Pelaku Penikaman Kakek di Jalan H Said Tertangkap

ARB Indonesia, INDRAGIRI HILIR – Sat Reskrim Polres Inhil akhirnya berhasil menangkap pelaku penikaman terhadap seorang kakek di Tembilahan. Pelaku penikaman itu berinisial Ar (18) warga Jalan M. Boya Tembilahan Kota. Ia ditangkap pada Jum’at (27/5/2022) malam.

Untuk diketahui, peristiwa penikaman berawal dari pelaku meminta uang seribu rupiah kepada korban, inisial Id (54) di Jalan H. Said yang terjadi pada 25 Mei 2022, tengah malam lalu.

Korban mengatakan tidak ada uang lalu membelangi pelaku, saat itulah korban ditikam oleh pelaku menggunakan sebilah pisau pada bagian punggung. Pelaku meninggalkan korban begitu saja.

Tak lama berselang seorang warga melihat korban dalam keadaan terluka dengan posisi pisau masih menancap di punggung, warga tersebut lalu membawa korban ke rumah sakit, dan saat ini sedang menjalani perawatan.

Mendapat kabar ayahnya ditikam, anak korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polres Inhil untuk pengusutan lebih lanjut.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasat Reskrim AKP Amru Abdullah mengungkapkan pelaku berhasil ditangkap di sebuah warung makan, Jalan M Boya Tembilahan.

“Setelah melakukan penyelidikan atas tindak penganiayaan ini diketahui pelaku berinisial Ar. Pelaku berhasil kami tangkap di sebuah warung Jalan M. Boya Kelurahan Tembilahan Kota Kecamatan Tembilahan,” ungkapnya.

Kasat Reskrim menuturkan, dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya melakukan penganiayaan tersebut sendirian.

“Pelaku dibawa ke Polres Inhil untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” tukasnya. ***




RSTP akan Jalin Kerjasama dengan Pemkab Inhil Penerapan Inovasi Teknologi Pengolahan Air Gambut

ARB INdonesia, PEKANBARU – Kesediaan air merupakan kebutuhan dasar yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat, namun untuk di Indragiri Hilir dengan mayoritas lahan gambut sehingga sejak dulu terus mengalami krisis air bersih.

Guna memenuhi kebutuhan air bersih tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil melalui Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) mengunjungi UPT Riau Science Techno Park (RSTP) Bappedalitbang Provinsi Riau untuk meminta dukungan dalam memperkenalkan teknologi pengelolaan air bersih pada lahan gambut di Inhil.

Menurut Kepala Bidang Litbang Bappeda Inhil, Sirajuddin Sayuthi, M.Si, bahwa UPT RSTP menyambut baik dan mendukung penuh usulan tersebut dan akan melaksanakan sosialisasi sekaligus uji coba teknologi di tahun 2022 ini dengan menetapkan salah satu Desa ataupun Kelurahan di Kabupaten Indragiri Hilir sebagai pilot project.

IMG-20220526-WA0073

“Alhamdulillah Pemprov Riau melalui UPT RSTP Bappedalitbang Prov Riau mendukung penuh upaya Pemkab Inhil dalam penyediaan air bersih melalui penerapan Inovasi Teknologi Pengelolaan Air Gambut,” ungkap Kabid Litbang.

Dikatakan Sirajuddin, pilot project ini rencananya di bulan Juli akan dilakukan uji coba teknologi tersebut pada salah satu Desa/Kelurahan yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir sebagai percontohan.

Ditambahkan Sirajuddin, jika teknologi ini berhasil dan lebih efisien tentunya akan direkomendasi kepada Pimpinan untuk dapat menjadi salah satu program prioritas Pemkab Inhil maupun Pemerintah Desa dalam memenuhi kebutuhan air bersih di daerah gambut.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala UPT RSTP melalui Kepala Seksi Inkubasi Teknologi dan Bisnis, Eki Efrizal, ST, MT, mengaku sangat menyambut baik kehadiran Bappeda Inhil ke RSTP dalam menjemput teknologi pengolahan air gambut tersebut.

“Kita sangat menyambut baik, kolaborasi ini insyaallah akan kita realisasikan dan laksanakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Inhil,” sebut Eki dalam diskusi bersama Litbang Bappeda Inhil.

IMG-20220526-WA0072

Jika untuk percobaan dan percontohan, bisa dibuat simulasinya dengan tempat yang sederhana. Jika dirasa oleh Pemkab Inhil terkait simulasi air bersih sudah tercapai dan berhasil serta lebih efisien dari sisi anggaran jika dibandingkan dengan pembangunan sumur bor, bisa dibangun dalam skala besar

“Pemda dan Pemdes bisa memasukkan penganggaran apakah melalui APBD Kabupaten ataupun APBDes untuk pelaksanaan pembuatan peralatan penjernihan air gambut dalam skala besar,” papar Eki.

Secara teknis, untuk pengelolaan penjernihan air gambut tersebut, Manejer Permesinan UPT. RSTP, Izan, S.ST, M.Eng, memaparkan komponen yang harus disiapkan, berupa mesin, pompa mixing, serta memakai tabung kaolin.

IMG-20220527-WA0002

Berikut spesifikasi alat yang harus disediakan, pertama tabung lamela kap 1 m2, tabung mixing bahan baku Kap 0.5 m2, tabung bahan kaolin kap 100 liter, pompa mixing, bak penampung air bersih, filter, serta box panel.

“Kapasitas produksi 2 ton air menghasilkan 2 meter kubik perjam air bersih,” terang Izan yang merupakan lulusan UGM itu.

Namun untuk kebutuhan di Inhil, terangnya lagi, untuk memenuhi kebutuhan air bersih itu tergantung kebutuhan dan besarnya kapasitas mesin yang dibangun.

“Kelebihan alat teknologi ini, harga lebih ekonomis, mudah dalam mengoperasikannya, bahan penjernih dari hasil alam riau, serta ramah lingkungan,” tutup Izan. ***




Dipalak Preman, Kakek di Tembilahan Ditikam Dari Belakang

ARB INdonesia, TEMBILAHAN – Seorang kakek di Kota Tembilahan jadi korban penikaman oleh oknum preman.

Kakak itu bernama Idrus tumbang seketika setelah ditikam menggunakan senjata tajam (sajam) pisau dapur.

Peristiwa penganiayaan berat tersebut pada Rabu (25/05/2022), sekira pukul 23.30 WIB, di jalan H Said kecamatan Tembilahan.

Waktu itu korban, Idrus, sedang membeli nasi goreng di Jalan H Said, korban berjalan kaki kearah Surau Al Iktiat sebelum ditikam.

Sebelum sampai di Surau Al Iktiat ada orang yang tidak dikenal diduga meminta uang Rp 1.000, dan korban mengatakan tidak ada uang.

“Setelah korban membelakangi pelaku, pelaku langsung menikamnya di bagian punggung,” kata Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasat Reskrim AKP Amru Abdullah, Kamis (26/5).

Setelah menikam korban, pelaku langsung pergi meninggalkan korban. Tidak lama setelah itu saksi Asril lewat dan melihat korban dalam keadaan kena tikam dengan posisi pisau masih menancap di Punggung.

“Atas kejadian tersebut, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Inhil untuk pengusutan lebih lanjut,” ungkapnya.

Untuk saat ini pelaku masih dalam proses lidik. Sedangkan korban yang merupakan warga Jalan Soebrantas Gang Pulai Indah Kelurahan Tembilahan Hilir itu dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan. *** (Mdd)




Perkumpulan Masyarakat Purnama Bersatu(PMPB)Tanggapi Perbaikan Jalan Purnama Kec.Dumai Barat

ArBindonesia.com Dumai — Perkumpulan Masyarakat Purnama Bersatu (PMPB) menemui PUPR Provinsi Riau terkait perbaikan ruas jalan Purnama. Dalam pertemuan tersebut PMPB menyampaikan aspirasi masyarakat Purnama kepada PUPR Provinsi Riau agar dalam perbaikan nantinya harus benar-benar sesuai dengan baestic yang telah di tentukan, supaya nantinya jalan yang di perbaiki bisa bertahan lama, pertemuan ini dilaksanakan di jalan Sultan Syarif Kasim Kota Dumai, Rabu(25/05/22).

Pertemuan ini turut di hadiri langsung Ketua PMPB Nofrizal  di dampingi sekretaris Hendra Isolihin, dan beberapa pengurus lainnya, Dinas PUPR Provinsi Riau di wakili Nurul Ikhsan

Ketua PMPB menyampaikan,”Terima kasih kepada Nurul Ikhsan perwakilan PUPR Provinsi Riau yang telah menyempatkan waktu untuk mendengarkan aspirasi kami terkait perbaikan jalan Purnama, kepada kontraktor yang mengerjakan perbaikan jalan Purnama, supaya utamakan kualitas yang terbaik.”Katanya singkat.

Selain itu Zainal Arudin selaku Humas PMPB menuturkan terkait pertemuan yang di lakukan bersama PUPR Provinsi Riau kita berharap PUPR Propinsi Riau bisa merealisasikan apa yang kita sampaikan.

“Kami sangat berharap aspirasi yang di sampaikan masyarakat Purnama dapat terealisasikan, untuk ke depannya PUPR provinsi Riau bisa rutin melakukan perawatan jalan Purnama,agar masyarakat yang melintas merasa nyaman melintas di wilayah Purnama.”Tuturnya.

Nurul Ikhsan Kepala UPT jalan jembatan wilayah 2 (Rohil – Dumai)dalam pertemuan ini menyampaikan,”Saya sangat mengapresiasi apa yang di sampaikan oleh PMPB, apa yang di sampaikan kepada saya, semua demi kebaikan dan kenyamanan masyarakat Purnama.”Ucapnya

Tambahnya, “Saya sangat paham apa yang di inginkan masyarakat purnama,tentunya jalan yang nyaman untuk di lewati, saya akan memberi ketegasan kepada kontraktor yang mengerjakan jalan Purnama untuk bisa memberikan yang terbaik dalam perbaikan jalan yang nantinya di laksanakan.”Imbuhnya.

Lebih lanjut Nurul Ikhsan menyampaikan, “Jika dalam pelaksanaan perbaikan jalan nantinya kita berharap kepada masyarakat untuk sedikit bersabar dan mengikuti antrian, supaya dalam pelaksanaan perbaikan nantinya tidak ada permasalahan lalu lintas.”Tutupnya.(hrk).




Soal Studi Banding ke Lombok, Besok Mahasiswa Inhil Angkat Toa di Kantor DPRD

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dilatarbelakangi kegiatan studi banding kepala desa se-Kabupaten Indragiri Hilir ke Lombok, Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Inhil (AMI) angkat Toa alias menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRD pada Rabu (25/5/2022) pagi.

Dikatakan Koordinator Lapangan (Korlap), Bung Rio bahwa aksi unjuk rasa Mahasiswa ini bertujuan untuk meminta penjelasan maksud dan tujuan atas kegiatan studi banding kepala desa se-Inhil di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Tuntutan kami fokus meminta statmen DPRD terkait kegiatan keberangkatan kepala desa se-Inhil ke Lombok. Sejauh ini kita belum mendapat penjelasan itu,” tutur Bung Rio saat di hubungi ARB INdonesia, Selasa (24/5/2022).

IMG_20220524_203652
Seruan aksi Aliansi Mahasiswa Inhil.sc foto fb@Langit Juang.

Untuk diketahui, dalam pemberitaan yang kutip dari laman gagasanriau.com, Ketua Asosiasi Persatuan Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Said Khairul Hanifiah menyatakan bahwa kegiatan studi banding kepala desa se-Inhil ke Lombok tersebut bertujuan untuk peningkatan kemampuan aparatur desa.

“Studi banding itu untuk pengembangan ekonomi, serta tertib administrasi. Ekonomi tidak bisa berkembang jika tidak diikut sertakan tertib admintrasi,” kata Ketua APDESI Inhil, Said Khairul Hanifiah, Kamis (19/5).

(Arbain)




Empat Kecamatan di Inhil Dapat Bantuan Mesin Perontok Padi dari Provinsi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kelompok Tani (poktan) yang tersebar di Empat kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendapat bantuan alat perontok padi dari Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPTPH) Provinsi Riau, Selasa (24/05/2022) di UPT Balai Benih Utama (BBU) Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan Kota.

Bantuan alat pertanian yang disalurkan tersebut merupakan wujud dukungan terhadap Program Nasional (Prognas) Ketahanan Pangan.

Kepala Dinas PTPH Provinsi Riau yang di wakili oleh Kabid Prasarana dan Sarana Pertania, Ir. Yuliatmi, MP mengatakan bahwa bantuan mesin perontok padi ini merupakan kegiatan pengadaan APBD Riau TA 2022.

Dengan telah disalurkannya alat pertanian ini, Yuliatmi berharap agar diberdayakan oleh kelompok tani serta dijaga dan dirawat sehingga mesin tersebut bisa terus digunakan saat panen tiba.

“Dirawat, jangan sampai rusak dan terbengkalai. Meskipun ini dibeli dengan APBD Riau, namun mesin perontok padi ini merupakan aspirasi dari Ibu Septina Primawati Rusli anggota DPRD Riau dari Golkar,” terangnya.

Pada penyerahan tersebut, Anggota DPRD Riau Hj. Septina Primawati Rusli melalui Johari Wandi menyampaikan bahwa bantuan mesin perontok padi yang masuk aspirasinya ini ada 11 unit. Yang mana semua ini akan disebar di empat kecamatan, yakni Tembilahan Hulu, Batang Tuaka, Keritang dan Sungai Batang.

“Mudah-mudahan bantuan ini membawa manfaat. Jangan lupa untuk dijaga, dirawat dan tidak disalahgunakan, karena ini menyangkut kepercayaan Pemerintah Daerah Provinsi Riau kepada poktan yang menerima bantuan,” tutupnya.

Sementara itu, rasa syukur dan ucapan terimakasih terus mengiringi saat penyerahan dilakukan kepada 11 kelompok tani, hal sebagai tanda kebanggaan kelompok tani yang merasa haknya diperjuangkan dan diperhatikan oleh wakil rakyat yang ada di Provinsi Riau.

“Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak/Ibu Dinas PTHP Provinsi Riau, wabil khusus kepada Ibu Septina Anggota DPRD Riau yang telah memperjuangkan aspirasi kelompok tani kami sehingga mendapatkan bantuan mesin perontok padi,” ujar perwakilan kelompok tani

“Sebelumnya kami belum pernah dapat bantuan apapun dari pemerintah, mudah-mudahan bantuan ini menjadi pembuka bantuan pemerintah lainnya untuk kelompok tani di Inhil,” tutur Roslam dengan penuh semangat. (Arbain)