Kapolres Inhil: Seluruh Korban SB Evelyn Calisca 01 Telah Ditemukan dan Dievakuasi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kapolres Inhil AKBP Norhayat SIK menyatakan seluruh korban kecelakaan Speedboat (SB) Evelyn Calisca 01 telah ditemukan dan dievakuasi.

Korban terakhir ditemukan hari ini, Sabtu (29/4) saat Tim melanjutkan pencarian korban speedboat Evelyn Calisca 01 di Perairan Desa Air Tawar Kecamatan Kateman.

“Hari ini korban terakhir telah ditemukan 1 mil dari TKP dalam keadaan meninggal dunia. Dengan ditemukannya korban ini maka pencarian ditutup,” kata Kapolres Inhil AKBP Norhayat.

Total jumlah penumpang sebanyak 83 orang dengan rincian :

  1. Korban meninggal dunia 12 orang
  2. Korban selamat 69 orang
  3. Korban selamat susulan 2 orang

Adapun rincian kepulangan korban Selamat sebagai berikut:

Kepulangan Tanggal 27 April 2023
Tujuan Batam

  1. Agung (ABK Kapal)

Tujuan Tembilahan

  1. Kamsiah

Dipulangkan pada tanggal 28 April 2023
Tujuan Batam

  1. Anof
  2. Fitriana

Tujuan Tembilahan

  1. Dahlia Sari
  2. Tresita Melani
  3. Reynanda Tambunan
  4. Rahmadina Nur Hidayati
  5. Hasifa Nur Andini
  6. Rena Nur Hazira Farzana Tambunan
  7. Yogi
  8. Ria
  9. Rida
  10. Abdul
  11. Sayudin
  12. Khairulsah
  13. M.bintang
  14. Herman (ABK)
  15. Agus (ABK)
  16. Saparudin ( ABK )
  17. Bambang ( KKM )

Dipulangkan pada tanggal 29 April 2023
Tujuan Batam

  1. Zulkfli
  2. Putra
  3. Eni Riatin
  4. Ika Suriati
  5. Nabila Siska
  6. M. Dika Isnanda
  7. Tia Amelda
  8. Safrudin
  9. Desri Juanda
  10. Sri Marliyah
  11. Nia Sari
  12. Hadi Saputra
  13. Zaiyin Malik
  14. Zaid Umar Aldri
  15. Zinedin Khalef Aldri
  16. Megawati
  17. Sukirmawati
  18. Yudha Pratiwa
  19. Kamisah
  20. Revan Nurdiansyah

Tujuan Tembilahan

  1. Acok (Tersangka)
  2. Sahran (Tersangka)
  3. Hernila Rustika
  4. Mohd Firmansyah
  5. Hendri Saputra
  6. Andi Ridho Azmi
  7. Suci Estetika Sari
  8. Sultan
  9. Elviawati

Tujuan Tanjung Pinang

  1. A. Rifai
  2. Rahayu Ningsih
  3. Kartika Ayu Dewi
  4. Eri Kiswanto
  5. Uwais
  6. Selvi
  7. Rumaisah
  8. Sarkawi
  9. Khalid
  10. Rahma Adinda
  11. Rezki Arianto
  12. Taufik
  13. Sambril
  14. Khairulhuda
  15. Makmur
  16. Arpan
  17. Saidah
  18. Fitra
  19. Nuriah
  20. M.gifary Rafasya
  21. Roni

Korban Meninggal Dunia:

  1. Andrean (30), Tanjung Pinang
  2. Roni Juliansyah (38), Inhil
  3. Ahmad Bahri (28), Inhil
  4. Isayah Nursabila (1), Inhil
  5. Khalifa Rezechta (10), Inhil
  6. Mikha Septia Nur Sabila (7), Inhil
  7. Desi (45), Inhil
  8. Dini (35), Inhil
  9. Chezya Rasya (20), Inhil
  10. Zalianafa (18), Inhil
  11. Nadia (19), Inhil
  12. Karmel Zalma Alaya (17), Inhil.



Bupati Inhil Kunjungi Bayi yang Selamat Dari Insiden SB Evelyn Calisca 01

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – H Muhammad Wardan kunjungi seorang bayi yang selamat dari kecelakaan maut Speed Boat (SB) Evelyn Calisca 01.

Bayi tersebut merupakan pasangan suami-istri dari almarhum Ahmad Bahri dan Rahmadini Nurhidayati yang meninggal saat terjadinya insiden laka laut.

Kunjungan orang nomor satu di Indragiri Hilir Provinsi Riau itu sebagai bentuk belasungkawa dan wujud perhatian pemerintah terhadap orang tua bayi tersebut yang merupakan pengurus DPD Partai Golkar.

Kedatangan Wardan menjenguk anak almarhum itu didampingi istri ketua Tim Penggerak PKK Inhil, Hj Zulaikhah, serta didampingi kepala PT Jasa Raharja Cabang Riau M Iqbal Hasanuddin, Kepala BKAD dan kepala Dinas Perhubungan Inhil, Sabtu (29/4/2023).

“Selaku pimpinan daerah, tentunya turut berduka atas meninggalnya almarhum bersama istri dan korban lainnya,” kata Wardan, Bupati Inhil sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Karya (Golkar) Inhil.

Wardan pada kesempatan tersebut juga menyerahkan uang santunan yang berasal dari iuran anggota partai Golkar Inhil untuk almarhum Ahmad Bahri yang juga merupakan salah satu kader terbaik di lingkungan Partai Golkar Inhil.

Bupati mendoakan semoga Allah SWT memberikan tempat yang terbaik disisinya, di surga. Dan kepada keluarga yang ditinggalkan selalu diberi kekuatan dan ketabahan menerima musibah ujian dari yang maha kuasa.

“Semoga keluarga korban sabar menghadapi ujian ini,” ucapnya.

Diberitakan sebelum, speedboat Evelyn Calisca 01 dari Tembilahan tujuan Tanjung Pinang alami laka laut diperairan Air Tawar Kecamatan Kateman yang terjadi pada Kamis 27 April 2023, sekira pukul 13.00 WIB siang.

Dari peristiwa itu, pasangan suami istri Ahmad Bahri dan Rahmadini Nurhidayati merupakan 2 orang dari daftar 12 orang korban meninggal dunia pada kecelakaan penumpang Speedboat Evelyn Calisca 01 itu. (Adv)




Pelaku Curanmor di Tembilahan Tertangkap, Penadahnya Dalam Pengejaran

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR -Dua orang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di Jalan H Sidik Lorong H Ahmad Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan pada Minggu (26/3/2023) lalu berhasil ditangkap Tim Resmob Polres Inhil.

Kedua pelaku berinisial H (30) dan S (28) yang merupakan warga Tembilahan berhasil diamankan pihak kepolisian pada Kamis (27/4) malam.

Kapolres Inhil AKBP Norhayat melalui Kasat Reskrim AKP Amru Abdullah menyampaikan bahwa keduanya melarikan sebuah sepeda motor jenis matic dari halaman rumah korban (Rio 38) ke arah kebun masyarakat di Jalan Tanjung Harapan.

Disanalah para pelaku membuka semua kap body motor tersebut lalu membuangnya ke semak-semak.

“Korban saat itu usai melaksanakan sholat subuh, lalu memarkirkan sepeda motornya di halaman rumah. Pagi hari sepeda motor tersebut sudah raib, dimana sebelumnya dalam keadaan terkunci stang,” kata Kasat Reskrim AKP Amru Abdullah, Jum’at (28/4/2023) melalui siaran pers.

Mengetahui motornya sudah tidak adalagi, lantas korban bersama keluarganya mencari keberadaan motor tersebut di sekitar rumah, namun tidak ditemukan.

“Korban membuat laporan resmi kepada kami (Kepolisian) untuk pengusutan lebih lanjut,” tutur AKP Amru.

Berdasarkan hasil penyelidikan lanjut Kasat Reskrim, pada Kamis (27/4) pelaku H berhasil diamankan di Kelapa Gading Jalan Soebrantas.

“Ia mengaku setelah 3 hari menyembunyikan sepeda motor tersebut, bersama dengan S lalu menjualnya ke daerah Bagan Jaya Kecamatan Enok,” ungkapnya.

Tim Resmob Polres Inhil kemudian melakukan pencarian terhadap barang bukti sepeda motor milik korban, dan ditemukan di Desa Bagan Jaya.

“Unit yang kita amankan dari orangtuanya (penadah). Yang bersangkutan tidak berada ditempat pada saat kita mengamankan unit (motor) tersebut,” ungkap AKP Amru kepada Arbindonesia.com melalui pesan WhatsApp, Sabtu (29/4/2023).

“Yang bersangkutan sedang kita lakukan pengejaran,” tambah Kasat Reskrim Polres Inhil.

Untuk diketahui, terhadap kedua pelaku telah ditahan pihak kepolisian Polres Inhil untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Ia dikenai pasal 363 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara maksimal 9 tahun penjara. (ARBAIN)




Pasca Kejadian Kecelakaan SB Evelyn Calisca 01 di Inhil, 6 Orang Diamankan

ARB INdonesia, PEKANBARU- Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal mengungkap jika ada 6 orang yang diamankan pasca kejadian kecelakaan kapal SB Evelyn Calisca 01 di perairan Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Speed Boat nahas itu mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan dari Tembilahan menuju Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (27/4/2023).

Irjen Iqbal menuturkan, saat ini jajarannya masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mencari tahu penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan 11 orang penumpang tersebut.

Ia memastikan, akan menindak tegas jika ditemukan ada indikasi perbuatan melawan hukum.

“Saya sudah perintahkan Dirpolairud dan juga Kapolres untuk melakukan penyelidikan,” kata Irjen Iqbal, Jumat (28/4/2023).

Ia membeberkan, 6 orang yang diamankan, sementara ini dinilai sebagai orang yang bertanggungjawab atas kecelakaan yang terjadi.

6 orang itu terdiri dari 1 kapten kapal, 4 orang Anak Buah Kapal (ABK) dan 1 orang penanggungjawab pelayaran.

Mereka masing-masing berinisial A, selaku orang yang bertanggungjawab terhadap pelayaran kapal.

Lalu SH sebagai kapten kapal, serta 4 orang ABK berinisial BP, H, A, dan SP.

“Ada 6 yang diamankan di Polres Inhil. Mereka akan dibawa ke Polda untuk didalami secara spesifik pengangkutan kapal tersebut, apakah ada aturan yang dilanggar,” ungkap mantan Kapolda NTB tersebut.

Irjen Iqbal memastikan akan menindak tegas apabila terbukti ada kelalaian atau bahkan pelanggaran aturan saat perjalanan Kapal SB Evevlyn Calisca 01 dari Inhil ke Kepri dilakukan.

“Prinsipnya, apabila ada bukti perbuatan melawan hukum, penyalahgunaan aturan di dalam kecelakaan ini saya minta untuk diproses hukum tegas. Saya juga meminta perkara ini ditangani langsung di Polda,” tegasnya.

Irjen Iqbal bersama Danrem 031 Wira Bima Brigjen TNI Dany Rakca Andalasawan, pada hari ini bertolak dari Pekanbaru menuju Inhil dengan helikopter.

Jenderal polisi bintang dua itu mengunjungi RSUD Raja Musa untuk membesuk korban kecelakaan kapal.

Selain itu, Kapolda Riau juga menuju Wisma Amelia sebagai Posko Musibah kecelakaan kapal.

Dalam kesempatan ini Kapolda Riau dan rombongan secara simbolis memberikan bantuan kepada korban.

Irjen Iqbal turut meninjau Pelabuhan Syahbandar sebagai pelabuhan posko pencarian korban yang diduga masih belum ditemukan.

Jebolan Akpol 1991 itu pun menyempatkan diri melihat kondisi kapal SB Evelyn Calischa 01 yang mengalami kecelakaan.

“Saya dan Pak Danrem 031/WB beserta jajaran ikut berbelasungkawa kepada korban terlebih yang meninggal dunia. Kami beserta jajaran mendoakan semoga korban husnul khotimah dan kepada yang masih dirawat kami doakan bisa cepat sehat,” tutur Kapolda.

Kedatangannya dipaparkan Irjen Iqbal, juga untuk meyakinkan kinerja personelnya dan stakeholder yang lainnya agar maksimal untuk melakukan upaya-upaya dalam penanganan pasca kejadian.

Kapolda Riau juga menyempatkan untuk berdialog langsung kepada para korban yang masih dirawat.

“Ini menjadi pelajaran buat kita bahwa keselamatan yang utama. Tim akan melakukan proses penyidikan apabila ada unsur perbuatan yang melanggar hukum atau unsur kelalaian dengan sengaja kami akan proses,” ujarnya.

“Ada beberapa awak kapal yang sudah kita amankan. Saat ini kami akan melakukan pemeriksaan yang lebih dalam untuk melakukan proses yang lebih lanjut,” tambah Irjen Iqbal.

Sumber: TribunPekanbaru.com
https://pekanbaru.tribunnews.com/2023/04/28/6-orang-diamankan-pasca-kejadian-kecelakaan-speedboad-evelyn-calisca-01-di-inhil-berikut-rinciannya




Pemkab Inhil Dirikan Posko Penanganan Korban SB Evelyn Calisca 1

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dalam rangka memberikan bantuan kemanusian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) mendirikan posko penanganan korban SB Evelyn Calisca 1.

Posko ini nantinya akan memberikan pelayanan kepada masyarakat dan keluarga yang menjadi korban kecelakaan. Termasuk dalam menerima laporan kehilangan bagi keluarga korban.

“Kita berharap masyarakat yang dalam kesusahan ini mendapatkan bantuan,”tegas Bupati Inhil HM Wardan, Kamis malam (27/4).

Artinya posko tersebut akan memfasilitasi masyarakat untuk mengadukan persoalan yang berkaitan dengan kecelakaan laut. Sebab, sampai saat ini masih terjadi kesiapan siuran data.

Posko akan buka 24 jam selama 7 hari kedepan. Oleh karena itu masyarakat yang merasa keluarganya menjadi penumpang kapal bisa mendatangi posko untuk keperluan pendataan. (Adv)




Pastikan Evakuasi dan Penanganan Korban Laka Laut Berjalan Lancar, Bupati Inhil Turun Langsung Kelokasi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Inhil H.M.Wardan setelah memerintahkan OPD terkait untuk bergerak cepat terhadap penanganan insiden laka laut yang menimpa Speedboat Evelyn Calisca rute Inhil – Tanjung Pinang di perairan Desa Air Tawar Kecamatan Kateman, pagi ini Jumat (28/04/2023), Bupati H.M.Wardan bersama Ketua PMI Kab.Inhil Hj.Zulaikhah Wardan bergerak turun langsung ke lokasi menyambangi korban.

Mengingat hal ini merupakan musibah besar yang banyak memakan korban jiwa maka tentunya ” pagi ini saya bersama Asisten II Setda Kab.Inhil, Ketua PMI Kab.Inhil, Kadis Perhubungan, Kadis BPBD bertolak langsung ke lokasi guna melihat evakuasi korban kecelakaan , ujar Bupati

Bupati menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menimpa para penumpang SB Evelin Calisca 01

″ tentunya saya bersama jajaran akan berusaha semaksimal mungkin guna menemukan korban yang belum ditemukan dan memprioritaskan pelayanan Kepada korban yang selamat,” pungkasnya. (Adv)