Akhir Tahun Ini Program Jampersal Sentuh Hingga Pedesaan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Selama ini program Jaminan Persalinan (Jampersal) hanya terfokus di kota Tembilaha ibu kota Kabupaten Indragiri Hilir. Kondisi itu tentunya, cukup menyulitkan warga Inhil lainnya yang tiggal di kecamatan dan juga pedesaan. Untuk itu, Kedepan Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil akan mengupayakan program ini juga bisa sampai kepedesaan.

Ungkapan tersebut disampaikan oleh Kadis Kesehatan Inhil Rasul Alim, Rabu (19/9) di ruangan kerjanya.  Guna  merealisasikan wacana tersebut, Diskes sudah memanggil bidan desa dalam rangka mempersiapkan perizinan praktek para bidan.

“kita berharap paling lambat akhir tahun ini, program Jampersal tersebut sudah bisa berjalan hingga ketingkat desa. Makanya kita sudah melakukan upaya yang dianggap penting dalam mempersiapkan realisasi program tersebut,” katanya.

Dengan program yang pembiayaannya berasal dari pusat tersebut selama ini dirasakan  sangat membantu kaum ibu yang ingin melahirkan. Karena mereka tidak akan dipungut biaya persalinan kecuali pembelian popok dan susu bayi yang memang dibebankan kepada orang tua bayi.(dro/2*)




Rapat Paripurna DPRD Inhil, Sejumlah Fraksi Berikan pandangan

 TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memberikan pandangan umum terhadap pidato pengantar Bupati Inhil, tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD 2011 yang digelar Senin (17/9) di Ruang Paripurna DPRD Inhil.

Fraksi- fraski di DPRD Inhil ini, melakukan pemandangan umum terkait predikat yang diraih Pemkab Inhil, terkait pengelolaan keuangan dan aset daerah, infrastruktur, peningkatan PAD serta peningkatan kesejahteraan masyarakat terkait revitalisasi sektor-sektor vital.

Beberapa pemandangan khusus lainnya yang terbagi antara lain saran, himbauan dan kritikan datang dari fraksi-fraksi yang ada di DPRD Inhil, diantaranya yang menjadi  kritik dewan seperti peningkatan PAD serta pengelolaan keungan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Seperti yang disampaikan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Inhil, mereka mengkritiki tentang keterlambatan penyampaian dan pembahasan laporan pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran tahun sebelumnya yang tahun ini hal serupa kembali terulang.

Demikian juga dengan beberapa fraksi lainya, mereka lebih menekan dan meminta penjelasan terkait pidato pengantar kepala daerah pada agenda sidang paripurna sebelumnya.

Rapat paripurna tersebut selain dihadiri, kalangan anggota dewan dan unsur pimpinan dewan, seperti H Jubair Malomo dan H Muslimin, juga dihadiri tamu undangan dari lingkungan Pemkab Inhil, unsur muspida dan tamu undangan lainya. .(dro/*1)




Warga Binaan Ikuti Pelatihan Las dan Pembuatan Batako

TEMBILAHAN (www.detikria.org) – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan  (LP) Kelas IIA Tembilahan, mendapat kesempatan mengikuti keterampilan mengelas dan pembuatan batako. Kegiatan ini merupakan kerjasama LP Kelas II A Tembilahan dengan Pemkab Inhil melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Yayasan Puspita Antariksa Jakarta.

Dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Indragiri Hilir (Inhil) H Rudiansyah, faktor yang menjadi penghalang serta penyebab warga binaan tidak memiliki kesempatan diantaranya disebabkan mereka tidak bisa berbuat secara bebas karena masih terikat akan hukum.

” Tentunya dengan Pelatihan Keterampilan mengelas dan Pembuatan Batako ini akan menjadi bekal bagi warga binaan setelah nantinya kembali kedalam kehidupan bermasyarakat.,”ungkap Rudiansyah saat mebuka pelatihan dan berharap agar warga binaan dapat menyerap semua ilmu yang diberikan dalam pelatihan nantinya.(dro/*1)




STAI Auliaurasyidin Tembilahan Gelar Dies natalis Ke- 12

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – pembukaan dies natalis STAI Auliaurrasyidin Tembilahan  ke 12 pada tanggal 17-9-2012 kemaren berlangsung meriah. Berbagai kegiatan yang  dilakukan dalam menyemarakkan acara tersebut sekaligus disejalankan guna mencari bakat, baik dibidang ilmiah, olahraga, dan seni sebagai persiapan untuk menghadapi PIOS ke 4 STAI mendatang.

Ketua Dema STAI Auliurrasyidin Tembilahan, Selasa, (18/9) mengatakan, pertandingan yang digelar ada tiga kategori. Diantaranya  bidang ilmiah yakni  pidato dalam 3 bahasa dg jumlah peserta  cukup ramai yakni 48 orang.

“Kita terus terang cukup terkejut dengan ramainya animo kawan-kawan untuk mengkuti kegiatan pidato dalam tiga bahasa ini. Karena tidak semua orang mampu untuk melakukan hal seperti itu. Dengan kegiatan ini, kita berharap akan mampu menyaring mereka yang terbaik untuk mengikuti PIOS nantinya di kota Dumai,” kata Zulkifli.

Selain itu bidang lainnya yang dipertandingkan adalah bidang olahraga yakni pertandingan  sepak takrau, dan tenis meja baik untuk perseorangan maupun double untuk putera dan puteri. Sedangkan untuk bidang seni adalah adalah lomba karya ilmiah untuk Majalah Dinding (Mading)

“Untuk pertandingan Mading diwakili 24 lokal dari smester I, III, dan V untuk prodi PAI dan PGMI,” Pungkasnya (dro/2*)




Warga Desa Bente Minta Perbaikan Jembatan

TEMBILAHAN(www.detikriau.org) – Warga desa Bente Kecamatan Mandah mengharapkan Pemkab Inhil dalam hal ini Dinas PU untuk segera melakukan perbaikan kerusakan jembatan yang menghubungkan desa tersebut dengan ibu kota Kecamatan Mandah.
Ungkapan tersebut disampaikan oleh Kades Bente Suhaimi SAg, melalui HP, Selasa, (18/9).Menurutnya, kerusakan yang ada memang belum begitu parah, tapi bukan berarti dibiarkan. Sebab tinggi arus orang dan barang tentunya akan berdampak pada ketahanan jembatan tersebut.

“Saat ini kenderaan roda dua masih bisa melintas di atas jembatan tersebut. Tapi meski begitu, kerusakan disana-sini tetap harus dilakukan perbaikan. Sebab kalau dibiarkan, tentunya kerusakan akan terus bertambah,” ujarnya.

Kalau sudah seperti itu nantinya kejadian yang menimpa, tentunya bisa membuat akses jalan lewat darat bisa jadi terputus. kondisi itu tentunya sangat tidak diinginkan, karena akan sangat berdampak dan merugikan masyarakat karena jembatan itu adalah satu-satunya akses jalur darat.
“Kita tentunya tidak ingin kalau sampai jembatan tidak bisa dilewati lagi. Karena itu nantinya akan mengisolir desa Bente dari ibu kota Kecamatan. Makanya kita sangat berharap kepada Pemkab Inhil untuk dapat segera melakukan perbaikan,” katanya mengakhiri.(dro/2*)




FOKUS ORNOP AGENDAKAN PELAKSANAAN MUBES II

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Forum Komunikasi Organisasi Non Pemerintah (Fokus Ornop) Dalam waktu dekat akan agendakan Musyawarah Besar (Mubes) II.Kegiatan ini dilaksanakan sehubungan dengan akan berakhirnya kepengurusan periode 2010 – 2012.

Pernyataan ini disampaikan oleh salah seorang Dewan Presidium Fokus Ornop, Indra Gunawan kepada detikriau.org usai pelaksanaan rapat persiapan yang dilaksanakan di Sekretariat Fokus Ornop Jalan lintas propinsi Parit VII, Kecamatan Tembilahan Hulu, Senin (17/9)

“Insyaallah dalam waktu dekat atau selambat-lambatnya sebelum berakhirnya masa kepengurusan lama, oktober 2012 mendatang Mubes II Fokus Ornop akan kita laksanakan. Susunan Panitia Pelaksana sudah dibentuk dalam rapat sebelumnya tanggal 6 Sept kemaren. Kini kita hanya memusyawarahkan beberapa persiapan yang masih harus dimatangkan,” Ujar Ketua LSM Gemilang Serumpun ini.

Ditambahkan Indra, Mubes II Fokus Ornop nantinya kembali akan dilakukan pemilihan kepengurusan untuk periode dua tahun mendatang. Tata tertib dan semua aturan pelaksanaannya sudah tertera di dalam AD/ART Organisasi.”Semua anggota (LSM dan Ormas.red) memilki hak suara. Untuk LSM maupun Ormas yang baru terbentuk dan belum mendaftarkan diri sebagai anggota juga akan kita undang namun mereka hanya diundang untuk menghadiri tetapi belum memiliki hak suara.”Pungkas Indra yang juga menjabat sebagai Ketua Panpel Mubes II Fokus Ornop ini mengakhiri.(dro/0*)