April 2012, Tak Ditemukan DBD

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sampai akhir April 2012, tidak ditemukan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Meski demikian, tetap dihimbau bagi warga agar selalu menjaga  lingkungan.

DBD memang merupakan wabah dan momok yang menakutkan, sehingga tindakan pencegahan lebih baik dilakukan sebelum terlambat. Sebab, tak jarang penderitanya bisa selamat dari serangan penyakit yang mematikan tersebut.

“Kita tahu pencegahan lebih bagus dilakukan sebelum terlamabat,” kata Kepala Dinas Pendidikan Inhil Rasul Alim, sambil mengatakan tidak ditemukan kasus DBD pada April ini, Senin (30/4).

Tak hanya di musim hujan, kini demam berdarah bisa datang kapan saja, maka dari itu DBD masih menjadi penyakit penyebab kematian yang harus diwaspadai. Namun bisa dicegah dengan cara sederhana, seperti membersihakan tempat sampah, membuang genangan air dan menguras bak mandi.

“Memang biasanya, penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti ini sering terjadi pada musim hujan. Namun, seiring perubahan lingkungan dan siklus atau daur hidup nyamuk itu sendiri, penyakit mematikan ini dapat menyerang setiap saat tanpa mengenal musim,”ujarnya.

Kewaspadaan tetap harus ditingkatkan pada musim penghujan karena banyak terdapat genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk belang aedes aegypti sebagai biang penyebar DBD. Rasul juga mengatakan, penyakit demam berdarah merupakan penyakit infeksi yang terjadi di daerah-daerah tropis.

Hidup bersih dengan tidak membiarkan ada satu pun jentik nyamuk di rumah dan lingkungan sekitar merupakan upaya pencegahan terbaik, kata Rasul lagi. Bahkan pada dasarnya kasus DBD dapat ditanggulangi asalkan tidak terlambat mendapat pertolongan medis.

Sekedar mengingatkan, pada bulan sebelumnya Maret, memang ditemukan satu pasien DBD yang dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan. Di mana pasien ini berasal dari Sungai Piring, Kecamatan Batang Tuaka.(fen)




Jumat Mendatang Kepengurusan DPC PD Inhil Dikukuhkan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Jika tidak ada aral melintang,diperkirakan Jumat, (4/5) usai shalat Jumat mendatang kepengurusun Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat (PD) Kabupaten Inhil akan dikukuhkan. Pengukuhan rencananya akan dilakukan secara langsung oleh Ketua DPD Demokrat Provinsi Riau HR Mambang Mit yang juga Wakil Gubernur.

 

Ungkapan itu disampaikan oleh Ketua DPC terpilih Partai Demokrat Kabupaten Inhil H Syamsudin Uti, saat di hubungi melalui HP, Senin, (30/4). Dikatakannya, sejauh ini persiapan pelantikan sudah berjalan dengan baik tanpa adanya hambatan yang berarti di lapangan.

 

“Persiapan proses pelantikan sudah dilakukan secara maksimal. Makanya saya berharap proses pelantikan ini dapat berjalan dengan sukses demi kemajuan dan kebesaran Partai Demokrat Inhil kedepan,” kata SU biasa ia disapa oleh warga Inhil.

 

Dalam kesempatan tersebut SU meminta kepada seluruh kader Partai Demokrat Kabupaten Inhil untuk dapat merapatkan barisan  dan saling bekerjasama demi kepentingan partai kedepan. Apalagi beberapa agenda besar sudah menunggu, seperti Pemilukada Inhil dan Provinsi Riau, Pemilu Legislatif dan juga Presiden yang tentunya membutuhkan kerja keras seluruh komponen partai dalam meraih hasil terbaik sesuai dengan harapan.

 

“Saya berharap setelah pproses pelantikan nantinya seluruh kader partai dapat mulai bergerak mengambil langkah yang dianggap penting demi kebesaran Partai Demokrat di Inhil. Karena sehebat apa saya, tanpa dukungan seluruh pengurus, tentunya tidak akan bisa berbuat banyak,” katanya.(suf)




Bentuk Kepedulian Akan Permaian Tradisional, Bakri H Anwar Gelar Turnamen Gasing

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Salah satu permainan tradisional yang saat ini masih berkembang di kabupaten Indragiri Hilir, terutama di Kecamatan Gaung dan GAS adalah permainan gasing. Permainan ini sudah ada sejak lama, dan diwariskan secara turun temurun kepada anak cucu digenarasi berikutnya.

Gasing biasanya dibuat dengan menggunakan kayu kempas, karena memang bahan kayu tersebut terkenal sangat keras, jadi sangat tahan ketika harus diadu pada saat pertandingan yang biasanya dilakukan secara beregu. Belakangan ini kayu kempas sangat sulit didapat, jadi penggemar gasing terpaksa membuat gasing dari bahan kayu lainnya yang penting tahan.

Dalam rangka melestarikan permainan gasing yang kian terugusur oleh permainan modern, salah seorang anggota DPRD dari Dail 2 dari Partai Bintang Repormasi (PBR) Bakri H Anwar akan mengadakan turnamen pertanding gasing dengan nama “Turnamen Gasing Bakri H Anwar yang pelaksanaan akan dilakukan sekitar 15 Mei mendatang di Dusun Murai Makmur Desa Kelumpang Kecamatan GAS.

“Waktu mulai pendaftaran adalah tanggal 5-8 Mei dengan biaya pendagtaran untuk masing-masing regu  30.000 rupiah,” ujar Bakri saat ditemui di rungan Komisi II, Senin, (30/4).

Dijelaskannya, adapun nantinya hadiah yang ditawarkan kepada para pememang yang berhasil menjadi juara pada turnamen tersebuat untuk juara I mendapat hadih uang tunai Rp 3 juta plus tropy. Pemenang II uang tunai Rp 2 Juta plus tropy, Pemenag III uang tunai Rp 1 juta dan pemenang IV Rp 500 ribu masing ditambah dengan tropy.

“Pelaksananaan turnamen ini adalah bentuk kepedulian kita pada permainan tradisional yang dahul begitu populer di tengah masyarakat kita. Tapi belakangan ini permainan ini sudah tergusur oleh permainan modern. Untuk itu maka sudah pantas kalau kita mencoba melestarikan dengan menggelar turnamen ini,” katanya.(suf)




710 Anggota DPRD Tersangkut Korupsi, 23 Zina

JAKARTA – Sepanjang tahun 2004 hingga 2012, sudah dikeluarkan izin pemeriksaan terhadap 2.976 anggota dewan provinsi dan kabupaten/kota. Rinciannya,  2.545 izin pemeriksaan untuk anggota DPRD Kabupaten/Kota dan 431 anggota DPRD tingkat provinsi. Izin pemeriksaan dikeluarkan kepada para wakil rakyat itu untuk status terdakwa, tersangka, maupun saksi.
Dari jumlah itu, izin pemeriksaan terbanyak dikeluarkan untuk kasus korupsi. Untuk tingkat dewan kabupaten/kota, izin pemeriksaan kasus korupsi 349 kasus (33,24 persen). Kasus penganiayaan 105, penipuan 119 kasus, pemalsuan dokumen 116 kasus, perzinahan/pencabulan 22 kasus, perjudian 13 kasus, dan pembunuhan 6 kasus. Yang lain variatif.

Sedang untuk provinsi, kasus tertinggi juga kasus korupsi yakni sebanyak 361 kasus (83,76 persen). Disusul pembunuhan 22 kasus, pemalsuan dokumen dan penggelapan barang masing-masing 9 kasus. Yang lain beragam, seperti perzinahan 1 kasus. Jadi, khusus untuk perzinahan/pencabulan total untuk DPRD kabupaten/kota dan provinsi, sebanyak 23 kasus.

Data ini merupakan hasil rekapan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang disampaikan Kapuspen Kemendagri, Reydonnyzar Moenek, kepada wartawan, akhir pekan lalu.

Dari data itu terlihat, provinsi yang anggota DPRD kabupaten/kota-nya paling banyak berkasus adalah Jawa Tengah yakni sebanyak 658. Peringkat kedua terbanyak ditempati dua provinsi, yakni Sumut dan Sulawesi Utara, yang sama-sama 261 izin pemeriksaan untuk anggota DPRD Kabupaten/kota. (lihat tabel).

Sayangnya, untuk data per provinsi ini, koran ini belum mendapatkan data, guna mengetahui berapa jumlah dewan Provinsi Sumut sepanjang 2004-2012 yang sudah ada izin pemeriksaannya.

Hanya disebutkan di data untuk anggota DPRD provinsi sejak 2004-2012 sudah keluar izin pemeriksaan sebanyak 431. Rinciannya, 137 izin pemeriksaan untuk kepolisian dan 294 untuk kejaksaan. Dengan demikian, anggota dewan yang diperiksa KPK tidak ikut dihitung karena pemeriksaan oleh KPK tidak membutuhkan izin.

Reydonnyzar Moenek menjelaskan, data dijadikan evaluasi dan membuat regulasi-regulasi terkait masalah tersebut, yang akan dimasukkan ke revisi UU Nomor 32 Tahun 2004. “Ini menyangkut apa dan bagaimana demokrasi dan demokratisasi dimaknai,” ujar Donny, panggilan akrabnya.

Yang dimaksud adalah bagaimana menekan ongkos politik saat pemilu legislatif. Karena semakin mahal, maka potensi bersikap korup makin besar. Ini karena kasus terbanyak adalah korupsi. “Ke depan akan dirumuskan aturan agar biaya politik tak terlalu mahal,” ujarnya.

Seperti diketahui, sesuai ketentua di pasal 53 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, tindakan penyidikan terhadap anggota DPRD provinsi harus mendapat persetujuan tertulis dari mendagri atas nama presiden. Sedang untuk anggota DPRD Kabupaten/Kota, dari gubernur atas nama mendagri. (jpnn)

Provinsi         Jumlah yang Diberikan Izin
1. Sumut                      261

2. Sumbar                      43

3. Riau                           30

4. Sumsel                     117

5. Bengkulu                  47

6. Lampung                   42

7. Babel                           3

8. Kepri                           2

9. Banten                       15

10.Jabar                         26

11.Jateng                     658

12.Jatim                           7

13.Kaltim                     36

14.Kalbar                                  29

15.Maluku                     29

16.NTT                        241

17.NTB                         74

18.Sulawesi Tenggara  33

19.Sulsel                        78

20.Maluku Utara           15

21.Kalsel                        94

22.Sulbar                        39

23.Jambi                         41

24.Sulut                        261

25.NAD                         73

26.Kalteng                     22

27.Gorontalo                  48

28.Bali                            12

29.DI Yogyakarta           5

30.Sulawesi Tengah      79

31.Papua Barat                 1

32.Papua                                    52

33.DKI Jakarta        Tak punya DPRD Kabupaten/Kota

Sumber: Direktorat Jenderal Otda Kemendagri/Puspen Kemendagri

 




Tabrakan, KM Abadi Tenggelam

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kapal Motor (KM) Ferdian bermuatan Ikan bertabrakan di daerah perairan Tanjung Pasir, Kecamatan  , Sabtu (28/4) sekitar pukul 22.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, KM Abadilangsung tenggelam namun tidak dilaporkan adanya korban jiwa.
Kapolres Inhil AKBP Dedi Rahman Dayan,S.iK melalui Kanit Patroli Sat Pol Air, Iptu Yudi Setiwan ketika dikomfirmasi adanya peristiwa tersebut menjelaskan bahwa peristiwa naas itu terjadi ketika Dulah, nakhodai KM Ferdinan melintas di TKP tiba-tiba dari Kuala Enok datang KM Abadi yang dikemudikan Roni dan langsung terjadi kecelakaan.
“Berdasarkan data yang kita terima, KM Abadi yang datang dari arah
Perigi Raja Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) bertabrakan dengan KM
Ferdinan yang datang dari Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah,”
ungkapnya, Ahad (29/4).
Karena besar KM Ferdinan dengan KM Abadi tidak semimbang, akhirnya KM Abadi mengalami kebocoran besar dibeberapa bagian hingga akhirnya langsung tenggelam. Beruntung saat kejadian itu, seluruh ABK KM. Abadi dapat menyelamatkan diri dengan dibantu nelayan dan KM Ferdinan itu sendiri.
Saat ini petugas masih melakukan pendalaman guna meyelidiki kasus
kecelakaan laut tersebut. Tidak ditemukan korban jiwa dan kita masih
melakukan penyelidikan,”imbuhnya.(fen)




Disnakertras Inhil Berikan Bantuan 1000 Bibit Ayam Ras

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –Dinas Tenaga Kerja dan
Transmigrasi(Disnakertrans) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil)
menyerahkan 1000 ekor anakan ayam Ras berikut dua unit kandangnya di
Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman dari Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN).Sebelumnya Dinakertrans, juga sudah menyerahkan 30 ekor kambing di
Desa Suka Jaya, Kecamatan Pulau Burung. Program padat karya produktif
tersebut langsung diserahkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan
Transmigrasi Inhil, H Hafitsyah kepada para petani di daerah setempat.

Program padat karya ini bertujuan sebagai sebuah terobosan baru untuk
meningkatkan ekonomi masyarakat, yakni dengan melakukan pemeliharaan
budi daya ayam Ras. Selain memberikan bibit ayam ras, pemerintah juga
menanggung pakan ternak ini hingga satu musim panen.

“Kita berharap masyarakat penerima bantuan mampu membuat
inovasi, agar dalam pemeliharaan budi daya ayam Ras dapat berkembang
pesat. Sekaligus bisa memajukan ekonomi dan pendapatan keluarga,”
kata Hafitsyah, akhir pekan kemarin.

Kemudian bantuan itu juga merupakan upaya pemerintah untuk mengurangi
jumlah pengangguran. Selain memberdayakan masyarakat pengangguran
kegiatan yang dibiayai anggaran APBN tersebut juga dimaksudkan untuk
menekan angka kemiskinan.

Sementara itu, Lurah Tagaraja, Kecamatan Kateman, Mei Erwan,
menyatakan pemeliharaan budi daya ayam Ras dapat menjadi percontohan
bagi masyarakat lainya, karena prospek dan perputaran ekonomianya
sangta pesat. Oleh karena itu, Mei Erwan berharap, Dinas terkait
lainya dapat memberikan bantuan mesin pembuat pakan ayam sehingg dapat
menekan anggka produksi pemeliharaan ayam.

“Program padat karya produktif ini dikelola secara mandiri dan
bergotong royong. Namun pekerja tetap diberikan upah harian,” ujarnya
sambil mengatakan bibit ayam berikut pakan ditanggung oleh
Disnakertrans.(fen)