MPI MINTA POLRES INHIL SEGERA TUNTASKAN KASUS BOSDA

dalam Agenda Silaturahmi MPI, FPI dan FGI dengan Kapolres Inhil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) diminta Aktifis Masyarakat Peduli Inhil untuk segera dituntaskan. Pernyataan ini disampaikannya dalam kunjungan silaturhmi MPI, FPI dan FGI ke Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan,SIK, M.Si dengan agenda penyampaian berbagai persoalan mengenai penegakan hukum, pemberantasan korupsi dan berbagai permasalahan yang tengah terjadi di masyarakat.

Dalam ajang silaturhami yang dilaksanakan diruang rapat kantor Mapolres Inhil itu, Tengku Suhandri dan Zakiyun mengatasnamakan Masyarakat Peduli Inhil (MPI) meminta aparat kepolisian untuk segera menuntaskan beberapa kasus hukum yang kini sedang ditangani pihak kepolisian.”Kita nilai penyelidikan kasus dugaan korupsi dana Bosda yang telah masuk keranah hukum sejak akhir desember 2011 yang lalu sampai hari ini terus mendapat perhatian serius dari masyarakat. Bukan hanya besaran nominal dugaan korupsi tetapi lebih kepada keinginan masyarakat untuk meminta keseriusan aparat kepolisian dalam menyelesaikan suatu pelanggaran hukum. ” Jelas Comel biasanya Tengku Suhandri ini dipanggil. Selasa (3/6)

Terkait persoalan ini menurut Comel, Kasad Reskrim yang ikut menghadiri pertemuan saat itu menyatakan bahwa kasus BOSDA masih dalam penyelidikan. Hingga saat ini sudah 15 saksi dimintai keterangan. “Hanya saja Kasad Reskrim tidak merinci siapa ke 15 saksi itu dengan alasan kepentingan penyelidikan.”Tambah Comel.

Disamping persoalan BOSDA, MPI juga mengemukakan mengenai masih adanya dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum kepolisian dalam kaitannya dengan pemberian pelayanan kepada masyarakat.” Termasuk kita juga menyampaikan masukan agar kepolisian memanfaatkan teknologi dalam kaitannya dengan kemitraan yang ingin dibangun kepolisian dengan masyarakat. Dengan bantuan teknologi seperti komputer dan jaringan internet, kepolisian bisa menyediakan jalur pengaduan atau penyampaian informasi dari masyarakat,” Tegas Comel.

FPI, melalui juru bicaranya, Zainuddin Acang, SH ketika dikomfirmasi menyatakan bahwa FPI menyampaikan 5 permintaan yakni; tegakkan hukum dengan baik dan seadil-adilnya, buktikan slogan jangan pengaruhi kami dalam memberantas KKN, jangan biarkan mafia hukum dan mafia peradilan terjadi di bumi seribu parit, jadikan kepolisian sebagai pengayom masyarakat dan mitra rakyat serta yang terakhir FPI meminta wujudkan keteladan yang paripurna sebagai penegak hukum yang berwibawa, bermarwah dan bermoral.

“Sehubungan dengan menjelang tibanya Bulan Suci Ramadhan, kita juga meminta aparat kepolisian untuk menjaga kesucian bulan ramadhan. Permintaan itu juga sudah kita sampaikan secara tertulis,” Ujar Zainuddin Acang SH yang saat itu juga didampingi beberapa aktifis FPI Kab. Inhil lainnya.

Kapolres Inhil AKBP Dedi Rahman Dayan SIK, M.Si melalui Paur Humas, Ipda Agus Sihombing membenarkan akan adanya kunjungan beberapa perwakilan masyarakat hari ini. “Benar, Kapolres menyambut baik dengan kunjungan silaturahmi MPI, FPI dan FGI dan akan menjadikan masukan berbagai persolan yang disampaikan dalam pertemuan itu. Kepedulian masyarakat dalam bentuk menjalin kemitraan dengan kepolisian ini tentunya akan disambut dengan sikap positif dalam rangka mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat,”Jelas Paur Humas.

Dalam pertemuan itu, Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK, M.Si juga didampingi oleh, Kasad Intelkam, AKP Suprapto, Kasad Resrim, AKP Edi Munawar,SH,  Kabag Ops, Kompol Sugeng Hariyanto, SH dan Paur Humas, Ipda Agus Sihombing. (fsl)




DPC PKB INHIL BUKA PENDAFTARAN BALON BUPATI PERIODE 2013-2018

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indragiri Hilir, mulai tanggal 9 Juli hingga 16 Juli 2012 mendatang membuka pendaftaran Bakal Calon Bupati Kab. Inhil Periode 2013-2018. Dengan memiliki 6 kursi di DPRD Inhil, DPC PKB Inhil mengambil kebijakan hanya membuka peluang pendaftaran bagi Bakal Calon Bupati.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil, Dani M Nursalam, S.Pi didampingi seluruh petinggi DPC PKB Inhil dalam komfrensi pers di Sekretariat DPC PKB Inhil, Tembilahan, Selasa (3/7).

“Sesuai ketentuan undang-undang pemilu, Partai Politik ataupun Gabungan Partai Politik yang berhak untuk mengajukan pasangan bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati harus memiliki 15 persen kekuatan politik di DPRD.  PKB, dengan 6 kursi hanya memiliki 13,3 persen. Artinya PKB masih memerlukan koalisi dengan kekuatan parpol-parpol lain. Makanya dalam penjaringan ini, DPC PKB Inhil hanya membuka penjaringan untuk bakal calon Bupati.” Jelas Dani M. Nursalam yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Inhil ini dihadapan wartawan.

Penjaringan Bakal Calon Bupati yang disebut dengan Desk Pilkada menurut  Dani adalah sesuai amanat dalam peraturan partai No. 03 tahun 2009. Sebelum menetapkan Bakal calon yang nantinya akan diusung oleh PKB haruslah diputuskan melalui proses Desk Pilkada.

Seluruh hasil Desk Pilkada DPC PKB Inhil yang tahapannya sudah dimulai sejak tanggal 2 Juli 2012 yang lalu ini, ditambahkan Dani M Nursalam nantinya akan di kirim ke DPP PKB di Jakarta. “Artinya, segala informasi yang dirangkum dalam penjaringan Desk Pilkada nantinya akan dipergunakan oleh DPP PKB untuk dijadikan pertimbangan dalam menetapkan siapa yang akan ditetapkan menjadi Bakal Calon Bupati Inhil Periode 2013 – 2018 yang akan diusung oleh DPC PKB Inhil,” Tegas Dani M Nursalam.

Sekretaris Desk Pilkada DPC PKB Inhil, Herwanissitas ketika diminta komfirmasi oleh detikriau.org seusai kemfrensi pers menyebutkan bahwa siapapun bakal calon yang ingin diusung melalui DPC PKB harus melalui proses Desk Pilkada. ‘Kita akan buka pendaftaran seluas-luasnya. Siapa saja asal memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam UU berhak untuk mendaftarkan diri. Baik ia kader Partai ataupun bukan kader Partai. Intinya, dengan Desk Pilkada ini DPC PKB ingin mengusung seorang Bakal Calon Bupati dengan cara adil dan sosok yang benar-benar memiliki komitmen penuh membangun daerah.” Jawab Herwanissitas.

Jadwal Desk Pilkada DPC PKB Inhil

Dalam komfrensi pers ini, Ketua Desk Pilkada DPC PKB Inhil, M. Taufan menjelaskan proses Desk Pilkada sudah dimulai  sejak tanggal 2 juli 2012 yang lalu dengan rincinan, tanggal 2 hingga 8 juli merupakan tahap pertama yakni masa persiapan. Kemudian tahap kedua, tanggal 9 hingga 16 juli, pengumuman dan pendaftaran bakal calon, kemudian 17 hingga 24 juli pengembalian berkas pendaftaran bakal calon. Selanjutnya, tanggal 25 hingga 31 juli adalah masa pemeriksaan berkas dan pemberitahuan kepada bakal calon yang belum melengkapi berkas dan verifikasi administrasi bakal calon.

Tahap ketiga, mulai tanggal 1 hingga 30 Agustus 2012 adalah tahapan untuk melakukan survey Bakal calon Bupati. Kemudian tahap ke-empat adalah tahap Konvensi (Musyawarah Kebangkitan/ Muskit.red) dengan masa persiapan mulai tanggai 1 hingga 5 oktober. Pelaksanaan konvensi sendiri akan dilakukan pada tanggal 6 oktober 2012. Dan kemudian pada tanggal 7 hingga 13 Oktober 12 DPC PKB Inhil akan menyamapaikan Surat Permohonan Penetapan Bakal Calon.

“Untuk 4 tahapan berikutnya, yakni, Fit anda Proper Test, Kontra Politik dan Kontribusi, Penetapan Bakal Calon serta Penerbitan SK merupakan ranah DPP PKB. Seluruh bakal calon yang mendaftar dan mengikuti lima tahapan dalam proses Desk Pilkada di DPC PKB akan melakukan Fit and Profer Test di Jakarta. Termasuk kapan waktunya DPP yang menetukan,” Jelas Ketua Desk Pilkada DPC PKB Inhil, M.Taufan mengakhiri. (fsl)




September, Honorer K1 Diangkat jadi CPNS

JAKARTA – Ini kabar bahagia bagi para honorer yang sudah masuk kategori satu (K1). Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) akan mempercepat proses penetapan status para honorer tersebut menjadi CPNS. Rencananya, penetapan SK CPNS oleh instansi dimulai minggu ketiga September hingga akhir November 2012.  

“SK CPNS ditetapkan oleh masing-masing pejabat pembina kepegawaian (PPK). Pusat lewat Badan Kepegawaian Negara (BKN) hanya menetapkan Nomor Induk Pegawai (NIP). NIP ini yang menjadi dasar bagi PPK untuk menetapkan SK CPNS,” tutur Azwar di Jakarta, Selasa (3/7).

Mengingat SK CPNS mulai ditetapkan pekan ketiga September, maka NIP sudah mulai dikirimkan BKN ke masing-masing instansi baik pusat maupun daerah sejak awal September. “Ini memang dipercepat agar honorer K1 yang sudah clear bisa cepat mendapatkan SK dan NIP,” cetusnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, di dalam rapat kerja Komisi II DPR RI Selasa (26/6), Menteri PAN&RB menyebutkan kalau NIP honorer K1 sudah mulai diproses secara bertahap.

“Tapi yang mulai diproses itu hanya untuk data honorer K1 yang sudah clear ya. Artinya tidak ada masalah dan hasilnya sudah final baik dari penilaian BKN maupun Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP),” terang Azwar saat itu.

Dijelaskannya, awalnya usulan data tenaga honorer K1 dari 38 instansi pusat dan 485 instansi daerah mencapai 152.310 orang. Namun setelah dilakukan verifikasi dan validasi (Verval) yang memenuhi kriteria adalah 72.350 orang. Angka ini menciut lagi setelah dilakukan uji publik data tenaga honorer. Di mana ada sanggahan dari sembilan instansi pusat dan 203 instansi daerah.

“Angka pastinya belum ada karena masih ada verval ulang. Tapi mengingat ada 282 instansi daerah dan 29 instansi pusat yang sudah clear datanya, maka pemerintah mengambil kebijakan untuk memproses usulan penetapan NIP,” bebernya.

Kalau harus menunggu penyelesaian verval ulang, lanjut Azwar, sama saja menyiksa tenaga honorer yang hasilnya baik. Itu sebabnya, pemerintah mengambil langkah mendahulukan pemberkasan NIP honorer K1 yang sudah final.

“Paling tidak ini sebagai reward bagi daerah yang benar-benar menyodorkan data valid dan tidak ada manipulasi. Bagi instansi yang datanya disanggah harus menerima proses pemberkasan NIP-nya jadi terlambat,” tandasnya.(jpnn)




PERWAKILAN PETANI DESA PANCUR POLISIKAN PT. PALMA SATU

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Selamat, Ahmad Rizal Zuhdi dan Ketua Badan Pemberdayaan Desa (BPD) Desa Pancur Kecamatan Keritang, H. Afan Muhmammad, hari ini, senin (2/7) mewakili masyarakat  Desa Pancur secara resmi membuatkan laporan atas dugaan penyerobotan dan pengrusakan lahan yang dilakukan PT. Palma satu kepada pihak Kepolisian Polres Indragiri Hilir dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor : B/12/VII/2012/POLRES INHIL.

Menurut Ketua Gapoktan Selamat, laporan ini terpaksa mereka buatkan karena sampai saat ini mereka menilai sama sekali tidak ada itikad baik dari pihak perusahaan. “Pihak palma Satu semakin bertindak semena-mena. mereka memandang petani desa pancur sebelah mata. Semua jerih payah yang telah kami usahakan diatas lahan yang secara hukum sah milik kami mereka hancurkan. Masyarakat khawatir kalau sampai kehabisan kesabaran,” Ujar Rizal ketika sempat dijumpai di Mapolres Inhil, Senin (2/7)

Sebelum membuatkan laporan, menurut Rizal, mereka sudah menemui Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, SIK, M.Si untuk menyampaikan kondisi riil yang kini tengah terjadi dilapangan termasuk  berbagai upaya propokasi yang dilakukan pihak perusahaan.’ “Kita sampaikan kondisi di lapangan saat ini, dimana berpotensi
terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.  Dalam pertemuan itu Kapolres menyatakan bahwa terkait laporan petani ini akan didalami oleh pihak kepolisian dan diminta masyarakat untuk menahan diri.

Kembali untuk diketahui, para petani yang lahannya diserobot ini mengantongi Surat Keterangan Tanah (SKT) yang dikeluarkan Kepala Desa Pancur dan Camat Keritang. Serta mengacu kepada Peraturan Gubri No.28 Tahun 2005 tentang Penetapan dan Penegasan Batas Daerah antara Kabupaten Inhu dan Inhil juga diperkuat dengan putusan Mahkamah Agung RI No. 10/P.PTS/V/2008/10/HUM/2007 yang menegaskan bahwa Desa Pancur, Kecamatan Keritang masuk wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.(fsl)




NAJWA FLORIST LUDES DILALAP API

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Peristiwa kebakaran kembali terjadi. Kali ini, sebuah ruko tempat usaha papan bunga ucapan selamat jalan Baharuddin Yusuf hanya dalam waktu lebih kurang 1 jam, ludes dilalap api. Diperkirakan kerugian mencapai puluhan juta rupiah dan satu korban mengalami luka bakar. Senin (2/6)

Dari informasi lapangan, api mulai diketahui sekira pukul 09.30 Wib. Bahan usaha jasa pembuatan papan bunga ucapan iklan Najwa Florist yang memang mudah terbakar membuat api begitu cepat membesar serta menghanguskan seluruh isi lantai dasar ruko.

Dua kendaraan pemadam kebakaran milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tiba dilokasi pukul 09.57 Wib dibantu dengan pemadaman swadaya milik Paguyuban Sosial Marga Tiongha Indonesia (PSMTI) cabang Inhil. Sekira pukul 10.20 Wib api baru berhasil dimatikan.

Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, SIK, M.Si melalui Kasad Reskrim, AKP Edy Munawar membenarkan terjadinya peristiwa kebakaran ini. “ Ya. Kejadian sekira pukul 9.30 Wib tadi pagi. Saat ini api sudah berhasil dipadamkan petugas kebakaran. Untuk penyelidikan, TKP sudah kita Police Line,”Jelas Kasad Reskrim ketika dikomfirmasi diruang kerjanya, senin (2/7)

Ditambahkan Kasad Reskrim, pemilik usaha Najwa Florist, Jamiliyah dan Saukani sudah dimintai keterangan. Pasangan suami istri yang mengontrak ruko milik Ketua DPRD Inhil, H. Raus Walid ini menyatakan tidak mengetahui darimana asal api. Hanya saja menurut keterangan pengontrak ruko yang sudah menempati ruko tersebut selama lebih kurang 5 tahun ini, sekira  satu bulan yang lalu meteran listrik di ruko mereka pernah mengeluarkan api karena arus pendek. “Tapi untuk kasus ini kita belum mengetahui secara pasti penyebab kebakarannya.” Kata Kasad Reskrim.

Saat kejadian, Jamiliyah baru sekira 15 menit naik kelantai dua ruko untuk membangunkan suaminya yang saat itu masih tertidur. Saat berada dilantai dua, tetangga berseberangan jalan dengan ruko mereka berteriak memberitahukan ada api dilantai dasar.

“Karena api sudah membesar, mereka terpaksa keluar melalui jendela lantai dua dan melompat untuk menyelamatkan diri.”Ujar Kasad Reskrim.

Akibat kebakaran ini diperkirakan menimbulkan kerugian puluhan juta rupiah dan satu korban luka bakar atas nama Sila (14) Tahun. (fsl)




Peringatan HAN 2012 Semakin Banyak Partisipan

Pekanbaru (www.detikriau.org) – Rangakaian kegiatan menyambut Hari Anak Nasional 2012 yang diselenggarakan Forum Cinta Anak Riau (FCAR) semakin banyak yang ikut berpartisipasi. Selain Sikari (Sindikat Kartunis Riau) yang sudah lebih dulu, J-Rock Star Community dan Forum Anak Riau juga berpartisipasi penuh mensukseskan dan memeriahkan perayaan HAN 2012 ini.
Demikian dikatakan ketua FACR, Helda di sela-sela acara kampanye, penggalangan koin, buku dan mainan serta menggambar bersama Sikari di arena Car Free Day, Minggu (1/7) kemarin di Jl Diponegoro Pekanbaru. Menurutnya, bentuk partisipasi yang dilakukan Forum Anak Riau adalah membantu menggalang dana dengan pengumpulan koin, menjual pin dan stiker. “Peran serta mereka cukup membanggakan,” kata Helda.
FCAR, lanjut Helda, adalah kumpulan volunter yang beranggotakan Divisi Perempuan AJI Pku, Rumpun Perempuan Anak Riau (RUPARi), ISEC dan Yayasan Siklus membuka peluang seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin bergabung untuk memeriahkan HAN 2012 yang jatuh pada Tanggal 23 Juli mendatang. “Siapa saja boleh terlibat di kegiatan ini. Ada beberapa agenda acara yang kita lakukan, antara lain pengumpulan koin, buku (baru/bekas), mainan untuk didonasikan ke anak-anak yang kurang beruntung,” kata Helda.
Untuk menggalang dana, lanjut Helda, FCAR juga melakukan penjualan pin dan stiker. Dengan banyaknya alternatif, masyarakat bisa memilih ingin memberi sumbangan dalam bentuk apa. Hasil sumbangan tersebut sepenuhnya akan didonasikan. ”Dalam acara menggambar bersama Sikari selama dua minggu ini di lokasi Car Free Day, FCAR berhasil mengumpulkan dana hampir Rp400 rb. Jumlah tersebut masih sangat jauh dari harapan kami. Harapan kami, menjelang hari puncak pada 23 Juli, semakin banyak masyarakat yang bersedia dan berpartisipasi memberi sumbangan dalam bentuk apa saja,” harap Helda.
Guna memudahkan masyarakat dalam menyalurkan sumbangan, Helda memberikan beberapa tempat yang bisa dihubungi, antara lain kantor ISEC dan Yayasan Siklus di Jl. Pontianak No.15 Tangkerang Timur. Telepon (0761) 37745 atau ke kantor RUPARi Jl. Srikandi No.27 Perundam Panam. Contact Persen, Helda hp. 0813 28364 574.
Untuk tema pada Hari Anak tahun ini, FCAR memilih “Selamatkan Anak Bangsa, Penuhi Hak Anak”.” Tema tersebut sengaja dipilih karena masih tingginya angka kekerasan terhadap anak, terus bertambahnya jumlah anak yang terinveksi HIV, anak jalanan, pekerja anak, anak yang terlantar, anak suku pedalaman yang kurang mendapat fasilitas pendidikan, anak yang menjadi korban trafficking hingga tingginya angka kematian bayi. Keadaan teresebut menunjukkan fakta yang tidak bisa kita biarkan terjadi terus menerus,” tandas Helda. (rls)