Sejarah Baru, 203 KG Sabu dan 404.491 Butir Ekstasi Diamankan Polda Riau

ARB INdonesia, PEKANBARU – Kerjasama Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) Polda Riau bersama Direktorat Intelkam dan Polres Dumai berhasil menggulung 16 tersangka komplotan narkoba dengan barang bukti sebanyak 203 kilogram sabu dan 404.491 butir pil ekstasi disita hanya dalam kurun waktu 4 hari saja (11-14 September 2022).

Ini merupakan prestasi terbesar yang diraih Polda Riau dalam pengungkapan kasus narkoba.

Kapolda Riau Irjen Moh Iqbal didampingi Dir Narkoba, Dir Intelkam, Kabid Humas, Kabid Propam dan Kapolres Dumai pada konferensi pers yang digelar dihalaman mapolda Riau pada Senin sore (19/9/2022) mengatakan keberhasilan pengungkapan tersebut sebagai bukti jajarannya tetap menyatakan perang terhadap pengedar narkoba diwilayahnya.

“Tergelar barang bukti sabu 203 kg dan 404.491 butir ekstasi yang berhasil kita sita dari kasus penyalanggunaan tindak pidana narkoba. 203 kg sabu ini terdiri dari kasus TKP pertama yaitu di Taman Karya Pekanbaru, kita melaksanakan upaya paksa tentunya melalui proses penyelidikan. Tim Ditresnarkoba bekerja sama dengan Dit Intelkam berhasil mengungkap 100.000 butir ekstasi dan 100 kg sabu dengan 10 tersangka yang ada di belakang saya ini pada hari Minggu 11 september 2022,” terangnya.

“TKP kedua yaitu dihotel Holywood dan perumahan Griya Citra Pekanbaru pada esokan harinya (Senin 12 september 2022) diamankan 11 kg sabu dengan 4 tersangka ini dilakukan oleh Tim Ditresnarkoba. Dan menyusul hari Rabu 14 september 2022, TKP di Bandar Laksamana Bengkalis, giliran Tim Satuan Reserse Narkoba polres Dumai berhasil menyita 92 kg sabu dan 304.491 butir ekstasi dari 2 tersangka,” urai lanjutnya.

Mantan Kadiv Humas Polri tersebut mengatakan bulan ini saja (September), Tim dijajarannya telah mengungkap lebih dari 250 kg sabu dan beberapa ratus ribu ekstasi.

“Ini menunjukkan bahwa kita terus berperang dengan pengedar narkoba, dan ini juga menunjukkan bahwa tim Polda Riau terus melakukan kinerja yang sangat luar biasa. Lebih dari 500 kg sabu berhasil diungkap semenjak saya disini,” tegas mantan Kapolda NTB tersebut.

“Sengaja saya ekspose disini (depan Mapolda) untuk menunjukkan bahwa mulai hari ini Polda Riau terus berperang secara masiv kepada mengedar narkoba. Kita proses tegas dan terukur serta tidak ada toleransi bagi pelaku narkoba, kita harus perangi bersama, para pengedar gelap narkoba gelap ini,” tegasnya.

Irjen Iqbal mengakui pihaknya terus melakukan upaya preentif, preventif secara terus menurus termasuk kerjasama dengan negeri jiran Malaysia.

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan koordinasi dengan kepolisian negara Malaysia, untuk terus mengurangi masuknya barang barang haram ini ke wilayah kita,” tutupnya.*




PT Pulau Sambu Corong Perkelapaan di Bumi Pertiwi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR -Penempatan lokasinya sangat strategis berada di wilayah perairan Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, dan sangat dekat dengan negara tetangga  Singapore.

Itulah perusahan yang bernama PT Pulau Sambu (Guntung) yang bediri sejak tahun 1967, ia adalah perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan turunanan kelapa.

Yang mana perusahan ini permerupakan pemasok kelapa parut untuk industri gula dan cokelat ternama di Eropa, Amerika Utara, Australia, Timur Tengah, dan Tiongkok.

Selain itu, perusahan ini juga dikenal dengan olahan Krim santan kelapa dengan merek ‘KARA’, yang saat ini populer di berbagai pasar di Asia, Australia, dan Eropa.

Dengan semakin populernya hidangan Benua Asia yang menggunakan krim santan kelapa sebagai bahan utamanya, pasar krim santan yang diolah PT Pulau Sambu semakin berkembang dan meluas hingga ke seluruh dunia.

Tak hanya sampai disana, ketenaran perusahaan ini juga samkin meroket dengan ada olahan air kelapa dengan merek Nata DeCoco dan Hydro Coco.

Pesatnya kemajuan dari perusahaan pengolah turunan kelapa itu tentunya tak terlepas dari semangat dan dukungan masayarakat Kabupaten Indragiri Hilir yang notabane nya adalah petani kelapa yang terus memasok bahan baku kelapa untuk produksi perusahan.

Kini, di tahun 2022 ia memasuki usia ke-55 Tahun, PT Pulau Sambu yang merupakan bagian dari Sambu Grub ini terus konsisten dalam menjadi corong industri perkelapaan di Bumi Pertiwi.

Hal itu terlihat pada jejak perjalanan yang penuh lika-liku yang ia (PT Pulau Sambu) lalui sejak 1967 hingga 2022, sampai saat ini namanya tetap kokoh berdiri dalam mengibarkan bendera perekonomian.

Keberhasilan mempertahankan brand perusahan itu tentunya tidak semudah ‘membalikan telapak tangan’, hal itu pastinya tidak terlepas dari tantangan dan rintangan yang terus menempa PT Pulau Sambu.

Hal itu dapat terlihat jelas di beberapa tahun belakangan ini.

Meski diterpa ‘ombak badai’ beberapa tahun belakangan ini,  hal itu tak mampu menggoyahkan semangat dari pemangku kebijakan perusahaan yang diwariskan dari semangat perintis Tn. Tay Juhana.

Bagaimana tidak, Perusahan yang terlahir di wilayah yang umumnya di tumbuhi pohon kelapa ini tetap tegar ketika dihadapkan berbagai persoalan, salah satunya bencana global Covid-19.

Meski demikian, perusahaan yang memproduksi berbagai olahan turunan kelapa ini masih mampu berusaha survive dan bisa bertahan dalam menjaga axsistensi dan menajaga grafik harga bahan baku kelapa demi menjaga stabilitas kesejahteraan petani kelapa dan ribuan karyawan yang ada di tubuh perusahan ‘raksasa’ ini.

Setalah mampu melewati masa genting dan mulai kembali stabil, lagi-lagi perusahaan yang mememiliki ribuan karyawan pekerja ini kembali dihadapkan dengan persoalan krisis ekonomi global (pangan dan energi)

Dan lagi-lagi, PT Pulau Sambu kembali harus menerima pahitnya kenyaataan dengan adanya masalah baru  yaitu gempuran ekonomi yang disebabkan dampak dari perang Rusia-Ukraina.

Hal itu membuat olahan turunan kelapa yang di produksi perusahan ternama ini berkurangnya permintaan pasar oleh negara pengekspor yang mengalami krisis akibat dampak infasi rusia ke ukraina hingga terjadinya pembatasan ekspor.

“Kabar buruknya, kondisi krisis pangan dan energi ini berimbas kepada Indonesia. Sebab negara-negara yang mengalami kondisi itu merupakan mitra dagang Indonesia, yang merupakan negara tujuan ekspor produk kita,” tutur humas Sambu Grub, Ginting kepada ARB INdonesia beberapa waktu lalu.

Persoalan tersebut masih dirasakan oleh Sambu Grub hingga saat ini, hinga membuat harga kelapa belum menunjukan arah pukul 12 (naik).

Meski demikan, perusahan yang menjadi Kiblat perkelapaan di Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini terus berupaya untuk melewati masa sulit demi keberlangsungan simbiosis mutualisme.

Di usia ke-55 tahun ini juga bukanlah suatu pencapai yang mudah bagi sebuah perusahaan, sebab tidak semua perusahaan berhasil menjalani dengan banyak ‘goncangan’ yang di hadapi.

Bagi PT Pulau Sambu, usia bukanlah hambatan untuk tetap memeberikan kontribusi dalam memberikan sumbangsih untuk negara melalui jalur perdagangan.

Buktinya, berkaca dari historis tersebut perusahaan industri kelapa terpadu ini, ternyata mampu berhasil menjaga elektabilitasnya dalam menjadi pelopor dalam menghasilkan produk-produk berbahan dasar kelapa di Indonesia. Hal itu ditandai dengan beberapa penghargaan yang pernah diperoleh PT Pulau Sambu seperti Living Legend Company.

Berkat manajemen yang berkompeten dan terus melakukan berbenah diri, PT Pulau Sambu bisa berhasil mencapai usia tersebut dengan catatan positif. hala iti dibuktikan dengan masuknya nominasi ke dalam Indonesia Living Legend Company 2020 lalu.

Dari data sebelumnya, penganugerahan yang diraih PT Pulau Sambu dari Majalah SWA tersebut didasarkan atas survey yang dinilai atas : lahir di Indonesia dengan usia di atas 50 tahun, perusahaan terus mencetak laba, bisnisnya terus bertumbuh, punya cakupan pasar yang luas, terus berinovasi, dan merupakan market leader di sektornya.

Pencapaian prestasi ini tentunya juga tidak terlepas dari kesolidan dan kekompakan dari pemangku kebijakan perusahan ini yang selalu berlandaskan atas 3 tugas yang diemban.

Sebagai prinsip dalam berusaha, dimana PT Pulau Sambu tidak hanya mementingkan bisnis, namun juga memperhatikan kehidupan sosial masyarakat, kelestarian alam serta lingkungan hidup.

Selain itu perusahaan besar ini juga sangat memetingkan atas kehidupan masyarakat di sekitar lokasi perusahaan, hal itu sangat terlihat atas eksistensinya di bidang sosial yang terus dilakukan hingga saat ini.

Nb. Manajemen PT. ARB Media Pers yang menaungi media Arbindonesia.com mengucapkan selamat milad ke-55 tahun PT. Pulau Sambu.

“Teruslah berkontribusi untuk mensejahterakan masyarakat dari berbagai sektor kebijakan,”.

Penulis :Arbain
Media: Arbindonesia.com




Desa Sungai Berapit Ikuti Pelatihan Pengelolaan Manajemen BUMDes

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Melalui Badan Kerjasama Antar Desa yang terdiri dari Kecamatan Concong, Teluk Belengkong, dan Pulau Burung melaksanakan pelatihan Pengelolaan Manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

IMG_20220920_115542

Kegiatan yang menyasar pada pengelola BUMDes diselenggarakan mulai tanggal 14 sampai 20 September 2022 di Hotem Inhil Pratama (IP) Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

IMG_20220920_115558

MIhsah, Kepala Desa Sungai Berapit, Kecamatan Concong menyampaikan bahwa banyak materi yang diberikan dalam pelatihan Pengelolaan Manajemen BUMDes, salah satu diberikan bimbingan teknis terkait pengembangan usaha yang telah jalankan.

Selain itu, memadukan pemahaman mengenai filosofi BUMDes, pemahaman BUMDes dengan segala ruang lingkupnya, peran dan tanggung jawab pemerintah desa, pengurus BUMDes dan BPD hingga bagaimana cara BUMDes mampu melakukan analisa potensi desanya melalui teknik analisa khusus yang dikembangkan.

IMG_20220920_115609

“Dengan adanya pelatihan ini semoga pengelola bumdes mampu mengembangkan usaha melalui manajemen yang baik serta semakin memahami akan regulasi, peran dan tanggung jawab, serta mambu bersinergi antar BUMDes lainnya, tutur M Ihsah, Selasa (20/9/2022).

Terakhir Kades juga berharap dengan adanya pelatihan ini BUMDes terkhusus di Desa Sungai Berapit kedepannya semakin memberikan kontribusi yang baik dalam kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa. (Galeri Foto)




Ini Daftar Kekayaan 13 Kepala Daerah di Riau, Dari yang Tajir Hingga Minimalis

ARB INdonesia, PEKANBARU – Harta kekayaan pejabat daerah menjadi hal menarik yang membuat penasaran masyarakat. Seiring terbukanya akses informasi, laporan kekayaan pejabat telah menjadi konsumsi publik.

Jika sebelumnya banyak anggapan masyarakat bahwa kepala daerah merupakan orang-orang yang punya duit banyak, faktanya tak semuanya demikian.

Dilansir dari SabangMerauke News telah menghimpun daftar harta kekayaan sebanyak 13 kepala daerah di Riau, mulai dari bupati, walikota sampai gubernur.

Yuk, kepoin harta kekayaan 13 kelapa daerah di Riau, mulai yang paling tajir sampai yang punya harta relatif kecil.

1. Bupati Indragiri Hulu, Rezita Meylani Yopi
Berdasarkan data LHKPN versi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rezita yang lahir 7 Mei 1994 ini memiliki tanah dan bangunan yang kebanyakan berada di Inhu. Sisanya, tanah dan bangunan miliknya ada di Kota Pekanbaru, Sleman, dan Yogyakarta. Total hartanya dalam bentuk tanah dan bangunan mencapai Rp 9.993.296.000.

Perempuan cantik yang sempat pecahkan rekor MURI sebagai bupati termuda ini memiliki 6 unit alat transportasi (kendaraan). Terdiri dari mobil Toyota Land Cruiser Prado tahun 2010. Mobil ini dilaporkan sebagai hasil sendiri dengan harga Rp. 64.920.000.

Lalu, mobil Jeep Wrangler Jeep tahun 2011 yang juga hasil usaha sendiri seharga Rp 630.500.000. Selanjutnya mobil Toyota Hardtop Jeep tahun 1981 seharga Rp 130 juta. 

Ia juga melaporkan punya mobil Mitsubishi Strada Pick Up tahun 2010 yang seharga Rp. 95.060.000. Kemudian, mobil Toyota Land Cruiser JEEP tahun 1996 seharga Rp 161.020.000 dan Mobil Toyota Corolla Altis Sedan tahun 2002 seharga Rp 125.615.000.

Jika ditotalkan, jumlah seluruh alat transportasi yang dimiliki oleh Rezita Meylani Yopi adalah Rp 1.207.115.000. Kekayaan lain yang dilaporkan Rezita yakni dalam bentuk harta bergerak lainnya mencapai  Rp 1.481.900.000. 

Kemudian kekayaan dalam bentuk surat berharga sebesar Rp 18 miliar. Adapun kekayaan dalam bentuk kas dan setara kas Rp 17.434.245.093. Jika ditotal secara keseluruhan, harta kekayaan Bupati Inhu Rezita mencapai Rp 48.116.556.093. Setelah dikurangi dengan utang sebesar Rp. 203.297.573, total bersih harta kekayaannya berjumlah Rp 47.913.258.520. 

2. Bupati Rokan Hulu, Sukiman
Pada tahun 2021 yang pelaporan kekayaannya disampaikan pada 20 Januari 2022 lalu, Bupati Rokan Hulu (Rohul), Sukiman melaporkan kekayaannya dalam bentuk tanah dan bangunan yang nilainya sebesar Rp 20.260.000.000. Adapun jumlah aset tanah dan bangunan miliknya yakni sebanyak 28 persil yang terletak di Pekanbaru, Rokan Hulu, Kampar dan Siak.

Sukiman juga memiliki tiga alat trasportasi berupa mobil dan satu mesin berupa genset dengan total keseluruhan senilai Rp 91 juta. Sementara, kekayaan Sukiman dalam bentuk harta bergerak lainnya senilai Rp 645.000.000. Kemudian kekayaan dalam bentuk kas dan setara kas senilai Rp 1.829.476.460. 

Total seluruh jumlah harta kekayaan Bupati Rokan Hulu ini senilai Rp 22.825.476.460.

3. Bupati Bengkalis, Kasmarni
Bupati Bengkalis, Kasmarni saat baru dilantik melaporkan harta kekayaannya ke KPK pada 30 April 2020 lalu. Saat itu, ia melaporkan jumlah harta kekayaan bersih total sebesar Rp 11,5 miliar.

Akumulasi harta itu dikumpulkan dari nilai asetnya berupa tanah dan bangunan sebesar Rp 7,99 miliar. Ia melaporkan ada sebanyak 29 persil tanah dan bangunan atas namanya. Sementara, kekayaan dalam bentuk kendaraan yang dilaporkannya tahun itu senilai Rp 965 juta. Yakni akumulasi nilai 5 unit mobilnya, antara lain Toyota Fortuner (2011), Honda CRV (2013), Toyoya Hilux (2014), Honda Jazz (2015) dan Honda Brio tahun 2015.

Pada daftar harta bergerak lainnya, Kasmarni melaporkan jumlahnya sebesar Rp 1,03 miliar. Sementara, harta dalam bentuk kas dan setara kas yang dilaporkannya saat itu berjumlah Rp 1,55 miliar. Sehingga, total bersih harta kekayaannya setelah dikurangi utang senilai Rp 44,8 juta menjadi Rp 11,5 miliar per 30 April 2020 silam.

4. Bupati Pelalawan, Zukri
Pada tahun 2021 yang pelaporan kekayaannya disampaikan pada 30 Maret 2022 lalu, kekayaan Bupati Pelalawan Zukri tersebut terdiri dalam bentuk tanah dan bangunan yang nilainya sebesar Rp 6.370.000.000. Tanah dan bangunan ini tersebar di Kabupaten Pelalawan, Kampar, dan Kota Pekanbaru.

Suami dari dara Pelalawan 2012 ini juga memiliki satu alat transportasi berupa mobil Toyota Fortuner tahun 2016 senilai Rp 350.000.000. Sementara, kekayaan Zukri dalam bentuk kas dan setara kas senilai Rp 200.000.000. Total kekayaan bersih Zukri sebesar Rp 6.920.000.000.

5. Plt Bupati Kampar, Kamsol
Plt Bupati Kampar, Kamsol pada 2 Maret 2022, Kamsol kembali melaporkan harta kekayaannya untuk tahun 2021. Setelah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, jumlah total kekayaan bersih Kamsol mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan pelaporan tahun sebelumnya.

Adapun harta yang dilaporkannya bernilai sebesar Rp 6.327.180.055, meliputi tanah dan bangunan yang rata-rata harganya Rp 440.000.000. Keselurahan total Rp 4.525.000.000.

Alat transportasi yang dimiliki meliputi satu unit mobil Honda Jeep tahun 2012 senilai Rp 210.000.000 dan satu unit mobil Toyota Mimi Bus tahun 2014 senilai Rp.125.000.000. Total alat transportasi Kamsol adalah Rp 335.000.000. Selain itu, Kamsol juga memiliki harta bergerak lainnya bernilai Rp. 455.000.000. Sementara kas dan setara kasnya Rp 412.180.055. Adapun total keseluruhan harta Kamsol adalah Rp 6.327.180.055.

6. Gubernur Riau, Syamsuar
Gubernur Riau, Syamsuar telah melaporkan harta kekayaannya dalam bentuk Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Pada tahun 2021 yang pelaporan kekayaannya disampaikan pada 17 Februari 2022 lalu, total kekayaan bersih Syamsuar sebesar Rp 5.391.155.958. Kekayaan Syamsuar tersebut terdiri dalam bentuk tanah dan bangunan yang nilainya sebesar Rp 2,5 milliar. Syamsuar juga memiliki tiga alat trasportasi dengan total keseluruhan senilai Rp 518.785.032.

Menjadi orang nomor satu di Riau, kekayaan Syamsuar saat dilaporkan pada Februari 2022 lalu dalam bentuk kas dan setara kas hanya sebesar Rp 2.133.498.726. Sementara harta bergerak lainnya Rp 151.250.000. Maka total keseluruhan harta kekayaan yang dimiliki Syamsuar Rp 5.391.155.958.

7. Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Muhammad Wardan 
Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Wardan terakhir kali melaporkan kekayaannya ke KPK pada  18 Maret 2022 lalu. Diketahui, ia memiliki kekayaan dalam bentuk tanah dan bangunan dengan total nilai Rp 2.930.528.000. Tanah dan bangunan itu terdiri atas 9 persil yang berada di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Indragiri Hilir.

Ia juga memiliki dua alat transportasi berupa dua unit mobil, yakni Suzuki Swift Minibus tahun 2014 yang merupakan hasil sendiri senilai Rp 120 juta. Kemudian, satu unit Toyota Land Cruiser Jeep tahun 2013 yang merupakan hasil sendiri senilai Rp 437.733.600. Sehingga total kekayaan dalam bentuk kendaraan Rp 557.733.600. 

Harta bergerak lainnya milik Wardan Rp 471,5 juta. Serta kekayaan dalam bentuk kas dan setara kas Rp  969,58 juta. Adapun kekayaan bersih Wardan yang dilaporkan ke KPK yakni sebesar Rp 4,92 miliar. 

8. Bupati Rokan Hilir (Rohil), Afrizal Sintong
Pada tahun 2021 yang pelaporan kekayaannya disampaikan pada 9 Maret 2022 lalu, Bupati Rokan Hilir (Rohil)Afrizal melaporkan kekayaannya dalam bentuk tanah dan bangunan yang nilainya sebesar Rp 2.800.000.000. Adapun jumlah aset tanah dan bangunan miliknya terletak di Pekanbaru dan Rokan Hilir.

Afrizal juga memiliki tujuh alat trasportasi berupa 4 mobil dan 3 motor dengan total keseluruhan senilai Rp 445 juta. Sementara, kekayaan Afrizal dalam bentuk harta bergerak lainnya senilai Rp 400 juta. Kemudian kekayaan dalam bentuk kas dan setara kas senilai Rp 1.184.146.404. Total seluruh jumlah harta kekayaan bersih Bupati Rokan Hilir ini senilai Rp 4.829.146.404.

9. Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil
Pada 29 Maret 2022, Bupati Kepulauan Meranti, Adil kembali melaporkan harta kekayaannya untuk tahun 2021. 

Adapun harta yang dilaporkannya yakni berupa 74 bidang tanah dan 1 unit rumah dengan nilai sebesar Rp 4.367.400.000. Nilai ini mengalami penurunan sebesar Rp 24.000.000 bila dibanding tahun sebelumnya.

Kekayaan HM Adil yang terbaru dalam bentuk alat transportasi juga mengalami penurunan menjadi Rp 174 juta. Jumlah ini menunjukkan penyusutan nilai sebesar Rp 18 juta dari laporan tahun sebelumnya.

Sementara harta kekayaannya dalam bentuk kas dan setara kas yang dilaporkan kini sebesar Rp 244.177.31. Itu artinya kekayaan Adil dalam bentuk kas dan setara kas bila dibanding tahun lalu, bertambah sebesar Rp 26.875.758.

Diketahui pada LHKPN yang terakhir kali dilaporkan, HM Adil tidak memiliki hutang. Sehingga total kekayaan bersih Adil berjumlah menjadi Rp.4.785.577.310.

10. Walikota Dumai, Paisal 
Walikota Dumai, Paisal diketahui telah melaporkan harta kekayaannya dalam bentuk Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pada tahun 2021 yang pelaporan kekayaannya disampaikan pada 2 Maret 2022 lalu, Paisal melaporkan kekayaannya dalam bentuk tanah dan bangunan yang nilainya sebesar Rp 3.106.400.000. Adapun jumlah aset tanah dan bangunan miliknya terletak di Pekanbaru dan Dumai.

Paisal juga memiliki dua alat trasportasi satu mobil dan satu motor dengan total keseluruhan senilai Rp 277.500.000. Sementara, kekayaan Paisal dalam bentuk harta bergerak lainnya senilai Rp 48.100.000. Kemudian kekayaan dalam bentuk kas dan setara kas senilai Rp 1.188.944.295.

Total seluruh jumlah harta kekayaan Wali Kota Dumai ini senilai Rp 4.620.944.295.

11. Bupari Siak, Alfedri
Bupati Siak, Alfedri terakhir kali melaporkan harta kekayaan ke Komisi Pemberantasan Korupsi pada 23 Maret 2022 lalu. Alfedri mencatatkan aset-asetnya berupa sejumlah tanah dan bangunan dengan nilai total sebesar Rp 1.685.000.000.

Sementara, koleksi garasi Alfedri dihuni sejumlah mobil. Di antaranya mobil Suzuki Swift minibus tahun 2008 seharga Rp 70 juta, satu unit mobil Honda CR-V 1.5 Prestige seharga Rp 460 juta serta satu unit mobil Honda City HB CVT minibus tahun 2021 seharga Rp 250 juta.

Total harta kekayaan Alfedri dalam bentuk kendaraan sebesar Rp 780 juta. Selain itu, Alfedri melaporkan kekayaan dalam bentuk harta bergerak lainnya sebesar Rp 115 juta.

Sementara, kekayaannya dalam bentuk uang kas dan setara kas  sebesar Rp 1.848.589.380. Namun, jebolan IPDN ini melaporkan jumlah utangnya sebesar Rp 118.976.000. Sehingga harta kekayaan bersih Alfedri yang dilaporkan ke KPK totalnya sebesar Rp 4.309.613.380.

12. Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun
Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun, pada tahun 2021 yang pelaporan kekayaannya disampaikan pada 16 Februari 2022 lalu, total kekayaan bersih Muflihun sebesar Rp 3.650.690.145.

Kekayaan Muflihun tersebut terdiri dalam bentuk tanah dan bangunan yang nilainya sebesar Rp 2.600.000.000. Muflihun juga memiliki satu alat trasportasi berupa mobil dengan total keseluruhan senilai Rp 375.000.000.

Sementara, kekayaan Muflihun dalam bentuk kas dan setara kas senilai Rp 75.690.145 dan harta lainnya Rp 600.000.000. Total kekayaan bersih Muflihun sebesar Rp 3.650.690.145.

13. Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby
Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, pada tahun 2021 yang pelaporan kekayaannya disampaikan pada 18 Maret 2022 lalu, total kekayaan bersih Suhardiman sebesar Rp 1.066.212.332.

Kekayaan Suhardiman tersebut terdiri dalam bentuk tanah dan bangunan yang nilainya sebesar Rp 710 juta. Suhardiman juga memiliki tiga alat trasportasi berupa mobil dengan total keseluruhan senilai Rp 420.000.000.

Cukup mengejutkan, menjadi orang nomor satu di Negeri Pacu Jalur, kekayaan Suhardiman saat dilaporkan pada Maret 2022 lalu dalam bentuk kas dan setara kas hanya sebesar Rp 8 juta. Jumlah tersebut jauh lebih kecil dibanding utang yang dimilikinya sebesar Rp 71.787.668.

Jumlah kekayaan bersih Suhardiman setelah dikurangi utang tersebut menjadi sebesar Rp 1.066.212.332.*

Sumber :Sabangmeraukenews.com

https://www.sabangmeraukenews.com/berita/5743/daftar-lengkap-harta-kekayaan-13-kepala-daerah-di-riau-yang-paling-tajir-dan-minimalis.html?page=all




Pergantian Elpiji 3 Kg ke Kompor Listrik Dinilai Bikin Masalah Baru

ARB INdonesia, JAKARTA – Gas elpiji 3kg akan digantikan oleh kompor listrik 1.000 watt. Kementerian ESDM menyebut ini sudah dilakukan uji coba.

Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan mengungkapkan rencana konversi dari elpiji ke kompor induksi akan menambah banyak masalah.

“Pertama dari daya listrik, kelompok bawah harus migrasi paling sedikit ke daya 1200VA, artinya biaya pemakaian listrik pasti akan naik, jauh lebih besar dari biaya elpiji 3kg,” kata dia saat dihubungi, Sabtu (17/9/2022).

Selanjutnya kompor gas dan peralatan masal yang lama banyak yang tidak bisa dipakai lagi, masyarakat harus beli peralatan masak yang sesuai dengan kompor listrik induksi.

Anthony menduga kebijakan ini ditempuh untuk membantu permasalahan keuangan PLN, agar pemakaian konsumsi listrik meningkat, karena saat ini PLN mengalami oversupply.

“Hal ini berarti sama saja rakyat miskin, rakyat kelompok bawah, diminta menambal defisit PLN. Permasalahan PLN seharusnya ada di hulu, atau pembangkit, ini yang harus diefisienkan, bukan malah mengalihkan permasalahan ini ke rakyat miskin,” jelas dia.

Menurut dia Gas elpiji 3kg juga masih dipakai oleh banyak pedagang kecil, mereka tidak mungkin pakai kompor induksi.

Direktur Riset CELIOS Bhima Yudhistira Adhinegara mengungkapkan penggunaan kompor listrik lebih tepat ditunjukkan kepada kalangan menengah atas, karena daya listrik yang dibutuhkan relatif besar.

“Coba dicek saja, jangan sampai konsumsi kompor listrik bisa lebih boros dari LPG. Ujungnya tergantung pemakaian per rumah tangga dan UMKM,” jelas dia.

Menurut dia, kecuali pemerintah melakukan diskon secara signifikan tarif listrik pada kelompok rentan yang menggunakan kompor listrik.

“Tapi ini akan butuh survei yang detail, berapa banyak kelompok rentan beralih ke kompor listrik, dan berapa subsidi listrik yang ideal per rumah tangga,” jelas dia.

Menurut dia di sisi lain kritik terhadap penggunaan kompor listrik adalah inkonsistensi pada sumber energi primer listrik yang sebenarnya sama-sama berasal dari fosil yakni 70% gabungan BBM dan Batubara.

Meski tujuan akhirnya mengurangi beban subsidi LPG 3kg atau ketergantungan pada fosil, tapi di sisi energi primer PLN harus dengan signifikan mengurangi pembangkit batubara dan BBM.

Meski tujuan akhirnya mengurangi beban subsidi LPG 3kg atau ketergantungan pada fosil, tapi di sisi energi primer PLN harus dengan signifikan mengurangi pembangkit batubara dan BBM.

“Kalau dibarengi dengan upaya pensiun dini PLTU, dan stop bangun PLTU baru misalnya, itu langkah yang bagus. Atau PLN berkomitmen semua rumah tangga yang menggunakan kompor listrik akan dialiri listrik dari EBT,” ujarnya.

Sumber : finance.detik.com




Rawan Terjadi Karhutla, Pemerintah Kecamatan Mandah Luncurkan Inovasi OSPS MPA

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meluncurkan sebuah inovasi untuk memudahkan masyarakat dalam memberi informasi terkait terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Inovasi ini berupa media pelaporan kebakaran berbasis online dan terintegrasi dengan aplikasi WhatsApp itu diberi nama OSPS MPA (Online System Pengaduan Siaga Masyarakat Peduli Api).

IMG_20220916_112808
Camat Mandah, Ns.Matzen, S.Kep, MSi, MM.Kes

Disampaikan Camat Mandah, Ns.Matzen, S.Kep, MSi, MM.Kes bahwa mengingat di wilayah Kecamatan Madah merupakan suatu kecamatan yang sangat rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Maka, kami meluncurkan inovasi yang tercetus dengen latarbelakang banyaknya terjadi karhutla di Wilayah Kecamatan Mandah yang selama ini kurang terkomunikasikan dan kurang terkoordinasi,” papar Camat Mandah kepada awak media, Jum’at (16/9/2022).

Dengan adanya inovasi OSPS MPA ini, masyarakat dan anggota MPA lebih mudah dan jauh lebih akurat dalam memberikan informasi jika menemukan titik api.

“Dengan cepatnya informasi yang disampaikan, maka masalah titik api yang di temukan tersebut akan semakin cepat dan tepat dalam penangananya. Sehingga titik kebakaran tersebut tidak semakin meluas,” ungkap Ns.Matzen, S.Kep, MSi, MM.Kes

Terakhir Camat Mandah berharap dengan diluncurkannya inovasi tersebut dapat berguna untuk masyarakat banyak terutama di wilayah Kecamatan Mandah.

“Semoga dengan adanya inovasi ini, nawaitu kita dalam penanganan dan mengantisipasi karhutla di wilayah Kecamatan Mandah dapat berjalan baik, sehingga kedepannya tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan akibat karhutla,” tutup Camat Madah, Ns.Matzen, S.Kep, MSi, MM.Kes.

Untuk diketahui, OSPS MPA memiliki fungsi utama sebagai media layanan pengaduan bagi masyarakat wilayah Kecamatan Mandah, dalam melaporkan perihal temuan titik api yang beresiko terjadinya kebakaran lahan.

Adapun kemudahan dan fitur yang disajikan pada layanan OSPS MPA, diantaranya:

  1. Layanan pelaporan terintegrasi langsung ke aplikasi WhatsApp pengguna. Sehingga mempermudah dalam penyampaian atau pelaporan terkait temuan titik api.
  2. Layanan kontak person yang aktiv 24 jam, sehingga masyarakat atau pelapor akan mendapatkan balasan dari admin dengan cepat.
    Menampilkan informasi mengenai sejauh mana penanggulangan dari suatu kejadian kebakaran lahan.
  3. Auto Share, fitur ini merupakan salah satu fitur yang paling vital dari layanan OSPS MPA.

Adapun cara kerja dari fitur ini yaitu:

Ketika admin OSPS MPA mendapat laporan temuan titik api dari masyarakat maka secara otomatis laporan tersebut di share ke stakeholders terkait melalui Group WhatsApp OSPS MPA Kecamatan Mandah, yakni Camat, TNI, Polri, Bhabinkamtibmas, Damkar, Lurah, Kepala Desa, Kepala Dusun, Ketua RT dan tokoh msyarakat.

Dari beberapa fitur yang disajikan dalam layanan OSPS MPA tersebut, secara umum inovasi ini dibuat untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan untuk kedepannya.

Sebagai informasi juga, pemanfaatan hutan dan perlindungannya telah diatur dalam UUD 45, UU No. 5 tahun 1990, UU No 23 tahun 1997, UU No. 41 tahun 1999, PP No 28 tahun 1985 dan beberapa keputusan Menteri Kehutanan serta beberapa keputusan Dirjen PHPA dan Dirjen Pengusahaan Hutan.

Namun gangguan terhadap sumberdaya hutan terus berlangsung bahkan intensitasnya makin meningkat.

Kebakaran hutan merupakan salah satu bentuk gangguan yang makin sering terjadi. Dampak negatif yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan cukup besar mencakup kerusakan ekologis, menurunnya keanekaragaman hayati, merosotnya nilai ekonomi hutan dan produktivitas tanah, perubahan iklim mikro maupun global, dan asapnya mengganggu kesehatan masyarakat serta mengganggu transportasi baik darat, sungai, danau, laut dan udara.

Kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan sudah menjadi tugas berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI/Polri, serta masyarakat.

Peran serta masyarakat menjadi sangat penting, mengingat keberadaannya, yang berbatasan langsung dengan hutan dan daerah rawan kabakaran lainnya.

Dalam kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan, salah satu cara masyarakat dalam memberikan kontribusinya, yaitu dengan segera melaporkan ketika dijumpa titik api yang berisiko terjadinya kebakaran lahan. (ARBAIN)