15 KOMUNITAS AGENDAKAN KAMPAYE PEMULIHAN FUNGSI EKOSISTEM RIAU.

PEKANBARU (www.detikriau.org) – Sebanyak 15 komunitas di Pekanbaru berkeinginan untuk mengkampanyekan Pemulihan Fungsi Ekosistem Riau dalam kegiatan di dalam komunitas mereka. Ini terlihat dari diskusi saat Lokakarya Lintas Komunitas untuk Mendorong Partisipasi Kampanye Pemulihan Fungsi Ekosistem Riau.

“Kami dari Sindikasi Karikatur Riau (Sikari), tetap akan membantu menyuarakan, mengkampanyekan pemulihan fungsi ekosistem Riau. Caranya dengan mengkampanyekan dalam bentuk karikatur. Demikian juga dengan teman-teman komunitas dan hobbies lainnya,” kata Ketua Sikari, Furqan LW, Minggu (15/7/2013), di sela-sela Lokakarya Lintas Komunitas untuk Mendorong Partisipasi Kampanye Pemulihan Fungsi Ekosistem Riau, Home Café, Jalan Soetomo, Pekanbaru.

Sementara itu, Ketua Komunitas WarGa Kota Pekanbaru, Iwan Virgin, mengatakan sebagai sebuah komunitas, mereka bisa bertindak untuk lebih lagi, tidak hanya seperti selama ini beraktivitas. Iwan menjelaska, selama ini sudah menjalankan kampanye lingkungan

“Contohnya, penanaman pohon di acara HIV/AIDS setiap 1 Desember. Jadi kita tidak bergerak hanya di kesehatan saja, juga kampanye lingkungan hidup,” kata Iwan Virgin.

Komunitas ini memiliki 80 anggota aktif dari 200 jumlah keseluruhan yang terdaftar. “Kita senang ikut acara ini dan saya akan coba tawarkan ke kawan-kawan, apa bisa kita lakukan untuk kampanye lingkungan hidup dalam waktu dekat ini,” kata Iwan.

Ketua Asosiasi Klub dan Komunitas Pekanbaru (Asccop), Alfius Zachawerus, mengatakan, lokakarya yang digagas Jikalahari, AJI dan Fopersma sangat bermanfaat, tidak muluk-muluk, dan bisa diaplikasikan.  Mereka berencana menggelat touring keliling kabupaten/kota di Riau sambil mencari objek wisata yang hutannya masih asri, belum dirusak.

“Selama ini kita harus ke Sumatera Barat untuk berwisata, kenapa tidak kita berwisata di daerah di Riau, masih ada objek wisata hutan yang asri,” jelasnya.

Asscop memiliki 12 klub motor dengan 1.800 anggota. “Kita setiap kegiatan tanam pohon dengan Satlantas, di Sungai Siak, rutin dalam sebulan, awal dan pertengahan,” kata Alfius.

Sementara itu, pemateri Fahrurrazi Rajid Malley mengatakan, para peserta usai diberikan materi dan bimbingan saat lokakarya, dilanjutkan dengan membuat apa yang bisa lakukan dalam kampanye lingkungan mereka.

“Para peserta usai diberikan materi dan bimbingan, dilanjutkan dengan membuat apa yang bisa dilakukan dalam kampanye lingkungan hidup disesuaikan dengan komunitas dan hobi mereka,” kata Fachrurrazi saat memberikan materi Merajut Lintas Komunitas untuk Mendorong Partisipasi Kampanye Pemulihan Fungsi Ekosistem Riau.

Sementara itu, Wakil  Koordinator Jikalahari, Fadil Nandila mengatakan, Jikalahari akan melakukan bimbingan selama dua tahun terhadap komunitas dalam menjalankan aksi kampanye lingkungan hidup.

“Kita akan selalu membimbing teman-teman komunitas untuk selalu mengkampanyekan pemulihan fungsi ekosistem Riau,” jelas Fadil.

Tujuan tersebut jadi target utama lokakarya ini. “Biasanya yang berjuang menyelamatkan lingkungan hanya para aktivis yang bergerak di bidang lingkungan saja. Sekarang ini kita coba rangkul komunitas lainnya juga,” sambung Fadil.  (rls)




Suap PON Riau, KPK Tetapkan 7 lagi Anggota DPRD Riau jadi Tersangka

KPK mengumumkan penambahan tersangka baru dalam kasus suap PON. Tujuh anggota DPRD Riau menyusul enam tersangka sebulumnya.
PEKANBARU- Setelah menahan enam tersangka suap PON Riau, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan penambahan tujuh tersangka baru. Mereka seluruhnya merupakan anggota DPRD Riau.

Penambahan tujuh tersangka baru tersebut diumumkan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, di Tanjung Lesung, Banten, Jumat (13/7/2012). Mereka adalah Abubakar Siddik, Adrian Ali, Turoechan Asyari, Zulfan Heri, Tengku Muhazza, Syarif Hidayat dan Roem Zein.

Kepada para tersangka baru, para penyidik KPK menjerat dengan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 5 ayat 2 atay Pasal 11 UU Pemberantasan Korupsi.

Juru bicara KPK Johan Budi saat dihubungi riauterkini, Kamis malam mebenarkan adanya penambahan tujuh tersangka baru dalam kasus suap PON Riau. “Sudah keluar surat perintah dimulainya penyidikan terhadap ketujuh saksi tersebut, dengan demikian statusnya naik menjadi tersangka,” jelasnya.

Dengan tambahan tujuh tersangka, maka kasus suap PON sudah terdapat 13 tersangka. Enam tersangka sebelumnya yang sudah ditahan KPK adalah M. Faizal Azwan, anggota DPRD Riau dari Fraksi Golkar, kedua M. Dunir, anggota DPRD Riau dari Fraksi PKB, ketiga Eka Darma Putra, Kepala Seksi Pengembangan Sarana Prasarana Dinas Pemuda dan Olahraga, keempat Rahmat Syaputra, anggota staf PT Pembangunan Perumahan (Persero), selaku kontraktor pembangunan lapangan tembak PON Riau 2012. Kemudian kelima Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau Lukman Abbas dan keenam Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Riau Taufan Andoso Yakin.

Dari seluruh tersangka, baru Eka dan Rahmad yang perkaranya sudah mulai disidangkan di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Pekanbaru.(rtc)




PLN RAYON TEMBILAHAN DEFISIT DAYA. GILIRAN PEMADAMAN KEMBALI DIBERLAKUKAN

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Warga kota Tembilahan berharap PLN Rayon Tembilahan dapat bekerja lebih professional. Jika tidak ada pemadaman listrik, tibanya bulan suci ramadhan tentunya akan semakin menyamankan umat islam yang sedang beribadah.

Ujang 37 tahun,  seorang warga jalan Bunga Tembilahan berharap pihak PLN secepatnya mengantisipasi pemadaman listrik yang terjadi, dikhawatirkannya, tradisi amukan sijago merah yang sering mewarnai setiap menjelang tibanya bulan Ramadhan, tahun ini dapat diminimalisir . “Saat pasokan listrik terputus, masyarakat kebanyakan mempergunakan penerangan lampu minyak ataupun lilin. Sumber penerangan ini sering menjadi penyebab amukan sijago merah. Makanya sebagai masyarakat saya berharap hal ini dapat menjadi perhatian serius dari pihak PLN dengan mengusahakan tidak adanya pemadaman lampu.” Ujarnya.

Pernyataan senada juga datang dari warga Tembilahan lainnya. Yadi, warga jalan Batang Tuaka Tembilahan ini mengeluhkan sering terjadinya pemadaman listrik PLN beberapa waktu belakangan ini.

“Nanti kalau bulan puasa listrik sering padam, ibadah puasa bisa menjadi terganggu. Apalagi disaat menjelang berbuka dan sahur. Makanya saya berharap pihak PLN agar dapat bekerja lebih professional agar ibadah umat islam dibulan suci nanti dapat berjalan dengan tenang,” Pinta Yadi.

 

Berdasarkan penjelasan Manager PLN Rayon Tembilahan Husnul, pihak PLN Rayon Temilahan saat ini terpaksa kembali harus melakukan pemadaman listrik secara bergilir. Hal ini dikatakannya disebabkan adanya difisit daya sebesar 1.550 KW.” Kapasitas mesin kita yang tersedia secara total saat ini sebanyak 9.750 KW. Kebutuhan listrik saat beban puncak mencapai 11.300 KW dan saat normal adalah sebesar 10.300 KW. Karena adanya defisit ini terpaksa membuat kita harus melakukan pemadaman secara bergilir,” Ujar Husnul kepada wartawan diruang kerjanya, Jum’at (13/7)

Ditambahkan Husnul, pemadaman secara bergilir ini diberlakukan dengan waktu 6 hari hidup dan 1 mati. Pemadaman listrik maksimal selama 3 jam.

“Itu batas pemadaman waktu maksimal. Artinya dalam kondisi cuaca yang sangat panas yang menyebabkan kemampuan mesin juga akan merosot. Namun jika cuaca dingin, waktunya tentu akan dapat dipersingkat,” Terangnya.

Dalam kesempatan itu, Husnul juga menghimbau kepada masyarakat agar dapat melakukan penghematan penggunaan listrik agar pemadaman dapat diminimalisir.

Defisitnya daya listrik di PLN Rayon Tembilahan terjadi karena faktor musibah kebakaran yang terjadi beberapa waktu yang lalu. Menjelang tibanya bulan ramadhan ini menurut Husnul, pihak PLN Rayon Tembilahan akan terus berusaha melakukan perbaikan mesin yang rusak agar kembali dapat dioperasionalkan. (fsl)




BENDAHARA LPP DPW PKB RIAU DAFTAR BALON BUPATI INHIL

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Drs. Zainal Abidin, M.Pd, Bendahara Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Riau, Jum’at (13/7) ikut mendaftarkan diri pada DPC PKB Inhil yang diterima langsung oleh Ketua Desk Pilkada DPC PKB, M. Taufan yang saat itu didampingi anggota, Burhan.

Dihadapan wartawan, sebagai putra daerah Inhil, Zainal mengaku keikutsertaannya untuk mendaftar sebagai Bakal Calon (Balon) Bupati Inhil periode 2013 – 2018 merupakan panggilan hati untuk ikut membangun daerah kelahirannya.

“Sebagai putra kelahiran Inhil tentunya saya juga punya keinginan untuk memajukan daerah sesuai kemampuan saya. Sektor pertanian secara umum adalah mata pencaharian terbesar masyarakat Inhil. Saya nilai selama ini belum terbangun secara maksimal maka ini harus dilakukan pembenahan agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” Ujarnya memberikan komfirmasi usai melakukan pendaftaran.

Dengan menyandang titel sebagai seorang Sarjana Pendidikan, Zainal menempatkan sektor pendidikan sebagai sektor paling diprioritaskan apabila kelak ia memang diberikan kepercayaan untuk memimpin Inhil.”Pendidikan merosot tentunya akan berimbas kepada semua sektor lainnya ,”Kata Zainal berpendapat.(Am)




PERBAIKAN RUAS JALAN NEGARA AKAN MENJADI PRIORITAS

HasilKunjungan Komisi III DPRD Inhil Ke Ditjen Bina Marga di Jakarta —

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kondisi rusaknya beberapa ruas jalan Negara yang berada di Kabupaten Indragiri Hilir mendapat respon dari pemerintah pusat di Jakarta.

“Informasi ini kita peroleh saat kunjungan ke Ditjen Bina Marga Subdin Wilayah 1 c, Joko Sulistiyono pada senin (9/7) yang lalu. Kunjungan ini kita lakukan untuk menyampaikan secara langsung mengenai kondisi ruas jalan Negara yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir yang kini kondisinya sudah sangat rusak,” Ujar Ketua Komisi III DPRD Inhil, Feriyandi saat ditemui diruang Komisi II DPRD Inhil, Kamis (12/7).

Ditambahkan Feriyandi, ruas jalan Negara yang kondisinya kini cukup rusak adalah ruas jalan dari Sebrida ke perbatasan Jambi (panjang ruas jalan 49 KM). Untuk perbaikannya kini sudah masuk dalam proses lelang. Sedangkan jalan dari bagan jaya ke pelabuhan samudra kuala enok ( 68 KM) serta beberapa ruas jalan Negara lainnya akan diprioritaskan di tahun anggaran 2013 mendatang. ”Namun yang kini kondisinya sangat parah adalah ruas jalan dari Bagan Jaya ke Pelabuhan Samudra tepatnya di Desa Suhada menuju Desa Sungai Rukam Kecamatan Enok sepanjang kurang lebih 5 hingga 7 KM,”Jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Ketua Komisi III DPRD Inhil yang juga didampingi oleh Wakil Ketua, H. Ardiyanto dan Sekretaris H. Samsudin juga menyampaikan bahwa untuk perbaikan Jembatan parit H.Lukman dilaksakan pada tahun 2013. “perbaikan jembatan yang sudah ambruk sejak 2 tahun lalu ini kini perencanaannya sedang dikerjakan,”Pungkas Feriyandi. (fsl)




DIKABARKAN ADA PUNGLI, KOMISI II AKAN PANGGIL PENGELOLA PASAR

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kabar adanya pungutan liar yang dialami pedagang di Pasar Pagi Tembilahan membuat Dewan berang. Diagendakan dalam waktu dekat, Dewan akan segera agendakan untuk memanggil pihak-pihak terkait.

Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Inhil, H. Bakri H Anwar saat ditemui detikriau.org diruang Komisi II gedung DPRD Inhil jalan R Subrantas Tembilahan, Kamis (12/7)

“Kalau memang benar ada oknum yang melakukan perbuatan seperti itu, ini jelas sebuah tindakan yang menyalahi aturan. Kita akan segera agendakan untuk memanggil pihak pengelola pasar agar persoalan ini dapat segera diselesaikan,” Ujar Politisi dari Partai Bintang Reformasi ini.

Ditambahkannya, seharusnya sebagai aparatur pemerintah kerjanya harus membantu masyarakat bukan malah menyengsarakan. “Yang jelas kita akan tindakan lanjuti persoalan ini agar semuanya jelas,” Imbuhnya.

Berdasarkan sumber detikriau.org yang tidak bersedia menyebutkan namanya mengatakan beberapa oknum di Disperindag juga mendapatkan bagian dari kios dan los yang diperuntukan bagi pedagang ini.”Saya memang tidak memiliki bukti pasti. Kabarnya jatah ini yang kembali mereka tawarkan kepada siapa saja yang mau membayar. Coba abang minta aja nama-nama pedagang yang masuk database dan lakukan crosscheck secara langsung, saya yakin akan banyak ditemui kejanggalan,”Ujarnya memberikan masukan. (fsl)