Aliansi GEMPAR Minta DPRD Inhil Fasilitasi Audiensi Perihal Industri Pengolahan Sagu

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sejumlah Mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi GEMPAR mengajukan permintaan kepada pihak DPRD Kabupaten Indragiri Hilir untuk memfasilitasi audiensi dengan sejumlah Satker terkait perihal aktifitas industri pengolahan sagu.

Surat permintaan audiensi bernomor 03/GEMPAR/IX/2023 tertanggal 14 September 2023 tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum HMI Cabang Tembilahan Ahmad Fauzi, Presiden Mahasiswa UNISI Tembilahan Ahmad Alfian Hadi, dan Ketua DPM UNISI Tembilahan Abdul Rahman Sayuti.

Kepada awak media, Fauzi, Alfian dan Rahman mengatakan bahwa dua agenda yang menjadi topik penting dalam audiensi tersebut adalah pembahasan mengenai persoalan dampak limbah sagu dan mencari solusi masalah izin usaha pabrik pengolahan pati palma tersebut.

Kenapa persoalan izin usaha dinilai sangat penting? Menurut mereka, izin usaha merupakan sarana perlindungan hukum. Dengannya, setiap usaha akan mendapat jaminan kepastian perlindungan hukum dari gangguan yang menyebabkan ketidaknyamanan dalam berusaha.

“Keberadaan pengusaha insdustri sagu tentu berdampak baik untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat, sebab itu perhatian pemerintah sangat diperlukan salah satunya dengan memberikan jaminan kenyamanan berusaha,” sebut mereka, Jumat (15/9/2023).

Lanjutnya, hal penting lainnya selain kepastian adanya izin usaha, aktifitas pengolahan pati palma tersebut juga sangat diharuskan untuk mematuhi ketentuan peraturan yang ada. Dengan mematuhi peraturan, usaha yang mereka jalankan jangan sampai menggangu kenyaman masyarakat termasuk memberikan dampak buruk terhadap lingkungan.

“Selama ini kami juga banyak memndapat keluhan dari masyarakat terkait aktifitas pembuangan sisa limbah pengolahan sagu yang diduga tidak mematuhi ketentuan tersebut, akibatnya berdampak buruk terhadap lingkungan,”

“Tentu juga harus ada ketegasan untuk persoalan ini. Bagi usaha yang tidak mematuhi tentu harus diberi sanksi tegas agar mereka mau mematuhinya,”

“Hal ini yang menjadi point yang kami nilai mendesak untuk dicarikan solusi agar “suara-suara sumbang” terkait aktifitas industri sagu ini kedepannya tidak lagi terdengar dan nantinya akan memberikan dampak positif, baik terhadap pengusaha, masyarakat maupun lingkungan,” akhirinya. ***




Bupati Inhil Ajak Masyarakat Ikuti Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis dari Baznas Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM. Wardan menghimbau masyarakat inhil untuk mengikuti bakti sosial operasi katarak gratis yang dilaksanakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indragiri Hilir yang bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan.

Kegiatan yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2018 ini sangat diapresiasi Bupati Inhil HM Wardan. Ia katakan kegiatan ini dapat memembantu para penderita katarak di Kab. Inhil yang tidak mampu untuk berobat.

“Saya mendukung dan mensupport penuh kegiatan ini, ini merupakan upaya pendayagunaan dana Baznas kepada para mustahik. Untuk itu kepada penderita katarak yang ada di Inhil, segera daftarkan diri untuk ikuti bakti sosial operasi katarak ini” ungkap Wardan.

Pelaksanaan bakti sosial ini dalam rangka meningkatkan optimalisasi penyaluran pendayagunaan zakat. Dengan sasaran yang dituju adalah mustahik yang tidak mampu dan tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan.

“Bakti sosial operasi katarak ini gratis, yang artinya pembiayaan dari sisi medis dibayarkan atau ditanggung jawab oleh Baznas Inhil. Masyarakat hanya memikirkan biaya pensukungnya seperti transportasi ke rumah sakit, menginap jika dibutuhkan dan lain-lain yang diluar medis, itu menjadi tanggung jawab pasien” ungkap Yunus Hasbi, Ketua Baznas Inhil.

Dengan pelaksanaan bakti sosial ini, Yunus meminta dukungan kepada semua pihak agar kegiatan ini dapat terselenggara dengan sukses dan lancar.

“Mohon do’a nya, agar kegiatan bakti sosial ini berjalan dengan sukses dan lancar. Mari kita saling mendoakan, baik itu kepada pembayar zakat maupun penerima zakat. Semoga ini dapat memberikan manfaat yang baik kepada semua pihak yang terlibat, terutama kepada mustahik yang menerima” tutur Yunus.

Diakui dr Saut Pakpahan, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dari 1000 orang target yang ingin dicapai dalam operasi ini sudah 50 orang lebih yang mendaftarkan diri. Ia ungkapkan ada beberapa syarat bagi pasien jika ingin ikuti bakti sosial ini.

“Syarat pertama adalah orang yang tidak mampu, selanjutnya yang mempunyai Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), tidak memiliki BPJS Kesehatan dan tidak ada batasan usia. Jika pasien tergolong tidak mampu dan memiliki BPJS Kesehatan, silahkan daftarkan saja, nanti kami dari pihak Rumah Sakit yang akan menyaring” ungkap dr Saut.

“Pendaftaran dapat dilakukan di Puskesmas daerah masing-masing atau langsung ke RUSD Puri Husada Tembilahan, yang selanjutnya akan dilakukan screening oleh Rumah Sakit, nantinya pihak Rumah Sakitlah yang akan menentukan pasien mana yang akan dilakukan operasi,tentunya sesuai hasil screening” tambah Saut.

Pembayaran zakat melalui Baznas ini diharapkan agar dapat lebih ditingkatkan sehingga pemanfaatan zakat kepada para mustahik dapat lebih luas. Hal ini disampaikan Jamaluddin, Wakil Ketua II Riau Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat Baznas Provinsi Riau, saat melakukan monitoring dan evaluasi di Kab. Inhil.

“Dengan semakin banyaknya orang membayar zakat melalui Baznas maka kedepan pelaksanaan pendayagunaan dana Baznas kepada mustahik akan semakin meluas dan lebih banyak mustahik yang mendapatkan manfaatnya” ungkap Jamal.

Untuk diketahui pendaftaran bakti sosial operasi katarak masih dibuka sampai tanggal 28 September 2023 dan pelaksanaan operasi dijadwalkan pada tanggal 29-30 September 2023. Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi 0852-6428-6966 (Yeni) dan 0821-7042-5593 (Desi). (adv)




Mudah, Ini Syarat Untuk Buka Bidan Praktek Mandiri di Dinas Penanaman Modal dan PTSP Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bidan Praktek Mandiri ( BPM ) merupakan bentuk pelayanan kesehatan di bidang kesehatan dasar yang diberikan oleh bidan kepada pasien sesuai dengan kewenangan dan kemampuannya yang ditujukan khusus bagi perempuan.

Saat ini untuk bisa membuka Praktek Bidan Mandiri, seorang bidan yang memiliki pendidikan akademik maupun vokasi wajib mengambil pendidikan profesi. Karena bila tidak, bidan hanya diperbolehkan praktik di fasilitas kesehatan bukan secara mandiri.

Berikut persyaratan yang bisa kami lengkapi dalam pengurusan Surat Izin Praktik Bidan Mandiri (SIPB Mandiri) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

A. Persyaratan administrasi (2 rangkap)
1.Permohonan bermaterai

  1. Fotocopy E-KTP
  2. Pasfoto warna 4×6 cm 3 lembar
  3. Fotocopy Ijazah yang dilegalisir
  4. Fotocopy Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku oleh Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) Provinsi
  5. Rekomendasi dari organisasi profesi IBI, sesuai dengan tempat praktek
  6. Surat keterangan sehat dari dokter yang telah mempunyai izin praktek
  7. Rekomendasi dari kepala unit pelayanan teknis (UPT) Puskesmas setempat
  8. Melampirkan fotocopy SIPB pertama untuk permohonan SIPB kedua
  9. Surat pernyataan memiliki tempat praktek bermaterai
  10. Surat pernyataan kesanggupan melayani inisiasi menyusui dini dan asi eksekutif bermaterai
  11. Surat penyataan sanggup tunduk dan patuh terhadap ketentuan perundangan-undangan yang berlaku dan sanggup dikenakan saksi bematerai
  12. Surat pernyataan jam praktek mandiri (bagi bidan desa) bermaterai
  13. Surat dari pimpinan faskes yang menyatakan tidak keberatan tenaga bidan untuk praktik mandiri
  14. Bukti lunas pajak bumi dan bangunan (PBB)
    Perpanjangan : Poin 4 dan 5 melampirkan fotocopy dan SIPB lama
    B. Persyaratan teknis : Rekomendasi tim teknis
    C. Waktu penyelesaian 5 hari kerja setelah persyaratan dinyatakan lengkap dan benar.(adv)



Berkunjung ke Inhil, M Tonas Gelar Silaturahmi Bersama Simpatisan dan Masyarakat

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) DPR RI Dapil Riau 2, Muhammad Tonas mengunjungi Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk bersilaturahmi bersama para kader dan Simpatisan PAN serta masyarakat.

Pertemuan tersebut dilaksanakan di rumah pemenangan Muhammad Tonas di jalan Gunung Daek Tembilahan,kamis(14/9/2023).

Kedatangan putra Riau tersebut selain melakukan silaturahmi juga menyampaikan maksud untuk maju pada Pemilu Legislatif DPR RI yang akan dilaksanakan pada Februari mendatang.

“Saya lahir dan dibesarkan di provinsi Riau. Insya Allah saya masih cukup familiar,maka saya bertekad untuk terus maju sebagai calon anggota DPR RI dapil Riau 2,”ujarnya.

Beberapa program juga disampaikan Muhammad Tonas nantinya,seperti memajukan provinsi Riau dimasa mendatang dengan menjadikan Selat Malaka sebagai gerbang akses pintu masuk.

“Inhil memiliki wilayah yang cukup luas sehingga harus dimekarkan. Selain itu Inhil harus memiliki pelabuhan skala nasional karena Riau ke depan ialah Riau yang memiliki pintu gerbang di Selat Malaka,”ujar Tonas.

Untuk mewujudkan itu,berharap dukungan semua pihak,kader PAN dan simpatisan serta masyarakat Inhil agar dapat memilihnya pada pemilu legislatif mendatang untuk mewakili Riau di DPR RI melalui Partai PAN.

“Insya Allah saya telah siap untuk bersama sama memajukan daerah kita,untuk itu saya berharap seluruh simpatisan agar bergerak,” pungkas Tonas. (***)




Bupati Inhil Dukung Hadirnya Rumah Singgah Baznas

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H.Muhammad Wardan mendukung Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Inhil dalam penyediaan rumah singgah bagi pasien rawat jalan dan keluarganya.

Rumah Singgah Baznas yang terletak di Jalan Pangeran Hidayat gg. Harapan Baru, sebuah lokasi jalur pelabuhan dan akses yang dekat dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil mendukung penuh upaya Baznas Inhil ini, Muhammad Wardan menilai kehadiran rumah singgah dapat meringankan beban masyarakat.

“Alhamdulillah Baznas Inhil telah menyediakan Rumah Singgah yang lokasinya strategis karena dekat pelabuhan dan dekat dengan rumah sakit. Hal ini sangat bermanfaat sekali bagi warga inhil yang tidak berdomisili di tembilahan dan tentunya bagi keluarga kurang mampu dan Pemkab. Inhil tentu juga akan memberi dukungan kepada Baznas melalui program-program sosialnya”, tutur Bupati.

Ketua Baznas Inhil Yunus Hasby menyampaikan, Rumah Singgah Baznas dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat.

“Kita tahu banyak masyarakat daerah yang datang jauh-jauh ke Tembilahan untuk berobat, mereka harus memikirkan biaya transportasi dan biaya pengobatan. Nah dengan adanya rumah singgah ini pasien dan keluarga tidak perlu lagi memikirkan biaya penginapan dan karena lokasinya di depan RSUD, ” jelas Yunus.

Kehadiran Rumah Singgah Baznas juga mendapat apresiasi dari Baznas Provinsi Riau yang dijumpai awak media saat melakukan monitoring dan evaluasi di Inhil pada Kamis 14 September 2023.

“Saya mengapresiasi program yang dilakukan Baznas Inhil, agar program seperti ini dapat terus berjalan tidak terlepas dukungan dari Pembayar Zakat. Jika kewajiban membayar zakat terlaksana dengan optimal maka akan semakin banyak masyarakat yang mendapat bantuan,” kata Jamaluddin selaku Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat Baznas Provinsi Riau.

Apresiasi atas kinerja Baznas juga diungkapkan Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr. Saut Pakpahan.

“Rumah Singgah ini memang sangat diperlukan masyarakat, karena selama ini saya jumpai banyak keluarga pasien yang tidur di koridor rumah sakit karena tidak ada biaya untuk penginapan dan mereka tidak punya keluarga di Tembilahan”, ungkap dr. Saut.

Berdasarkan informasi dari Baznas, peresmian Rumah Singgah diagendakan pada akhir bulan september 2023 nanti.(adv)




Perkumpulan Mastali Madu Melakukan Penanaman Mangrov,Kwatir Abrasi Pantai Semakin Jauh.

 ARBindonsia.com.Dumai-Masyarakat bermukim disekitaran pesisir pantai di kawasan Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai merasakan satu keprihatinan. Rasa prihatin berpunca dari terjadinya Abrasi di pesisir-pesisir pantai yang letaknya tidak jauh dari pemukiman mereka selama ini.

Semakin hari Abrasi terjadi semakin parah dan sangat menghawatirkan, sehingga beberapa warga berniat membuat suatu perkumpulan. Adapun tujuannya bagaimana secara bersama-sama dalam satu visi dan misi minimal ada upaya awal dalam mengatasi Abrasi yang kerap dan  terus terjadi.

Perkumpulan yang diberi nama Mastali Madu yaitu singkatan dari Masyarakat Tangguh Peduli Mangrove Kota Dumai. Pada Rabu (13/09/2023) dimulai sekira Pukul 13:00 WIB melaksanakan giat peduli Lingkungan dengan menanam Mangrove.

Melakukan penanaman bibit-bibit Mangrove dilaksanakan di areal pantai dari Jalan Raja Ali Haji, Gang Saddam, Simpang Cempedak Kelurahan Purnama, Kota Dumai. Pada giat penanaman tersebut tertanam sekitar 600 bibit Mangrove yang ditanam pada Zona 1 (Api-Api).  

Pada rilisan dikirim kepada awak media, giat penanaman Mangrove pada Zona 1 selain dilakukan oleh masyarakat dari Perkumpulan Mastali Madu juga bersinergi dengan Politeknik Kelautan dan Perikanan Kota Dumai, serta dari DPC LSM Bidik Tipikor Kota Dumai.

Ketua Mastali Madu, Zuriya dan lshak selaku Sekretaris mempunyai harapan agar kegiatan ini rutin dilakukan pada masa mendatang dan dengan tujuan pemulihan kawasan pantai sekitar domisili mereka.

“Berjalan kontiniu dan berkelanjutan, jadi kita mulai dari skala kecil dan akan terus diupayakan lebih besar lagi giatnya, bahwa hutan Mangrove sebagai sumber Karbon penopang hidup keanekaragaman biodata Laut dan tumbuhan lain”. tulisnya pada rilis yang dikirim ke awak media.

“Ucapan terima kasih tiada terhingga kepada Politeknik Kelautan dan Perikanan Bapak Arkam, Bapak Junaidi dan Bapak Andra atas kerjasama dan partisipasinya serta rekan-rekan dari Ormas Bidik Tipikor Kota Dumai yang telah mensupport dengan sangat luar biasa, semoga kedepan semakin banyak pohon Mangrove bisa ditanam, dan pada kegiatan ini hanya sekitar 600 batang saja karena keterbatasan bibit”. rilisnya.  

Pada rilisan yang sama  Mansur selaku Ketua DPC Bidik Tipikor Kota Dumai mengapresiasi apa yang dilakukan Perkumpulan Mastali Madu, dan berharap kedepannya kegiatan tersebut mendapat dukungan semua pihak.

“Pemerintah Daerah dan perusahaan-perusahaan yang banyak beraktivitas dan bercokol di pinggiran pantai sepanjang perairan Kota Dumai 
diharap mendukung apa yang telah diawali oleh Perkumpulan Mastasi Madu, karena demi kepentingan Lingkungan dan kelanjutan kehidupan Biodata Laut serta Habitat agar tetap lestari”. sebut sosok sangat peduli Lingkungan tersebut.

Lanjutnya “Selain terus berupaya melakukan giat peduli Lingkungan dalam rangka menjaga kawasan pesisir pantai agar tidak tercemar dari aktivitas perusahaan dan keanekaragaman kehidupan pantai terus terjaga kita rutin mengawasi, sebagai rasa tanggungjawab kita sebagai warga tempatnya dalam menjaga Lingkungan”. tutupnya.(***)