BPBD Usulkan Pembangunan Sumur BOR di Pemukiman Padat

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Inhil canangkan pembangunan sumur bor disetiap pemukiman padat penduduk. Hal ini dinilai wajar sebagai langkah antisipasi karena seringnya kesulitan mendapatkan sumber air saat penanganan peristiwa  kebakaran.

“Usulannya sudah kita ajukan kepada Sekda. Jika keinginan ini bisa terpenuhi tentunya akan mempermudah proses penanganan saat terjadinya peristiwa kebakaran,”Ujar Kepala BPBD Inhil Anwar Nawang belum lama ini.

Disamping kendala air, ditambahkan Mantan Kadisdik Inhil ini, sempitnya ruas jalan, ramainya masyarakat yang memadati lokasi kebakaran serta kondisi kebanyakan bahan bangunan perumahan rakyat berbahan kayu juga dinilai menjadi beberapa faktor penghambat penanganan dalam musibah kebakaran.

“dalam waktu dekat ini kita akan adakan rapat koordinasi dengan beberapa pihak terkait seperti Kepolisian, Dishub dan satpol PP untuk membicarakan terkait persoalan penanganan bencana kebakaran ini,” Tutup Anwar Nawang. (Am)




AMPG KPK Galang Dana Pembangunan Gedung KPK

 

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –Aliansi Mahasiswa Peduli Gedung KPK (AMPG KPK) gelar aksi penggalangan dana. Aksi dilakukan dibeberapa titik jalan dalam kota Tembilahan.

Menurut Koordinator penggalangan dana, Syar’i AM yang saat itu didamping Bukhari dan Edo, Aksi ini sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian Mahasiwa terhadap gerakan pengumpulan dana pembangunan gedung KPK yang sedang berjalan dalam skala Nasional.

“Kita ingin menggugah segenap lapisan masyarakat Inhil agar tetap konsisten dalam melakukan perlawanan terhadap berbagai praktik korupsi.” Ujar koordinator penggalangan dana bertemakan Jihad Akbar Berantas Korupsi Indonesia ini kepada wartawan, Minggu (1/7)

Aliansi Mahasiswa Peduli Gedung KPK (AMPG KPK) merupakan gabungan mahasiswa Unisi Tembilahan dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Inhil. (Am)




Billy dan Daud Terpilih Sebagai Presma dan Wapresma Unisi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pasangan Billy Febrian Muttaqien dan Muhammad Daud berhasil unggul dengan meraih suara terbanyak pada Pemilihan Raya Mahasiswa Universitas Islam Indragiri Tembilahan, Sabtu (30/6) kemarin. Sehingga mereka berhak menduduki jabatan sebagai Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa periode 2012-2013.

Pada Pemilihan Raya (Pemira) tersebut, pasangan nomor urut tiga ini berhasil memperoleh 600 suara, dan mengungguli pasangan nomor urut dua, yaitu Dhedek Kurniawan dan Taufiqurrahman yang hanya memperoleh 437 suara. Sementara itu, pasangan nomor urut satu, yakni Syar’i AM dan M Syahreza Fahlevi yang mendapat dukungan penuh dari Forum Mahasiswa Peduli Kampus (FMPK) Unisi Tembilahan hanya mampu memperoleh 136 suara, dan 85 suara lainnya dinyatakan hangus.

Ketua Komisi Pemulihan Umum (KPU) Unisi, Saprijan kepada mengatakan, pada pelaksanaan Pemira tahun ini hampir sama dengan Pemira tahun sebelumnya, baik dari pendaftaran calon kandidat Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Unisi sampai pada tahap pencoblosan surat suara oleh para mahasiswa.

Kemudian, pada kesempatan itu, ia juga berpesan kepada kandidat yang terpilih agar dapat memegang amanah yang telah diberikan rekan-rekan mahasiswa kepadanya, laksanakan kewajiban sebagai Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa, berikan inovasi ataupun ide-ide baru untuk merubah daya pikir organisasi di Unisi menjadi lebih baik.

“Kepada yang tidak terpilih, saya harapkan tidak berputus asa, teruskan semangat untuk maju dan jadikan ini sebagai suatu pembelajaran yang sangat berharga, karena keinginan untuk maju dan mau belajar adalah kunci kesuksesan,” tutur Saprijan.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa terpilih, Billy berjanji akan menjalankan amanah yang telah diberikan kepadanya dengan sebaik mungkin, dan akan terus berbuat untuk kemajuan mahasiswa khususnya serta Unisi Tembilahan pada umumnya, sehingga Unisi lebih dikenal oleh masyarakat, tidak hanya di Inhil tapi juga sampai keluar daerah lainnya.

“Terima kasih atas kepercayaan yang telah kawan-kawan mahasiswa berikan kepada saya. Insya Allah, amanah ini akan saya jalankan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Namun begitu, saya juga berharap dukungan dari semua pihak, terutama seluruh mahasiswa agar setiap program yang telah kita rencanakan dapat berjalan lancar dan sukses,” imbuhnya.(rls)




DTPHP INHIL GELAR PERTEMUAN DENGAN PENGUSAHA KILANG PADI

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir melakukan pertemuan dengan pengusaha kilang padi Desa Pulau Kijang Kecamatan Reteh. Kegiatan ini dimaksudkan guna memberikan pembekalan ilmu kepada pengusaha kilang padi agar mampu memproduksi beras dengan kualiatas yang memiliki daya saing.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala DTPHP Inhil, Wiryadi melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil (P2H), Usman S.Sos lewat sambungan telepon selular, Ahad (1/7/2012).”Dengan memahami proses pengolahan yang baik tentunya kualitas beras yang nantinya dihasilkan juga akan baik. Kita berharap, kualitas beras yang baik ini akan dapat meningkatkan daya saing beras kita dipasaran,” Jelas Usman kepada Www.detikriau.org.

Untuk tahap awal menurut Usman, hasil produksi beras ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir. Kepada pengusaha juga diharapkan menjalin kemitraan dengan para petani dalamhal memenuhi beberapa kebutuhan petani seperti bibit, pupuk dan pestisida.

“Untuk mendapatkan kualitas beras yang mampu berdaya saing, tentunya beberapa tahapan pasca panen mulai dari pengumpulan padi, penumpukan, perontokan, pembersihan, pengangkutan, pengeringan, penggilingan, penyimpanan dan pengemasan harus dilakukan sesuai standar yang dimintakan.” Jelas Usman.

Dalam kesempatan ini, untuk menumbuhkembangkan usaha, pengusaha kilang juga diharapkan dapat menjalin kemitraan dengan pihak bulog dan perbankan.”Dengan menjalin kemitraan dengan bulog maka akan dapat menjamin pemasaran. Perbankan tentu untuk memenuhi kebutuhan permodalan.” Tutup Usman.

Disamping dihadiri oleh 20 orang pengusaha kilang padi desa pulau kijang, pertemuan yang dilakukan di kantor UPT DTPHP Kec Reteh ini juga dihadiri Camat Kecamatan Reteh yang diwakili Sekretaris Kecamatan Reteh. (fsl)




TINGKATKAN KUALITAS AIR BAKU, PDAM TIRTA INDRAGIRI BANGUN 4 WADUK

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Guna meningkatkan mutu air baku, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri melaksanakan program pembangunan empat buah waduk. Jika pembangunan waduk rampung dan dapat difungsikan, maka akan dapat menghemat penggunaan bahan kimia sampai 60 persen.

“Dari 4 buah waduk, dua buah waduk sudah selesai dan telah kita fungsikan yakni waduk di Guntung Kecamatan Kateman dan Kota Baru Kecamatan Keritang. Sedangkan dua lagi yakni di Teluk Pinang Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) dan di Kecamatan Tempuling, sekarang masih dalam tahap pengerjaan. Dengan selesainya waduk, disamping tentunya dapat melakukan penghematan penggunaan bahan kimia, kualiatas air yang kita berikan kepada pelanggan akan menjadi lebih baik. “ Ujar Direktur PDAM Tirta Indragiri, Kemas Yusfery memberikan komfirmasi belum lama ini di Tembilahan.

Untuk kedepan, ditambahkan Kemas Yusfery, PDAM Tirta Indragiri juga mewacanakan untuk melakukan penambahan beberapa buah waduk.” Ada beberapa Kecamatan yang kita nilai cukup potensial untuk dibuatkan Waduk yakni di Kecamatan Mandah, Pulau Kijang dan Kuala Enok. Kita berharap dengan adanya waduk-waduk ini, kita akan dapat lebih meningkatkan kepuasan pelanggan.” Pungkas Kemas Yusfery.

“Selama ini kita nilai kualitas air yang disalurkan PDAM sudah cukup memuaskan. Memang kadangkala dalam kondisi dan waktu-waktu tertentu, seperti saat musim kemarau panjang kualitas air agak keruh dan terasa payau. Dengan diselesaikannya Waduk, tentunya PDAM tidak lagi harus mempergunakan air baku dari perairan sungai sehingga kita juga tentunya berharap kualitas air yang dihasilkan akan menjadi lebih baik,” Ujar Ujang seorang pelanggan PDAM Tirta Indragiri menyampaikan penilaian kepada detikriau.org. (Fsl)




AIPTU HENDRY J TERIMA PENGHARGAAN SEBAGAI PERSONIL DENGAN KINERJA PELAYANAN TERBAIK

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – PS Kaur Indentifikasi Polres Inhil, Aiptu Henri J mendapat penghargaan tertinggi sebagai Person dengan  kinerja pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penghargaan ini diberikan setelah dilakukan observasi ke unit-unit kerja yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat serta dilengkapi dengan hasil interview dengan pengguna layanan.

Pernyataan ini dibacakan oleh panitia penilaian, Titin Triyana, SH, MH dihadapan Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK, M.Si dan seluruh petinggi jajaran Polres Inhil dalam acara Syukuran HUT Ke-66 Bhayangkara bertempat di Aula Mapolres Inhil, Ahad (1/7/2012).

Menurut panitia penilai yang  juga Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Indragiri (UNISI), penghargaan ini diberikan guna mendorong upaya perbaikan penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita berharap dengan adanya penghargaan ini akan dapat memberikan dorongan kepada seluruh personil kepolisian untuk saling berlomba untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.” Ujarnya.

Kriteria penilaian layanan prima melalui konsep pribadi prima terdiri atas 5 indikator yakni, tampil ramah, tampil sopan, tampil yakin, tampil rapi serta tampil ceria.

Penghargaan kepada Aiptu Hendri J, Putra Kelahiran Kerinci Provinsi Jambi, 18 Desember 1970 ini diserahkan secara  langsung oleh Wakil Ketua DPRD Inhil, H. Jubair Malomo.

Usai acara penyerahan, ketika dikomfirmasi  detikriau.org, Suami dari Eva Mahdalena, ibu dari dua orang putra ini menyampaikan rasa syukur akan penghargaan tinggi yang diberikan Polres Inhil.”Syukur Alhamdulillah. Mudah-mudahan dengnan penghargaan yang tidak pernah saya duga ini akan semakin memberikan dorongan terutama kepada diri saya sendiri untuk mampu memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat sesuai aturan yang berlaku,” Jawab Aiptu Hendri J yang bergabung di Polri sejak tahun 1991/1992 ini dengan penuh rasa syukur. (fsl)