Hadiri HUT ke-73 Satpol PP di Pekanbaru, Wabub Inhil Apresiasi Atas Penghargaan Satpol Inhil
ARB INdonesia, PEKANBARU – Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Syamsuddin Uti mengikuti upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-73 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan HUT Ke-61 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Tingkat Provinsi Riau TH 2023, Selasa (14/3/2023) di halaman Kantor Gubernur Riau.
Kehadiran orang nomor 2 di Inhil itu pada HUT Satpol-pp dan Satlinmas tingkat Provinsi Riau TH 2023 turut didampingi Kepala dan Sekretaris Satpol-PP Inhil.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Apel yang dipimpin Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) H Edy Afrizal Natar Nasution, S.IP di awali dengan pemeriksaan pasukan yang didampingi Kasat Pol-PP Provinsi Riau dan turut dihadiri seluruh Bupati/Walikota serta Kasat Pol-PP Kabupaten Kota Se-Provinsi Riau.
Wagubri dalam amanatnya mengharapkan kepada Bupati dan Walikota se-Provinsi Riau untuk melibatkan Satpol PP dan Satlinmas dalam implementasi kebijakan di daerah masing-masing dalam memperkuat profesionalitas dan integritas dengan mempertahankan sikap humanis agar memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan para pelaku usaha untuk beraktivitas.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Riau menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Kasat Pol-PP Inhil atas kinerja Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat dalam Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum dan Penegakan PERDA/PERKADA serta Perlindungan Masyarakat di Provinsi Riau.
Usai melaksanakan Apel, Wabup Inhil H.Syamsuddin Uti yang didampingi Kasatpol PP Inhil beserta jajaran menyanyikan lagu yel-yel Satpol PP serta melakukan foto bersama.
Disela itu,H Syamsuddin Uti menyampaikan kebahagiaan dan ucapan terimakasih kepada Satpol PP Inhil yang berhasil meraih penghargaan.
“Penghargaan ini sangat kita apresiasi, karena penghargaan yang di raih Satpol PP Inhil ini memberikan kesan yang sangat berarti dan membanggakan,” ucapnya Wakil Bupati yang akrab disapa Abah SU.
Lanjutnya, hal ini sekaligus menandai dan menjadi bukti pengabdian jajaran Satpol PP Inhil yang tangguh dan punya tanggung jawab yang selama ini sudah dilakukan.
“Kedepannya kita mengharapkan kepada para anggota Satpol PP dalam melaksanakan tugasnya untuk mempertahankan semangat yang telah di bangun sejauh ini, dan jika bisa lebih ditingkatkan lagi,” tutup SU.
Editor : Arbain
Turun Ke Masyarakat, Kasat Samapta Polres Inhil Berikan Himbauan Larangan Karhutla
ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kasat Samapta Polres Inhil-Polda Riau, AKP Kornel Sirait, S.H melaksanakan giat himbauan Maklumat Polda Riau tentang larangan pembakaran hutan dan lahan dalam mencegah terjadinya Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Himbauan langsung yang disampaikan Kapolres Inhil AKBP Norhayat SIK, melalui Kasat Samapta Polres Inhil AKP Kornel Sirait, S.H kali ini tertuju kepada warga yang tengah membuka lahan dengan cara menebas atau mengimas ilalang di Jalan Perintis, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Inhil.
Disela kegiatan tersebut AKP Kornel Sirait, S.H, menyampaikan selain untuk memberikan himbauan tentang larangan pembakaran hutan dan lahan dalam mencegah terjadinya Karhutla, giat ini juga dimanfaatkan untuk lebih mendekatkan diri dengan warga dalam merawat situasi yang Kamtibmas dan kondusif.
“Bagi warga yang membuka lahan, terlebih lagi saat memasuki musim kemarau sangat penting untuk kita memberikan himbauan tentang Karhutla guna mengingatkan warga agar bersama-sama mencegah supaya tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya,
Lanjutnya, himbauan tersebut juga diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat agar paham mengenai aturan tentang Karhutla dan akibat yang ditimbulkan apabila terjadi karhutla serta sangsi hukuman pidana maupun sangsi denda apabila membakar hutan dan lahan.
“Dalam giat ini kita juga memberikan sosialisasi kepada warga apa bila melihat ada sumber api segera dipadamkan dan memberikan informasi kepada petugas Karhutla atau kepolisian terdekat,” tutup Kasat Samapta Polres Inhil AKP Kornel Sirait, S.H . (Arbain)
Perampok di Inhil Tewas Dihantam Timah Panas, Begini Kronologisnya
ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepolisian Resor Kabupaten Indragiri Hilir (Polres Inhil) jajaran Polda Riau berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Inhil.
Peristiwa perampokan itu terjadi pada hari Minggu 15 Januari 2023 lalu sekitar pukul 01:00 WIB, di rumah seorang warga yang berinisial A (40) di Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Kapolres Inhil, AKBP Norhayat SIK yang didampingi Kasat Reskrim, AKP Amru Abdullah SIK MSi dan Kasi Humas, AKP Liber Nainggolan dalam Pres Rilis menyampaikan bahwa pelaku perampokan tersebut seluruhnya berjumlah 5 orang, diantaranya menggunakan senjata api (senpi) rakitan dan senjata tajam (sajam) jenis badik saat melancarkan aksinya.
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan terhadap tindak pidana pencurian dengan kekerasan ini, berhasil diamankan 2 orang pelaku yang berinisial A (48) dan AW (24) tanpa perlawanan pada Minggu (22/1/2023) di Desa Sungai Intan.
Dalam pengembangan lebih lanjut, tim yang terdiri dari Sat Reskrim Polres Inhil kembali mengamankan seorang pelaku inisial AK (57) tanpa perlawanan di SPBU parit 8 Tembilahan Hulu, pada Jum’at (10/3/2023) malam
“Saat diintrogasi, AK memberitahukan keberadaan pelaku lainnya yang saat itu tengah berada di sebuah rumah di Jalan H Muji Tembilahan Hulu,” ungkap AKBP Norhayat SIK dalam Konferensi Pres diruang Rekonfu Polres Inhil, Sabtu (11/3/2023).
Lanjut kata Kapolres Inhil, mendapat informasi tersebut tim langsung menuju ke lokasi untuk melakukan penggrebekan terhadap pelaku lainnya yang berinisial H (46).
Saat hendak dilakukan penggrebekan, ternyata didalam rumah (TKP) tersebut terdapat 2 orang yang saat itu belum diketahui identitasnya.
“Petugas di lapangan saat itu memberitahukan kepada mereka, bahwa kami adalah dari kepolisian untuk melakukan tindakan terhadap mereka. Kedua pelaku tersebut bukannya menyerahkan diri malah mencoba untuk melarikan diri melalui jendela rumah,” ungkapnya.
Saat pelaku hendak kabur kata Kapolres Inhil, petugas mencoba melakukan tembakan peringatan. Akan tetapi salah satu dari pelaku yang berinisial B (53) bukannya berhenti, akan tetapi membalas menembakkan senjata api ke arah petugas.
“Karena membahayakan nyawa petugas dan masyarakat sekitar, petugas dilapangkan pun melakukan tindakan tegas dan terukur, termasuk kepada satu pelaku lainnya berinisial H (46) yang saat itu menggenggam sebilah badik dan berlari kearah petugas untuk melakukan perlawanan,” ungkap Kapolres Inhil.
Akibat dari perlawanan tersebut, dua orang yang merupakan saudara kandung itu meninggal ditempat akibat hantaman timah panas yang ditembakkan oleh petugas.
Lebih lanjut AKBP Norhayat SIK menegaskan bahwa tindakan tegas dan terukur tepaksa dilakukan oleh petugas dilapangan, karena kedua pelaku curas melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata api rakitan dan senjata tajam jenis badik.
“Kedua pelaku terpaksa dilumpuhkan karena melawan aparat dengan menggunakan senpi dan sajam saat hendak dilakukan penangkapan,” tuturnya.
“Kedua pelaku yang meninggal dibawa ke rumah sakit RSUD Tembilahan. Sementara para pelaku yang ditangkap di bawa ke Mapolres Inhil untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya bersama barang bukti 1 pucuk senjata api rakitan dan sebilah badik,” ungkap Kapolres Inhil.
Kronologis Terjadinya Perampokan di Desa Sungai Intan
Kapolres Inhil, AKBP Norhayat SIK dalam konferensi pers juga menyampaikan bawah peristiwa pencurian dengan kekerasan itu terjadi pada 15 Januari 2023 sekitar pukul 01:00 WIB.
Lima orang pelaku inisial AR (48), AW (24), H (46), AK (57) dan B (53) merampok sebuah rumah di Desa Sungai Intan.
“Awalnya korban tengah tidur bersama keluarga, lalu terbangun setelah mendengar bunyi jendela yang dicongkel dari luar,” imbuhnya.
Kapolres Inhil menceritakan, korban sempat membuka pintu rumah untuk memastikan keadaan, namun karena mendengar suara orang dari luar korban kembali menutup dan mengunci pintu.
Pelaku langsung mendobrak pintu hingga patah sambil meletuskan senjata api, lalu senpi itu diarahkan ke korban seraya berkata “kamu mau mati?. Mendengar ancaman tersebut lantas membuat korban mundur.
Setelah pintu terbuka, sebanyak 3 orang menggunakan masker langsung mengikat tangan korban. Mereka minta ditunjukkan harta korban.
“Saat itu korban menjawab ‘tidak ada lagi barang tu sudah dijual’. Mendengar hal itu para pelaku memukul kepala korban dengan tangan dan kaki,” jelas Kapolres Inhil.
Mendapat pukulan bertubi-tubi, korban akhirnya menunjukkan tempat dimana hartanya disimpan.
“Barang yang berhasil dirampok para pelaku yakni cincin 2 mayam, anting anting milik istri korban, 2 handphone, sejumlah uang dan kipas perahu. Total kerugian yang dialami korban sebesar kurang lebih Rp.12,1 juta,” ” ungkap Kapolres Inhil, AKBP Norhayat SIK.
“Pelaku dikenai pasal 365 KUHPidana tindak pencurian dengan Kekerasan dan terancam pidana 12 tahun penjara,” tambah Kapolres Inhil mengakhiri.
Terpisah, dari keterangan warga setempat yang mengetahui terjadinya peristiwa pengrebekan yang menewaskan dua orang saudara kandung tersebut saat di jumpai awak media ARB INdonesia mengakui tidak mengenal terhadap dua pelaku yang tewas tersebut. Sebab mereka jarang terlihat layaknya masyarakat pada umumnya.
Bahkan menurut sumber ARB INdonesia tersebut, rumah yang menjadi TKP penggrebekan tersebut diketahuinya telah lama kosong atau tidak berpenghuni.
Tak hanya itu, warga tersebut juga mengakui mendengar suara tembakan lebih dari 10 kali saat terjadinya penggrebekan terhadap dua pelaku curas.
“Dari dalam rumah, saat mendengar suara tembakan pertama,sontak saya ingin melihat sumber suara dari pintu depan rumah. ketika di depan pintu suara tembakan kembali terdengar. Karena takut, saya langsung mengunci pintu karena mengira ada perampokan. Seluruhnya 10 kali lebih saya mendengar suara tembakan,” ungkap sumber ARB Indonesia, Sabtu (11/3/2023).
Tak hanya itu, sambil mengamati melalui jendela di dalam rumahnya, warga yang enggan di sebutkan namanya tersebut juga mengatakan melihat salah satu palaku sebelum di bawa ke mobil ambulan setelah berhasil di lumpuhkan oleh petugas.
“Satu orang yang saya lihat, waktu itu di botong ke penggir jalan. Posisinya waktu itu duduk disini (menujukan posisi), saya melihat masih hidup saat itu,” ungkap warga kepada ARB INdonesia.
Penulis: Arbain
Lowker Untuk Perwat Poliklinik di RS 3M Plus Tembilahan, Masukan Lamaran Anda Sekarang
ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Rumah Sakit 3M Plus Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali membuka lowongan pekerjaan.
Kali ini, Rumah Sakit Swasta yang berakreditasi Paripurna ini membuka kesempatan bagi anda yang memiliki kompetensi di bidang Asisten Apoteker.
Berminat untuk bekerja di RS 3M Plus Tembilahan yang telah berakreditasi Paripurna untuk menempati posisi PERAWAT POLIKLINIK, segera antar persyaratan anda sekarang.
Untuk kualifikasi persyaratan, dapat di lihat pada Infografis dibawah ini :
Lowker Untuk Perwat Poliklinik di RS 3M Plus Tembilahan
Mau Jadi Asisten Apoteker di RS 3M Plus Tembilahan, Segera Antar Lamaran Kerja Disini
ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Rumah Sakit 3M Plus Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali membuka lowongan pekerjaan.
Kali ini, Rumah Sakit Swasta yang berakreditasi Paripurna ini membuka kesempatan bagi anda yang memiliki kompetensi di bidang Asisten Apoteker.
Berminat untuk bekerja di RS 3M Plus Tembilahan yang telah berakreditasi Paripurna untuk menempati posisi ASISTEN APOTEKER, segera antar persyaratan anda.
Untuk kualifikasi persyaratan, dapat di lihat pada Infografis dibawah ini :
Persyaratan Lowongan Asisten Apoteker di RS 3M Plus Tembilahan
Bupati Inhil Instruksikan Kadisdik Segera Input Data Guru yang Belum ke DAPODIK
ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Drs HM Wardan MP perintahkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil untuk memasukkan data guru-guru jenjang PAUD, SD dan SMP yang memenuhi syarat ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Kepedulian HM Wardan terhadap dunia pendidikan terutama guru-guru ini sudah tidak perlu diragukan lagi. Untuk itu ia (HM Wardan, red) memanggil langsung Kadisdik Inhil Dr Muhammad Irwan agar menggesa data-data guru yang telah memenuhi syarat untuk dimasukkan ke Dapodik, dikawal jangan ada juga yang belum masuk dan harus tidak ada biaya.
“Saya panggil Kadisdik, untuk segera memasukkan data guru-guru yang telah memenuhi syarat ke dalam Dapodik. Mulai dari PAUD, SMP dan SMA, dan kegiatan ini tidak dibebankan biaya sepeser pun” ujar Wardan.
Bupati Inhil juga menegaskan, apabila ada pungutan atau biaya terhadap guru yang memasukkan data ke Dapodik segera lapor ke Kadisdik atau langsung ke saya (Bupati Inhil, red).
“Jika ada pihak yang meminta atau pun melakukan pemungutan biaya, bisa langsung melaporkan kepada Kadis Pendidikan atau kepada saya langsung” tegas Bupati.
Ditempat terpisah Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Dr. Irwan membenarkan ada sejumlah guru yang belum masuk data Dapodik untuk yang mengajar di Sekolah Negeri dan Swasta di Kab. Inhil sebanyak 713 orang yang terdiri dari laki-laki 230 orang dan perempuan 483 orang.
“Kami akan segera registasi dan input data guru yang belum masuk Dapodik, kemungkinan jumlah ini bisa saja bertambah atau berkurang, karena ada beberapa sekolah yang tidak update laporannya” ungkap Kadisdik Kabupaten Inhil.
Untuk diketahui, syarat dan ketentuan serta jadwal akan diumumkan oleh Dinas Pendidikan sesegera mungkin. (adv)