Sumbar Pecundangi DKI Jakarta Dengan Skor Kemenangan Telak 6 -2

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ambisi tim futsal asal ibukota DKI Jakarta, untuk membalas dedam atas kekalahanya melwan tim futsal Sumatra Barat (Sumbar) pada laga penyisihan PON XVIII Riau di Tembilahan tampaknya tidak tercapai. Kali ini di laga final, Sumbar yang hanya bermaterikan pemain lokal berhasil mempecundangi DKI Jakarta dengan skor telak 6-2.

Babak awal, Sumbar unggul 3 gol tanpa balas, masing-masing tercipta melalui kaki Yudhi, dimenit ke sepuluh, sebelas dan satu menit
menjelang laga babak pertama usai. Berkat ketenangan anak-anak Sumbar, gol demi gol berhasil mereka sarangkan ke gawang DKI Jakarta. Padahal, tim futsal asal ibukota ini di huni oleh pemain yang memiliki nama besar, seperti Bernat Hutabarat, Matulessy dan C. Silitonga serta pemain lainya.

Terlihat diawal babak pertama, Jakarta hanya menurunkan pemain lapis keduanya, namun ketika laga baru berjalan 7 menit, karena merasa tertekan mereka memasukan pemain stater yang sarat dengan pengalaman. Tapi apalah daya, Jakarta memang harus mengakui ketangguhan tim urang awak.

Usai turun minum, kedua tim kembali memperlihatkan permainan cantik yang penuh talenta tinggi. Terlihat beberapa kali peluang tercipta, baik dari kubu Sumbar maupun anak-anak Jakarta. Kemudian empat menit laga babak kedua berjalan, tim futsal Sumbar kembali menambah gol, sehingga penjaga gawang Jakarta harus memungut sikulit bundar untuk ke
empat kalinya.

Merasa tertinggal, Jakarta, terus menambah daya gedor, dengan memasukan pemain pengganti dan akhirnya mereka mampu membuat gol balasan melalui kaki Ohorela dimenit ke 16 babak kedua, kedudukan berubah menjadi 4-1 untuk keunggulan tim tim Sumbar.

Tidak lama setelah gol pertama, Jakarta kembali membuat gol. Kali ini melalui kaki pemain gelandang Jakarta, Matulessy, sehingga kedudukan kembali berubah menjadi 4-2. merasa terkejar, tim Sumbar semakin merapatkan barisan belakang dan menciptakan serangan melalui umpan-umpan lambung dari lini belakang.

Tepatnya dimenit 19 laga itu, Randy, kapten Sumbar mampu memperdaya kipper Jakarta, dengan meciptakan gol ke lima untuk Sumbar. Lengah, akibat melakukan tekanan Jakarta kembali kecolongan kala itu laga masih tersisa 13 detik, Randy yang lepas dari kawalan kembali menciptakan gol ke enam untuk kemenangan Sumbar. Skor 6-2 bertahan hingga peluit akhir berbunyi.

“Ini berkat keyakinan anak-anak, mereka mau bekerja sejak dua tahun lalu. Kami selama ini maintanance di tempat sendiri saja, tidak keluar negeri seperti tim lainnya. Kami bertekad untuk timnas,” ujar Syafrianto Rusli didampingi manajer, Yasman Yanusar.

Manajer Yasman Yanusar menyatakan bahwa atas kemenangan ini anak asuh akan diganjar bonus, termasuk dari warga Minang perantauan.

Pengalungan medali emas kepada tim Sumbar dilakukan Wakil Bupati Inhil, Rosman Malomo, pada kesempatan ini pengalungan medali perunggu kepada tim Kalsel juga dilakukan Wabup. Sedangkan medali perak dikalungkan Sekdakab Inhil, Alimuddin RM kepada tim DKI Jakarta.

Adapun top scor cabor futsal PON XVIII Riau, yakni Randi Satria (Sumbar) dengan sebelas gol dan Andri Kustiawan (Jabar) juga dengan sebelas gol.(dro/*1)




Gagal Sabet Perunggu, Jabar Tuding Wasit Tidak Adil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tim futsal Jawa Barat (Jabar) menilai kepemimpinan wasit dalam laga tanding perebutan medali perunggu PON XVIII Riau, Sabtu (15/9) tidak adil.

Pernyataan ini disampaikan pelatih Tim Futsal Jabar, Oce dalam konfrensi Pers diruang Media Center usai laga tanding mereka menghadapi Kalimantan Selatan dengan skor 2-4. “Saya tak perlu komentar banyak, yang jelas semua juga melihat dan menilai kepemimpinan wasit. Sungguh sangat mengecewakan” Ujar Oce

Ketika kembali dipertanyakan wartawan terkait kepemimpinan wasit yang dinilai tidak adil ini, Oce menolak melanjutkan. Yang jelas menurutnya cukup dengan kata “Tidak adil.

Laga hidup mati perebutan medali perunggu Tim Futsal Jabar Vs Kalimantan Selatan hari ini sempat memukau ribuan mata penonton. Jual beli serangan silih berganti. Kedua tim saling ngotot untuk melesakkan kulit bundar ke jala gawang lawan.

Dimenit-menit awa babak pertama, pemain Jabar , Gustian memanfaatkan dengan baik overan bola dari lini tengah dan gol perdanapun tercipta.

Kebobolan satu Gol, Kalsel seakan naik temberang,l seluruh personil Tim Kalsel ngotot mengerahkan semua kemampuan, dimenit ke 19, pemain Kalsel, Fahrolrozy berhasil menyamakan kedudukan. Tidak berpaut jauh, memanfaatkan overan bola dari pojok kiri, pemain Kalsel bernomor punggung 5, Dwi Ari Setiadi  kembali menambahkan gol. Skor sementara 2-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, pemain Jabar nomor punggung 14, Abdul Azizi berhasil menyamakan skor 2-2 dengan memanfaatkan kemelut dimuka gawang Kalsel. Dalam babak kedua ini, Kalsel 3 kali secara berturut-turut mendapatkan kesempatan melakukan tendangan pinalty. Sayangnya, tiga eksekusi langsung ini sama sekali tidak mendulang gol.

Kegagalan ini membuat anak-anak kalsel tidak patah semangat, mereka semankin gencar membangun serangan. Kemudian pemain kalsel, Fahruruzy berhasil mengecoh kiper Jabar dan Golllll….

Ketinggalan 1 gol, Jabar berusaha membalas. Menerapkan strategi kekuatan penuh, Kiper Jabar maju membantu serangan. Sayangnya, strategi ini justru menguntungkan Kalsel, lewat bola lepas di tengah lapangan, pemain kalsel, Afif Tammy berhasil menambah kemenangan dan skor berubah 4-2 dan tetap bertahan hingga peluit panjang tanda usai pertandingan berbunyi.(fsl)




Antisipasi Membludaknya Penonton di Laga Final, Polres Inhil Siagakan Tambahan Personil Pengamanan

Cabang Olahraga Futsal PON XVIII Riau  —

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kepolisian Resort Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir menerjunkan sebanyak 142 personil guna lakukan pengamanan PON XVIII Riau Cabang Olahraga Futsal di Tembilahan. Memasuki babak final, Sabtu (15/9), siang ini, Kepolisian kembali akan menambah jumlah personil pengamanan.

“Kita turunkan sebanyak 142 orang personil yang ditugaskan untuk pengamanan pondokan kontingen, Venue Futsal dan termasuk pengaturan lalu lintas di jalan. Mengantisipasi membludaknya jumlah penonton, kita juga sudah menyiagakan tambahan personil,” Jawab Kapolres Inhil AKBP Dedi Rahman Dayan, SIK.

Dalam laga final siang ini akan dilangsungkan dua pertandingan. Laga perebutan medali perunggu, Tim Futsal Kalimantan Selatan akan berhadapan dengan Tim Jawa barat. Kemudian di pertandingan bergengsi, perebutan medali emas, Tim unggulan Sumatra Barat akan menghadapi Tim DKI Jakarta.

Sebagaiman diketahui, sehari sebelumnya, Jum’at (14/9), DKI berhasil lolos ke babak final setelah menyingkirkan Kalsel dengan kemenangan tipis, 1-0. Sedangkan Sumatra Barat, yang tercatat sebagai Tim tanpa kekalahan melaju ke Babak Final setelah berhasil menggulung Tim Jawa Barat dalam drama adu finalty dengan skor 9-6. (dro)




Kec. Kateman, Inhil Targetkan penyelesaian e-KTP Tepat Waktu

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kecamatan Kateman menargetkan program e-KTP dapat diselesaikan sesua batas waktu yang telah ditentukan. Untuk mencapai target, diharapkan kerjasama pihak Kecamatan, Desa, RW dan RT dapat terus terjalin dengan baik terutama dalam memberikan sosialisasi akan pentingnya program e-KTP kepada masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan Camat Kecamatan Kateman,Yuliargo melalui telepon selularnya kepada wartawan kemaren.”Meski cukup banyak kendala dilapangan,  saya tetap optimis, program ini akan dapat terselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan. Dengan catatan, kerjasama harus tetap terjalin dengan baik antar semua pihak terkait.” Ungkap Yuliargo.

Beberapa kendala yang selama ini dinilai Yuliargo cukup menghambat pelaksanaan e-KTP dilapangan terkait kondisi geografis Kecamatan Kateman serta keterbatasan peralatan e-KTP. Kecamatan Kateman dengan tiga kelurahan dan delapan desa sebahagian besar masih sangat minim dengan berbagai sarana terutama ketersediaan listrik yang memadai dan cukup sulitnya jalur penghubung.

“Namun yang jelas, dengan berbagai hambatan ini kita tidak akan menyerah. kita akan tetap upayakan bekerja secara maksimal.” Harap Yuliargo.

Diakhir kalimat, Yuliargo juga berharap agar seluruh msayrakat Kec.kateman dapat memberikan kerjsama yang baik dengan memenuhi undangan perekaman data e-KTP.(am)




Kemenag Inhil: Batas Pengembalian Koper Haji Tgl 20 Sept 2012

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kantor Kementrian Agama memberikan batas akhir pengembalian koper Jamaah calon haji (JCH) tanggal 20 September 2012 mendatang. JCH diharapkan mengisi koper dengan perlengkapan sesuai dengan petunjuk yang telah ditetapkan.

“Beberapa barang yang sangat kita larang untuk diisikan ke dalam koper seperti senjata tajam maupun berbagai benda yang mengandung unsur besi juga termasuk benda cair,” Jelas Kepala Kementrian agama (Kemenang) Inhil melalui Kasi Urusan Haji, Harun kepada wartawan, Jum’at (14/9) sambil mengatakan bahwa sejauh ini belum ditemukan kendala terkait pengambilan maupun pengembalian koper.

Dalam kesempatan ini juga, Harun menyatakan bahwa hari ini, Sabtu (15/9) Kemenag Kab. Inhil juga mengagendakan kegiatan manasik haji. “Kegitan ini dimaksudkan untuk memberikan penjelasan secara khusus kepada JCH tentang tata cara melakukan berbagai kegiatan yang wajib dilakukan termasuk berbagai larangan yang harus dihindari selama berada di tanah suci.”Ujar Harun.(dro/1*)




Tim Futsal DKI Jakarta dan Sumbar Melaju ke Final

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tim Futsal Sumatra Barat (Sumbar) kembali mengukuhkan record sebagi tim tanpa kekalahan setelah kembali berhasil menumbangkan lawan tandinganya, Jawa barat  (Jabar) dengan skor 9-6 melalui adu finalty di babak Semi Final Cabang Olahraga (Cabor) Futsal PON XVIII Riau di Tembilahan. Dengan kemenangan ini, Sumbar berhak melaju ke Babak Final mendampingi DKI Jakarta yang lolos sebelumnya setelah  mengalahkan Tim Futsal Kalimantan Selatan (Kalsel) dengn skor tipis 1-0.

Dimenit-menit awal babak pertama, Jabar langsung melakukan tekanan, sehingga cukup merepotkan barisan belakang Sumbar. Namun, empat menit berjalan, melalui serangan balik, tim Sumbar melalui kaki kanan Randy, mampu memperdaya kipper Jabar hingga kedudukan berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan duta Pulau Sumatra
tersebut.
9 menit setelah gol pertama, Randy, yang saat itu bertindak selaku kapten di lapangan, kembali menambah pundi-pundi gol dengan memaksa penjaga gawang Jabar memungut bola untuk kali keduanya. Merasa diatas angin, anak-anak Sumbar terlena. Akibatnya Sumbar harus menelan pil pahit dengan  kecolongan gol dimenit ke 15. Sepakan keras Andry, pemain tengah Jabar tak mampu diantisipasi A. Lesmana sehingga dia harus memungut bola untuk kali pertama dan
kedudukan berbuah menjadi 2-1.

Berhasil melesakkan kulit bundar ke jala Sumbar membuat Andry semakin bersemangat. Satu menit setelah gol pertamanya, Andry kembali mencetak gol ke dua dan kedudukan  imbang menjadi 2-2.

Setelah kedudukam imbang, kedua tim sama-sama menunjukan permainan cepat, alhasil Sumbar kembali memimpin
3-2 melalui gol kaki Ade. Hingga babak pertama usai, Sumbar masih memimpin.
Setelah bel tanda jeda babak pertama usai, diawal babak kedua ini tim futsal Jabar tetap melakukan penitrasi dari berbagi lini. Bebarapa kali sepakan anak-anak Pasundan menghantam mistar gawang Sumbar. Asik menyerang, barisan belakang Jabar sedikit lengah dan tepatnya pada menit ke 3 babak ke dua, Ismail, yang lepas dari kawalan pemain
bertahan Jabar, mampu menambah gol sehingga skor kembali berubah 4-2 untuk keunggulan Sumbar.
Berkat ketenagan anak-anak Jabar, akhirnya mereka mampu menyamakan ke dudukan menjadi 4-4. Masing-masing gol tercipta pada menit 7 dan menit 15 dari kaki Andry dan kaki Andry Yudi.

Melalui perpanjangan waktu dua kali 5 menit, tim Jabar mampu mengembalikan keadaan, denganh skor 5-4 untuk keunggulan Jabar. Namun sayangnya, 30 detik menjelang laga perpajangan waktu di babak kedua usai tim Sumbar juga mampu mencetak
gol ke lima, dan kedudukan kembali berubah menjadi seri, 5-5.
Lewat drama adu finalti, Sumbar mampu mengalahkan Jabar. Dari 5 orang eksekutor, Sumbar mampu menciptakan 4 gol. Sedangkan Jabar, hanya mampu mencetak 1 gol. Sehinggga pada babak final Sabtu (15/9) esok, Sumbar akan berhadapan dengan DKI Jakarta.
“Sumbar merupakan tim tangguh, saya salut dengan Sumbar. Tapi anak-anak saya telah berjuang maksimal. Pertandingan ini berjalan
lancar, wasit  bagus,” ujar Oce Permana, pelatih tim Jabar usai pertandingan.
Sementara itu tim Sumbar menyampaikan rasa syukur atas kemenangan ini, menurutnya timnya telah bekerja dengan baik di lapangan. Ia mengakui kedua tim sama-sama menunjukkan semangat tarung yang hebat.

“Saya menjaga kondisi anak-anak dan mereka tampil all out, kami ikhlas berjuang untuk futsal bagi mengharumkan Sumbar,” sebut Syafrianto Rusli menanggapi kemenangan timnya.(*1)