Angin Kencang Hantam Rumah dan Surau di Teluk Pinang

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Angin kencang disertai hujan lebat menghantam rumah warga serta Surau Darul Amal, Minggu sore (15/5/2022).

Peristiwa tersebut di Parit 6 Gang Baru Ujung, Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (Gas), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Gas, Yurnalis mengatakan, angin kencang sekitar pukul 14.00 WIB tersebut membuat satu unit rumah dan surau mengalami kerusakan.

“Atap rumah dan kubah surau terbang,” ujar Yurnalis melalui pesan WhatsApp.

Hujan disertai angin kencang selama 15 menit tersebut membuat atap daun rumah milik Anwar (55 Tahun) mengalami rusak parah.

“Sedangkan beberapa atap surau dan kubah hancur jatuh dari ketinggian surau,” paparnya.

Saat ini warga serta pihak aparatur kecamatan sedang bergotong royong membersihkan puing atap dan kubah surau.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum mendapatkan informasi kejadian tersebut dari pihak kepolisian. ***




Tidak Mengindahkan Permintaan Masyarakat Purnama,Perkumpulan Masyarakat Purnama Bersatu(PMPB)Lakukan Pengawasan Terhadap Armada Perusahaan

ARBindonesia,com. Dumai-Terbentuknya Perkumpulan masyarakat purnama bersatu ( PMPB ) berangkat dari pergerakan yang di lakukan masyarakat purnama beberapa waktu lalu yang melakukan pengawasan terhadap armada perusahaan yang tidak mengindahkan permintaan masyarakat purnama saat menyambut dan merayakan hari raya idul Fitri 1443 H.

Masyarakat Purnama meminta armada perusahaan tidak bisa melintas di Purnama keluar mau pun masuk di H-3 sampai H+4
namun masih banyak armada perusahaan yang tidak mengindahkan permintaan masyarakat tersebut.

14/05-2022 Perkumpulan masyarakat purnama bersatu ( PMPB ) di bentuk dengan maksud dan tujuan untuk menegakkan keadilan dan hak-hak masyarakat Purnama dari dampak negatif yang di rasakan selama ini akibat hilir mudik nya armada perusahaan di jalan lintas purnama, yang selama ini di nilai tidak adanya perhatian perusahaan kepada masyarkat Purnama, baik tenaga kerja,lingkungan,penerangan lampu jalan,infrasturktur dan hal sosial lainnya

Setelah di adakan rapat pembentukan pengurus perkumpulan masyarakat Purnama bersatu ( PMPB ) yang terpilih sebagai ketua Nofrizal Saputra,sekretaris Hendra Isolihin, Bendahara Bobi Saputra, sekaligus pembentukan pengurus lainnya.

Nofrizal Saputra ketua PMPB menyampaikan  pergerakan kita tidak akan berhenti sebelum hak-hak masyarakat Purnama terpenuhi dan kami akan selalu menyuarakan kepentingan masyarakat Purnama.

Tambah Nofri, “Dalam waktu dekat ini kita akan menyuarakan persoalan jalan Purnama yang sangat rusak parah yang bisa membahayakan penguna jalan. Jika dalam waktu dekat ini jalan Purnama tidak di perbaiki maka kami akan melakukan pergerakan besar.

Mohammad R.Tarigan selaku penasehat PMPB juga menjelaskan maksud dan tujuan Perkumpulan masyarakat purnama bersatu di bentuk.

“PMPB untuk masyarakat Purnama, tidak ada kepentingan pribadi, ini murni pergerakan masyarakat yang menginginkan dampak positif dari keberadaan perusahaan yang armadanya melintas di wilayah Purnama.”imbuhnya.

Tambah nya”saat ini masyarakat sudah kompak dan bersatu, maka Jangan pandang kami sebelah mata. Saat ini kami akan berjuang dan bergerak demi kepentingan masyarakat Purnama dan akan memberi perubahan untuk Purnama”tutup tarigan.(hrk).




Bappenas RI Akan Temui Pemkab Inhil Terkait Usulan Pembangunan Turap di Kuala Enok

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Staf Ahli Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas RI)  Erwin Dimas SE, DEA, MSI melakukan kunjungan ke Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (14/5/2022).

Disela-sela kunjungannya tersebut, Erwin Dimas juga melakukan audiensi dengan sejumlah pemuda di Kuala Enok.

Pada pertemuan tersebut, para pemuda kompak meminta agar BAPPENAS RI memperhatikan wilayah pesisir yang rentan akan bencana akibat aliran arus air pasang-surut seperti tanah longsor.

Novrian Fadil Akbar salah satu pemuda Kuala Enok menyampaikan agar BAPPENAS RI mendukung pembuatan turap sebagai bagian dari solusi bencana longsor yang sering terjadi.

“Kita meminta Bappenas dan kementerian terkait agar bisa mendukung pembangunan turap di wilayah kami ini. Sudah sering bencana ini terjadi, akan tetapi tak kunjung ada solusinya,” ungkapnya.

Sebenarnya kata Novrian Fadil Akbar, usulan pembangunan turap sering di usulkan ke pemerintah daerah, akan tetapi tak kunjung ada kabar baik.

“Bencana longsor yang sering terjadi disini bisa di antisipasi, salah satu pencegahannya menahan arus sungai yang mengikis tanah sepanjang aliran sungai dengan pembangunan turap,” kata Novrian Fadil Akbar.

Menanggapi usulan tersebut, Staf Ahli BAPPENAS RI, Erwin Dimas SE.DEA,M.Si merespon baik masukan dari pemuda Kuala Enok terkait pembangunan turap.

Bahkan Ia berjanji akan menemui Bupati Inhil dan Kementerian PUPR untuk menindak lanjuti usulan tersebut.

“Kita akan koordinasi ke Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir terkait usulan ini, progresnya sejauh mana dan kewenangan siapa. Jika bisa di intervensi melalui APBN maka kita akan koordinasi juga ke kementerian PUPR agar usulan ini bisa di agendakan,” tutur Erwin.

Dari proposal yang diajukan, memiliki Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan turap sejumlah 17 milyar, Erwin Dimas mengatakan bahwa hal ini tidak terlalu besar dan akan segera berkoordinasi dengan Dirjen Kementerian PUPR.

Respon positif dari Staf Ahli BAPPENAS RI atas usulan yang diterimanya juga ditanggapi baik oleh para pemuda Kuala Enok yang hadir dalam pertemuan audiens khusus tersebut.

“Kita apresiasi bapak Erwin Dimas yang meluangkan waktunya untuk hadir audiensi khusus dengan pemuda Kuala Enok, kita terus mendorong agar kegiatan ini bisa terealisasi, agar keresahan warga yang berada di sepanjang pinggiran sungai dapat terobati,” harap Rahmad Said. (Kt.Arb: M Ali)

Editor Arbain




LLMB Sungai Sembilan Lakukan Aksi Penanaman Pohon Pisang,Karena Jembatan Tak Kunjung Di Perbaiki

ARBindonesia,com.DUMAI – Jalan Lintas Purnama Lubuk Gaung merupakan akses hilir mudik masyarakat berkendara, baik kendaraan roda dua hingga kendaraan bertonase berat menuju ke perusahaan-perusahaan yang ada di Kelurahan Bangsal Aceh dan Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan.

Didalam akses jalan lintas ini terdapat jembatan yang dilintasi para pengendara, namun tentunya jembatan tersebut harus kokoh dan bertahan lama ketika dilewati kendaraan bertonase berat. Agar pengendara tidak merasa khawatir jembatan tersebut ambruk ketika dilewati.

Namun sepertinya jembatan yang disebut jembatan Sungai Mesjid yang menjadi perbatasan antara Kelurahan Purnama dengan Kelurahan Bangsal Aceh sangat dikhawatirkan para pengendara yang hendak melewatinya.

Sebab jembatan tersebut selain usianya sudah tua, jembatan ini ketika dilewati pengendara sangat terasa goyang sekali, dan juga lantai jembatan tersebut sudah tampak mengalami kerusakan berlubang, sehingga pengendara harus ektra hati-hati untuk melintasi jembatan ini.

Sebelumnya persoalan ini sudah menjadi sorotan Lembaga Laskar Melayu Bersatu (DPC LLMB) Sungai Sembilan yang dipimpin Datuk Amin Panglima Bungsu. Yang mana Datuk mengatakan, bahwa kondisi jembatan tersebut sangat mengkhawatirkan masyarakat yang hendak melintasinya. Pasalnya, jembatan tersebut sudah terlihat rusak.

Menurut Datuk Amin, jika jembatan tersebut tidak segera diperbaiki, maka dirinya khawatir jembatan tersebut akan ambruk dan bisa memakan korban jiwa.

Namun, sorotan Datuk Amin Panglima Bungsu LLMB Sungai Sembilan hanya sebatas isapan jempol belaka dari berbagai pihak. Yang mana jembatan tersebut tak juga kunjung diperbaiki, baik dari pihak Pemerintah Dumai, Provinsi dan juga pihak perusahaan yang ada d Kecamatan Sungai Sembilan.

Dengan tak kunjung diperbaiki jembatan tersebut, Datuk Amin beserta jajarannya melakukan aksi dijembatan tersebut dengan menanam pohon pisang dilokasi jembatan yang berlubang. Selain untuk sebagai tanda agar pengendara tidak masuk kelubang, penanaman pohon pisang tersebut juga sebagai bentuk kekecewaan LLMB Sungai Sembilan, sebab jembatan tersebut tak kunjung diperbaiki.

“Ya jika jembatan ini dibiarkan dan tidak segera diperbaiki oleh pemerintah maupun pihak perusahaan yang ada di kelurahan Bangsal Aceh dan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan, maka kita khawatir jembatan ini akan ambruk dan memakan korban jiwa,” cetus Datuk Amin, Sabtu 14 Mei 2022.

Lanjut Datuk Amin mengatakan, sudah sepatutnya pihak perusahaan yang ada di Kelurahan Bangsal Aceh dan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan memperbaiki jembatan ini, sebab mobil-mobil truck perusahaanlah yang dominan membuat jembatan ini rusak. Karena mobil truck-truck perusahaan yang bermuatan tonase berat. Sehingga jembatan ini lambat laun bisa roboh.

Datuk Amin menghimbau kepada Pemerintah Kota Dumai dan Pemerintah Provinsi Riau khususnya pihak perusahaan yang ada di Kecamatan Sungai Sembilan hendaknya peka terhadap persoalan ini.

“Jangan setelah jembatan tersebut ambruk dan terdapat korban jiwa, baru semua pihak sibuk memperbaikinya.” tegas Panglima Bungsu LLMB Sungai Sembilan Datuk Amin.

Selain itu kata Datuk Amin, LLMB Sungai Sembilan meminta pihak perusahaan di Kecamatan Sungai Sembilan agar secara bersama segera memperbaiki jembatan dan juga jalan-jalan yang rusak.

“Jika dalam kurun waktu 10 hari ini tak juga kunjung diperbaiki jembatan ini, maka jajaran LLMB akan memblokir jembatan ini. Sebab kita tidak ingin masyarakat sungai sembilan menjadi korban akibat jembatan ini kondisi rusak.” tegas Datuk Amin.

Terkait hal ini, lanjut Datuk Amin mengatakan, bahwa dalam waktu dekat ini, kita akan menyurati Camat Sungai Sembilan, pihak-pihak perusahaan yang ada di Kecamatan Sungai Sembilan dengan tujuan untuk segera memperbaiki jembatan dan jalan-jalan yang rusak.

“Sebenarnya, jika seluruh pihak perusahaan yang ada di Kecamatan Sungai Sembilan ini peduli terhadap kondisi jembatan dan jalan-jalan yang rusak dan bergotong royong secara bersama, menurut kita bukanlah persoalan yang rumit. Yang penting ada kemauan.” tandas Datuk Amin.(hrk).

Press Release DPC LLMB Sungai Sembilan




Akibat Gelombang, Speed Boat Tembilahan – Simpang Gaung Karam

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Satu unit speed boat kayu yang bermuatan barang dan penumpang karam, diduga akibat hantaman gelombang.

Speed Boat tujuan Simpang Gaung ini diketahui tenggelam di wilayah perairan parit 21 Tembilahan setalah di hantam ombak yang berasal dari speed boat lain yang melintas.

“Karena gelombang. Gelombang speed boat juga,” kata seorang penumpang speed boat dalam sebuah video yang di upload akun Facebook @Ar Salim melalui siaran langsung.

Video yang diberi keterangan “Telah Terjadi Kecelakaan Bot Arah KeGaung Perkiraaan Hilir Parit 21 Tembilahan.. Semoga Tidak Ada Korban Jiwa” tersebut telah ditayangkan 2 jam lalu.

Selain itu, belum diketahui secara pasti apakah ada korban jiwa atas peristiwa tersebut.

“Mudah-mudahan tidak ada lah korban,” kata seorang penumpang saat ditanyai pemilik akun Facebook @Ar Salim

Hingga berita ini disiarkan awak media masih mencari informasi lanjutan terkait tenggelamnya speedboat penumpang yang mengalami musibah tersebut.

Link video siaran langsung oleh akun facebook @Ar Salim (https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=537544684659254&id=100023513827383)
(Arbain)




Panitia Pemilihan Rektor Unisi Gelar Rapat Perdana

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pasca Terbitnya SK.Rektor Tentang Pemilihan Rektor Unisi 2022 – 2026 Panitia Gelar Rapat Perdana pada Rabu (12/5) di Kampus II Aula Fakultas Ekonomi & Bisnis Unisi.

Wakil Ketua Panitia yang juga sekaligus Anggota Senat Universitas Zainal Arifin Hussein menjelaskan bahwa rapat perdana ini merupakan langkah penting, dimana panitia menyatukan visi dalam persiapan proses pemilihan.

“Menyusul diterbitkannya SK tentang Pemilihan Rektor, maka Panitia Pemilihan Rektor perlu menyepakati berbagai agenda dan kegiatan untuk suksesnya pemilihan Rektor Periode 2022-2026. Kepanitiaan ini merupakan gabungan unsur Rektorat dan Senat Universitas yang kita harapkan dapat bekerja untuk tahapan pemilihan Rektor,” kata Zainal

Sementara itu Rektor Unisi, Dr.H.Najamuddin LC, MA berpesan agar Panitia Pemilihan Rektor bekerja dengan penuh dedikasi dan integritas, sebab kepanitiaan ini akan mempengaruhi kepemimpinan Unisi pada periode mendatang.

“kita semua berharap agar Unisi ke depan dapat menjawab berbagai tantangan dan dapat berkontribusi untuk kemajuan pembangunan daerah untuk itu, peran panitia ini sangat strategis,” kata Dr. H.Najamuddin

Rapat selanjutnya membahas beberapa agenda penting, antara lain mengenai tahapan sosialisasi, pendaftaran,Verifikasi adminstrasi, Uji Kelayakan dan Kepatutan hingga penyerahan nama-nama bakal calon Rektor Periode 2022-2026 ke Senat Universitas

Tahapan ini akan diawali dengan sosialisasi kepada sivitas akademik dan masyarakat luas. Sementara proses pendaftaran akan dimulai pada 17 Mei hingga 2 Juni 2022, Rektor Periode 2022 – 2026 diharapkan akan dilantik pada tanggal 23 Juli 2022, yaitu pada saat periode Rektor yang sekarang berakhir.

Panitia Pemilihan Rektor masih akan menyusun jadwal mendetail sebelum diumumkan kepada masyarakat luas pada 17 Mei 2022 ini. (Rls)