12 PROVINSI ADU LAGA DIHARI PERTAMA

Cabor Futsal PON XVIII Riau

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – laga dihari pertama pertandingan Cabang Olahraga (Cabor) Futsal PON XVIII Riau, Tim tuan rumah, Riau dipaksa bertekuk lutut dari Tim Sumatra Utara dengan skor tipis 1-2.  Meski kota Tembilahan di  laga Cabor yang pertama kali diperlombakan dalam ajang PON ini dibawah kelamnya kabut asap, tapi pertandingan dapat berlangsung dengan lancar.

Laga awal di Group A, Tim Futsal Papua berhadapan dengan Tim Jawa Tengah, pertandingan berakhir dengan skor imbang 7-7. Sementara itu pertandingan di Group B, Tim Futsal tuan rumah Riau yang turun dengan kostum hijau hitam harus mengakui keunggulan Tim lawan Sumatra Utara dengan skor tipis 1-2.

Di Group C,  Tim Futsal dari Nusa Tenggara Timur yang harus berhadapan dengan salah satu Tim unggulan yang digadang-gadangkan sebagian besar pencinta Futsal di Kota Tembilahan akan menjadi peraih medali Emas Cabor Futsal, DKI Jakarta, setelah mendapatkan serangan secara bertubi-tubi akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dan terpuruk dengan skor telak 0-3.

Laga berikutnya di Group A, Tim Futsal Provinsi Gorontalo yang berhadapan dengan Tim Provinsi Sumatra Selatan menampilkan permainan dalam tempo cepat dan saling membalas serangan. Dengan kerja keras, Tim Sumatra Selatan akhirnya mampu mengunguli Tim lawan dengan skor 7-5.

Dipertandingan berikutnya, Tim Futsal Provinsi Kalimantan Selatan yang notabenenya mendapatkan dukungan besar dari warga kota Tembilahan karena hubungan kedaerahan ternyata mampu ditahan imbang oleh Tim lawan Provinsi Jawa Barat dengan skor imbang 1-1.

Laga akhir dihari pertama, Tim futsal Provinsi Sulawesi Selatan dipaksa mengaku kalah dari Tim Sumatra Barat dengan skor 5 -7. (fsl/z)




Kuasa Hukum Petani Desa Pancur Surati Bupati Inhil.

Minta Bupati Inhil Segera Mengambil Sikap Tegas

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sampai saat ini, PT.Palma belum juga mengindahkan surat yang dilayangkan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir untuk menghentikan sementara waktu aktifitas diatas lahan sampai permasalahan kepemilikan  dengan warga setempat selesai. Bahkan dengan sikap tak ambil pusing, PT.Palma satu terus melakukan penanaman dengan pengawalan puluhan tenaga pengaman bayaran.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kuasa  Hukum Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) “Selamat” Desa Pancur Kecamatan Keritang, Zainuddin, SH.”hari ini (kamis, 6/9/12) kita sudah berkirim surat Kepada Bupati Inhil guna mengambil sikap tegas menyikapi persoalan ini,” Ungkap Acang kepada wartawan, kamis (6/9)

Surat yang dikirim tersebut juga ditembuskan kepada Kapolres Inhil, Dandim 0314/ Inhil, Ketua DPRD Inhil, Ketua Komisi I DPRD Inhil, Kepala Satpol PP Pemkab Inhil, Camat Keritang, Kepala Desa Pancur dan Ketua Gapoktan Selamat.

Ditempat berbeda, Ketua Gapoktan Selamat, Ahmad Rizal Zuhdi juga membenarkan bahwa aktifitas perusahaan masih terus berlanjut dan pengamanan dilakukan dengan tenaga pengaman bayaran. “ Terus terang saya khawatir dengan adanya tenaga pengamanan ini akan memancing keributan kedepannya.” Ujar Ahmad.(fsl)




Malam Grand Opening Pertandingan Futsal PON XVIII Riau Tak Mampu Pukau Penonton

Penonton juga Disuguhi Kabut Asap

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pesta pembukaan pertandingan Futsal PON XVIII Riau yang semula digadang-gadangkan meriah nyatanya hanya tampil biasa. Bahkan tribun penonton yang pada awalnya penuh sesak,belum usai acara pembukaan sudah tampak lengang.

Pantauan detikriau.org, ribuan warga masyarakat Kab. Indragiri Hilir khusunya kota Tembilahan dan sekitarnya sudah tampak memadati Venue Futsal sejak pukul 07.00 Wib. Antusias masyarakat ini, tentunya memimpikan untuk menyaksikan kemeriahan malam pembukaan pertandingan berskala nasional yang baru kali pertama dilaksanakan di bumi seribu jembatan ini.

“Kita sudah hadir sejak pukul 18.30 Wib, kami sengaja datang lebih awal karena takut nantinya tidak bisa masuk karena keterbatasan kapasitas gedung,” Ujar Arbain, warga Kelurahan seberang Tembilahan kepada detikriau.org, rabu (5/9)

Bahkan warga Jalan Baharuddin Jusuf, Tembilahan, Iwan mengaku harus menyaksikan acara pembukaan ini.” Kapan lagi bang. Kalau kita hitung-hitung dengan 33 provinsi di Indonesia, mungkin ini kesempatan sekali seumur hidup saya untuk menyaksikan kegiatan PON di Tanah Riau. Mudah-mudahan kemeriahan malam ini akan membekas dihati saya,” Ujar Iwan.

Sekira pukul 20.30 Wib, acara pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan pementasan tari kolaborasi, marching band, kemudian diteruskan dengan parade peserta kontingen dari 12 provinsi.

Belum usai parade, tampak barisan penonton yang penuh sesak dibangku tribun mulai meninggalkan tempat duduk. Makin lama jumlahnya semakin ramai dan sempat menimbulkan antrian dipintu keluar.

Konyolnya, usai sambutan Bupati yang saat itu diwakili Sekdakab Inhil kemudian dilanjutkan dengan sambutan Sekretaris Badan Futsal Nasional, Efraim Ferdinand Bawole lalu acara diteruskan dengan pelepasan burung serindit sebagai maskot PON XVIII Riau, entah ide siapa, panitia spontan menyalakan kembang api bak air terjun dan semburan puluhan kembang api yang terpasang disepanjang pagar tribun.

Sontak, asap tebal menyebar dan menyelimuti seluruh ruang Venue Futsal dan membuat penonton menutup hidung dan bergegas keluar.

“Aneh, diruang indoor siapa yang punya ide nyalain kembang api,” Ujar seorang petugas keamanan yang enggan namanya dipublikasikan.(fsl)




DPC PARTAI GERINDRA KAB. INHIL SECARA RESMI MENDAFTARKAN DIRI SEBAGAI PESERTA PEMILU 2014

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Indragiri Hilir hari ini, rabu (5/9/2012) mendaftarkan diri sebagai Partai Politik (Parpol) Peserta Pemilu di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hilir, Jalan Ki Hajar Dewantara No 43 Tembilahan. Pendaftaran sebagai Peserta Pemilu 2014 hari ini dilakukan Partai Gerindra secara serentak diseluruh Kabupaten Kota se Provinsi Riau.

“Pendaftaran sebagai peserta pemilu ini kita lakukan secara serentak. Memang kita akui ada beberapa persyaratan yang masih belum kita penuhi, tetapi akan segera kita lengkapi menjelang batas akhir pada tanggal 29 mendatang,” Ujar Ketua DPC Partai Gerindra Kab. Inhil, Baharuddin kepada detikriau.org saat ditemui di Kantor KPU Kab. Inhil, Rabu (5/9)

Pantauan, rombongan DPC Partai Gerindra Kab. Inhil tiba di kantor KPU sekira pukul 14.00 Wib dipimpin langsung oleh Ketua DPC Gerindra Kab. Inhil, Baharuddin dengan didampingi oleh Sekretaris, Topan serta  beberapa orang pengurus teras. Berkas pendaftaran ini diterima langsung oleh Ketua Pokja Verifikasi Parpol KPU Kab. Inhil, Muslim Muda. (fsl)




Sekjen DPP Satkar Ulama Bersilaturahmi dengan Masyarakat Inhil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –  Satuan Karya (Satkar) Ulama meminta seluruh kalangan umat muslim khususnya di Riau untuk sama-sama mendoakan agar helat PON XVIII Riau dapat berjalan dengan sukses tanpa ada satupun aral rintangan.

Permintaan ini disampaikan secara langsung oleh Sekjen DPP Satkar Ulama Indonesia, Drs Sofyan Noer dalam kegiatan silaturahmi sekjen Satkar Ulama Indonesia dan Kontingen Futsal Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dengan masyarakat Inhil bertempat di Hotel Ar-Rahman II, Jalan Malagas Tembilahan, rabu (5/9).

Dalam kesempatan itu, Sekjen DPP Satkar Ulama Indonesia yang sekaligus merupakan Wakil Sekretaris Umum I KONI DKI Jakarta juga berkesempatan menyampaikan pesan dari Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo untuk menitipkan seluruh kontingen Futsal DKI Jakarta kepada masyarakat Inhil.

“Mari kita sama-sama berdo’a agar pelaksanaan PON XVIII ini dapat berjalan dengan sukses sekaligus saya menyampaikan amanah Gubernur DKI Jakarta untuk menitipkan  kontingen DKI Jakarta kepada masyarakat Inhil. Jika ada sikap yang kurang sesuai dengan adat istiadat setempat, mohon ditegur dan dimaafkan,” Pinta Sofyan Noer.

Sedangkan Ketua Satkar Ulama Kab. Inhil, H.M. Fauzar mengucapkan rasa terimakasih dengan kedatangan DPP Satkar ulama kenegri seribu jembatan. Sekaligus beliau mengucapkan selamat datang kepada kontingen DKI Jakarta.

“Sebagai pengurusan pertama yang baru dibentuk sekitar 4 tahun yang lalu, tentunya kami mengharapkan masukan dan saran dari DPP satkar Ulama Indonesia agar kedepan kami dapat berbuat yang lebih baik demi kemaslahatan umat. Saya juga sekaligus mengucapkan selamat datang kepada Kontingen PON XVIII Cabang Futsal DKI Jakarta, selamat bertanding dan semoga Berjaya.” Ujar H.M. Fauzar.

Usai penyampaian kata sambutan, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan cinderamata dari pengurus KONI DKI Jakarta berupa beberapa paket perlengkapan sholat serta bola futsal dan baju kaos kepada tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh ulama yang berkesempatan hadir.(fsl)




Inhil Kekurangan Teknologi Paska Panen, Tingkat Kehilangan Gabah Masih Cukup Tinggi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kabupaten Indragiri Hilir punya potensi yang menjanjikan disektor pangan terutama padi. Data terahir yang ada luas areal yang tersedia mencapai 46.360 hektar. Sayangnya, dari total areal seluas itu hanya sekitar 33.597 hektar yang terealisasi penggarapannya pada tahun kemaren.

Sementara itu dari data BPS yang ada, rata-rata tingakt produksi petani dalam setiap hektarnya mencapai 3.8 ton gabah kering. Jadi kalau kita kalikan dengan total luas areal yang tergarap dalam setiap tahun total hasil gabah yang mampu dihasilkan oleh petani Inhil untuk sekali panen mencapai 127.668 ton.

kondisinya itu tentunya sangat menjanjikan dan bisa menempatkan Inhil sebagai sentra pangan Riau. Hanya saja memang ada beberapa permasalah yang terjadi ditingkat petani salah satunya adalah tingkat kehilangan gabah cukup tinggi, yakni sekitar 17 persen setiap kali panen.

“Permasalahan yang ada di lapangan kekurangan tenaga kerja dan serta alat paska panen yang kurang jadi faktor utama yang menyebab tingkat kehilangan gabah sangat tinggi. Padahal kalau itu bisa diatasi tentunya penghasilan petani padi di Inhil akan semakin baik,” kata Kadis Tanaman Pangan Holtikultural dan Peternakan Kabupaten Inhil H Wiryadi S.sos. MSi, kepada wartawan di ruangan kerjanya, Rabu, (5/9).

Selain itu permasalahan lainnya adalah kualitas gabah yang kurang baik hingga menyebabkan harga gabah jatu di pasaran. Kendala utamanya terletak tidak tersedianya tempat penampungan gabah yang memadai, hingga pada gilirannya gabah hanya diletakkan ditanah dan ditutup dengan terpal seperlunya.

Jadi tidak ada cara lain, menurut mantan Kabag Humas dan Organisasi Setdakab Inhil tersebut, kedepan kendala seperti itu meski harus diatasi. Upaya yang harus dilakukan adalah dengan penyedian alat teknologi paska panen dalam rangka mencegah tingkat kehilangan  dan juga menjaga mutu gabah tetap terjaga.

“Bayangkan saja saat ini kita hanya memiliki alat hentraktor sebanyak 68 unit, dan powertraiser sebanyak 224 unit. Kondisi itu tentunya tidak akan cukup dalam rangka memenuhi kebutuhan teknologi dengan luas areal yang dimiliki Inhil saat ini,” tambahnya.

Ditambahkannya , selain itu kendala lainnya yang dihadapi oleh para petani adalah kesulitan modal. Untuk itu kita terus berupaya meningkatkan mutu dan kualitas hasil petani dalam rangka menarik minat perbankan untuk mau memberikan kredit lunak kepada para petani. Disamping dari Dinas sendiri sudah melakukan terobosan dan melakukan kerjasama dengan pihak perbankan seperti BI.

“Kita optimis kalau memang kendala-kendala itu mampu kita atasi dengan sendirinya peningkatan penghasilan petani akan membaik. Lembaga keuangan yang tadi enggan untuk membantu, juga akan terarik kalau memang kualitas dan hasil pertanian kita makin menjanjikan,” tambahnya. (suf)