Porda VII Tembilahan, Empat Cabor Digelar Lebih Awal

www.detikriau.wordpress.com (PEKANBARU) – Tidak tersedianya Venus pertandingan empat cabang Olahraga seperti, Karate, Taekwondo, Pencak Silat, dan Sepak Takraw membuat panitia Pekan Olahraga Daerah (Porda) VII, Tembilahan terpaksa memajukan empat Cabor untuk dilaksanakan sebelum pembukaan, 15 Oktober 2011.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Riau Sudarto kepada Wartawan, baru-baru ini di Sekretariat KONI Riau.
“Karena Venus di Tembilahan kurang, dan satu venus itu dipakai dua cabor yang dipertandingkan maka untuk menghemat waktu dan tidak terjadi bentrokan waktu, panitia mengambil keputusan untuk mendahulukan empat cabor dilaksanakan lebih awal, dan saya sudah menghubungi Ketua Panitia pertandingan, Muctar,” jelas Sudarto.
dikatakannya bahwa panitia sudah menetapkan empat cabor tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 10 September, empat cabor ini memiliki nomor pertandingan yang lebih banyak dari cabor lainnya.
“Memang ada beberapa Kabupten yang keberatan empat cabor ini di dahulukan, yah mau bagaimana lagi venusnya tidak ada, tidak mungkin satu venus digunakan untuk dua cabor dan ini biasa dilakukan di setiap iven dan tidak ada masalah,” jelasnya.
Dengan telah ditetapkannya empat cabor dipertandingkan lebih awal diminta kepada seluruh Kabupaten Kota untuk sesegera mungkin mempersiapkan Entri by name atletnya agar nantinya panitia tidak kesulitan dalam menyusun jadwal pertandingan dan jumlah atlet yang akanbertanding.
Jumlah cabor yang akan dipertandingkan di Porda VII Tembilahan berjumlah 15 Cabor diantaranya, Atletik, Basket, Voli, Bulutangkis, Catur, Tarung Drajat, Karate, Kempo, Silat, Sepakbola, Sepak Takraw, Tenis Meja, Tenis Lapangan, dan Tinju.
Di jelaskan Sudarto walaupun empat cabor ini didahulukan, pembukaan tetap dilaksanakn sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan yakni tanggal 15 Oktober dan dibuka pada malam hari, begitu juga dengan penutupan tetap tanggal 23 Oktober dan juga dilaksanakan dimalam hari.
“Pembukaan dan pentutupan tetap dilaksanakan sesuai jadwal, namun kami dari KONI Riau tetap meminta surat resmi dari panitia Tembilahan untuk mengirimkan surat resminya agar nantinya dapat diketahui oleh seluruh peserta di kabupaten Kota,” ulasnya.(situs PON Riau/drc)




6 Kabupaten/kota Terancam Gagal Ikuti Porda VII Riau

www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN)– Sedikitnya 6 Kabupaten/kota di Provinsi Riau terancam gagal mengikuti helat Pekan Olah Raga Daerah (Porda) VII Provinsi Riau yang akan dibuka penyelenggaraannya 15 Oktober mendatang. Pasalnya, keenam Kabupaten/kota belum menyerahkan data entry by number kontingen masing masing.

Panitia Entry Data peserta Porda Riau VII di Sekretariat Porda Tembilahan, Said Adnan saat dikonfirmasi wartwan dikantornya, menyebutkan, dari 12 Kabupaten/kota di Riau yang bakal menjadi peserta Porda, baru enam daerah yang sudah melakukan entry by number dan dipastikan sebagai peserta Porda. Keenam kabupaten/kota itu diantaranya Pekanbaru, Bengkalis, Siak, Dumai, Pelalawan dan Indragiri Hilir.

Sedangkan 6 kabupaten/kota lainnya, yakni Indragiri Hulu, Kampar, Kuansing, Rohil dan Rohul serta Meranti sebagai Kabupaten baru, belum melengkapi data kontingen mereka. “Rohul baru menyerahkan data kontingen untuk cabang Atletik, selebihnya belum ada,” ungkap Said Adnan menyesalkan.

Said menyebutkan, seluruh Kabupaten/kota di Riau sebenarnya sudah melakukan pendaftaran sebagai peserta Porda, hanya saja 6 Kabupaten belum menyerahkan data data administrasi secara lengkap, seperti nama nama atlit dan Kartu Keluarga (KK) asli. Jika hingga batas waktu 10 September 2011 nanti data tidak dilengkapi, dipastikan daerah tersebut tidak bisa ikut Porda.

“Kita berikan deadline sampai tanggal 10 September 2011 bagi kabupaten/kota yang belum menyerahkan syarat administrasi untuk melengkapi, kalau tidak panitia tidak lagi menerima permintaan dari daerah bersangkutan, karena kita sudah berikan toleransi, harusnya bulan Puasa lalu semua berkas sudah lengkap,” papar Said Adnan.

Alas an lain diberikannya dealine itu ialah, diatas tanggal 10 September, tim verifikasi keabsahan atlit sudah mulai bekerja untuk menetapkan daftar atlit peserta Porda Riau VII tahun 2011, yang upacaranya akan dilakukan di Pekanbaru. Bahkan, belum lengkapnya entru by number atlit Porda, juga membuat panitia belum bisa menentukan jumlah akomodasi/konsumsi.

Secara umum diakui Said, bahwa jumlah kontingen Porda berjumlah sekitar 3.750 orang, namun angka ini belum dapat dijadikan patokan karena bisa saja terjadi penambahan maupun pengurangan atlit dari setiap kontingen Porda. Apalagi jumlah tersebut belum termasuk undangan Muspida yang akan menghadiri malam pembukaan Porda di Lapangan Beringin Tembilahan.

Informasi lain yang diterima Riau Pos dari secretariat Porda di Tembilahan memastikan bahwa sejumlah pertandingan sudah dimulai sebelum malam pembukaan Porda, diantaranya utuk Cabang Sepak Takraw, Pencak Silat, Karate, dan Taekwondo. Sedangkan cabang lain mulai bertanding usai pembukaan Porda.

Selain itu semua Seksi seksi dikepanitiaan Porda saat ini sudah mulai mengerjakan kegiatan inti sesuai bidang masing masing. Untuk mematangkan persiapan Porda, Rabu (7/9) hari ini, seksi akomodasi/konsumsi kembali akan menggelar rapat pematangan di sekretariat Porda, komplek kantor Bupati Inhil.(RP)




200 Hektar Lahan Masyarakat di Kempas Terbakar

www.detikriau.wordpress.com (Tembilahan) – Sekitar 200an Hektar lahan perkebunan masyarakat di Teluk Bagus Desa Bayas Jaya Kecamatan Kempas ludes terbakar. Kejadian ini disinyalir menjadi salah satu penyebab tebalnya kabut asap beberapa hari belakangan ini khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Inhu. Sayangnya, meski sudah dilaporkan oleh pihak Kecamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil sama sekali belum mengambil tindakan.
“Lahan yang terbakar ini berada dekat dengan lokasi PT. ASI sehingga kita juga telah memeintakan bantuan dengan pihak perusahaan tersebut. Disamping perusahaan, kita juga telah memberitahukan hal ini ke Dinas Kehutan dan Badan Lingkungan Hidup.” Jelas Camat Kempas, Sugianto saat dihubungi wartawan, selasa (6/9/2011)
Bahkan menurut Camat, Tim dari pihak Kecamatan, Perusahaan, Dinas KEhutanan dan BLH sudah berupaya memadamkan Api sejak senin kemaren. Namun diakuinya mereka mterkendala masalah keterbatasan peralatan.
“Kita perkirakan sudah lebih 200 hektar lahan yang terbakar, itu lahan masyarakat dan kita sudah melakukan berbagai upaya namun belum mampu membendung penyebaran api karena peralatan yang kita miliki hanya mesin Robin dan kondisi air sungai sedang surut. padahal kondisi lahan dalam keadaan kering ditambah lagi kencanganya hembusan angin sehingga api menyebar dengan cepat” Sebut Mantan Camat Tanah Merah ini.
Ketika ditanya tentang peran serta tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, Camat mengaku sudah melaporkan kejadian itu, namun sejauh ini belum ada reaksi.
Camat juga mengaku sudah melaporkan kondisi dilapangan kepada Sekda Inhil, H. Alimuddin RM agar dapat diambil langkah strategis oleh Pemda Inhil.
Sementara itu Kepala BLH Inhil, H. Teuku Edy Efrizal mengatakan, selama bulan September di Inhil terpantau sebanyak 22 titik api. Sedangkan pada Selasa (6/9), hanya terpantau 1 titik api di Kuala Lemang dan daerah Bayas yang sedang terjadi kebakaran. Pihaknya mengajak masyarakat untuk waspada dan ikut membantu jika dilingkungan masing masing terjadi kebakaran hutan dan lahan, terutama perusahaan.

Menurut keterangan seorang warga Kempas, kebakaran lahan itu terjadi tiba tiba dan saat ini sulit dipadamkan. Pihaknya berharap ada upaya nyata dari Pemerintah dan instansi terkait untuk segera menanggulangi hal ini karena dampak asap dikahwatirkan mengganggu kesehatan masyarakat.(drc)




BULOG JAMIN STOK BERAS MENCUKUPI

www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) – Perum Bulog Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjamin ketersediaan beras hingga akhir tahun 2011 mendatang aman. Sedangkan stok beras hingga saat ini tercatat sekitar 800 ton.
Demikian dikatakan Kepala Bulog Inhil, Faisal, Rabu (7/9). Ia menjelaskan dalam satu bulan 800 ton beras yang dibutuhakan Inhil selalu terpenuhi . Bahkan kadang-kandang jika menghadapi hari-hari besar seperti hari raya dan tingginya perminataan beras raskin pihak bulog sendiri memasok 2 kali dalam tiap bulanya.
“Beras kita aman, saya rasa masyarakat tidak perlu kawatir. Kita selalu mempersiapkan agar stok beras tidak terjadi kekosongan untuk beberapa bulan kedepan,” kata Faisal
Jika terjadi gejolak harga dilapangan, lanjut Faisal, pihaknya bisa segera mengambil tindakan bersama instansi terkait lainya, terutama yang memiliki kewenanangan dalam hal itu.” Apapun masalahnya kita selalu melakukan koordinasi dengan pihak terkait,” jelasnya.
Lebih jauh dia menegaskan, tingkat keamanan stok beras di gudang Bulog Sub divre Tembilahan bahkan cukup untuk persediaan menghadapi Idul Adha, Natalan dan Tahun Baru 2012 mendatang.
Sedangkan mengenai harga yang berlaku untuk beras Bulog akan tetap mengacu pada ketentuan berlaku, untuk beras bermerek, harga tergantung pada mekanisme pasar sehingga bisa stabil atau melonjak seketika.(Suf)




POLITISI GOLKAR MINTA SATPOL PP BEKERJA SERIUS

www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) – Wakil Ketua Komisi III DPRD Inhil, Ir Junaidi mengingatkan agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) fokus dalam pengamanan Perda. Sebab salah tujuan utama dibentuknya lembaga tersebut adalah untuk itu. Ungkapan itu disampaikanya kepada wartawan, ketika berbincang bincang dikantor DPRD Inhil, Rabu, (7/9).
“Harapan kita dalam pembahasan beberapa Perda yang sekarang dilakukan oleh DPRD Inhil, Satpol – PP selaku lembaga yang bertugas dalam mengamankan Perda, dapat menjalankan fungsinya sesuai dengan apa yang telah diamanatkan kepada mereka,” kata politisi Partai Golkar tersebut.
Masih menurutnya, sejauh ini banyak pelanggaran terhadap Perda yang dilakukan kesannya Satpol – PP tidak pernah memberikan tindakan konkrit. Sehingga pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan terus berlanjut. Hal itu tentunya sangat merugikan daerah, apalagi yang berkaitan dengan retribusi dan pajak.
“Makanya sekali lagi kita berharap kepada Satpol – PP untuk dapat menjalankan tugas mereka sebagaimana mestinya. Kalau memang ada pelanggaran, meskinya ditindak sesuai dengan prosedur yang berlaku,” katanya. (Suf)




INDONESIA TAKLUK 0 – 2 DARI BAHRAIN

www.detikriau.wordpress.com (Jakarta) – Indonesia menelan kekalahan 0-2 dari Bahrain di pertandingan kedua putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia. Hasil ini memperberat perjuangan tim ‘Merah Putih’ untuk lolos.

Bertanding di Gelora Bung Karno, Selasa (6/9/2011) malam WIB, Indonesia ketinggalan 0-1 pada babak pertama. Sayed Ebrahem berhasil menjebol gawang Markus Horison.

Pada babak kedua, Indonesia kebobolan satu gol lagi. Kali ini Ismaeel Abdullatif dengan dingin menaklukkan Markus lewat sepakan terukurnya.

Pertandingan sempat dihentikan pada menit ke-75 karena meletusnya petasan di tengah laga. Tapi, setelah ada jaminan dari panitia, laga pun dilanjutkan.

Kekalahan ini membuat Indonesia terpuruk di posisi terbawah Grup E dengan poin nol dari dua laga. Sementara Bahrain naik ke puncak klasemen dengan poin empat.

Jalannya pertandingan

Belum genap setengah menit waktu pertandingan berjalan, Bahrain telah mendapat hadiah tendangan bebas setelah Firman Utina melakukan pelanggaran. Bola sepakan Husain Ali Hasan Ali Mohamed masih melenceng jauh dari sasaran.

Boas Solossa melakukan pergerakan berbahaya. Setelah menerima umpan lambung Firman, Boas menyisir sisi kanan lapangan hingga kotak penalti. Alih-alih mengoper kepada rekannya, Boas malah langsung menendang. Bola masih menyamping.

Serangan balasan Bahrain datang bertubi-tubi. Akan tetapi Markus Horison masih sanggup mengamankan gawangnya dari bombardir serangan lawan.

Markus nyaris melakukan blunder. Bola sepakan pemain Bahrain tidak mampu ditangkapnya dengan benar. Bola bergulir di kotak penalti dan hampir direbut oleh lawan. Beruntung, ia bergerak cepat dan kembali mengamankan bola.

Berbahaya! Bahrain mendapat peluang emas yang memanfaatkan kelengahan pemain bertahan Indonesia. Faouzi Mubarak Aaish yang tidak terkawal di dalam kotak penalti melepas sepakan keras tapi masih bisa dihalau Markus.

Indonesia memperoleh hadiah tendangan bebas. Bambang Pamungkas tampil sebagai eksekutor tetapi bola sepakannya berakhir di sisi kanan gawang yang dijaga Sayed Mohamed Jaafar Sabt Abbas.

Bahrain lagi-lagi menyerang. Diawali dari sepak pojok, Hamad Rakea Humood Alaezi menyundul bola dan dengan sigap Markus menangkapnya.

Bambang melahirkan peluang terbaik Indonesia sejauh ini. Usai melewati pemain belakang lawan, Boas mengirim umpan silang ke tengah kotak yang disambut dengan sundulan oleh Bambang namun melebar tipis.

Markus kembali melakukan penyelamatan gemilang. Kiper berkepala gundul ini sukses menepis tembakan keras lawan dari kotak penalti.

Bahrain kembali menguji kemampuan Markus. Lewat serangan dari sisi kiri oleh Hamed Alaezi bola diarahkan ke gawang Indonesia dan berhasil diantisipasi oleh Markus.

Lima menit menjelang waktu normal babak pertama berakhir, Bahrain mendapat peluang emas dari Mohammad Tayeb. Berbahaya, namun bola berhasil ditangkap oleh Markus.

Petaka buat tuan rumah. Menjelang babak pertama berakhir, Indonesia justru kebobolan. Sayed Ebrahem melepas tendangan ke tiang jauh yang tidak kuasa dihalau oleh Markus. Indonesia 0, Bahrain 1.

Memasuki babak kedua, tekanan Bahrain belum surut. Ismaeel Abdullatif Ismaeel mengalirkan bola ke kotak penalti namun masih dapat diantisipasi oleh para pemain Indonesia.

Haryono, yang masuk menggantikan Firman sewaktu jeda memperoleh bola di muka gawang Bahrain. Sayangnya, pemain Indonesia telah terjebak offside.

Lagi-lagi Indonesia gagal menembus kotak penalti Bahrain. Kerjasama Bepe, Cristian Gonzalez dan Boas membentur pagar pertahanan tim lawan.

Gol! Bahrain berhasil memperbesar keunggulannya menjadi 2-0 di menit 75. Ismaeel Abdullatif yang lolos dari jebakan offside menceploskan tembakan keras yang bersarang di sudut kiri bawah gawang Markus.

Pertandingan ini mengalami penundaan selama 15 menit. Pengawas pertandingan memutuskan laga dihentikan sementara karena suporter Indonesia menyalakan petasan yang mengganggu jalannya pertandingan.

Setelah pertandingan dilanjutkan, Indonesia mencoba untuk mengejar defisit gol. Tembakan Bambang pada menit ke-79 berhasil ditangkap kiper Mohamed Jaafar.

Di sisa waktu, para pemain timnas terus berupaya membongkar pertahanan Bahrain. Tapi, hingga peluit panjang berbunyi, skor 0-2 tetap awet.

Susunan Pemain:
INDONESIA: Markus Horison; Mohammad Nasuha (Supardi 61′), Hamka Hamzah, Benny Wahyudi, Muhammad Roby; Firman Utina (Hariono 46′), Ahmad Bustomi (Ferdinand Sinaga 78′), M Ridwan, Boas Solossa; Bambang Pamungkas, Cristian Gonzales.

BAHRAIN: Sayed Mohamed Jaafar Sabt Abbas; Mohamed Husain Mohamed Hasan, Abdulla Abdulrahman Mohamed Marzooq, Sayed Dhiya Saeed Ebrahim, Hamad Rakea Humood Alaezi, Ismaeel Abdullatif Ismaeel (Ahmed Ebrahim 84′), Faouzi Mubarak Aaish (Mahmood Abdulrahman 90′), Abdulla Ismaeel Omar, Rashed Khalil Ebrahim Talha Alhooti, Husain Ali Hasan Ali Mohamed, Mohamed Ali Mohamed Tayeb Alalawi (Dawood Saad 68′). (detik.com)