Jelang Pembukaan Porprov X Bupati Inhil H.M.Wardan Saksikan Pertandingan Perdana Cabor Volly

ARB INdonesia, KUANSING – Menjelang Pembukaan Porprov X, Bupati Indragiri Hilir HM Wardan berkesempatan menyaksikan pertandingan perdana Cabang Olah Raga Volly Putra antara Tim Voly dari Inhil melawan Tim Volly dari Pelalawan, Sabtu (12/11/2022).

Pertandingan yang berlangsung di GOR A kuantan singingi tersebut tampak Bupati Inhil H.M.Wardan hadir memberikan semangat dan dukungan kepada Atlet Volly Inhil yang sedang berjuang mengharumkan nama Inhil di kancah laga Porprov X Kuansing.

Tampak hadir mendampingi Bupati Inhil Kadis Parporabud Kab.Inhil Junaidi,S.Sos.M.Si, Ketua Koni Kab.Inhil H.Syamsurizal Alwi dan Ketua PBVSI Kab.Inhil H.R.Iriansyah.S.Sos

Dalam wawancara singkat Bupati Inhil H.M.Wardan mengatakan alhamdulillah saya hari ini dapat menyaksikan secara langsung pertandingan perdana cabang olahraga Volly.

“Saya senang sekali mendapatkan hasil laporan yang disampaikan, para atlet termasuk semua dalam keadaan sehat wal afiayat,” ungkapnya.

Bupati juga berharap para atlet dapat mengikuti semua jadwal pertandingan yang sudah ditetapkan oleh panitia, semoga dengan semangat sportivitas dapat kembali dengan kemenangan. (Adv)




Potret Wakil Ketua DPRD Inhil H Mariyanto Penuhi Undangan Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Al-Jailani di Tempuling

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Dr. H Mariyanto, S.E., M.H memenuhi undangan untuk menghadiri peringatan Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Al-Jailani dan Haul Jama’, Sabtu (12/11/2022) malam.

IMG_20221113_020000

Kegiatan tersebut juga bersampena dalam memperingati HUT Majelis Ta’lim Raudatuz Zakirin ke-7 tahun dan mendatangkan penceramah Ustadz Muhammad Yannor dari Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

IMG_20221113_015910

Disampaikan H Mariyanto usai menghadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Al-Jailani dan Haul Jama’ di Kelurahan Sungai Salak, Kecamatan Tempuling, bahwa tausiah yang disampaikan Al-Ustadz Yanor pada kesempatan tersebut banyak memberi inspirasi bagi seluruh jamaah, baik di bidang pendidikan dan Keagamaan.

“Hal itu tentunya sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

IMG_20221113_020043

“Banyak pembelajaran yang bisa kita petik dalam penyampaian Al-Ustadz Yannor dalam menyampaikan tausiahnya yang mengisahkan selama hidup Syekh Abdul Qadir Al-Jailani terus berjuang hingga mencapai derajat seorang wali,” tutur Dr. H Mariyanto, SE., M.H yang juga Politisi Senior.

IMG_20221113_020214

Dari pantauan langsung dilokasi, hadirnya Al-Ustadz Muhammad Yannor dari Banjar dalam Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Al-Zailani tersebut membuat antusias masyarakat mebeludak.

Hal itu terlihat dari banyaknya jamaah yang hadir dalam Haul Akbar tersebut, mulai dari kalangan Emak-emak, orang tua, Dewasa, Remaja bahkan anak-anak juga turut mengikuti langsung tausiah dari awal hingga akhir acara.

IMG_20221113_020342

Untuk diketahui, dalam Haul Akbar tersebut selain di hadari Wakil Bupati Inhil, Anggota DPRD Inhil, Alim Ulama, Kapolsek, Danramil, juga di hadiri oleh seribuan lebih jamaah dari berbagai kalangan. (Arbain)




Dua Periode Menjabat, Bupati Inhil Konsisten Kembangkan Sektor Perkebunan Kelapa Hingga Buka Arus Investasi dan Tekan Inflasi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Selama kepemimpinan Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil)  dan hingga saat ini di penghujung akhir periode kedua HM Wardan masih terus konsisten terhadap penyelesaian problema perkebunan kelapa masyarakat.

Komitmen terhadap pengembangan sektor yang menjadi unggulan daerah ini juga dapat terlihat dari sejumlah kegiatan kepemerintahan.

Alhasil, keberhasilan pembangunan sektor perkebunan kelapa memberikan kontribusi dalam menekan angka inflasi daerah, sehingga Kabupaten Indragiri Hilir dinobatkan sebagai kabupaten dengan angka inflasi terendah se-Indonesia.

Selain itu, Pengembangan sektor perkebunan kelapa dan rendahnya angka inflasi ini membuat iklim investasi di negeri yang berjuluk Hamparan Kelapa Dunia ini kian kondusif, sehingga mampu menarik minat investor untuk berinvestasi di daerah.

Hal ini berdampak positif terhadap perolehan peringkat ketiga Kabupaten Inhil sebagai daerah yang mendapatkan investasi terbesar se-Provinsi Riau.

“Saat ini inflasi Inhil di angka 4. Serta mendapat angka investasi PMA PMDN tertinggi ke-3 se-Riau untuk per Januari-Oktober 2022 dengan nilai sebesar 12.129.151.950.000. Angka ini memang masih berada di bawah Pelalawan dan Dumai yang masing-masing sebesar 22.318.806.430.000 dan 12.555.430.900“, terang Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan baru-baru ini.

Selain itu, Bupati Inhil juga menjelaskan bahwa konsistensi pembangunan sektor perkebunan kelapa memberikan efek terhadap stabilitas harga jual komoditas kelapa. Hal ini tentunya memberikan tambahan pendapatan bagi para petani kelapa dengan adanya stabilitas harga kelapa dan perekonomian daerah pun bergerak naik.

“Pertukaran uang di Kabupaten Inhil kian tinggi. Sehingga, turut menggerakkan sektor-sektor lainnya. Daya beli masyarakat kian meningkat, Ini lah yang menjadi faktor rendahnya angka inflasi di Indragiri Hilir,” terang Bupati.

Ihwal kenaikan angka investasi, Bupati Inhil mengungkapkan, hal tersebut tidak terlepas dari sumbangsih sektor perkebunan kelapa. Stabilitas perekonomian daerah yang diceritakan dengan rendahnya angka inflasi memberikan persepsi positif kepada para calon investor.

“Calon investor melihat rendahnya angka inflasi ini sebagai sebuah peluang. Dengan begitu, tak sedikit calon investor yang memanfaatkan momentum ini untuk menanamkan modal di Indragiri Hilir,” jelas Bupati.

Lebih lanjut HM Wardan yang juga merupakan Ketua DPD Golkar menyampaikan bahwa arus investasi yang cukup besar ini lantas menjadikan Kabupaten Indragiri Hilir sebagai daerah Kabupaten dengan investasi terbesar ke-3 di Riau.

“Semoga tren positif kenaikan investasi ini dapat terus berlanjut. Selalu Kepala Daerah, Saya berharap dengan meningkatnya angka investasi ini, dapat kembali menjadi umpan balik bagi kesejahteraan masyarakat melalui terbukanya lapangan pekerjaan dan perputaran uang di level ‘akar rumput’,” papar Bupati. (Adv)




Pemprov Riau Sayangkan Pernyataan Pemkab Meranti

ARB INdonesia, PEKANBARU – Kadis Kominfotik Provinsi Riau Erisman Yahya sangat menyayangkan pernyataan Pemkab Meranti melalui Kabag Humas dan Protokol, Yusran yang mengesankan bahwa Pemprov Riau selama ini menganaktirikan kabupaten termuda di Riau itu.

“Semestinya bicara berdasarkan data, jangan asumsi yang terkesan tendensius,” ucap Erisman, Jum’at (11/11/2022) di Pekanbaru.

Sebagaimana dilansir beberapa media, Yusran menyebut bahwa Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti M Adil enggan hadir di acara-acara rapat yang digelar Pemprov Riau karena kecewa dengan sikap Gubernur Riau yang selama ini dinilai menganaktirikan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Yusran bahkan menyebut bahwa tahun ini Meranti hanya menerima bankeu dari Pemprov Riau sebesar Rp3,8 miliar.

Ditegaskan Erisman, ada beberapa hal yang wajib diluruskan dari pernyataan Yusran tersebut.

Pertama, Yusran menyebut bahwa APBD Provinsi Riau TA 2022 sebesar Rp10 triliun. “APBD Riau saja dia tak tahu. TA 2022 APBD Riau hanya Rp8,932 triliun bukan Rp10 triliun. Itu saja sudah salah,” kesalnya.

Kedua, bankeu yang disalurkan Pemprov Riau ke Meranti melalui APBD TA 2022 sesuai data dari Bappedalitbang Provinsi Riau bukan Rp3,8 miliar, tapi Rp22.186.552.000.

“Ini naik dari tahun 2021 lalu yang hanya sebesar Rp19.774.133.000, merupakan bankeu dan bantuan keluarga miskin,” ungkap Erisman lagi.

Erisman menjelaskan bahwa bankeu itu disalurkan berdasarkan indikator yang jelas. Bukan sekehendak hati saja.

“Tak bisa semaunya saja. Bankeu itu kan ada indikatornya. Misalnya bankeu untuk guru bantu. Tentu berdasarkan jumlah guru bantu di kabupaten terkait. Kalau banyak terdata, tentu lebih besar. Begitupun sebaliknya,” jelasnya.

Erisman menyebut bahwa kemajuan daerah bisa dicapai dengan sinergi dan koordinasi yang baik. Bukan dengan cara saling menjatuhkan.

“Semestinya kita jalin kerjasama yang baik. Sinergi dan kolaborasi yang baik. Hanya dengan begitu berbagai persoalan yang ada bisa dicarikan solusinya. Kalau saling salah-menyalah, apalagi tidak objektif, ya mau kita bawa kemana kampung kita nih,” sesal Erisman.

Erisman juga menyebut bahwa otonomi daerah sesuai UU Otda diletakkan di kabupaten/kota.

“Artinya kabupaten/kota semestinya kreatif dan inovatif dalam menggali PAD di daerahnya, sehingga punya kemandirian fiskal. Jadi, tak selalu tergantung kepada provinsi. Itulah tujuan otonomi,” tegasnya.

Pastinya, Pemprov Riau sangat ingin seluruh kabupaten/kota yang ada di Riau maju dan sejahtera. Tapi tentu bankeu yang disalurkan kepada kabupaten/kota sesuai aturan dan kemampuan keuangan.

“Jadi sekali lagi tidak ada yang namanya anak benar atau anak tiri itu,” pungkasnya. ***




Gubri Dukung Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Bono

ARB INdonesia, Teluk Meranti – Festival Bekudo Bono kembali digelar setelah dua tahun absen akibat wabah Covid-19.

Pada iven kali ini, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar hadir dan membuka acara bersama Bupati Pelalawan H Zukri.

Banyak harapan disampaikan, mengingat Gelombang Bono yang sudah mendunia, semestinya bisa menjadi icon baru pariwisata Riau bahkan Indonesia.

Keterbatasan infrastruktur pendukung menjadi persoalan yang perlu dukungan semua pihak. Tidak saja pemerintah daerah, tapi juga pemerintah pusat, bahkan swasta.

“Kita harus bersinergi untuk mengembangkan pariwisata Bono ini. Harus ada pihak swasta yang bisa kita gandeng untuk pengembangan kawasan Bono ini,” tegas Syamsuar saat menyampaikan pidato di Telukmeranti, Pelalawan, Jumat (11/11/2022).

Syamsuar memberi contoh kawasan Mandalika atau Bintan, Kepri yang berkembang karena dukungan Pemerintah Pusat dan juga pihak swasta.

Bupati Pelalawan H Zukri mengatakan bahwa pihaknya sangat serius membangun kawasan pariwisata Bono.

Selain menyiapkan lahan sekira 600 hektar, pihaknya tahun depan juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk membangun turap Sungai Kampar dimana gelombang Bono terjadi.

Ini menurutnya sangat penting, untuk mengantisipasi abrasi akibat besarnya gelombang Bono.

Sudah banyak rumah maupun bangunan yang hancur akibat abrasi ini.

Gubri Syamsuar menambahkan bahwa tidak mungkin pengembangan kawasan pariwisata Bono di Sungai Kampar, Teluk Meranti, sepenuhnya mengandalkan keuangan daerah. Baik kabupaten maupun provinsi.

“Makanya kita harus bersinergi,” tegasnya lagi.

Syamsuar juga menyarankan agar Festival Bekudo Bono didukung atau digandeng dengan iven-iven lain, sehingga wisatawan yang datang tidak sekedar melihat gelombang Bono, tapi juga menikmati acara lain, yang tak kalah menarik.

“Sehingga wisatawan semakin tertarik untuk datang ke Teluk Meranti ini,” harapnya.

Pemprov Riau sudah membangun jalan lintas Bono. Diperkirakan tinggal 10 km lagi yang masih sirtu, sehingga secara umum jalan menuju lokasi Bono sudah baik.

Pada festival tahun ini, selain diramaikan para peselancar lokal, juga datang 11 peselancar dari mancanegara, antara lain dari Inggris, Kuawit, Singapura, Rusia dan Australia.

Gelombang Bono akan mencapai puncaknya pada hari ini dan besok (11 dan 12/11/2022).

Banyak wisatawan yang bahkan rela tidur di tenda-tenda demi melihat gelombang yang berjuluk seven ghost itu. ***




Hari Pahlawan ke-77, KNPI Inhil Ikuti Upacara dan Lakukan Ziarah serta Tabur Bunga di TMP

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) selalu terlibat di setiap momen kegiatan.

Demikian pula pada Peringatan ke-77 Hari Pahlawan 10 November 2021, DPD KNPI Inhil yang dipimpin oleh Ketua Mahmudin, Spi dan Sekretaris Aditiya Prahara, SE mengikuti upacara Hari Pahlawan ke-77 bersama Pemkab dan Forkopimda Inhil dan melakukan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Parrit 6 Tembilahan bersama para pengurus lainnya.

Dalam kegiatan yang juga tampak dihadiri oleh Wakil Ketua OKK KNPI Inhil, Ahmad Roni serta Syafriansah dan para pengurus lainnya ini ternyata memiliki arti tersendiri bagi Ketua KNPI Inhil, Mahmudin, SPi. Menurutnya, Pahlawan terdahulu sudah berkorban jiwa dan raga untuk dan demi kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Karenanya, nilai nilai pahlawan harus menjadi tauladan, tentang pengorbanan dengan mendahulukan kepentingan masyarakat dari pada kepentingan golongan dan keluarga serta kepentingan pribadi,” kata Mahmudin

Sebagai penghormatan atas jasa Pahlawan, Mahmudin mengajak kaum muda mengisi Kemerdekaan Indonesia dengan melanjutkan perjuangan para Pahlawan lewat profesi dan kiprah di bidang masing-masing

Menghormati jasa pahlwan juga harus dibuktikan dengan menjaga peersatuan dan menghindari adanya perpecahan serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

“Oleh karena itu mendorong agar pemuda inhil lebih peduli dan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan maupun dalam organisasi politik. Pemuda harus memberikan kontribusi yang nyata dlam pembangunan dgn aktif dalam perencanaan pengawasan dan evaluasi pembangunan daerah,” tegasnya.

Sebagai bagian dari objek sekalgius subjek pembangunan, dalam konteks kedaerah, tegas Mahmudin, Pemuda harus memberikan saran kritik yang membangun sekaligus mencari sulusi dengan yang di harapkan masyarakat.

“Pemerintah daerah juga memberikan kepercayaan kepada pemuda untuk aktif dan menerima aspirsi dari pemuda. Apalagi dalam dunia yang serba digital seperti sekarang ini,” pungkasnya. (*)