16 Anggota Dewan Terseret SPPD Fiktif

ANDOOLO (www.detikriau.org) – 16 anggota DPRD Konsel di ujung tanduk. Kalau benar terlibat dalam perjalanan fiktif, mereka bakal semakin sibuk berurusan dengan hukum bahkan ancaman penjara. Tapi, kalau tak terlibat, mereka hanya disibukkan oleh penyidik untuk dimintai kesaksiannya. Surat izin pemeriksan mereka sudah dikeluarkan oleh Gubernur Sultra sejak 26 Januari 2012.

Kasi Intel Kejari Andoolo, Eka Prasetya Saputra menegaskan, pihaknya sudah merencakan untuk memanggil ke 16 anggota DPRD Konsel ini.  “Paling cepat pekan depan sudah kami layangkan surat panggilannya. Ini dimaksudkan untuk segera mengetahui aliran dana yang merugikan daerah sebesar kurang lebih Rp 500 juta di sekretariat DPRD Konsel 2011 lalu,” ujar Eka.

Jaksa telah menetapkan tersangka dalam kasus SPPD fiktif ini, yakni Adil Tawulo yag tak lain adalah bendahara Sekretariat dewan Konsel. Jaksa juga memberikan isyarat bahwa, tak menutup kemungkinan akan ada  tersangka baru setelah 16 anggota dewan ini diperiksa.

Terkuaknya perjalanan Dinas fiktif di sekretariat DPRD Konawe Selatan itu, setelah BPK menemui adanya kejanggalan dalam Pertanggungjawaban keuangan. Salah satunya adalah pencairan dana pada 31 Desember 2010,  untuk perjalanan anggota DPRD keluar daerah. “Dalam waktu yang tidak lama, kasus perjalanan Dinas fiktif akan segera diketahui bagaiman proses pencairan, hingga merugikan kerugian negara,” terangnya.

Ke 16 anggota Dewan yang akan dipanggil oleh penyidk kejaksaan tersebut adalah Irham Kalenggo, Djuharuddin, Rasyid, Turi Sanjaya, Haeruddin, Tasbin Tadjuddin, Asriyanto, Ekuriatmaja, A Malik Silondae, Abdul Halik, Wawan Suhendra, Sahrun, H. Harun Makati, H Patta, Hasan Mangidi dan Try Hariono.

16 legislator Konsel itu selain akan menyiapkan waktunya di Kejari Andoolo untuk dimintai keterangan, juga di Mapolres Konsel untuk memberikan kesaksian atas laporan tindak pidana pemalsuan tanda tangan, sehingga anggaran tersebut dicairkan untuk kepentingan perjalanan Dinas.

Terkait kasus perjalana fiktif ini, anggota DPRD Konsel telah bersiap untuk memberika keterangan kepada penyidik. Keyakinannya tidak melakukan perbuatan hukum tersebut akan dibuktikan di depan penyidik, baik di Kejari Andoolo yang menangani Korupsinya, maupun di Polres yang menangani pemalsuan tanda tanganya anggota DPRD.

“Kami sudah siap untuk itu, jika kami tidak melakukan perjalanan fiktif. Bukti-bukti administrasi juga sudah ada. Saya pada tanggal 10 Oktober sementara di kecamatan Kolono dan ke esokan harinya menghadiri hearing dengan PLN serta AKLI, tetapi di pertanggungjawaban keuagan, saya bersama rekan-rekan dalam perjalanan dinas ke luar Daerah,” ujar Abdul Khalik, akhir pekan lalu.(jpnn)




Komisi III Rekomendasikan Kebijakan Pro Rakyat

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)-  Beberapa item yang direkomendasikan Komisi III DPRD Inhil ke Badan Anggaran (Banggar) terkait dengan pembahasan KUA PPAS yang sudah rampung adalah agar program untuk tahun anggaran 2012 yang pro rakyat. Menurutnya, program yang dirumuskan nantinya meski bersentuhan langsung dengan masyarakat luas.

Ungkapan itu disampaikan oleh Wakil ketua komisi III DPRD Inhil Ir. Junaidi kepada www.detikriau.org saat berbincang-bincang di kantor dewan, Senin, (6/2). Ia mengungkapkan salah satunya khusus untuk Dinas pendidikan, ia meminta pembangunan gedung SMA 1 Tembilahan segera dirampungkan. Bagimanapun juga, pembangunan yang sekarang dilakukan cukup berdampak pada proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

“Kita meminta pembangunan gedung sekolah SMA I Tembilahan segera digesa secepat mungkin agar aktivitas belajar mengajar disekolah tersebut berjalan sebagaimana sebelumnya. Apalagi tidak lama lagi siswa kelas XII akan melaksanakan UN. Jangan aktivitas mereka jadi terganggu terkait persoalan ini,” kata politisi Golkar tersebut.

Masih menurutnya, untuk Badan Lingkungan Hidup BLH, ia meminta program hutan kota seluas 30 persen dapat diwujudkan. Hal itu berkaiatan dengan pembahasan RTRW yang selama ini menjadi program prioritas mereka.

Berkaitan dengan proyek multiyears, dimana program tersebut paling banyak meyedot anggaran ia berharap ada semacam reward bagi perusahaan yang mengejakannya. Upaya tersebut dimaksudkan agar distribusi anggaran yang sudah dilakukan memang sesuai dengan fakta pekerjaan secara riil di lapangan.

“Jangan sampai terjadi uang sudah diambil, tapi ternyata pekerjaan rekanan di lapangan masih jauh dari anggaran yang mereka gunakan. Kondisi itu tentunya sangat merugikan kita,” katanya.

Untuk itu tambahnya, dengan pemberian reward, Pemkab Inhil bisa melakukan evaluasi sejau mana pekerjaan yang sudah dilakukan. Langkah itu juga, diharapkan mampu memberikan motivasi rekanan untuk bekerja maksimal tanpa harus menunggu anggaran dari dana APBD.

“Selama ini yang terjadi seperti itu, rekanan hanya mau bekerja sesuai dengan uang yang mereka ambil. Padahal kita berharap mereka mau berbuat lebih, apalagi perusahaan itu perusahaan besar. Tapi kalau seperti itu yang terjadi, rekanan dari Inhil-pun mampu, kalau hanya menunggu uang APBD juga,” imbuhnya. (Suf)




Tiga 3 Unit Rumah Ludes Dilalap Sijago Merah

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sedikitnya ada 3 unit rumah petak yang berlokasi di Jalan Tanjung Harapan No.30 RT.05/02 Kota Tembilahan, pada Senin dini hari tadi (6/02) sekitar pukul 01.00 WIB, ludes dilalap sijago merah walaupun tidak ada korban jiwa namun akibat peristiwa ini, diperkirakan korban mengalami kerugian mencapai Rp180juta,-

Kapolres Indragirim Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.Msi malalui Pahumas Iptu Zahari kepada Senin (6/02) mengatakan sumber titik api berasal dari kamar belakang rumah yang dihuni oleh M.Zaldi (50)

“Kejadiannya cukup singkat, sebab pada saat dirinya sedang beristirahat tiba-tiba melihat adannya tikus jatuh dari atas, tidak lama kemudian terlihat percikan api. Kemudian apinya semakin lama semakin membesar, akhirnya korban langsung membawa keluarganya untuk keluar rumah sembari teriak minta tolong” kata Iptu Zahari sesuai dengan laporan korban.

Selanjutnya mendengar adanya suara teriakan terjadi kebakaran dari korban, tetangga yang sedang beristirahat langsung berdatangan menuju TKP, untuk menolong memadamkan sijago merah yang sedang mengamuk, dengan menggunakan alat ala kadarnya, serta menghubungi pemadam kebakaran (damkar)

Beruntung, sekitar 20 menit kemudian ada 2 unit mobil milik pemadam kebaraan datang ke lokasi, sehingga dengan kerjasama yang baik antara petugas pemadam kebakaran dengan masyarakat, dalam waktu sekitar 30 menit api sudah bisa dikuasai sehingga tidak sempat menjalar kerumah penduduk lainnya, mengingat lokasi kebakaran merupakan kawasan padat penduduk

“Ada unit mobil pemadam kebaran dibantu dengan masyarakat berjibaku untuk memadamkan amukan sijago merah, agar tidak menjalar kerumah warga lainnya, sekitar 30 menit kemudian api sudah bisa dikuasai” kata Iptu Zahari

Adapun untuk korban kebakaran penghuni 3 unit rumah kontrakan milik H.Abdul Djalil tersebut,  antara lain Hadim (45) yang berprofesi sebagai tukang pijat refleksi, kemudian M.Zaldi (50) seorang pedagang, dan terakhir Ferdinal (30) wiraswasta

Ditegaskan oleh Pahumas Iptu Zahari, bahwa dugaan sementara untuk penyebab kebakaran terjadi akibat adanya arus balik listrik (konsleting) PLN, dari rumah yang dihuni oleh M.Zaldi namun demikian hingga kini pertugas masih terus melakukan identifikasi

Hingga berita ini ditulis, berdasarkan dari pengakuan korban, masih belum ada bantuan apapun yang sudah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil. “Yang jelas kita belum menerima bantuan dari Pemkab Inhil atau Dinas terkait yang ada” kata salah satu korban , senin (6/2) . (Suf)




LOMBA RANGKAI BUNGA IBU-IBU SEBERANG TEMBILAHAN

Warnai Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Mewarnai peringatan Maulid Nabi besar Muhammad SAW, kaum Ibu-ibu Kelurahan Seberang Tembilahan, Minggu (5/2) mengadakan lomba merangkai bunga. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Muslimin NU Indragiri Hilir (Inhil), Hj Sri Mulyani beserta pengurus organisasi wanita lainya yang melakukan penilaian lomba merangkai bunga.

Pada kesempatan tersebut Ketua Muslimin NU Kab. Inhil, Sri Mulyani, mengatakan bahwa kaum wanita harus mampu memainkan peran dalam berbagai bidang pembangunan, sebagaimana yang sudah diperjuangkan oleh Rasulullah SAW, yakni memperjuangkan tingkat derajad wanita.
“Pada masa silam Rasul kita Nabi Muhammad SAW dengan penuh ke imanan dan ketaqwaanya memperjuangkan derajat kaum ibu atau perempuan,” kata Sri Mulyani, sambilmengatakan Fakta sejarah menunjukkan kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW telah menebarkan sinar pada dunia yang telah diselimuti kabut kegelapan, Islam telah mampu bergerak membawa peradaban yang cemerlang.
Oleh sebab itu, lanjutnya, peranan wanita sangat besar dan wanita harus membekali diri dengan aneka ragam keterampilan serta turut meningkatkan kulitas diri dengan bersekolah formal maupun non formal. “ Dengan semakin ketatnya persaingan hidup dimasa sekarang dan masa mendatang, maka kita harus lebih aktif meningkatkan kemampuan diri agar tidak tergilas dengan perkembangan zaman,” tuturnya.
Sementara itu Ustad Fahrudin dari Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi pada kesempatan yang sama meminta warga untuk menauladani prilaku Nabi besar Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-sehari. Karena menurutnya, tauladan Nabi Muhammad akan mengantarkan umat ke jalan yang di ridoi Allah SWT.
“Mari kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kita. Kita jadikan Muhammad suri tauladan dalam kehidupan,” ajaknya. Dalam perjalanan kehidupan, umat Islam harus memiliki tujuan kebaikan
bagi semua makhluk dengan tidak melupakan harmonisasi kehidupan antarumat beragama. Dengan peringatan Maulid Nabi bisa mengingatkan kita untuk selalu membaca shalawat ( doa keselamatan untuk Nabi ) karena membaca shalawat mengandung manfaat dan keutamaan.  Maulid ini juga merupakan langkah kita untuk membangkitkan kecintaan kepada beliau sekaligus mengenang jasa-jasa beliau sebagai suri teladan,” katanya. (dra)




PENGUSAHA WARNET MINTA FPI INHIL BERIKAN PENILAIAN ARIEF.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dugaan Front  Pembela Islam (FPI) Kabupaten Indragiri Hilir bahwa warnet menjadi ajang tempat praktek mesum disebut  pengusaha sama sekali tidak berdasar dan terlalu dibesar-besarkan.  Mereka meminta FPI lebih adil dalam memberikan penilaian. Mereka khawatir tuduhan  sepihak ini akan memberikan opini tidak baik bagi bisnis warnet.

Menurut Comel, salah seorang pemilik usaha Warnet ini, memang harus diakui kemajuan teknologi jika tidak dipergunakan dengan benar akan menimbulkan efek negatif tapi menurutnya semua itu tergantung kepada pengguna manfaat.”kalau pengguna memanfaatkan dengan benar tentunya akan memberikan efek yang sangat baik. Secara positif, pertumbuhan warnet yang cukup banyak belakangan ini tentunya akan semakin membuka ketersediaan lapangan kerja, penyediaan akses informasi yang cepat dan murah serta terjadinya percepatan transfer teknologi informasi. Jadi sekali lagi tentunya tergantung bagaimana cara kita menyikapi,”Sebut Comel ketika menemui Vokal belum lama ini di Tembilahan.

Bahkan menurut Comel lagi, pengusaha warnet selama ini cukup kooperatif melakukan pengawasan dan mematuhi aturan serta ketetapan yang dikeluarkan oleh Pihak pemerintah.” Kalau mau bicara masalah tempat maksiat, Pujasera, Pasar Rakyat serta Warung remang-remang yang cukup marak perkembangannya di Bumi Sri Gemilang ini malah dengan terang-terangan mempertontonkan praktik maksiat. Jadi sekali lagi saya mewakili teman-teman pengusaha warnet lainnya mohon FPI berikan penilaian dengan lebih arief,”Harap Comel.

Lebih Jauh Comel meminta agar pihak pemerintah lebih mensosialisasikan penggunaan Internet Sehat agar kemajuan teknologi yang memberikan dampak sangat baik ini tidak disalahartikan serta tidak disalahmanfaatkan. “Tuduhan FPI Inhil ini akan berdampak jelek bagi warnet, karena pelajar/mahasiswa atau pihak lain yang ingin pergi ke warnet dengan tujuan yang baik jadi tidak berani karena timbul kekuatiran di cap JELEK masuk ke tempat mesum seperti apa yang di tuduhkan pihak FPI. Saya mohon hal ini di klarifikasi kembali agar jangan sampai ‘Gajah dipelupuk mata tidak terlihat, tungau di seberang lautan terlihat jelas.” Pungkas Comel.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) Indragiri Hilir melalui Ketua Dewan  Tanfiz, Asmadi Dubli didampingi Ketua Dewan Syuro, HM Ali Azhar meminta Pemerintah Kabupaten Inhil melakukan pengawasan terhadap sejumlah warung internet di kota Tembilahan yang menurut mereka diduga telah menjadi ajang tempat mesum.

Bahkan saat itu DPW FPI Inhil akan menyurati Pemkab dalam hal ini Bupati Inhil untuk segera menyikapi permasalahan ini dan melakukan pengawasan terhadap fenomena yang menurut mereka dapat merusak moral generasi muda ini. (fsl)




Tips Menjadikan Facebook Bermanfaat

www.detikriau.org — sebelum memulai menjelaskan mengenai bagaimana memanfaatkan situs yang sangat terkenal di dunia ini menjadi salah satu situs yang bermanfaat bagi kita. Akan terlebih dahulu saya paparkan mengenai ide tentang munculnya gagasan untuk menuis hal tersebut. Baiklah, ide ini muncul saat saya berfikir bahwa Facebook in adalah situs yang saya gunakan dan saya buka setiap hari. Jujur aja, dalam 1 hari tidak kurang dari 5 kali saya bolak balik situs itu hany untuk sekedar update status, atau bahkan hanya liat status orang (Kalau lagi seoi komentar)hehe. Bagaimana dengan anda?
Tidak kah kita pernah berfikir bahwa situs itu bisa kita manfaatkan? naA, disini akan saya uraikan beberapa hal positif yang mungkin bisa kita lakukan di Facebook.

  1.  Gunakan facebook untuk membuat komunitas pendidikan. Misalnya kita dapat berbagi tips atau cara mengerjakan suatu masalah pendidikan, terkhusus bagi pelajar biasanya banayak mengalami masalah dalam hal belajar, baik itu bahasa Inggris, matematika, Sains, dan sebagainya. Untuk hal ini mulai lah bergabung denga komunitas yang membahas tentang masalah pendidikan.
  2. Menggunakan facebook untuk bertransaksi jual beli/Media Iklan, kalau udah expert di bidang ini ya, ini hal yang gak usah di kasih tahu lagi. tinggal bikin page facebook tentang barang yang anda ingin jual dan selseai promoin az deh tentang produk yang kamu jual serta tata cara memebelinya, Mengenai tulisan dan bentuknya tentu penjual lebih faham dari pada saya.he
  3. Yang sedang dalam masalah pribadi, tenang anda juga bisa berbagi di komunitas yang tidak hanya sekedar like status anda, bergabunglah dengan grup yang benar-benar bisa ngasih solusi buat anda. Sekedar pendapat, bahwa kamu gak bisa hidup dari orang lain, dan saya rasa itu benar sob, berbagi az, kalau emang kamu malu, tinggal private message aza ke orang yang sering membri masukan terhadap orang yang curhat tersebut.
  4. dan, yang terakhir adalah gunakan facebook untuk beramal, buatlah sebuah komunitas yang bisa ngasih support moril dan kalau emang bisa dipercaya buatlah juga dukungan kamu berupa uang buat orang yang lagi terkena musibah, sekali lagi saya sarankan, hiduo itu indah karena kawan dan kawan akan menindahkan apabila saling membantu. (yajid/vivalog)