Kadis PU Inhil Sesalkan Rekanan Proyek Provinsi Takpernah Berkoordinasi

Emisi Debu Banyak Dikeluhkan Masyarakat

TEMBILAHAN (detikriau.org)– Dinas Pekerjaan Umum Kabaupaten Indragiri Hilir (Inhil) sayangkan sikab kontraktor pemenang tender perbaikan jalan Provinsi yang berada disekitar dalam Kota Tembilahan yang tidak pernah melakukan koordinasi.

Ungkapan tersebut, ditegaskan Kepala Dinas PU Inhil, H Tengku Edy, saat detikriau.org meminta tanggapan terkait persoalan banyaknya debu sebagai akibat aktifitas perbaikan jalan yang mendapatkan keluhan masyarakat.

“Inilah yang mau kita katakan. Sampai saat ini saja kita tidak tahu siapa perusahaan pemenang tender paket itu. Karena, mereka tidak pernah sekalipun berkoordinasi dengan pihak kita,”ungkap Tengku Edy, Rabu (3/10).

Dia juga tidak menampik kalau penimbunnan jalan Baharudin Jusuf (Telaga Biru.red)  menimbulkan debu yang banyak dikeluhakan masyarakat. Sebab, pihaknya juga sudah beberapa kali mendapat pengaduan terkait persoalan yang ada.

“Tentu kita sangat menyayangkan hal ini, padahal penimbunannya sudah berlangsung cukup lama,”keluhnya.

Berdasarkan pantauan detikriau.org dilokasi dari mulai kawasan Parit 6 sampai kawasan jalan Sungai Beringin Tembilahan, terlihat timbunan sirtu pihak rekanan menimbulkan debu. Terlebih jika saat musim panas seperti ini. (dro/*1)




Pasarkan Buah Karya Bengkel Kerja Bangkit, Lapas Butuhkan Kerjasama

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)  Kelas II A Tembilahan membutuhkan kerjasama dengan pihak ketiga. Kerjasama ini diperlukan dalam rangka melakukan pemasaran hasil produksi narapidana (napi) bengkel kerja bangkit.

“kita memiliki beberapa produk yang kita rasa siap untuk dipasarkan baik dari bentuk dan kualitasnya. Hanya saja kita belum punya rekanan untuk memasarkan produk tersebut,” jelas Tommy, rabu (3/10).

Saat ini lapas tembilahan telah memiliki beberapa produk hasil sendiri berupa paving blok, Terali Besi dan miniatur Kapal Pesiar serta puluhan tenaga kerja siapa pakai yang terus melakukan produktivitas didalam lapas.

“Kini hasil karya napi ada yang kita gunakan untuk bangunan lapas kita sendiri,” ujar Kalapas.

Kalapas berharap ada pihak ketiga yang bersedia menjalin kerja sama untuk memasarkan produk buah karya napi, hal ini dinilai pantas karena kualitas produk yang dihasilkan diyakini dapat bersaing dengan produk-produk yang ada dipasaran. (dro/*0)




Khasiat dan Manfaat Daun Sirih

Manfaat sirih untuk kesehatan sangat besar, daun tersebut mengandung zat antiseptik pada seluruh bagiannya. Daun-nya bisa mengobati mimisan, mata merah, keputihan, disfungsi ereksi, membuat suara nyaring, dan banyak lagi.

Khasiat daun sirih telah teruji secara klinis. Hingga saat ini kini, penelitian daun sirih masih terus dikembangkan. Berikut adalah resep dari Kebun Tanaman Obat Karyasari tentang, cara pemanfaatan daun sirih untuk kesehatan.

1. Obat Batuk

a) Siapkan 15 lembar daun sirih
b) tiga gelas air
c) Cuci bersih daun sirih tersebut dan rebus sampai tersisa menjadi tiga perempat bagian.
d) Minum bersamaan dengan madu

2. Obat Bronkitis
a) Rebus 7 lembar daun sirih yang telah dicuci bersih bersama sepotong gula batu dalam 2 gelas air bersih.
b) Tunggu sampai tersisa menjadi 1 gelas. Minum 3 x sehari masing-masing sepertiga gelas.

3. Menghilangkan bau badan
a) Ambil 5 lembar daun sirih dan rebus dengan 2 gelas air.
b) Tunggu sampai tersisa menjadi satu gelas.
c) Minum pada siang hari.


4. Obat Luka Bakar

a) Ambil daun sirih secukupnya dan cuci bersih.
b) Peras airnya dan tambahkan sedikit madu.
c) Bubuh-kan ke tempat luka bakar.

5. Obat Mimisan

a) Siapkan 1 lembar daun sirih yang agak muda,
b) kemudian memarkan dan gulung.
c) Sumbatkan hidung yang berdarah.

 

6. Obat Bisul

a) Ambil daun sirih secukupnya dan cuci bersih.
b) Setelah itu giling sampai halus dan dioleskan pada bisul.
c) Balut dan ganti 2 x sehari.

7. Obat Mata Gatal dan Mata Merah

a) Sediakan 5-6 daun sirih muda dan segar rebus dengan 1 gelas air sampai mendidih.
b) Jika sudah, tunggu sampai dingin.
c) Gunakan untuk mencuci mata dengan gelas cuci mata 3 x sehari sampai sembuh.

8. Obat Koreng dan Obat Gatal

a) Rebus 20 lembar daun sirih sampai mendidih.
b) Gunakan air rebusan yang masih hangat untuk membasuh koreng dan gatal.

9. Obat Gusi Berdarah

a) Rebus 4 lembar daun sirih dalam 2 gelas air.
b) Berkumur-lah secukup-nya.

10. Obat Sariawan

a) Ambil 1-2 lembar daun sirih kemudian cuci bersih.
b) Kunyah sampai lumat dan buang ampasnya setelah selesai.

11. Menghilangkan Bau Mulut

a) Siapkan 2-4 lembar daun sirih, Cuci bersih dan remas.
b) Seduh dengan air panas lalu gunakan untuk berkumur.

12. Obat Jerawat

a) Ambil 7-10 lembar daun sirih , cuci bersih dan tumbuk halus.
b) Seduh dengan dua gelas air panas.
c) Gunakan air tersebut untuk mencuci muka.
d) Lakukan 2-3 x sehari.

13. Obat Keputihan

a) Rebus 10 daun sirih yang telah dicuci bersih dalam 2,5 liter air.
b. Gunakan air rebusan yang masih hangat tersebut untuk Miss V -nya.

14. Mengobati ASI Berlebih

a) Ambil beberapa daun sirih, cuci bersih dan olesi dengan minyak kelapa.
b) Kemudian hangatkan di atas api sampai layu.
c) Tempelkan di seputar payudara yang bengkak selagi masih hangat.
Dan masih banyak lainnya, mungkin insyaallah artikel mengenai khasiat daun sirih ini dapat membantu..




Dewan Datang, Dermaga Pengapalan Kayu PT.BDL Sepi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kedatangan rombongan Komisi I dan III DPRD Inhil ke PT. Bina Duta laksana (BDL) akhir pekan kemaren diduga sempat membuat perusahaan yang bergerak dibidang kehutanan ini kelimpungan. Hilir mudik puluhan truk pengangkutan hasil hutan mereka hari itu terpaksa dihentikan. Manajemen berdalih, terhentinya pengapalan hasil hutan dikarenakan adanya kesalahan informasi.

Begitu mendarat di dermaga pengapalan milik PT. BDL di Kecamatan Gaung, detikriau.org sempat tertegun. Aktifitas di dermaga itu sepi. Padahal empat hari sebelumnya, dalam kunjungan tidak resmi, detikriau.org menyaksikan puluhan truk pengangkutan kayu hilir mudik. Sebahagian truk tampak berisikan kayu akasia dan sebahagian terlihat mengangkut kayu alam untuk dikapalkan. Diduga terhentinya mobilisasi hasil hutan menghindari pantauan Dewan akan aktifitas perusahaan dan mengurangi emisi debu yang ditimbulan akibat pengangkutan.

“Aktifitas ini terhenti bukan karena adanya kunjungan Dewan pak. Tetapi tadi kita sempat mendapatkan informasi yang keliru. Dikabarkan hari ini akan ada demo dari masyarakat. Makanya sopir takut untuk mengangkut hasil kayu,” Ujar Hamdan, yang mengaku salah seorang Humas PT.BDL saat menjawab sindiran Komisi III DPRD.(dro/*)




Komisi II Desak Pemkab Inhil Undang Tim UR

Tembilahan (www.detikriau.org) – Komisi II DPRD Inhil tetap mendesak agar Pemkab Inhil untuk segera menghadirkan Tim Rumusan Harga Kelapa Fakultas Pertanian Universitas Riau (UR). Hal ini diaggap sangat perlu guna mengambil langkah secepatnya penyelesaian persoalan terus anjloknya harga jual kelapa petani.

“Kita minta Pemkab Inhil untuk penuhi permintaan kita. Kalau tidak, Komisi II terpaksa harus jemput bola untuk menemui Tim kajian ini di Pekanbaru,” Tegas Ketua Komisi II DPRD Inhil, Ir. Junaidi kepada detikriau.org di Gedung DPRD, selasa (2/10).

Dinilai Junaidi, persoalan yang kini harus segera dipecahkan bukan hanya persoalan naik dan turunnya harga kelapa tetapi yang lebih penting haruslah ditemukan berapa patokan harga yang wajar. ”Kalau memang kita mendesak untuk memintakan kenaikan harga beli kelapa oleh perusahaan, dan mereka menyetujui untuk menaikan dari harga yang berlaku saat ini, apakah hal ini sudah mampu menolong petani kita?. saya nilai ini belum penyelesaian masalah. Yang patut untuk dipersoalkan, apakah kenaikan harga itu telah memenuhi harga yang wajar.” Ujar Junaidi berpendapat.

Harga yang wajar dinilai Junaidi adalah sebuah patokan harga yang tetap memberikan profit bagi dunia usaha dan sekaligus juga mampu memberikan daya tarik petani untuk kembali mengelola perkebunan mereka.(dro/*0)




Kepala Desa Kulim Jaya dan Sungai Rabit Resmi Dilantik

TEMBILAHAN (detikriau.org)– Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang diwakili Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Inhil, H Edy Syafwannur, melantik dua kepala desa pemekaran, masing-masing Desa Kulim Jaya dan Desa Sungai Rabit  di Kecamatan Kempas, Selasa (2/10).

“Kita tahu desa baru serba terdapat kekurangan. Namun jangan dijadikan hala itu sebagai penghambat untuk melakukan pembangunan,” ungkap Kepala BPMPD Inhil, H Edy Syafwannur.

Dikatakanya, meski ada perbedaan pandangan, namun hal itu merupakan sebagai hal yang lumrah dalam sebuah proses demokrasi. Perbedaan pandangan itu dimintanya untuk dijadikan modal dalam membangun desa, bukan sebagai ajang perpecahan.

Kepada Kepala Desa Kulim Jaya, Herman dan Kepala Desa Sungai Rabit, Suprapto, dia juga berpesan bahwa cita-cita awal dimekarnya sebuah desa jangan samapai ditinggalkan yakni untuk memperpendek rentang kendali dan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi warganya. Sehingga penjabat Kades menurunya harus bisa menjadi lokomotif dalam usaha menjaga keamanan desa, agar senantiasa kondusif agar pembangunan dapat berjalan dengan baik.(dro/*1)