Karateka Dendy Syahputra Sumbang Emas Untuk Inhil di Porprov Riau di Kuansing

ARB INdonesia, KUANSING – Cabang Olahraga Karate Kabupaten Indragiri Hilir berhasil menyumbangkan emas pada pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke X tahun 2022 di Kabupaten Kuantan Singingi, Selasa 15 November 2022.

Medali emas cabang perorangan putra Cabor Karate ini dipersembahkan oleh Karateka Dendy Syahputra.

Ketua Umum FORKI Kabupaten Indragiri Hilir, Edy Indra Kesuma yang hadir langsung di venue Karate, pendopo kediaman Bupati Kuansing.

“Selamat kepada Dendy Syahputra yang berhasil mendapatkan di Porprov ke X 2022. Saya sangat bangga dengan perjuangannya hingga berhasil mengharumkan nama daerah,” kata Edy Indra Kesuma.

“Alhamdulillah ini adalah emas pertama Cabor Karate. Saya sangat senang dan bangga berhasil mempersembahkan emas di Porprov kali ini,” ungkap Dendy usai pertandingan.

Selain itu, Dendy juga mengungkapkan terima kasih atas dukungan semua pihak.

“Terima kasih kepada para senpai yang sudah melatih saya selama ini, terimakasih juga kepada teman-teman dari Cabor Karate, Kepada ketua umum FORKI Inhil terimakasih sudah sangat loyal kepada kami selama ini,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Cabor Karate cabang perorangan putra medali perak berhasil diperoleh oleh perwakilan Kabupaten Bengkalis sementara medali perunggu diperoleh Kota Pekanbaru. ***




Sasar Para Pelajar, Maxim Tembilahan Bagikan Kode Promo Saldo 100 Ribu Rupiah

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Maxim Tembilahan Kembali menunjukan eksistensinya di Ibukota Bumi Hamparan Kelapa Dunia tersebut, sebagai salah satu penyedia transportasi online. Pada Senin (14/11/2022) melakukan konvoi dari kantor Maxim Tembilahan mengelilingi kota Tembilaham.

Pada kegiatan ini para mitra Maxim membagikan sarana promosi untuk memperkenalkan layanan transportasi Maxim kepada masyarakat setempat.

Senior Manager Custamer Maxim Tembilahan, Dedi Suryandana mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan jasa Maxim untuk membantu mobiltitas masyarakat Tembilahan melalui mitra maxim.

Masyarakat dapat memilih jasa sesuai dengan kebutuhan mereka seperti jasa ojek dan taksi online, Pengantaran barang, kebutuhan sehari – hari.

“Kami telah hadir di Tembilahan sejak bulan lalu, pada kesempatan ini kami ingin masyarakat Temhilahan lebih mengenal jasa kami melalui mitra Maxim. Kami juga membagikan stiker dan balon agar masyarakat lebih dekat dengan Maxim,” ujarnya

Tidak hanya kepada masyarakat umum, lanjut Dedi kembali, Maxim tembilahan secara spesifik menyasar ke para pelajar sekaligus menyampaikan akan pentingnya mematuhi keselamatan saat berkendara dan juga kita memberikan promosi kode promo saldo 100.000 Rupiah kepada para pelajar.

“Kami berharap dengan kegiatan ini para pelajar dapat lebih mengenaldan dekat dengan kami, karena itu yang kami harapkan. Kami beharap Maxim dapat membantu mobilitas perjalan mereka sehari-hari untuk pergi dan pulang sekolah, kalau hari ini di SMPN 1 Tembilahan, berikutnya sekolah-sekolah lain yang ada di Tembilahan juga akan kita sambangi” sambungnya kembali.

Untuk diketahui, Aplikasi Maxim sendiri bisa didapatkan di App Store untuk iOS da play store untuk android. (*)




Siapa Yang Bisa Menjadi Pemimpin?,
Bermental Pemimpin Atau Sekedar Ingin?

Artikel : Cahaya Makbul, M.Psi (Praktisi Psikologi)

ARB INdonesia – Setiap manusia dilahirkan menjadi seorang pemimpin, setiap pemimpin bertanggung jawab atas segala bentuk prilakunya. Menjadi pemimpin tidak hanya sekedar bermodalkan keinginan tetapi harus memiliki mental seorang pemimpin. Fenomena hari ini banyak orang yang berhasrat menjadi pemimpin tapi ketika telah menjadi pemimpin tidak mampu mencerminkan mental pemimpin.

Banyak pemimpin yang “kena mental” jika dikritik oleh anggota atau masyarakat, merasa paling benar dan ingin menang sendiri, merasa paling kuasa tapi tak luasa, merasa paling hebat tapi tak bermartabat.

Pemimpin merupakan figure sentral mempersatukan kelompok atau organisasi, pemimpin harus mampu mengutamakan “KITA” dari pada “AKU” artinya kepentingan kelompok harus diatas kepentingan pribadi, bukan kepentingan pribadi yang didahulukan sebelum kepentingan kelompok atau organisasi.

Setiap kelompok atau organisasi memiliki tujuan bersama yang dapat merangkul seluruh anggota dan tujuan pokok terbentuknya organisasi. Kemampuan pemimpin dalam mempengaruhi anggotanya untuk mencapai kohesivitas merupakan kecapakan yang penting dimiliki oleh seorang pemimpin. Pengambilan
keputusan harus dapat representative dan merangkul seluruh aspirasi anggota sehingga dapat meminimalisir perpecahan dan kesenjagan.

Dalam sebuah kelompok dan organisasi diperlukan regulasi yang biasanya termaktup dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang mengatur roda berjalannya organisasi. Aturan berfungsi mengikat seluruh anggota yang ikut serta didalam perkumpulan.

Orang yang bermentalkan pemimpin harus tahu dan paham segala bentuk aturan dan mampu mengimplementasikannya. Namun fenomena hari ini, jangankan paham tentang aturan, memiliki file AD/ART saja mungkin tidak punya, inilah yang disebut pemimpin yang sekedar ingin.

Individu yang bermental pemimpin harus mampu menjalankan roda organisasi berdasarkan aturan sejak awal proses pemilihan. Proses pemilihan yang cacat secara administrasi dan cacat regulasi akan melahirkan kepengurusan yang tidak kompeten dan stagnan yang biasanya hanya bereuforia diawal kepengurusan tapi tak mampu melewati storming organisasi.

Pada umumnya ketua memiliki kriteria dan syarat tertentu yang harus dipenuhi dalam setiap organisasi dengan cara pemilihan ketua melalui musyawarah untuk mencapai mufakat sesuai tingkatan, di tingkat nasional melalui Musyawawah Nasional (MUNAS), ditingkat wilayah Provinsi melalui Musyawarah Wilayah (MUSWIL), ditingkat Daerah Kabupaten/Kota melalui Musyawarah Daerah (MUSDA) dan di tingkat Kecamatan melalui Musyawarah Kecamatan atau Musyawarah Ranting.

Musyawarah dianggap kourom jika dihadiri 50% plus 1 anggota sehingga keputusan yang diambil dapat mewakili seluruh anggota organisasi baik yang menjadi pengurus
atau anggota biasa dan anggota luar biasa sesuai database ditingkatan daerah.

Jika proses pemilihan ketua dilalui dengan berpedoman dengan AD/ART maka akan melahirkan sosok individu yang bermentalkan pemimpin, tapi jika syarat-syarat dan proses tidak terpenuhi maka akan menciptakan orang yang hanya sekedar ingin menjadi pemimpin.

Misalkan Paguyuban salah satu Suku didaerah tertentu, yang hanya dilakukan pemilihan melalui kumpulan beberapa orang yang dilakukan secara tertutup melalui forum yang tidak resmi, secara regulasi hal ini jelas-jelas melanggar dan tidak dibenarkan dalam paguyuban sehingga kepengurusan ini dapat dikatakan cacat administrasi dan cacat AD/ART sehingga dapat dilakukan peninjauan ulang sesuai regulasi yang berlaku. Perilaku yang mencederai aturan tertinggi organisasi.

Seperti ini tidak bisa dibiarkan dan diamkan karena akan merusak citra organisasi dan menggangu stabilitas sebuah organisasi. Untuk dapat menjawab siapa yang bisa menjadi pemimpin? Sekurang-kurangnya harus mengetahui, memahami dan menjalankan aturan yang berlaku dalam sebuah kelompok atau organisasi.

Selebihnya harus mencerminkan mental seorang pemimpin yang memiliki unsur-unsur pokok dalam kepemimpinan yang dapat mengatur berjalananya organisasi dengan memahami regulasi dan seluruh anggota untuk mencapai tujuan dengan niat yang lurus dan sejalan dengan tujuan organisasi sehingga dapat bertanggung jawab atas segala keputusan dan perubahan yang terjadi.

“Kepemimpinan merupakan salah satu fenomena yang paling mudah diobservasi tetapi menjadi salah satu hal yang sulit dipahami,”.

Penulis: Cahaya Makbul, M.Psi (Praktisi Psikologi)




Bupati Inhil Memimpin Pertemuan Forum Indragiri Hilir Satu Data Merdeka

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir HM Wardan didampingi Sekretaris Daerah H Afrizal memimpin pertemuan forum Indragiri Hilir Satu Data Merdeka (ISTAKA) yang dilaksanakan di aula Bappeda Komp. Kantor Bupati Jl. Akasia no. 01 Tembilahan, Senin (14/11/2022) Malam.

Pertemuan ini sendiri difasilitasi Diskominfo Persantik Inhil bekerja sama dengan BPS Inhil serta diikuti oleh seluruh OPD yang ada di lingkungan Pemkab Inhil.

Istaka sendiri merupakan sebuah portal data yang akan dijadikan sebagai acuan penyelenggaraan perencanaan daerah dan terhubung dengan data provinsi serta data nasional (SDI / Satu Data Indonesia) dan dapat diakses siapa saja.

Mengingat pentingnya data, Sekda Inhil H Afrizal dalam kesempatan ini meminta peran aktif kepada OPD yang ada sebagai produsen data untuk menyediakan data yang dibutuhkan.

Sementara Bupati Inhil H. M. Wardan dalam arahannya meminta keseriusan dan menekankan kepada seluruh OPD yang ada untuk menyediakan data yang dibutuhkan.

“Melalui kesempatan ini saya meminta kepada seluruh kepala OPD untuk menghimpun dan menginventarisasi seluruh data yang ada sesuai standar yang ditetapkan serta kedepan akan terus dilakukan evaluasi sekaligus memberlakukan reward dan punishment,” tegas Bupati.

Dalam moment ini juga dilakukan penandatanganan pernyataan komitmen dari seluruh kepala OPD dengan disaksikan Bupati dan Sekda Kabupaten Inhil. (Adv)




Bupati Inhil H. Muhammad Wardan Pimpin Rakor TPID

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daeeah (TPID) Kabupaten Inhil, Senin (14/11/2022).

Bertempat di Ruang Rapat Kediaman Bupati, Rapat ini dipimpin oleh Bupati H. Muhammad Wardan yang turut dihadiri Kepala OPD terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil.

Rapat ini digelar dalam rangka memonitoring pelaksanaan kegiatan yang telah dilaksanakan disetiap OPD terkait.

Bupati mengingatkan, terhitung lebih kurang 47 hari lagi masa kerja sampai akhir tahun 2022, untuk itu Ia mengharapkan apa yang telah diprogramkan dan dijadwalkan dapat terlaksana dengan baik. (Adv)




Ketua PJI-D Pinta Pemprov Riau Desak Pihak Pelaksana Rekonstruksi Jalan di Inhil Agar Lakukan Percepatan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Ketua Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi (PJI-Demokrasi) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) JB Gian B Marbun meminta Pemerintah Provinsi Riau agar mendesak rekanan kontraktor untuk melakukan percepatan pengerjaan proyek yang bernilai Miliaran Rupiah di Kabupaten Inhil.

Dikatakan JB Gian B Marbu, melihat ada beberapa titik rekonstruksi jalan yang bersumber dari ABPD Provinsi Riau di Kabupaten Inhil yang terkesan loyo progresnya, bahkan terkesan jalan di tempat.

“Maka dari itu kita meminta Pemerintah Provinsi Riau untuk segera memberi peringatan keras agar para kontraktor untuk segera melakukan percepatan dalam proses pekerjaannya,” tutur Ketua PJI-Demokrasi Inhil, Senin (14/11/2022).

Mengingat batas waktu normal pengerjaan proyek itu hanya tersisa satu bulan lebih kata Marbun, Jika hal tersebut terus berlarut berkemungkinan besar beberapa proyek yang saat ini berstatus Lamban pengerjaannya tidak akan selesai tepat waktu, bahkan berpotensi tidak selesai sama sekali.

“Sangat disayangkan jika hal itu sampai terjadi. Artinya anggaran yang sudah di kucurkan oleh Pemprov Riau untuk perbaikan infrastruktur jalan di Inhil supaya bagus harus kembali lagi ke negara jika tidak selesai dikerjakan. Otomatis masyarakat Inhil yang dirugikan akan hal itu,” paparnya.

Maka dari itu, Ketua PJI-Demokrasi Inhil juga meminta kepada Pemprov Riau agar melakukan sidak kelokasi untuk mengetahui langsung progres pengerjaan dari semua titik rekonstruksi jalan yang anggarannya bernilai Milyaran Rupiah dalam satu kegiatannya.

“Pemprov Riau harus segera melakukan pencegahan dini agar pembangunan jalan di Inhil yang berpotensi tidak selesai dikerjakan tersebut bisa terselesaikan tepat waktu,” tutup Marbun. (Arbain/Tim)