Biadab! Ayah Tiri Setubuhi Anak Bawah Umur Puluhan Kali

ARB INdonesia, INDRAGIRI HULU – Seperti tidak pernah habisnya, kasus cabul dan persetubuhan terhadap anak bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Kali ini, seorang ayah tiri tega berbuat tak senonoh pada anak tirinya hingga puluhan kali.

Perbuatan bejat itu dilakukan oleh SR (41) warga salah satu kelurahan di Kecamatan Seberida Kabupaten Inhu Provinsi Riau pada anak tirinya. Sebut saja Melati (13) yang telah dilakukan secara berulang hingga puluhan kali sejak tahun 2022 silam.

Kapolres Inhu, AKBP Dody Wirawijaya, S.I.K melalui PS Kasubsi Penmas Polres Inhu, Aipda Misran, diruang kerjanya, Rabu, 29 Maret 2023 siang, membenarkan pengungkapan kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap anak bawah umur di wilayah Kecamatan Seberida.

Dijelaskan Misran, Kamis, 23 Maret 2023 lalu, sekitar pukul 15.00 WIB, korban dan ibunya TS (32) sedang menonton televisi, ketika itu, ada berita tentang kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap anak bawah umur.

Tiba-tiba korban mengatakan pada ibunya jika dia juga pernah disuruh lepaskan pakaian dan diperlakukan tak senonoh oleh ayah tirinya. Tentu saja ibu korban terkejut dan merasa tak percaya dengan apa yang disampaikan korban, bahkan ibunya sempat bertanya lagi pada korban dengan raut wajah serius, untuk memastikan apakah korban berbohong atau tidak.

Selama ini korban tidak bercerita karena takut diancam oleh pelaku, setiap kali setelah melampiaskan nafsu bejat, pelaku selalu mengancam membunuh korban jika memberitahu siapapun semua yang telah diperbuat oleh pelaku.

Setelah mendengar pengakuan korban, dengan perasaan tak menentu ibu korban melaporkan kejadian yang dialami anaknya ke Polres Inhu. Setelah menerima laporan orang tua korban, Kasat Reskrim Polres Inhu, AKP Agung Rama Setiawan, S.I.K, M.Si mengintruksikan tim PPA Satreskrim Polres Inhu turun kelapangan.

Namun, ketika itu, pelaku tidak berada dirumahnya karena sedang bekerja di Pangkalan Kerinci, Pelalawan. Namun, Selasa 29 Maret 2023, pukul 17.00 WIB, tim mendapat informasi jika pelaku akan kembali kerumahnya di salah satu kelurahan di Kecamatan Seberida.

Kemudian, sekitar pukul 22.00 WIB, pelaku berhasil diamankan dirumahnya. Pelaku mengakui semua perbuatannya, pertama kali dilakukan ketika mereka masih berdomisili di Sumatera Selatan, sekitar Agustus 2022 lalu, masih terus berlanjut hingga mereka pindah ke Kabupaten Inhu.

“Menurut pengakuan korban, perbuatan itu telah dilakukan sebanyak 10 kali, setiap ada kesempatan, terutama ketika keadaan rumah mereka sepi atau saat ibu korban tak dirumah,” tambah Misran sembari menyebutkan jika saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Inhu. (MDD)




Parah! Oknum PNS di Kantor Camat Pelangiran Hajar Anak Warga yang Masih Dibawah Umur

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Peristiwa kekerasan terhadap anak dibawah umur kembali lagi terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau.

Kali ini peristiwa yang menciderai fisik serta mental seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah Madrasah Aliah Negeri (MAN) itu terjadi di Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil pada Sabtu (25/2/2023) lalu.

Mirisnya lagi, pelaku merupakan seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintahan Kecamatan Pelangiran. Sedangkan korbannya merupakan anak dari MH (45) warga Kelurahan Pelangiran, Kecamatan Pelangiran.

Akibat kekerasan yang dilakukan oleh pelaku yang berinisial ZI (43) kepada korbannya, membuat MYS (16) mengalami cidra pada bagian tulang rusuk, dan sempat di rujuk dan mendapat perawatan beberapa hari di rumah sakit 3M Plus Tembilahan.

Camat Pelangiran, Hardinata saat di Konfirmasi ARB INdonesia membenarkan bahwa pelaku yang berinisial Z tersebut merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintahan Kecamatan Pelangiran.

“Benar, pelaku sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) di Kantor Camat Pelangiran. Antara pelaku dan korban merupakan warga Kelurahan Pelanggaran dan saling bertetangga,” ungkap Camat Pelangiran, Rabu (29/3/2023).

“Pemerintah Kecamatan telah memberikan laporan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil terkait hal tersebut,” tambahnya.

Sementara itu dari beberapa sumber terpercaya yang di himpun awak media ARB INdonesia, bahwa kejadian itu bermula saat korban dan anak pelaku beserta teman lainnya secara bersamaan hendak berangkat ke masjid untuk melaksanakan sholat magrib berjamaah.

Didalam perjalan itu, ada seekor kumbang yang melekat di baju anak pelaku. Mengetahui hal itu, lantas korban mencoba untuk melepaskan hewan tersebut, hingga jilbab yang digunakan anak pelaku terlepas saat korban berupaya mengambil kumbang yang melekat.

Atas kejadian itu, anak pelaku yang masih dalam usia kanak-kanak (TK) tersebut lantas menangis dan pulang kerumah.

“Yang meletak kumbang ke anak pelaku masih simpang siur. Dari pihak korban mengatakan bahwa MYS menolong, sementara dari pihak pelaku mengatakan bahwa korban yang mengganggu anaknya,” ungkap beberapa sumber yang senada saat awak media mencari informasi secara terpisah.

Lebih lanjut, usai melaksanakan sholat magrib, korban telah dihadang oleh pelaku di depan masjid. Saat itulah terjadinya tindakkan kekerasan yang dilakukan oleh oknum pegawai tersebut kepada korbannya.

Kala itu, Korban belum menyampaikan kepada kedua orang tua atas peristiwa yang menimpanya. Namun keesokan harinya, saat MYS berada disekolah ia terlihat lemas dan pada akhirnya korban di izinkan pihak sekolah untuk pulang lebih awal karena mengeluh sakit.

Sesampainya di rumah, korban baru bercerita kepada keluarga atas kekerasan yang menimpa dirinya. Mengetahui hal itu, pihak keluarga langsung membawa MYS ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pengobatan dan hingga pada akhirnya korban harus dilarikan ke salah satu rumah sakit di Kota Tembilahan untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.

Karena berlatar belakang keluarga yang tidak mampu, biaya pengobatan korban selama
mendapat perawatan di rumah sakit merupakan hasil iuran warga setempat yang merasa simpati atas peristiwa yang menimpa MHY.

“Sebenarnya sudah ada upaya jalur kekeluargaan yang ditempuh, namun dari pihak pelaku kala itu sepertinya tidak memiliki etikat baik untuk bertanggung jawab dalam pembiayaan pengobatan terhadap korban hingga ia sembuh,” ungkap sumber ARB INdonesia.

Dalam rentan waktu beberapa hari setelah pulang dari rumah sakit, akhirnya pihak keluarga mendapatkan hasil ronsen MYS.

Berbekal hasil pemeriksaan itu, pihak keluarga segera membuat laporan pertama ke pihak kepolisian Polsek Pelangiran pada Rabu (8/3/2023), dan kembali membuat laporan kedua pada Minggu (12/3/2023) lalu.

Akibat dari perbuatan oknum pegawai tersebut, akhirnya pelaku di amankan oleh pihak kepolisian dan telah mendekam di tahanan Polres Inhil sejak beberapa hari yang lalu.

Untuk diketahui, kondisi korban MYS (16) secara fisik saat ini dikabarkan telah membaik dan telah aktif bersekolah.

Hingga berita ini disiarkan, awak media menunggu keterangan resmi yang di keluarkan oleh pihak kepolisian Polres Inhil terkait kasus kekerasan yang menyeret oknum pegawai tersebut.
Penulis : Arbain




Jhon LBF Jalin Kemitraan dengan Garuda Cyber Indonesia

ARB INdonesia, PEKANBARU – Jhon LBF yang saat ini tengah menjadi perbincangan di media massa dan media sosial, sosok yang memiliki sejumlah perusahaan bonafid serta viral di media sosial. Diantaranya membantu Tiko seorang anak yang merawat ibunnya ODGJ.

Dalam sebuah kunjungannya ke Pekanbaru, Jhon LBF yang memiliki nama asli Henry Kurniadi ini melalui hive five akan menjalin kemitraan dengan Garuda Cyber Indonesia. Hife five adalah perusahaan milik Jhon LBF yang bergerak di bidang sewa kantor virtual, laporan keuangan dan pajak hingga branding perusahaan.

Sementara itu, Garuda Cyber Indonesia merupakan perusahaan software developer dengan beberapa aplikasi unggulan.

Jalinan kemitraan ini dilaksanakan di Kantor Garuda Cyber Indonesia di Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru. Hadir dalam pertemuan yang terjadi akhir pekan lalu itu, Jhon LBF bersama istri, CEO Garuda Cyber Indonesia, Bantuan Aan, serta sejumlah divisi manajemen di PT Garuda Cyber Indonesia.

Disela-sela pertemuan ini, Jhon mengatakan Garuda Cyber Indonesia adalah soft problem bagi pelaku-pelaku usaha yang ada di Kota Pekanbaru.

“Saya merekomendasikan Garuda Cyber buat pengusaha-pengusaha yang ada di Pekanbaru. Mungkin juga buat pengusaha di luar Riau, mengingat jaringan dari Garuda Cyber sendiri telah ada di seluruh Indonesia. Garuda Cyber ini adalah solusi digital yang membantu perusahan di dalam memenej smart company,” ujar Jhon LBF.

CEO Garuda Cyber Indonesia, Bantuan Aan mengatakan pertemuan dengan Jhon LBF ini cukup membantu Garuda Cyber Indonesia. “Garuda Cyber punya solusi buat pengusaha yang ingin usahanya suistanable dan scale up. Dan kita akan berkolaborasi dengan Jhon LBF, nanti akan kita tindak lanjuti di Jakarta,” kata Aan demikian panggilan singkat CEO Garuda Cyber Indonesia ini. 

Melihat perjuangan Jhon LBF ini cukup menarik, pada tahun 2016 masih menjadi pengangguan. Memutuskan merantau dari Semarang ke Jakarta. Di Jakarta, Jhon LBF memulai karirnya dengan memelihara dan merawat burung kenari, kemudian burung tersebut dimanfaatkan oleh Jhon untuk diikutkan ke berbagai lomba dan hadiah yang didapat, digunakan untuk kebutuhan hidup sehari – hari.

Tiga tahun kemudian, yaitu pada tahun 2019 Jhon diterima bekerja di perusahaan Marketplace dan di tahun tersebut pun ia memutuskan untuk menikah.

Namun nasib berkata lain, karena adanya pandemi Covid-19 di tahun 2020, John terpaksa harus di PHK dari tempat kerjanya.

Dari kejadian ini, akhirnya John LBF pun tetap berjuang karena harus menanggung kehidupan keluarga dan istri nya yang waktu itu sedang hamil.

Kemudian, ia bersama temannya membuka perusahaan yang kini dikenal dengan nama Hive Five.

John  LBF membangun perusahaan Hive FIve dari nol, ia merangkak di hampir semua jabatan, mulai dari marketing, manager bisnis, developer dan membuka jaringan partnership. (*)




News! Kapolres Inhil Tertangkap Kamera Saat Berada Disini, ini yang Dilakukannya

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kapolres Inhil AKBP Norhayat SIK beserta anggotanya tertangkap kamera saat berada di sebuah tempat di Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan Kota.

Entah apa yang melatarbelakanginya hingga orang nomor 1 di jajaran kepolisian Polres Inhil itu berniat untuk melakukan satu kegiatan sosial yang begitu bermanfaat di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Sontak saja, dari kegiatan berbagi paket sembako kepada para pekerja dan pemulung yang ada disana membuatnya tak luput dari tangkapan kamera pewarta.

IMG-20230328-WA0038

Kapolres Inhil AKBP Norhayat SIK usai menyerahkan bantuan menyampaikan bahwa penyaluran bantuan sosial tersebut merupakan salah satu upaya Poles Inhil dalam memaknai bulan Suci Ramadhan, Selasa (28/3/2023).

“Pagi hari ini Polres Inhil melakukan kegiatan bakti sosial kepada saudara-saudara kita yang bekerja sebagai buruh dan pemulung di TPA, sebagai upaya meningkatkan rasa kepedulian dan memaknai arti dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan” ujar AKBP Norhayat.

Ia berharap bantuan sembako disalurkan dapat bermanfaat bagi penerima dalam menjalani ibadah puasa Ramadhan.

“Besar harapan kami agar kegiatan baksos ini bermanfaat bagi yang bersangkutan, bisa memberikan semangat dan motivasi dalam mencari rezekinya dan juga memperhatikan kondisi kesehatan mereka karena bekerja di lingkungan kerja diantara tumpukan sampah-sampah,” pungkasnya.

IMG-20230328-WA0039

Sementara itu, pemulung yang bekerja di TPA mengaku gembira atas perhatian Kapolres Inhil AKBP Norhayat beserta jajaran berbagi sembako kepada para pemulung di TPA Sungai Beringin.

“Kami sempat heran ada apa banyak polisi datang ke TPA kesini, kami kira ada yang mau ditangkap atau ada kejadian, namun ternyata pak Kapolres Inhil berbagi sembako,” ujar Sia, salah satu Pemulung.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Polres Inhil dan mendoakan pak kapolres dan jajaran sehat dan sukses selalu.

“Kami ucapkan terimakasih kepada polisi Inhil semoga dibalas oleh Allah SWT. Semoga bapak-bapak polisi sehat dan sukses selalu,” katanya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kabag Ops Polres Inhil, Kompol Rizki Hidayat, Kasat Intelkam AKP Iswandi, Kasat Samapta AKP Kornel Sirait, Kasihumas AKP Liber Nainggolan, Kasat Reskrim AKP. Amru Abdullah, Kasat Binmas AKP Nasri Suardi, Kasat Tahti Iptu Syahril, Kasat Polairud Iptu Ridwan dan Kapolsek Tembilahan Ipda Danu Hidayat. *

Editor: Arbain




Jelang Berbuka Puasa, Mahasiswa yang Tergabung Dalam IMKM Berbagi Takjil

ARB INdonesia, DURI -Jelang berbuka Puasa Ramadhan, Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Kecamatan Mandau (IMKM) Riau melaksanakan kegiatan sosial berbagi takjil kepada pengguna jalan di sekitar lampu merah Jalan Desa Harapan, Kecamatan Mandau.

Dikatakan ketua IMKM, Koko Audy bahwa bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah, bulan dimana semua orang berlomba-lomba dalam kebaikan dan menambang pahala bekali-kali lipat.

“Saling mengulurkan tangan serta melihat sekeliling kita untuk berbagi cinta kasih dan nikmatnya bulan Suci Ramadhan,” tuturnya.

Selain itu, Koko juga mengajak semua Ikatan Mahasiswa Kecamatan Mandau yang merupakan keluarga besar IMKM untuk ikut Andil membersamai dalam kegiatan berbagi takjil gratis bersama IMKM.

“Mari kita meriahkan ramadhan kali ini dan menjadikan kesempatan kali ini untuk mempererat silaturahmi dan tidak menjadikan tempat sebagai alasan terputusnya tali silaturahmi kita,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Koko Audy mengucapkan terimakasih banyak atas support dari teman – teman Mahasiswa Mandau serta anggota pengurus dan kepada senior serta alumni
yang sampai saat ini membersamai IMKM dalam berbagi takjil gratis.

“Semoga ini menjadikan ladang pahala buat kita semua dan mengajak orang berlomba lomba dalam arah kebaikan,” tutup Ketua IMKM. (Arb)




Antisipasi Gangguan Kamtibmas Saat Sahur, Polres Inhil Siaga di 9 Titik Lokasi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dalam mengantisipasi terjadinya gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang rawan terjadi saat Sahur, aparat kepolisian Polres Inhil-Polda Riau melaksanakan giat Grebek Sahur Blue Light Patroli, Selasa (28/3/2023) dini hari.

Pada giat Grebek Sahur Gabungan Blue Light Patroli yang dilaksanakan oleh kuat personil Satsamapta dan Satlantas Polres Inhil tersebut, sedikitnya 9 lokasi yang menjadi titik siaga
terjadinya gangguan Kamtimbas.

Diantaranya, Jalan Gajah Mada, Hang Tuah, Jenderal Sudirman, Veteran, K.H. Dewantara, Prof. Moh. Yamin, Soebrantas,Telaga Biru dan Kalan M. Boya Tembilahan.

Kapolres Inhil AKBP Norhayat SIK, melalui Kasat Samapta Polres Inhil AKP Kornel Sirait, S.H menyampaikan pelaksanaan giat Gerebek Sahur Gabungan Blue Light Personil Samapta dan Sat Lantas dimulai dari pukul 03:30 WIB.

“Dengan tujuan dalam rangka Tertib Ramadhan Lancang Kuning 2023 dan Pemeliharaan Harkamtibmas di seputaran Kota Tembilahan,” tuturnya.

Dilaksanakan giat ini kata AKP Sirait, bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya tawuran, balap liar, dan gangguan kamtibmas lain yang rawan terjadi saat waktu sahur.

“Dengan adanya giat Grebek Sahur ini yang manjadi harapan kita bersama tentunya dapat tercipta situasi Kamtibmas yang kondusif bagi segenap lapisan masyarakat di Wilkum Polres Inhil, khususnya diseputaran Kota Tembilahan,” imbuhnya.

“Tidak hanya itu, ini juga merupakan wujud hadirnya sosok Polri berseragam ditengah-tengah masyarakat tanpa mengenal waktu,” tutup Kasat Samapta Polres Inhil AKP Kornel Sirait, S.H. (Arbain)