SANGGAR SENI NEGERI JIRAN, RAMAIKAN MILAD KE – 47 KAB. INHIL

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kabag Humas Setdakab Inhil, Ridwan Ahim mewakili Ketua Panitia peringatan Milad kab. Inhil Ke-47, Rudiansyah menyatakan bahwa diadakannya penampilan kesenian dari negeri serumpun untuk ikut memeriahkan peringatan Milad Ke 47 ini sebagai ajang mempromosikan lebih jauh progress pembangunan Kab. Inhil kepada Negeri jiran.

Dikatakannya, Dalam peringatan Milad Ke-47 ini, group kesenian yang akan tampil berasal dari Group kesenian yang dulunya juga pernah tampil di Inhil, seperti Majelis Kirana Singapura, Bandaraya Malaka Bersejarah, Group Seni Aceh Langsa, kesenian dari Banjar Baru Kalimantan, Sanggar Anugrah Meda, BI Production Pekanbaru, Sanggar Rumah Gadang kota Solok, Citra Sebati Tembilahan dan Sri Gemilang Tembilahan pencanangan.

“Penampilan semua sanggar kesenian itu nantinya akan dilaksanakan mulai tanggal 14 Juni malam di lapangan upacara jalan Gajah Tembilahan,”Sebut mantan Camat Kuindra ini.

Selain penampilan seni serumpun ini, ditambahkan Ridwan, pada milad Inhil ke 47 ini juga akan dilakukan kegiatan lain seperti perlombaan olah raga, musbaqah maulid Al habsyi, pameran, bazaar dan berbagai ajang kegiatan hiburan lainnya.

Memasuki usia ke 47 ini, Kata Ridwan lagi, Pemkab Inhil tidak pernah berhenti untuk terus melakukan pembangunan diberbagai bidang, tentunya yang menyentuh pada masyarakat. Baik itu dari segi infrastruktur jalan dan jembatan, maupun fasilitas pendidikan hingga sektor perekonomian, sehingga peringatan ini selalu diadakan agar warga Inhil bisa melakukan introspeksi terhadap perjalanan daerah ini.

“Kita berharap kegiatan menjelang puncak Milad bisa memberikan warna tersendiri dalam perayaan Milad Inhil yang ke 47 ini, terutama bagi masyarakat Inhil,” pungkas Ridwan (fsl)




Rudiansyah Tutup Musabaqah Maulid Al- habsyi ke-5

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Rabu (13/6) malam, Bupati Inhil yang diwakili Kepala Disperindag Kab. Inhil H. Rudiansyah yang juga merupakan Ketua Umum Panitia Milad Ke – 47 Kab. Inhil,  menutup secara resmi Musabaqah Maulid Al- habsyi ke-5 sempena peringatan  Milad ke- 47 di gedung daerah Engku Kelana Tembilahan.

Dalam sambutannya, Bupati Inhil yang dibacakan H. Rudiansyah Berharap dimalam puncak Musabaqah Maulid Habsy dalam rangka Milad ke-47 Kabupaten Indragiri Hilir ini banyak manfaat yang dapat diambil sebagai pembelajaran.

Disamping kegiatan Musabaqah Maulid Habsy merupakan ajang unjuk keterampilan melantunkan syair-syair pujian kepada yang Maha Kuasa, ajang ini juga dapat bermanfaat bagi para peserta untuk bertukar pengalaman dan melakukan koreksi atas berbagai kekurangan yang kiranya masih perlu untuk dilakukan perbaikan.

“Saya hanya berpesan kepada para peserta, apapun hasilnya, bagi yang belum mampu tampil maksimal jangan sampai meninggalkan kekecewaan. Sebab, sejatinya Musabaqah ini merupakan sebuah perayaan untuk memperingati Milad Kabupaten kita, selain membawa misi mulia yaitu berdakwah melalui syair. Bijaksananya, agar kita mampu menerapkan prinsip ajaran-ajaran Islam.

Saat itu, Bupati juga berpesan kepada peserta yang sudah mampu menunjukkan penampilan terbaik agar tidak cepat berpuas diri. “Ingat, di atas langit masih ada langit. Kita mungkin dapat menjadi yang terbaik di sini, tapi yakinlah masih banyak hal yang dapat dijadikan pembelajaran. Untuk itu, jangan pernah berhenti menggali potensi yang sudah dimiliki.” Ingatkan Bupati.

Dalam Musabaqah Maulid Habsy bersempena peringatan Milad Ke- 47 Kab. Inhil kali ini, keluar sebagai pemenang untuk Group Putra yakni, Juara I diraih oleh Group Assy Safaah utusan dari Kec. Tembilahan Hulu, Juara II Group Al- Hidayah dari Kec. Tempuling, Juara III Group Al- Hidayah utusan dari Kec. Gaung Anak Serka, sedangkan untuk juara Harapan I diraih group Jamatul Ihsan dari kec. Gaung dan juara harapan II di raih Group Raudatul Qamal dari Kec. Kateman.

Sementara untuk Group Putri, Juara I diraih group Zahratunnisa dari Kec,Tembilahan Hulu, Juara II diraih group Daratun Nasyid utusan Kec. Tembilahan Kota, Juara III group Najmul Huda dari kec. Tempuling, sedangkan untuk juara harapan I diraih  Group Riadhul Jannah dari kec. Pelangiran dan juara harapan  II diraih group Nurul Iman dari Kec. Gaung. (fen)




DISDIK INHIL SALURKAN DANA SERTIFIKASI GURU

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Setelah meminta waktu selama dua minggu untuk menyelesaikan masalah pembayaran dana sertifikasi Guru di Kabupaten Inhil, hari Rabu (13/6), dana tersebut telah diserahkan Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil kepada Bank Riau kepri untuk segera disalurkan ke rekening masing-masing guru.

Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil Fauzar, kepada saat dihubungi via telepon, rabu (13/6). Fauzar menjelaskan, bahwa nantinya dana tersebut akan langsung dikirim kepada masing-masing rekening pribadi guru yang tercatat sebagai guru penerima dana sertifikasi.

“Sudah, kita sudah mengirimkan dana itu ke Bank Riau untuk langsung disalurkan ke setiap guru penerima,” jelasnya.

Fauzar menjelaskan, meski dana itu sudah dikirimkan kepada Bank Riau namun untuk penyaluran ke masing-masing rekening guru akan membutuhkan waktu, mengingat jumlah guru penerima berjumlah sekitar 1500-an guru.

“Jadi mungkin bila di cek sore ini juga belum masuk, karena jumlah guru yang menerima dana itu kan banyak, jelasnya butuh waktu untuk menyalurkan dana tersebut ke masing-masing rekening guru yang menerimanya,” ungkap Fauzar.(fsl)




20 Desa Ajukan Pencairan DM Tahap I

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kepala Bidang (Kabid) Pengelola SDA Sarana dan Prasarana dan Teknologi Tepat Guna Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Suhardiman menyebutkan bahwa 20 desa sudah melakukan usulan pencaiaran dana Desa Mandiri (DM) tahap I tahun 2012.

Menurut dia, pengajuan itu dilakukan pihak desa, setelah pihak BPMPD melakukan tahapan sosialisasi di tingkat kecamatan se Inhil,  termasuk juga didalamnya desa-desa yang telah memperoleh reward atas kegiatan DM tahun 2011 yang lalu, termasuk 1 desa yang telah menjadi pilot otonomi desa secara keseluruhan.

“Dana tahap pertaman ini, besarannya bervariasi, sebab  tergantung kepada jumlah RT/RW  yang ada di setiap desa, artinya tidak ada yang sama antara desa satu dengan desa lain,” ujarnya.

Suhardiman menjelaskan bahwa pada pelaksanaan fisik kegiatan DM tahun 2012 ini, memang belum dilakukan. Namun saat ini tengah di lakukan survey di lapangan oleh konsultan pendamping serta tim dari BPMPD Kabupaten Inhil.

“Tim kita dan para konsultan sudah melakukan survey ke lapangan. Kemudian setelah itu baru dilakukan desain serta Rincian Anggaran Biaya (RAB) termasuk gambar bangunan kegiatan fisik yang akan di laksanakan di masing-masing desa,”jelasnya.

Masih menurut Suhardiman, sepanjang desa  tersebut sudah siap dengan segala persyaratan administrasinya, maka setiap desa tersebut sudah bisa mencairkan dana perogram DM untuk kegiatan fisik di desa setempat. (fen)




Wabup Buka Loka Karya Review PNPM Mandiri

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo, secara resmi membuka Loka Karya Review PNPM Mandiri Perkotaan tahun 2012 bertempat di Aula Kantor Bappeda Inhil, Rabu (13/6).

Dalam sambutanya, Wabub mengatakan dari program tersebut Inhil telah berhasil mencapai beberapa kemajuan, seperti tumbuhnya kembali nilai kebersamaan yang di implementasikan ditengah pembangunan serta tumbuhnya rasa peduli terhadap sesama lingkungan sekitar kemudian terbentuknya lembaga simbol pemersatu tumbuhnya kesadaran tentang nilai kebersamaan.

“Pemanfaatan bantuan langsung masyarakat yang telah melahirkan dukungan partisipasif, melalui swadaya yang menjadi simbol tumbuhnya kembali nilai-nilai dan prinsif kemanusiaan dan tumbuhnya perekonomian masyarakat khususnya masyarakat  miskin melalui pengembangan ekonomi lokal dalam menumbuhkan ekonomi mikro masyarakat,” sebut Rosman.

Jiwa yang dibawa PNPM Mandiri Perkotaan ini menurutnya sebagai program pemberdayaan yang memiliki orientasi partisipasif seluruh lapisan masyarakat dalam penanggulangan kemiskinan, harus terus kita dorong melalui kebijakan penanggulangan kemiskinan pemkab dan swasta yang terintegrasi dengan pertumbuhan berbasis ekonomi lokal.

Dengan dorongan program tersebut, Rosman berharap akan memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah yang sedang digalakan oleh pemkab Inhil dan Wabub mengajak kepada seluruh lapisan kelompok usaha untuk lebih mempererat jaringan kemitraan agar lebih komperhensif dalam penanggulangan kemiskinan.

Acara yang dilaksanakan selama satu hari tersebut melibatkan beberapa nara sumber seperti Kepala Bappeda Inhil, Hj Alvi Purwati Alwie dan beberapa narasumber lainya dengan diikuti sebanyak 80 peserta dari Dinas Istansi, BUMN, BUMD dan Perguruan Tinggi.(fen)




Kepala DTPHP Inhil Buka Pelaksanaan Bimtek RPP

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kab. Inhil, Wiryadi membuka kegiatan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Revitalisasi Penggilingan Padi (RPP) tugas pembantuan (TP) Provinsi tahun 2012. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sebatu Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (13/6)

Dalam penjelasannya, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Riau yang diwakili oleh Kabid PPH Pasca Panen, Hj. Rosmaniar menerangkan bahwa dalam rangka pembinaan dan pengawasan usaha kilang padi pada tahun 2012, DTPHP Kab. Inhil melakukan pembinaan dan pengawasan dalam bentuk kegiatan Bimtek Penggilingan Padi Kegiatan Revitalisasi Penggilingan Padi Program Peningkatan Nilai Tambah, Daya Saing, Industri Hilir, Pemasaran dan Eksport Hasil Pertanian Tugas Pembantuan Provinsi Tahun 2012.

Dengan diadakannya kegiatan Bimtek ini diharapkan para pengusaha kilang padi dapat membantu DTPHP Inhil dalam mewujudkan Visi dan Misi Dinas yang telah ditetapkan, dengan membantu mencarikan solusi pemecahan masalah atau kendala usaha yang menghambat pengembangan usaha kilang padi di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Kita berharap dengan kegiatan Bimtek ini akan mampu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pengusaha kilang padi, mampu menertibkan sistem pelaporan dan administrasi serta mampu meningkatkan produksi dan kualitas beras,” Terangnya.

Kepala Desa Sebatu, M. Yunus menerangkan dari 2000 Hektar hamparan persawahan di desanya kini sudah terdapat 35 unit penggilingan padi. “karena rendahnya sumberdaya, beras yang dihasilkan melalui proses penggilingan padi di daerah sebatu masih berkualitas rendah. Oleh karenanya saya berharap banyak dengan kegiatan Bimtek ini dapat memberikan tambahan ilmu bagi pengusaha penggilingan padi untuk mampu memproduksi beras dengan kualitas yang baik,” Ujar M. Yunus sambil juga menyatakan harapannya agar diberikan bimbingan teknis khususnya dalam pengemasan hasil produksi.

Kepala DTPHP Inhil, Wiryadi dalam kesempatan ini menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk melakukan peningkatan mutu produksi khususnya penanganan pasca panen. “Tahun 2012 ini, Kecamatan Batang Tuaka mendapatkan bantuan Rice Millling Unit (RMU) sebanyak 4 unit. 3 unit diperuntukkan di Desa Sebatu. Kita berharap dengan Bimtek ini dapat memberikan pembekalan ilmu bagi  SDM yang nantinya akan menjadi pengelola RMU agar dapat bekerja lebih baik sekaligus meningkatkan kualitas beras yang dihasilkan. Kesempatan ini merupakan anugerah dari Tuhan jadi manfaatkan sebaik-baiknya.” Ingatkan mantan kepala Inspektorat Kab. Inhil ini.

Kegiatan Bimtek ini diikuti oleh para pengusaha kilang padi dan kelompok tani yakni, Poktan Karya Bersama, Kelompok Tani Hamuntai Jaya, UPJA Pudak Jaya sebanyak 6 orang , Kemudian Poktan Usaha Bone, UPJA Polewali 6 orang, Poktan Padaelok, UPJA Padaelok 6 orang, Poktan Taman Baru, UPJA Mutiara sebanyak 6 orang dan Petugas Lapangan sebanyak 5 orang. (fsl)