Bupati Inhil Tunaikan Sholat ID di Masjid Al-Huda Tembilahan

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bersama ribuan jemaah, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman melaksanakan salat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Sabtu (21/3).

Bupati hadir bersama Ketua TP. PKK Inhil Katerina Susanti Herman, Unsur Forkopimda, pejabat dan lembaga terkait, dalam salat Idul Fitri yang diimami oleh Ustadz Muhammad Rizal Al Hafidz tersebut. Setelahnya, suasana makin khidmat dengan khutbah yang disampaikan Ustadz Effendi LC.

Hari Raya Idul Fitri sering dimaknai sebagai Hari Kemenangan dan menjadi euforia masyarakat, bagi Bupati Herman, kemenangan sesungguhnya dalam perayaan Idul Fitri ialah perubahan menjadi manusia yang lebih baik dengan peningkatan kualitas ibadah.

“Rasulullah SAW bersabda, apabila ibadah kita sama dengan sebelum Ramadan maka kita termasuk golongan orang tertipu. Jika ibadah kita kurang dari sebelum Ramadan, maka kita termasuk orang merugi. Namun jika ibadah kita lebih meningkat inilah orang-orang beruntung yang meraih kemenangan sesungguhnya,” jelas Bupati Inhil.

Melanjutkan mengutip Sabda Nabi yang diriwayatkan Imam Muslim dan Bukhari, Bupati sampaikan bahwa seorang mukmin dengan mukmin lainnya bagaikan satu bangunan, yang sebagiannya menguatkan sebagian yang lain.

Bagi Bupati, Hadist ini bisa diterapkan dalam menjalankan roda pemerintahan yang menghadapi berbagai tangan.

“Kami menyadari masih banyak tantangan yang harus dihadapi, terutama keterbatasan anggaran. Namun dengan kebersamaan, dukungan dan doa dari seluruh masyarakat, pembangunan di Kabupaten Inhil akan terus berjalan secara bertahap, prioritas, terukur dan berkelanjutan, mari saling bersinergi membangun Kabupaten yang kita cintai ini,” imbuh Herman.

Salahsatu bentuk dukungan dari lembaga vertikal tampak di akhir acara, ketika Bupati dan Kapolres Inhil secara simbolis menyerahkan bantuan bibit pohon dalam program Green Policing, sebagai upaya menjaga kelestarian alam Inhil dan menanamkan kepedulian lingkungan kepada masyarakat. (Galeri Foto)




Potret Gema Takbir Menggema di Lapangan Gajah Mada Tembilahan

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Ribuan masyarakat memadati Lapangan Gajah Mada, Tembilahan, untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026). Momentum penuh khidmat ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Tantawi Jauhari.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai penjuru Tembilahan dan sekitarnya datang bersama keluarga untuk menunaikan Sholat Ied. Gema takbir yang berkumandang menciptakan suasana religius sekaligus mempererat kebersamaan di hari kemenangan.

Dalam sambutannya, Tantawi Jauhari menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan momen refleksi setelah sebulan penuh menjalani ibadah di bulan Ramadan.

“Hari ini adalah hari yang kita nantikan, setelah satu bulan penuh kita berjuang melawan hawa nafsu, memperbanyak ibadah, serta memperbaiki diri,” ujarnya.

Mengusung tema “Gema Takbir di Hamparan Kelapa Dunia, Merajut Ukhuwah, Membumikan Syariah”, ia menegaskan bahwa Inhil tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil kelapa, tetapi juga sebagai daerah yang religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam serta toleransi.

Ia juga mengingatkan agar gema takbir tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi menjadi penguat keimanan dan persaudaraan di tengah masyarakat.

Selain itu, Tantawi turut menyinggung tantangan pembangunan daerah, khususnya keterbatasan keuangan. Namun, ia optimistis pembangunan akan tetap berjalan dengan dukungan masyarakat.

“Dengan doa, dukungan, dan semangat kebersamaan, pembangunan Inhil akan terus berjalan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, juga diumumkan sekaligus diserahkan hadiah kepada para pemenang lomba Pawai Takbir Idul Fitri 1447 H yang telah dilaksanakan pada malam sebelumnya.

Untuk kategori Dinas/Badan/Instansi/Organisasi, juara terbaik I diraih oleh Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, disusul Majelis Sholawat Ahbabull Musthofa sebagai terbaik II, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir sebagai terbaik III.

Pada kategori Masjid, Masjid Raudhatul Jannah berhasil meraih terbaik I, diikuti Masjid Jami’ Al-Ghulam sebagai terbaik II, dan Masjid Agung Al-Huda sebagai terbaik III.

Sementara itu, kategori Mushalla/Surau menempatkan Surau Raudhatur Razaq sebagai terbaik I, Surau Baburrahmah sebagai terbaik II, dan Surau Ar-Ridha sebagai terbaik III.

Untuk kategori SLTA, SMAN 1 Tembilahan Kota keluar sebagai terbaik I, sedangkan SMKN 1 Tembilahan meraih terbaik II.
Adapun pada kategori SLTP, SMPN 1 Tembilahan berhasil meraih juara terbaik I.

Penyerahan hadiah dilakukan secara simbolis dan disambut antusias oleh para peserta serta masyarakat yang hadir.

Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian perayaan Idul Fitri yang tidak hanya sarat nilai ibadah, tetapi juga memperkuat silaturahmi serta semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Indragiri Hilir ke depan. (Galeri Foto)




Idul Fitri 1447 H, Bupati Inhil Sambut Masyarakat di Kediaman Dinas

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Katrina Susanti, menggelar kegiatan silaturahmi bersama masyarakat di kediaman dinas Bupati, Sabtu (21/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman rumah dinas tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang datang untuk bersilaturahmi, bermaaf-maafan, serta mempererat hubungan kekeluargaan dengan pimpinan daerah.

Pelaksanaan silaturahmi ini merupakan bentuk penyesuaian terhadap Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 400.6/3245/SJ tanggal 17 Maret 2026 tentang imbauan halalbihalal dan open house Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Menindaklanjuti surat edaran tersebut, pelaksanaan kegiatan pada momentum Idulfitri diarahkan untuk tidak mengedepankan kegiatan seremonial, namun tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalin silaturahmi dengan pimpinan daerah.

Sejalan dengan hal tersebut, masyarakat tetap dapat berkunjung dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan pada hari raya, sebagai bagian dari tradisi yang telah berlangsung dari tahun ke tahun.

Bupati Inhil, H. Herman, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi dan menjaga kebersamaan di tengah masyarakat.

“Momentum Idul Fitri ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk saling memaafkan dan memperkuat hubungan antar sesama. Semoga kebersamaan ini membawa kebaikan bagi masyarakat Indragiri Hilir,” ujarnya.

Momen silaturahmi ini pun dimanfaatkan masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan pimpinan daerah, sekaligus mempererat hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir.(Galeri Foto)




Cahaya Obor dan Gema Takbir: Menjemput Kemenangan di “Negeri Seribu Suluk

ARBindonesia.com, ​Rokan Hulu – Malam itu, Jumat (20/3/2026) langit di atas Masjid Agung Madani Islamic Center Rokan Hulu tidak hanya dihiasi bintang. Ribuan lidah api dari obor yang dibawa warga perlahan membelah kegelapan, menciptakan pemandangan serupa sungai cahaya yang mengalir tenang namun penuh energi.

​Suara tabuhan beduk yang dipukul mantap oleh Plh Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, bersama jajaran Forkopimda menjadi gong pembuka. Bukan sekadar seremoni, dentuman kulit lembu itu seolah menjadi denyut nadi kerinduan masyarakat akan hari kemenangan setelah genap sebulan menunaikan ibadah puasa.

​Lafaz Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar terus berkumandang, saling bersahutan memenuhi udara malam. Para peserta pawai, mulai dari pejabat teras lingkungan Pemkab Rohul hingga anak-anak kecil dengan wajah berseri, melangkah pasti.

​Rute sepanjang dua kilometer dari gerbang Masjid Agung dan kembali lagi ke halaman masjid tersebut dipadati oleh lautan manusia. Cahaya obor yang bergoyang tertiup angin malam seakan melambangkan semangat yang tak kunjung padam untuk terus menghidupkan syiar Islam di bumi “Negeri Seribu Suluk”.

​”Malam ini bukan hanya tentang berjalan kaki, tapi tentang merayakan kembalinya kita pada fitrah. Gema takbir ini adalah suara kemenangan kolektif kita,” ujar salah seorang warga di tengah kerumunan.

​Di balik kemeriahan api dan suara, terselip pesan reflektif yang kuat. Dalam sambutannya, Plh Bupati Syafaruddin Poti tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya melihat antusiasme masyarakat yang kembali memadati masjid-masjid selama Ramadan.

​Namun, beliau menekankan bahwa “kemenangan” yang sesungguhnya bukanlah saat pawai berakhir, melainkan bagaimana konsistensi ibadah tersebut berlanjut setelah bulan suci lewat.

​Refleksi Diri: Menjadikan Idulfitri sebagai momentum kelahiran kembali (fitrah).
​Konsistensi: Mempertahankan kebiasaan memakmurkan masjid yang sudah terbentuk selama Ramadan.
​Peningkatan Spiritual: Menjadikan hari-hari setelah Ramadan sebagai sarana untuk jauh lebih dekat kepada Allah SWT.

​Saat rombongan pawai kembali memasuki halaman Masjid Agung Madani, suasana haru dan bahagia bercampur menjadi satu. Bagi masyarakat Rokan Hulu, Pawai Obor ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan simbol bahwa api keimanan harus terus dijaga agar tetap menyala meski Ramadan telah berlalu.

​Kini, saat fajar Idulfitri menyingsing, harapan besar tertumpu pada setiap langkah kaki yang pulang ke rumah: agar kebiasaan baik yang ditempa selama sebulan penuh tak ikut padam bersama obor yang diletakkan.(Adv)




Lewat Ramadan Fair 2026, Bupati Inhil Dorong UMKM Naik Kelas dan Perkuat Syiar Religi

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Ramadan Fair UMKM Indragiri Hilir 2026 sukses digelar dan menjadi magnet bagi masyarakat selama bulan suci. Tak sekadar menghadirkan pusat kuliner takjil, kegiatan ini juga memadukan geliat ekonomi dengan semarak syiar keagamaan dalam satu ruang yang inklusif, (19/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Gajah Mada, Tembilahan selasa 19 Maret 2026 ini merupakan agenda resmi Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir yang terlaksana berkat kolaborasi Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) bersama Himpunan Pedagang Pasar Indragiri Hilir (HPPI). Selama pelaksanaannya, ratusan pelaku UMKM turut ambil bagian, disertai antusiasme tinggi dari masyarakat.

Bupati Indragiri Hilir, Herman, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Ramadan Fair yang dinilai mampu menghadirkan keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan peningkatan nilai spiritual masyarakat.

“Melalui perlombaan religi seperti azan, habsy, dan lainnya, ini menjadi wadah untuk meningkatkan keimanan di bulan Ramadan. Antusiasme peserta, khususnya pelajar, juga sangat luar biasa,” ujarnya.

Lebih jauh, Bupati berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai sarana promosi produk lokal sekaligus ruang kreativitas generasi muda.
“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM. Ke depan, kami juga merencanakan pembangunan pusat UMKM agar produk lokal lebih mudah diakses masyarakat maupun tamu yang datang ke Tembilahan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DKUKMPP Inhil, Dr. Trio Beni Putra, menegaskan bahwa Ramadan Fair merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan UMKM, khususnya para pedagang takjil selama Ramadan.
“Ini adalah upaya nyata pemerintah daerah untuk memfasilitasi pelaku UMKM, sekaligus menghidupkan suasana Ramadan agar lebih semarak dan produktif,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Ketua HPPI, Romi Irawan, yang menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada ekonomi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Peserta lomba melibatkan berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga kelompok pengajian, dengan total sekitar 100 orang. Kegiatan berlangsung dari 13 hingga 17 Maret,” ungkapnya.

Beragam perlombaan religi turut memeriahkan Ramadan Fair, seperti lomba dai cilik, azan, habsy, hingga estafet sholawat. Para pemenang memperoleh trofi serta uang pembinaan yang diberikan langsung oleh Bupati Indragiri Hilir.

Keberadaan Ramadan Fair ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan, tidak hanya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah serta menciptakan atmosfer Ramadan yang lebih hidup, khususnya menjelang waktu berbuka puasa.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Bupati bersama tamu undangan turut meninjau sejumlah stan UMKM yang berpartisipasi, sebagai bentuk dukungan langsung terhadap pelaku usaha lokal. (Galeri Foto)




Yulia Putra Ketua Ikatan Persatuan Padang Tarok Kota Dumai,Beri Santunan Anak Yatim Sebanyak 15 Orang 7 Kecamatan.

ARBindonesia, com. Dumai-Yulia Putra Ketua Ikatan Persatuan Padang Tarok Kota Dumai, Memberikan Santunan Anak Yatim sebanyak 15 orang di 7 Kecamatan.

Kami dari Pengurus Keluarga Besar Padang Tarok, hari ini tgl 18 Maret 2026, pada jam 14.00 Wib, bertempat di Gedung IKPS ( Ikatan Persatuan Padang Tarok Sekitar) di Kota Dumai, di Jalan Jendral Sudirman, Gg. Kartini.

Hari ini Rabu, kepada Ketua Ikatan Keluarga Padang Tarok Sekitar an. Yulia Putra Ketua dari IKPS Kota Dumai, untuk serah Terima ke Pada anak Yatim yang berada di 7 Kecamatan, Minimal 15 Orang. Alhamdulillah tahun ini Perorang mendapatkan Perorangan berkisar Rp. 1.850.000-, Bersyukur kita tau anak keponakan kita, yang kehilangan orang tuanya, mendapatkan Santunan anak Yatim ke Persatuan IKPS.

Mudah mudahan amal kita di Terima di sisi Allah SWT, semoga anak anak yatim kita di Persatuan Padang Tarok Kota Dumai, bisa meraya kan di hari kemenangan Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Dalam acara Pemberian Santunan Anak Yatim di hadiri oleh Ketua IKPS Yulia Putra, serta niniak mamak Ikatan Keluarga Padang Tarok Kota Dumai, serta anak anak yatim dari Pihak Keluarga IKPS, dan diakhiri foto bersama.(dir).