sangat di butuhkan masyarakat yang tinggal di pesisir untuk berobat ke luar dengan biaya yang lumayan besar untuk menyewa Speedboat, dengan ada nya ambulan air ini tentu sangat membantu meringankan biaya berobat masyarakat,” tambah Bupati.

Terakhir Bupati juga berpesan kepada 2 desa yang menerima bantuan ini agar di manfaatkan sebaik baik nya dan di rawat dengan baik agar awet dan bisa di gunakan dengan jangka waktu yang lama. (Adv)




Bupati HM Wardan Ikuti Video Conference Percepatan Vaksinasi dengan Kapolda Riau

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Inhil HM Wardan mengikuti Video Conference (VC) dengan Kapolda Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal dalam rangka percepatan proses vaksinasi disetiap daerah diprovinsi Riau, Selasa 8 Maret 2022.

Bertempat di aula Polres Inhil, Bupati Inhil HM Wardan bersama Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan serta jajaran Perwira dilingkungan Polres Inhil, mengikuti video conference dengan Kapolda Riau dalam rangka evaluasi pelaksanaan vaksinasi disetiap daerah.

Berdasarkan data keseluruhan capaian vaksinasi, kabupaten Indragiri Hilir masih berada dalam zona merah bersama tujuh kabupaten lainnya yang ada di provinsi riau dengan capaian kurang dari 70% persen.

Berdasarkan hal tersebut Kapolda Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal, meminta kepada seluruh kabupaten yang berada pada zona merah agar lebih memaksimalkan pencapaian vaksinasi dengan tetap mengedepankan pendekatan secara humanis dan edukatif.

Menanggapi arahan Kapolda Riau, Pemerintah kabupaten Indragiri Hilir akan mencari solusi jitu dalam mempercepat proses Vaksinasi terutama didaerah-daerah. Pada kesempatan tersebut juga Bupati HM Wardan langsung menginstruksikan kepada kepala dinas pendidikan agar sesegera mungkin dapat mencari kendala apa saja yang dihadapi dilapangan dalam proses percepatan vaksinasi pada dunia pendidikan.

“Dengan adanya percepatan vaksinasi diharapkan dapat memenuhi target yang titetapkan oleh pemerintah pusat, serta dapat menambah daya imun masyarakat kabupaten Indragiri Hilir dalam menghadapi pandemi covid-19,” Harap Bupati Inhil HM Wardan.

Untuk sementara Kabupaten Indragiri Hilir sendiri sampai saat ini menurut data yang ada untuk capaian vaksinasi dosis 1 sudah (89,95%), dosis 2 (66,13%), dan dosis 3 (3,64 %) serta lansia sebanyak (74,66%) untuk dosis 1, (45,37%) untuk dosis 2, (2,68%) dan untuk dosis 3 dari jumlah sasaran target vaksinasi yang ada di Kabupaten Inhil.

Selain Kabupaten Indragiri Hilir dan Polres Inhil, vidcon ini juga diikuti oleh Pemerintah Provinsi Riau serta jajaran Pemerintah Kabupaten / Kota juga Polres se Provinsi Riau. (ADV)




DPD HKTI Riau Dukung Gerakan Segelas Beras untuk Disabilitas

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Riau berkomitmen mendukung kelanjutan gerakan segelas beras untuk kaum disabilitas.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPD HKTI Riau HM Wardan usai mengikuti rapat bersama Ketua DPP HKTI Jendral (Purn) Moeldoko, dalam rangka gerakan sosial bertajuk “Gerakan Segelas Beras untuk Kaum Disabilitas” secara virtual oleh seluruh pengurus HKTI Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia, Senin 7 Maret 2022.

Dikatakannya, sudah menjadi tugas pemerintah untuk melayani seluruh lapisan masyarakat termasuk kaum difabel, yang menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami yakin, sama seperti yang lain, mereka punya peran penting dalam pembangunan masa depan bangsa dan negara ini, sehingga setelah melihat semangat perjuangan yang luar biasa, kita sepakat memberikan dukungan untuk melanjutkan kembali gerakan segelas beras untuk disabilitas ini sampai 3 Desember 2022,” ujar HM Wardan yang juga Bupati Indragiri Hilir (Inhil) ini.

Sementara itu, Ketua DPP HKTI Moeldoko dalam arahannya menyatakan bahwa gerakan segelas beras untuk disabilitas tersebut dimulai di Hari Disabilitas pada tanggal 3 Desember 2021 lalu, yang dibagikan door to door kepada keluarga disabilitas oleh Fans Base Moeldoko. (Adv)




Air Hujan Menggenang di Jalan, Praktisi Hukum ini Pinta Pemda Inhil Buat Perda Pengelolaan Sistem Drainase

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Praktisi Hukum Yudhia Perdana Sikumbang meminta agar Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir untuk segera membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Sistem Drainase.

Hal tersebut mengingat ketika intensitas hujan tinggi, maka genangan air hujan tersebut bisa berhari-hari menggenangi badan jalan di wilayah Kota Tembilahan.

Menurut Yudhia, pemerintah harus mengakui secara tegas perihal sistem drainase jalan di Kota Tembilahan masih buruk, hal tersebut bisa dilihat ketika intensitas hujan tinggi.

“Seperti beberapa minggu belakangan, beberapa kawasan jalan dan pemukiman di Kota Tembilahan. Kita ambil saja contoh jalan lingkar sekitarnya, Tanjung Harapan, Trimas, Pekan Arba dan jalan lainnya.Terlihat ketika hujan turun deras, setelah itu kerap terjadi genangan air yang berlebihan yang menyebabkan banjir. Silahkan saja cek turun kelapangan,” ungkap Pengacara Muda ini kepada ARB, Senin (7/3/2022).

Padahal jelas didalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan sistem drainasee perkotaan sudah diatur sebagaimana di BAB VI Pengaturan Daerah Pasal 34 ayat (1) menyebutkan “Pemerintah Daerah Kabupaten dapat menetapkan Peraturan Daerah mengenai sistem Drainase Perkotaan sesuai dengan karakteristik wilayahnya, dengan Pedoman pada peraturan menteri ini”.

“Sementara didalam JDIH Inhil saya sudah mencari dan tidak menemukan satupun prodak hukum daerah tentang sistem drainase tersebut, ya harapan saya sebagai putra asli daerah ini, saya berharap pemerintah bisa membuat dan menyelenggarakan drainase sesuai karakteristik daerah Kota Tembilahan ini,” papar Praktisi Hukum yang acap disapa Bung YPS.

“karena apabila selesai hujan deras yang cukup lama genangan airnya tersebut bisa berhari-hari dikawasan tertentu. Ini persoalan serius yang harus dipecahkan,” tambahnya

Menurutnya juga, Ia sering juga melihat petugas dr DLHK membersihkan Drainase saluran air got di Kota Tembilahan secara rutin. Tetapi dilain sisi hal tersebut tidak mempengaruhi genangan air jika intensitas hujan tinggi.

“Dimana sebenarnya persoalannya, maka pihak terkait lah yang dapat menjawab, saya berharap ini menjadi PR Pemerintah untuk menuntaskan hal tersebut, saya yakin Pemerintah bisa menyelesaikan persoalan ini,” imbuh Bung YPS.

Selain itu, Yudhia juga memberi saran agar pemda lebih serius menangani hal tersebut, tinggal dibuat prodak hukumnya. Apalagi Peraturan menteri yang mengatur sudah ada tinggal membuat prodak hukum daerahnya saja lagi, bagaimana sistem pengelolaan drainase yang cocok untuk di daerah Kota Tembilahan ini khususnya.

“Saya berharap Anggota DPRD khusus Komisi yang manangani persoalan ini, segera memberikan pandangan untuk membuat produk legislasi sesuai tugasnya,” tutup Yudhia. (Arb)