Berikut Nama 45 Jasad Korban Sukhoi yang Berhasil Diidentifikasi


 Jakarta —  Tim identifikasi gabungan DVI Mabes Polri berhasil mengidentifikasi 45 jasad korban Sukhoi SuperJet 100. Identifikasi dilakukan berdasarkan sidik jari, DNA, gigi geligi, tanda medik dan properti korban jatuhnya Sukhoi di Gunung Salak, Bogor.

Berikut ini daftar nama korban berdasarkan urutan sampel ante-mortem:

1. Donardi Rahman (Aviastar)
2. Nur Ilmawati (Sky Aviation)
3. Edward M Panggabean (Indo Asia)
4. Femi Adiningsih (Bloomberg News)
5. Ganis Arman Zuvianto
6. Darwin Pelawi (Pelita Air)
7. Kornel M Sihombing (PT Dirgantara Indonesia)
8. Anton Daryanto (Indonesia Air Transport)
9. Herman Suladji (Air Maleo)Aditya (Sky Aviation)
10. Stephen Kamagi (Indo Asia)
11. Aditya Rekodianti (Sky Aviation)
12. Ade Arisanti (Sky Aviation)
13. Dody Aviantara (Majalah Angkasa)
14. Didik Nur Yusuf (Majalah Angkasa)
15. Yusuf Ari Wibowo (Sky Aviation)
16. Edie Satriyo (Pelita Air)
17. Haidir Bachsin (PT Catur Daya Prima)
18. Salim Kamaruzzaman (Sky Aviation)
19. Henny Stevani (Sky Aviation)
20. Charles Peter Adler (Sriwijaya Air)
21. Insan Kamil Djatmika (Indo Asia)
22. Gatot Purwoko (Airfast)
23. Raymond Sukanto (Sky Aviation)
24. Faizal Ahmad (Indo Asia)
25. Rully Darmawan (Indo Asia)
26. Susana Famela Rompas (Sky Aviation)
27. Aditya Sukardi (Trans TV)
28. Maysyarah (Sky Aviation)
29. Arief Wahyudi (PT Trimarga Rekatama)
30. Santi (Sky Aviation)
31.Ismiati (Trans TV)
32. Maria Marcella (Sky Aviation)
33. Capt. Aan Husdiana (Kartika Airlines)
34. Rossy Withan (Sky Aviation)
35. Dewi Mutiara (Sky Aviation)
36. Anggraeni Fitria (Sky Aviation)
37. Thonam Tran (Snacma/Perancis)
38. Eugeny Alexandro Grebenshikov (Sukhoi)
39. Kristina Nikolaesna Kurzhuposa (Sukhoi)
40. Nikolay Dmitriesich Nartyshchenko (Sukhoi)
41. Alexey Nikolaesich Kirkin (Sukhoi)
42. Alexander Nikolaevich Yablontsev (Sukhoi)
43. Alexander Pavlovich Kochetkov (Sukhoi)
44. Denis Valerievich Rakhimov (Sukhoi)
45. Oleg Vasilevich Shvetsov (Sukhoi)

Data hasil kerja tim DVI, menurutnya sama dengan manifest penerbangan Sukhoi SuperJet 100 ketika melakukan joy flight. Yaitu 45 orang korban yang terdiri dari 35 orang WNI dan 10 orang WNA.

“Ada 31 pria dan 14 orang wanita,” kata Direktur Eksekutif DVI Indonesia, Kombes Anton Castilani, di RS Polri Raden Said Soekanto, Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (20/5/2012).(detiknews)




Disdik Harus Tuntaskan Pemerataan Guru

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Dari reses yang dilakukan anggota DPRD Inhil pekan yang lalu, kekurangan tenaga pendidik di daerah menjadi temuan yang sangat mencolok, dimana banyak sekolah yang jumlah guru-gurunya sangat jauh dari kata cukup, bahkan ada beberapa sekolah yang gurunya hanya tiga orang termasuk Kepala Sekolah.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Inhil dari Fraksi Golkar, H Yusuf Said. Menurutnya Dinas Pendidikan mempunyai pekerjaan yang cukup berat untuk mewujudkan pemerataan guru pada semua kecamatan, khususnya yang ada di daerah-daerah di luar Tembilahan.

 

“Dalam bidang pendidikan, kita menemukan masih banyak sekolah yang kekurangan tenaga pengajar, bahkan dinilai sangat mengkhawatirkan karena sebagian sekolah hanya memiliki tiga orang guru termasuk Kepala Sekolah, sementara sekolah tersebut dari kelas 1 sampai kelas 6, “ ungkap Yusuf Said asal Dapil 4 ini, kemarin.

 

Kondisi ini jelas Yusuf Said merupakan pekerjaan yang harus mendapatkan prioritas utama bagi Dinas Pendidikan untuk diselesaikan, sebab kekuranga tenaga pengajar ini tidak sejalan dengan program pendidikan gratis yang telah ditetapkan. Untuk itu dalam waktu dekat Disdik Inhil harus mempunyai solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

 

“Soal pemerataan guru ini kita nilai sudah sangat tidak wajar, Kota Tembilahan jelas sangat kelebihan para guru, karena sudah ada guru yang mengajar untuk sub bidang study, sementara di kecamatan untuk mengajarkan pelajaran wajib saja tidak ada gurunya, “ kata Ketua Badan Legislasi DPRD Inhil ini.

 

Salah satu jalan keluar yang ditawarkan, Yusuf Said berharap Pemkab Inhil melalui Dinas Pendidikan bisa memberikan nilai lebih kepada seorang guru yang bertugas di kecamatan, khususnya yang jauh dari ibu kota Tembilahan.

 

“Generasi penerus kita yang ada di kecamatan juga perlu dan wajib mendapatkan pendidikan yang layak, untuk itu Disdik harus fokus untuk menuntaskan hal tersebut,”imbuhnya.(fen)




Jalan Lintas Selatan Dibangun Tahun Ini, Dianggarkan Rp99 Miliar

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Jalur berat dan tak tersentuh pembangunan selama ini yang menghubungkan Kemuning-Keritang tahun 2012 ini akan mulai dibangun. Melalui proyek multiyears tahun 2012-2013, Pemerintah Provinsi Riau sudah menganggarkan dana sebanyak Rp99 miliar untuk pembangunan jalan teruk tersebut. Saat ini rencana pembangunan jalan itu sudah masuk tahap pelelangan.

 

Camat Keritang Ahmad Ramani yang ditemui di kantornya, Sabtu (19/5), mengatakan bahwa paling lambat September 2012 proses pembangunan itu akan dimulai. Pembangunan jalan itu meliputi pengerasan serta pengaspalan dengan aspal hotmix.

 

’’Sekarang sudah proses tender. Paling lambat September 2012 sudah dimulai pembangunannya,’’ kata Ahmad Ramani.

 

Pembangunan jalan tersebut dimulai dari daerah Kemuning menuju Keritang. Disebutkan Ahmad Ramani, tim dari Pemprov sudah turun berkali-kali untuk melihat rencana proyek tersebut.

 

Jalur Keritang-Kemuning selama ini terkenal dengan jalur berat. Untuk dapat melewati jalur ini, pengemudi mobil harus berpikir panjang. Karena sebagian besar jalannya adalah jalur tanah dan aspal tua yang sudah mengelupas parah. Di sepanjang jalan lubang lebar menganga dan siap memakan korban. Selama ini, untuk bisa melewati jalan ini, masyarakat sudah menanamkan  potongan batang kelapa tua. Sehingga pengemudi harus ekstra hati-hati.

 

’’Kalau ada sopir yang harus meniti batang kelapa, di jalur inilah terjadi. Potongan batang kelapa menjadi andalan supaya jalur ini masih tetap bisa dilalui,’’ kata Ahmad Ramani.

 

Menurut Camat, jalur ini menjadi nadi penting bagi masyarakat Inhil, terutama yang berdiam di Keritang, Pulau Kijang, Benteng, dan Kemuning. Selama ini, Pulau Kijang tidak bisa diakses dengan menggunakan mobil. Kalaupun naik sepeda motor, pengguna jalan harus melewati medan yang sangat berat. Untuk dapat mengakses jalur Keritang-Kemuning, pengguna mobil harus menghabiskan waktu hingga 3 jam.

 

’’Dengan dibangunnya jalur ini, jarak tempuh antara Kemuning-Keritang tidak akan sampai satu jam,’’ kata Ramani.

 

Jalur Keritang-Kemuning ini juga akan sangat vital bagi masyarakat Indragiri Hilir Selatan. Karena, jika selama ini mereka harus ke Harapan Tani untuk bisa sampai ke Kemuning dan Jambi, saat ini bisa dipangkas langsung dari Keritang-Kemuning-Jambi. Ini akan menjadi jalur alternatif yang sangat efektif sebagai jalur lintas.

 

’’Semua kita tahu bahwa persoalan mendasar di Indragiri Hilir Selatan selama ini adalah akses jalan yang buruk. Diharapkan, dengan dibangunnya jalur ini, persoalan akses jalan akan teratasi,’’ kata Ramani.(fen)




BERHENTI DIDEMO, ANGKUTAN TRUK BATUBARA KEMBALI LANJUTKAN AKSI

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Aktifitas tranportasi batu bara yang sempat diributkan karena dituding menjadi penyebab kerusakan sepanjang jalan lintas samudera, sudah tidak terdengar lagi. Kini, bahkan sejak siang hingga malam hari ratusan truk kembali bebas berseliweran. Mereka dengan dada membusung kembali leluasa meluluhlantakkan ruas jalan dan meninggalkan penderitaan  bagi masyarakat.

“Apa yang bisa kami perbuat. Kemana lagi kami bisa mengadu ditambah lagi aksi-aksi demontrasi yang dulunya sempat memberikan harapan kini sudah tidak terdengar lagi.,” Ujar seorang warga Km. 8 Desa Harapan Tani Kecamatan Kempas, Tarman ketika menghubungi detikriau.org melalui sambungan telepon, Ahad (20/5).

Menurut penuturannya, saat ini jalan lintas samudera mulai simpang Km 5 Desa Bayas Jaya Kecamatan Enok hingga Desa Sincalang, Kecamatan Keritang kondisinya semakin parah karena sejak pagi sampai malam dini hari ratusan truk angkutan batubara seakan tidak pernah berhenti melakukan aktifitas.”Satu kali lewat, 20 hinga 30 kendaraan truk berjejer memenuhi ruas jalan. Siang dan malam. Perbaikan yang dilakukan hanya terlihat sebatas menebarkan bebatuan di badan jalan. Kondisi ruas jalan seperti ini tentunya akan semakin rawan menimbulkan kecelakaan khususnya bagi kendaraan roda dua,”Keluh Tarman.

Anto, seorang warga Kecamatan Kempas lainnya juga menyatakan keluhannya. Bahkan diceritakannya, ia menyaksikan akibat terperosok ke lubang dijalanan, sebuah kendaraan roda dua terpelanting dan menimpa seorang anak yang sedang bermain dihalaman rumah dan menyebabkan tulang kaki si anak patah.”Kami sudah bosan menceritakan berbagai keluhan, sampai hari ini sepertinya tidak ada satu pihakpun yang menanggapi. Bahkan saat ini, akibat beban berat kendaraan truk batu-bara yang berseliweran tiada henti-henti, dinding rumah saya sudah banyak yang retak. Tapi beginilah nasib kami orang kecil. Siapa yang mau perduli,”Ungkap Anto dengan nada apatis.(fsl)




TUBUH BUGAR DAN SEHAT MELALUI SENAM OSTEOPOROSIS

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) —  Hidup sehat dan bugar sampai usia tua sudah menjadi dambaan setiap orang. Tidak terkecuali bagi sebahagian ibu-ibu di Kota Tembilahan. Agar tubuh tetap sehat dan bugar, setiap minggu pagi, mereka meluangkan waktu untuk melakukan senam osteoporosis. Senam ini sangat bermanfaat untuk memperkuat dan mencegah terjadinya pengeroposan tulang.

Senam yang dilakukan ibu-ibu ini tampak dilakukan dengan cara yang sangat sederhana. Gerakan senam mengikuti kaset VCD yang ditayangkan pada sebuah layar TV serta peralatan yang juga sangat sederhana, botol plastik bekas minuman yang diisi batu kerikil serta  sebuah handuk kecil. Dengan duduk disebuah kursi, satu persatu gerakan yang ditayangkan diikuti mereka dengan penuh semangat.

‘Sebelum mengikuti senam ini, kaki saya selalu merasa sakit dan susah berjalan. Alhamdulillah setelah beberapa kali mengikuti secara rutin, kaki terasa segar dan berjalanpun sudah terasa enak,” Ujar Rogayah, ibu berusia 65 tahun ini sambil juga mengatakan kini tensi darahnya juga sudah mulai normal, nafsu makan membaik dan tidak susah lagi untuk tidur malam ketika diminta tanggapan usai melakukan kegiatan senam osteoporosis di rumah keluarganya jalan Veteran Tembilahan. Ahad (20/5). (Zo)




KECAMATAN MANDAH DINILAI LAYAK UNTUK DIMEKARKAN

Tokoh Pemuda Sebut Wakil Mereka di DPRD Inhil Kurang Insiatif

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –Tokoh Pemuda asal Kecamatan Mandah, Mustafa Tenamal menilai untuk mempermudah pelayanan dan pemerataan pembangunan, Mandah sudah sangat layak untuk dimekarkan. Namun Ia menyayangkan kurangnya inisiatif wakil mereka di DPRD Inhil untuk melakukan terobosan.

“Memang harus saya akui sampai saat ini belum ada usulan dari masyarakat terkait hal ini. Tetapi sudah selayaknya wakil-wakil mereka yang ada di gedung DPRD Inhil memikirkan hal itu. Namun sangat disayangkan mereka kurang memiliki inisiatif membuat suatu terobosan dalam rangka pengembangan wilayahnya sendiri,” Ujar Mustafa saat menemui detikriau.org di gedung DPRD Inhil baru-baru ini di Tembilahan.

Dijelaskan Mustafa saat itu, Jika Kecamatan Mandah dimekarkan sudah ada beberapa desa pendukung, seperti Desa Bakau Aceh, Pelanduk, Bantayan, Batang Tumu juga termasuk Desa pemekaran Rambayan Soraya dan sepekat.”Wakil kita kurang memiliki insiatif. Bukankah desa-desa ini sudah bisa dibentuk menjadi satu Kecamatan baru?”Sebut Mustafa dengan penuh keyakinan.

Dikatakan Mustafa menambahkan bahwa ia sangat mengharapkan kepada anggota DPRD Inhil asal Kecamatan Mandah yang ada saat ini untuk segera memperhatikan hal ini demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.(fsl)