WABUB INHIL IRUP GELAR PASUKAN OPERASI KETUPAT 2012

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) — Kepolisian Resort Inhil Jum’at (10/8) pagi menggelar upacara gelar pasukan dalam rangka operasi ketupat menyambut lebaran Idul fitri 1433 H tahun 2012.  Hadir sebagai Inspektur upacara tersebut Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Rosman Malomo.

Wabub, Rosman Malomo berharap kerja sama yang terkoordinasi antar seluruh pihak terkait tentunya akan dapat menekan terjadinya hal yang tidak di inginkan. Wabub juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut ditahun-tahun berikutnya.

“Dengan bersama-sama ikut mengambil andil dalam kegiatan Mudik tahun ini, saya yakin kita dapat menekan terjadinya hal hal yang tidak kita inginkan, dan saya rasa apa yang kita lakukan hari ini sangat penting bagi kepentingan masyarakat banyak dan dapat terus ada setiap tahunnya dengan perbaikan-perbaikan atau evaluasi dari tahun-ketahun pula,” ujarnya.

Terkait dengan buruknya kondisi jalan dan geografis wiayah Kabupaten Inhil, Wabub menghimbau seluruh masyarakat pemudik dan penggunan jalan untuk dapat berhati-hati dan saling menghormati sesama pengguna jalan guna menghindari hal hal yang merugikan keselamatan pribadi dan bersama.

“Seperti yang kita tahu perbaikan-perbaikan jalan yang tengah kita lakukan saat ini tentunya tidak dapat kita sulap untuk segera selesai, tentunya butuh waktu untuk memperbaikinya. Oleh sebab itu saya menghimbau kepada para pemudik dan pengguna jalan agar dapat berhati-hati dan saling menjaga kenyamanan bersama dalam perjalanan,” himbau Wabub.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK MSI mengatakan, untuk operasi ketupat tahun ini pihaknya melibatkan personil sebanyak 321 yang terbagai, 177 polisi dan sisanya merupakan gabungan instansi seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan dan juga dibantu Unsur TNI.

Dalam operasi yang digelar selama 16 hari tersebut, setiap personil disebar di Tujuh posko yang terdapat untuk Kabupaten Indragiri Hilir, diantaranya, Lintas Sumatra, Kecamatan Kempas dan Dalam Kota. Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini pihak kepolisian juga memprioritaskan jalur laut dengan membuat 4 Posko yang dipantau Polair di 3 Kecamatan seperti Kecamatan Gaung, Tanah Merah dan Kuindra.

“Dalam operasi pekat kita tahun ini kita melibatkan 321 personil yang mana dari kita sendiri ada 177 personil, sedangkan sisanya dibantu instansi terkait lainya termauk TNI. Sedangkan untuk Kabupaten Inhil tahun ini kita memiliki tujuh posko yang kita sebar di titik titik dalam kota hingga jalur lintas Sumatra dan jalur laut,” jelas Kapolres.

Kapolres juga menghimbau kepada seluruh masyarakat terutama bagi para pemudik, untuk tetap menjaga Kamtibmas dan Kamsertibcalantas, agar tetap berhati-hati dan waspada disetiap aktivitas yang dilakukan baik mudik maupun tidak mudik.

“Seluruh masyarakat kita himbau agar bersama-sama menekan terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan seperti, kecelakaan, kebakaran, perampokan dan Pencurian. Dengan tetap berhati hati dan waspada dalam setiap melakukan aktivitas, baik bagi yang mudik maupun yang tidak mudik ,” Himbau Kapolres. (fsl)




TAMBAH LIBURAN PNS AKAN DIKENAI SANKSI

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir ( Kab. Inhil) akan memberikan sanksi tegas bagi PNS yang kedapatan menambah hari libur Idul Fitri.

 

Menurut Setdakab Inhil, H. Alimuddin RM,  liburan Idul Fitri tahun 2012 akan dimulai sejak tanggal 17 hingga 22 Agustus. Dikarenakan tanggal 17 Agustus adalah hari HUT RI, maka setda menghimbau agar Pejabat dan PNS untuk mengikuti upacara 17-an.

 

“Jadi mulai liburannya saya himbau seusai upacara 17-an. Namun ingat, tanggal 23-nya sudah harus masuk bekerja. Kita akan lakukan pengecekan hari pertama masuk kerja nantinya dan absensinya akan kita serahkan kepada Bupati,” Pesan Setda baru-baru ini di Tembilahan.

 

Masih menurut Setda, semua PNS diharuskan untuk memenuhi semua aturan. Jika ada yang membandel maka akan diberikan sanksi baik teguran maupun pemecatan.

“Sidak dihari pertama masuk kerja nantinya tentunya untuk mengetahui sejauh mana ketaatan mereka mematuhi aturan.”Imbuh Setda

 

Setda berjanji dalam menerapkan sanksi tidak akan memandang bulu karena ini menurut Setda sudah menjadi konsekuensi sebagai aparatur Negara untuk taat dan patuh kepada semua aturan dalam rangka memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.(Am)




Edarkan Narkoba, Pasutri Gaek di Tembilahan di Bekuk Polisi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ternyata yang namanya bisnis narkoba itu tidak mengenal umur, buktinya pada Rabu (8/8) kemarin sekitar pukul 17.30 WIB, dua orang gaek pasangan suami istri (pasutri) yakni DM (64) dan istrinya MA (46) warga Kota Tembilahan, terpaksa harus berurusan dengan Polisi karena memiliki dan mengedarkan narkoba

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si melalui Kapolsek Kota Iptu R.Tarigan, Kamis (9/8) mengatakan kronologi penangkapan terhadap kedua pasutri tersebut berawal adanya informasi dari masyarakat terkait dengan aktifitas pelaku memiliki sekaligus bertransaski narkoba

Dari informasi tersebut, kemudian Opnal Reskrim Polsek Kota Tembilahan dibawah Komando Kapolsek Iptu R.Tarigan langsung melakukan pengembangan, untuk membuktikan atas laporan yang masuk dari masyarakat tersebut

“Guna mengungkap kebenaran aktifitas pelaku bertransaksi narkoba,  Anggota kita langsung menyamar sebagai pembeli untuk mendapatkan sejumlah narkoba jenis sabu-sabu dari tangan pelaku” ujar Iptu Raymon Tarigan

Setelah terjadi transaksi kesepakatan antara pelaku dengan anggota yang menyamar sebagai pembeli, selanjutnya mereka mengajak pertemuan pada tempat yang sudah di tentukan. Berawal dari sinilah pada akhirnya Polisi berhasil mengungkap perbuatan kedua pelaku yang sudah dilakukan.

“Ternyata jebakan kita sangat jitu, sebab begitu sudah ada kesepakatan proses transaksi jual beli antara pelaku dan pembeli di tambah dengan barang bukti yang ada, langsung dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku” ujar Kapolsek Kota Iptu R.Tarigan

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh Personil Polsek Kota, saat dilakukan penggledahan di rumahnya ditemukan 1 paket sabu-sabu berkuran sedang terbungkus dalam plastik putih, dan 3 paket kecil sabu-sabu. Serta 12 paket kecil sabu-sabu dan uang tunai Rp700ribu terdapat dalam dompet warna coklat

Selain itu petugas juga menemukan barang bukti berupa  27 lembar plastik bening yang diduga kerap digunakan sebagai bungkus sabu-sabu. Dan dari tangan istrinya DM juga ditemukan barang bukti berupa 3 paket kecil sabu-sabu yang dibungkus dalam palstik warna putih serta 1 unit Hp merek Ti-phone warna putih

Lebih lanjut Kapolsek Iptu R.Tarigan menegaskan bahwa saat ini kasusnya sudah di tangani oleh Satuan Narkoba Polres Indragiri Hilir, beserta barang bukti narkoba yang ditemukan oleh petugas saat dilakukan penggledahan dirumahnya

“Saat ini untuk kedua pelaku sudah di amankan ke Polres Indragiri beserta barang bukti yang sudah di temukan, untuk diproses lebih lanjut” ujarnya.(fsl)




Warga Sungai Ara Keluhkan Kerusakan Jalan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sejumlah warga Desa Sungai Ara, Kecamatan Kempas, kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), dan pengguna jalan mengeluhkan rusaknya Jalan Jalan Politani yang menghubungkan antara Kilometer 8 dan Jalan Lintas Sungai Rumbai, yang kondisi jalan saat ini terdapat banyaknya lubang-lubang besar disepanjang badan jalan tersebu.  

Siti Rumijah (40), warga sekitar Jalan Politani, menyebutkan, rusaknya Jalan Politani yang menjadi akses warga dari Kilometer 8 ke wilayah Sungai Rumbai itu terjadi sejak sekitar dua tahun lalu. Sejak itu pula, arus kendaraan di Jalan Politani kerap terhambat akibat banykanya lubang-lubang besar, dimana ketika musim penghujan turun lubang-lubang tersebut di genangi air dan berlumpur.

“Rusaknya jalan juga membahayakan pengendara motor maupun mobil. Jalanannya banyak yang berlubang, bahkan lubangnya mencapai kedalam 30 cm dengan lebar hampir memenuhi badan jalan. Ini tidak hanya satu, tapi banyak lubang yang seperti in di sepanjang jalan ini. Melihatnya juga jadi kurang enak, terkesan kayak jalanan Dusun. Jalan Dusun saja sekarang sudah bagus,” ujar warga yang juga berprofesi sebagai petani sawit itu, , belum lama ini ketika dikomfirmasi di Jalan politani, Kecamatan Kempas.

Pantauan di lapangan, sepanjang Jalan Politani banyak yang berlubang dan dipenuhi pecahan batu kerikil serta lumpur kuning. Selain itu, terlihat pula tanah bekas timbunan di sebahagian badan jalan. “Ini merupakan jalan utama  warga sekitar Jalan Politani ini untuk membawa hasil kebun masyarakat. Semenjak jalan ini rusak sekitar 2 tahun lalu, kerap terjadi kecelakaan. Kita mengharapkan kepada pemerintah, agar jalan ini mendapat perhatian, ya paling tidak ada upaya penimbunan atau semacamnya, agar tidak menelan korban,” kata Sidik (32), warga Jalan Politani lainnya, sambil menunjuk lobang yang terdapat di badan Jalan Politani tersebut.(Am)




LEBARAN, STOK BBM DIPASTIKAN MENCUKUPI

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Operation Head (OH) Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Tembilahan, Abdul Halim nyatakan stok BBM untuk Kabupaten Indragiri Hilir dipastikan akan mencukupi guna  menghadapi datangnya Hari raya Idul Fitri mendatang.

 

Dari penjelasan Abdul Halim kepada detikriau.org saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (9/8), secara keseluruhan stok BBM yang ada saat ini yakni, Premium sebanyak 754 kl untuk kebutuhan 10 hari kedepan, Karosene sebanyak 975 kl untuk kebutuhan selama 61 hari kedepan kemudian untuk stok BBM jenis Solar sebanyak 3323 kl untuk kebutuhan selama 15 hari kedepan.

 

“Insyaallah kalau tidak ada halangan, tanggal 12 Agustus 2012 mendatang kembali akan datang kapal yang membawa tambahan stok BBM kita yakni BBM jenis premium sebanyak 750 kl dan Solar sebanyak 1600 kl. Dengan stok yang ada ini, saya kira kebutuhan BBM dalam menghadapi tibanya hari raya Idul Fitri mendatang tidak aka nada masalah,” Ujar Abdul Halim.

 

Ditambahkan Abdul Halim, hari ini, Jum’at (10/8), Terminal BBM Tembilahan akan mendistribusikan BBM jenis solar sebanyak 430 kl dan solar sebanyak 1600 kl dengan rincian, SPBU milik H. Syamsuddin sebanyak 45 kl premium dan 30 kl solar. Kemudian untuk APMS Zainal sebanyak 50 kl premium dan 20 kl solar. APMS Ali Akbar Gani, Pulau Kijang, didistribusikan sebanyak 20 kl premium dan 20 kl solar. Selanjutnya untuk kebutuhan PLN Rayon Tembilahan didistribusikan solar sebanyak 210 kl serta Untuk Industri (PT.RPP), solar sebanyak 150 kl.

 

“kita sudah mendapatkan intruksi agar seluruh depot BBM tidak boleh kosong dan harus buka 24 jam. Nantinya kalau memang permintaan BBM masyarakat tinggi, selagi mereka memiliki Leading Order / faktur, kita tetap distribusikan dan melayani selama 24 jam penuh,” Tegas Abdul Halim mengakhiri. (fsl)




GARA-GARA MERCON, RUSNI TEWAS BERSIMBAH DARAH

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Perkelahian yang menyebabkan korban meninggal dunia kembali terjadi. Kali ini korbannya adalah, Rusni (28), buruh, Warga Jalan Pasar Kayu Jati Kecamatan Tembilahan Hulu. Korban rubuh bersimbah darah setelah dada kirinya dihujam satu tusukan oleh pelaku dengan senjata tajam miliknya sendiri. Diduga pertikaian ini hanya disebabkan oleh suara letusan petasan.

 

Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, SIK, M,Si melalui Perwira Humas, Ipda Agus Sihombing menyatakan bahwa pada malam kejadian, selasa (7/8) sekira pukul 20.00 Wib, pelaku, Rahmat (32) warga Jalan Telaga Biru gg Bersama Kecamatan Tembilahan Hulu yang juga berprofesi sebagai buruh ini mendatangi TKP jalan Kayu Jati Tbh Hulu untuk menemui korban, Rusni. Maksud kedatangan Rahmat tidak lain adalah untuk berdamai dengan korban atas peristiwa yang telah terjadi antara dirinya dengan korban pada malam sebelumnnya.

 

Setibanya di TKP, Rahmat nyatanya tidak mendapatkan sambutan baik, korban  nampaknya masih menyimpan dendam dan langsung menyerang dengan mempergunakan senjata tajam kearah Rahmat. “Begitu mendapatkan serangan, rahmat mengelak dan akhirnya berhasil merampas senjata yang berada di dalam genggaman korban. Senjata yang telah berhasil dirampas itu kemudian dihujamkan Rahmat ke bagian dada kiri korban sebanyak satu kali dan akibat luka yang mengeluarkan darah begitu banyak ini akhirnya korban rubuh dan tidak berselang lama menghembuskan nafas terakhir. Begitu melihat korban rubuh, karena merasa ketakutan, malam itu Rahmat melarikan diri.” Jelas Paur Humas.

 

Malam itu juga korban yang sudah tidak bernyawa dilarikan ke Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan untuk di visum. Dari hasil visum diketahui ditubuh korban hanya terdapat sebuah tusukan senjata tajam pada bagian dada kiri dengan panjang tusukan 2,8 cm lebar 1,3 cm dan kedalaman 4,2 cm. “Hari ini, rabu (8/8) sekira pukul 07.30 Wib pelaku menyerahkan diri di Mapolsek reteh,”Tutup Paur Humas.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Vokal dilapangan, malam sebelum kejadian Korban dan pelaku sudah terlibat pertikaian. Malam itu, pelaku sempat kaget dengan suara petasan yang sedang dimainkan korban. Sontak saat itu karena kaget, pelaku marah dan menegur korban. Tetapi korban tidak senang dan akhirnya terjadilah pertengkaran mulut. Saat kejadian itu, pelaku sempat melayangkan tamparan ke wajah korban. “Korban merasa tidak senang dan sambil pergi korban  mengancam akan membalas perbuatan pelaku.” Ujar seorang warga yang tidak bersedia namanya untuk dipublikasikan. (fsl)