Fokus Verifikasi Faktual KPU, Konvensi Desk Pilkada DPC PKB Inhil di Tunda

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tahapan Konvensi Desk Pilkada DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kab. Inhil yang sedianya dilaksanakan tanggal 6 oktober 2012 yang lalu harus ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan. Penundaan ini dikarenakan PKB fokus melakukan pengawalan verifikasi faktual Parpol oleh KPU.

Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Desk Pilkada DPC PKB Inhil, Herwanissitas melalui sambungan telepon selularnya, Ahad (7/10).”Kita mendapatkan perintah dari DPP untuk menunda dulu seluruh kegiatan dan fokus melakukan pengawalan proses Verifikasi Faktual KPU. Makanya untuk kegiatan Konvensi yang sesuai jadwal seharusnya sudah kita laksanakan juga terpaksa harus ditunda,” Jawab Herwanissitas.

Pengawalan proses verifikasi KPU ini menurut Herwanissitas dipandang sangat perlu karena tentunya akan menjadi sesuatu yang tidak lucu jika PKB mengusung calon Bupati tetapi proses verifikasi ternyata tidak lolos. “bukannya kita tidak yakin akan lolos dari verifikasi KPU. Seluruh anggota yang kita laporkan ke KPU sebagai persyaratan adalah murni anggota kita, hanya saja DPP PKB memandang proses verifikasi harus mendapatkan perhatian serius di semua tingkatan PKB. Makanya semua kegiatan lainnya baru bisa dilakukan setelah nantinya PKB benar-benar lolos dari verifikasi faktual KPU,” Pungkas Herwanissitas sambil mengatakan bahwa terjadinya penundaan ini sudah disampaikan Panitia Desk Pilkada DPC PKB Inhil kepada seluruh steckholder terkait. (dro/*0)




Masyarakat Pinta Pemkab Inhil Terangi Jembatan Rumbai Jaya

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tokoh Masyarakat Desa Sungai gantang Kecamatan Kempas meminta Pemkab Inhil Dalam Hal ini Dishubkominfo untuk segera memberikan penerangan disepanjang jalur jembatan Rumbai Jaya. Dengan kondisi gelap seperti saat ini ditenggarai menjadikan Jembatan Rumbai Jaya Sebagai ajang maksiat dan rawan terjadinya tindak kriminal.

Pernyataan ini dilontarkan oleh tokoh masyarakat Desa Sungai Gantang Kecamatan Kempas yang minta namanya tidak dipublikasikan. Menurutnya, hampir setiap malam khususnya disaat malam-malam liburan sekolah, disepanjang jalur pejalan kaki jembatan rumbai jaya sangat mudah ditemui pasangan muda-mudi duduk berdua-duaan ditempat gelap. bahkan kondisi seperti ini semakin diperparah dengan seringnya terlihat sekelompok anak-anak muda teler akibat minuman keras.

“Tindak kriminal bukan satu-dua kali terjadi dilokasi seputaran jembatan penyeberangan ini. Pemerasan, perkelahian dan bahkan korban nyawa yang terjadi sabtu malam kemaaren sudah cukup sering terjadi.” Ujar tokoh masyarakat Desa Sungai gantang yang juga mengaku salah seorang politisi partai terkenal ini melalui sambungan telepon selularnya, ahad (7/10) sambil juga sempat meyayangkan kondisi ini diakibatkan lemahnya pengawasan yang dilakukan aparat keamanan khususnya kepolisian.

Mengatasi persoalan ini, dirinya meminta agar Pemkab Inhil dalam hal ini Dishubkominfo untuk segera memberikan penerangan sepanjang jalur jembatan rumbai jaya. “Dulu memang penerangan pernah dilakukan oleh Pemkab namun tidak berlangsung lama. Kabarnya dikarenakan ketiadaan biaya operasional,” Ujarnya.

Ditambahkannya, terhentinya pengoperasian mesin diesel untuk penerangan ini cukup disesalkan masyarakat. Padahal untuk biaya operasionalnya selain mendapatkan subsidi pemerintah juga dikomersilkan kepada masyarakat. Masyarakt yang ikut mendapatkan peneranagn dipungut biaya berdasarkan daya yang dipergunakan.

Setelah pengoperasian oleh Pemkab melalui dishubkominfo terhenti, masyarakat akhirnya sepakat untuk mengelola asset milik daerah ini. Tapi untuk pemanfaatan mesin diesel tersebut, masyarakat juga dikenakan biaya sewa sebasar Rp. 1 juta per bulan. Pengelolaan secara swadaya masyarakat ini hanya berlangsung selama 6 bulan dan akhirnya kembali terhenti karena terus merugi.

Masih menurut tokoh masyarakat ini, Mesin asset daerah itu juga pernah diserahkan pengelolaannya melalui biro PLN, tapi kabarnya, dana Rp. 100 juta subsidi dari Pemkab Inhil hanya diberikan separohnya kepada pengelola dan akibatnya pengeloaan juga kembali terhenti.

“Kita menghimbau agar Dinas Perhubungan untuk segera menindaklanjuti persoalan penerangan jembatan Rumbai jaya ini, Kondisi seperti ini sudah sangat meresahkan masyarakat.,” Pintanya mengakhiri.

Terkait persoalan tersebut, Kadishubkominfo Kabupaten Inhil Pahrorozy kepada wartawan melalui telepon pribadinya membenarkan pemberhentian pengelolaan mesin jenset tersebut dikarenakan tidak adanya anggaran biaya yang mencapai Rp. 25 juta perbulanya.  Dia menjelaskan  PLN daerah tersebut juga tidak sanggup mensuplai daya untuk penerangan jembatan itu.

“Jalan satu satunya, kita akan mengkaji untuk melakukan penerangan dengan mesil solar sel,” jawab fahrorozy.

Dilanjutkannya, Dishubkominfo menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat bersama-sama menjaga kemanan dan kenyamanan, karena menurutnya petugas yang ditempatkan dilokasi tersebut juga sama sekali tidak dianggap meski telah memberikan larangan kepada pengunjung. Dirinya juga meminta kepolisian untuk dapat membantu keamanan jika memang kondisi tersebut sudah dinilai meresahkan masyarakat. (dro/0*)




Asyik Memadu Kasih di Jembatan Rumbai jaya, Kekasih Hati Tewas di Tusuk OTK

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)  – Pasangan dua sejoli ini tidak akan pernah menduga, sabtu (6/10) akan menjadi hari terakhir kencan malam mingguan mereka. Sang kekasih, Gusrianda (21) dengan terpaksa harus meninggalkan  kekasih hati HI (20) untuk selamanya akibat satu luka tusukan  pada bagian pinggang sebelah kirinya.

Menurut keterangan Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK melalui Kapolsek Kecamatan Tempuling AKP P. Pardosi, berdasarkan keterangan saksi korban di Kepolisian, malam berdarah itu bermula saat Agus, nama panggilan keseharian Mahasiswa Semester V Universitas Islam Indragiri Hilir (UNISI) ini sedang duduk-duduk diatas sadel sepeda motornya sambil memadu kasih bersama pujaan hati di jembatan penyeberangan Rumbai jaya.

Sekira pukul 21.30 Wib, entah apa sebabnya, pasangan sejoli ini didatangi oleh 4 orang yang tidak dikenal (OTK). 3 dari OTK langsung membawa Korban menjauh dari kekasihnya yang ditunggu oleh 1 orang dari mereka. Karena merasa takut, pasangan kekasih ini tidak mampu berbuat banyak dan mengikuti kemauan 4 OTK tersebut.

Hanya hitungan menit setelah korban dibawa menjauh, sang kekasih, HI (20) Mahasiswi salah satu Universitas di Kota Tembilahan ini melihat Agus rubuh dan terbaring diatas jembatan Rumbai jaya dan ke 4 OTK langsung kabur meninggalkan TKP dengan mengendarai sepeda motor.

“Sesuai dengan keterangan saksi pacar korban, kejadiannya begitu cepat sebab tidak lama setelah korban diajak berjalan sedikit menjauh dari tempat duduknya, lalu ia menyaksikan kesihnya tergeletak  di jalan akibat luka berdarah bagian mulut dan luka tusuk bagian pinggangnya.” Kata AKP.P.Pardosi menjawab komfirmasi wartawan.

Melihat kekasihnya dalam kondisi kritis, lalu pacar korban berteriak minta tolong barulah warga yang kebetulan juga sedang berada di Jembatan Rumbai berdatangan dan memberi pertolongan serta  melaporkan ke Polsek Tempuling, namun kawanan OTK sudah kabur meninggalkan TKP

“Korban sudah sempat dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan tapi akibat luka tusukan yang dialaminya, korban harus menghembuskan nafas terakhir.” Tambah Kapolsek Tempuling

Maih menurut AKP.Pardosi, hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengembangan dan memburu kawanan pelaku, sedangkan motif yang melatarbelakangi tewasnya putra dari Husni warga RT 04 Desa Sungai Salak Kecamatan Tempuling ini, pihak kepolisian masih belum bisa menjelaskan.

“Kita sedang melakukan pengembangan untuk mengungkap siapa kawanan pelaku serta motif yang melatarbelakangainya. Saat ini jenazah korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarganya.”jelasnya Kapolsek.

Orang tua korban, Husni  berharap agar pihak Kepolisian segera mengungkap siapa pelaku yang sudah tega menghabisi buah hatinya dan memberikan menghukum dengan seberat-beratnya. (dro/*0)




Duel Lawan Rampok, Warga Inhil Sekarat

Seorang pemilik Waserda di Pelanggiran, Inhil kritis dan harus dirawat intensif. Ia menderita luka parah akibat berduel dengan rampok.

TEMBILAHAN-Duel dengan perampok, Tengku (35), warga estate Tayuman, PT Tabung Haji Indonesia Plantations (PT THIP), Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran menderita luka parah. Namun, para pelaku tak berhasil membawa barang berharga dari warung korban.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dirangkum riauterkini.com, Sabtu (6/10/12) sekitar pukul 01.00 WIB, saat korban yang berprofesi sebagai kontraktor dan juga memiliki Warung Serba Ada (Waserda) di perusahaan sawit ini dan isterinya, Reza sedang tertidur dikejutkan oleh suara orang masuk kedalam kamar tidur. Pelaku, disebutkan masuk dari jendela kamar tidur korban.

Saat itu mengetahui aksinya diketahui korban, maka pelaku langsung menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam, tindakan pelaku ini mendapatkan perlawanan dari korban. Sehingga saat itu ia dan isterinya sempat pelaku yang kalap, diduga membabi buta suami isterinya.

“Saat kejadian tetangga sempat datang ke rumah pak Tengku, namun saat itu pintu rumahnya dikunci, sehingga warga menyangka mereka hanya bertengkar biasa saja. Namun saat pembantunya membuka pintu, barulah tahu bahwa terjadi perampokan dirumahnya,” ungkap Junaidi, orang kepercayaan korban kepada riauterkini.com, Sabtu (6/10/12) di RSUD Puri Husada Tembilahan.

Saat mengetahui warga mulai berdatangan dan merasa aksi mereka diketahui, maka pelaku yang diperkirakan berjumlah dua orang langsung kabur dan tanpa sempat membawa barang-barang berharga dari warung korban.

Saat itu korban dan isterinya yang menderita luka parah di bagian tubuh mereka langsung dilarikan ke klinik terdekat. Namun karena parahnya luka mereka, maka paginya langsung dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk menjalani operasi.

Berdasarkan pengamatan riauterkini.com, tampak korban Tengku menderita luka parah di bagian kepala atas dan belakang, bagian punggung, tangan, dan kakinya. Sedangkan isterinya empat ruas jari tangan kanan putus, telapak tangan kanan belah, luka di bagian perut dan beberapa bagian tubuh lainnya.

Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan melalui Paur Humas, Ipda agus Sihombing ketika dikonfirmasi raiuterkini.com, Sabtu (6/10/12) membenarkan adanya kejadian ini.

“Kasus ini saat ini sedang ditangani pihak Polsek Pelangiran, petugas saat ini sedang melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi dan korban,” sebutnya.(mar/rtc)




BUDIDAYA KAYU JABON SUPER

Pohon JABON SUPER ( Arithocephalus Cadamba)merupakan salah satu jenis tanaman kayu asli Indonesia yang pertumbuhannya paling cepat dan dapat tmbuh subur di hutan tropis dengan ketinggian antara 0-1000dpl.
Saat ini kayu JABON SUPER menjadi andalan nomer dua setelah kayu jati, karena kayu Jabon memiliki beberapa keunggulan dibanding dengan tanaman kayu lainnya termasuk sengon/Albasia/Mahoni.
Tanaman JABON SUPER dapat diuraikan dari beberapa sisi, diantaranya :

  • Diameter batang dapat tumbuh berkisar 10 cm/tahun
  • Masa panen sangat singkat hanya 4 – 5 tahun saja
  • Berbatang selinder, tingkat kelurusan yang sangat bagus dengan ketinggian kurang lebih 20 m dalam usia 4 – 5 tahun
  • Tidak memerlukan perawatan khusus
  • Tidak memerlukan pemangkasan karena pada saat pertumbuhan cabang akan rontok dengan sendirinya (Self Puming)
  • Dapat tumbuh disegala lapisan tanah
  • Bebas serangan hama dan penyakit termasuk karat tumor seperti yang menyerang pada tanaman sengon.

Ciri dan Karakteristik JABON SUPER

  • Bentuk Selinder Tegak Lurus
  • Permukaan Kayu licin berwarna putih kekuning kuningan mirip pohon meranti
  • Kulit mudah dikupas
  • Mudah dikeringkan
  • Sedikit mengalami Penyusutan

PENANAMAN DAN PERAWATAN

Jarak tanam pada umumnya menggunakan jarak tanam yang direkomendasikan yaitu 4 x 5 m. jarak tersebut dapat memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan diameter batangnya,sebab radius lingkaran bayangan kebawah batang atas pohon adalah wilayah penyerapan unsur-unsur hara ditanah oleh akar pohon. jadi jarak 4 x 5 m adalah yang paling baik bagi pertumbuhan pohon jabon.
Namun kalau kitabudidayakan di tanah tegal / pekarangan sebenarnya kita masih bisa menggunakan pola tanam 3 X 4 m / 4 X 4 M tergantung kondisi tanah Cara Tanam :
Buka Lobang Lebar.40 x Panjang.40 x dalam 50 cm. (untuk bibit 40-50 cm) untuk bibit 25-30 Cm dalamnya bisa 40 cm Lalu masukan Kompos + NPK 2,5 gr (campur) sebagai pupuk dasar diendapkan dilubang setinggi 30 cm (dapat langsung tanam / 3-7 hr kemudian baru tanam),kemudian masukkan bibit yang polibagnya sudah dibuka/disobek kedalam,dudukan yang benar/rata,lalu isi tanah kompos sebagai penutup akar dengan tanah setinggi 20 cm (jangan diterlalu dipadatkan), hingga tersisa lubang 10 cm sebagai kantong air.

PERAWATAN :


Semprot Pungisida secara aktip per 2 minggu sekali selama 3-5 bulan tergantung keadaan gangguan, agar daun tidak dimakan ulat.setelah daun cukup banyak pengusida sudah tidak perlu disemprotkan lagi,sebab daun tidak akan habis dimakan ulat sebab daun sudah banyak.

PEMUPUKAN :
untuk pertumbuhan maksimal dapat dilakukan sampai usia 3 tahun, cukup kompos + NPK, Periode pemupukan 1-2 kali/setahun.
awal tanam – 1 Tahun : NPK 1 sendok makan (tabur jgn kena/menumpuk pada batang pangkal)
1 Tahun – 2 Tahun : Kompos 10 kilo + NPK 2,5 On
2 Tahun – 3 Tahun : Kompos 20 kilo + NPK 7,5 On
Dapat juga hanya dengan kompos :
1 Tahun – 2 Tahun : Kompos 30 Kilo
2 Tahun – 3 Tahun : Kompos 30 kilo

Kompos sangat penting peranannya,kompos berperan sebagai absorbent yg dapat menyimpan mineral & unsur hara dan memperlancar pertukaran kation didalam tanah. tampa kompos tanah semakin lama semakin jenuh,jika tanah jenuh pemberian pupuk menjadi sia-sia dikarenakan tanah jenuh tidak dapat lagi mengikat mineral sehingga pupuk yang diberikan tidak dapat mengurai kedalam tanah dan akan menguap atau tercuci, kompos memperbarui kondisi tanah dan menjadikan tanah disekitar pangkal pohon/akar menjadi lembab dan subur, dengan kompos pupuk yang diberikan dapat mengurai dengan baik sehingga akar menjadi mudah menyerap unsur hara tersebut.
Perawatan Kebersihan disekitar pohon,agar sumber makanan akar tidak terganggu dan dapat maksimal diserap akar pohon.minimal perawatan sampai usia 1 tahunan,untuk selebihnya dapat juga dibiarkan,sebab daya serap akar sudah kuat.

KEGUNAAN

Karena jenis kayu JABON SUPER yang berwarna putih agak kekuningan dengan serat yang halus tapi padat, ulet dan tidak gampang retak / patah, maka jenis kayu ini sangat dibutuhkan oleh industri kayu lapis ( plywood), industri mebeler, Rumah Knok Down, triplek , dan aneka kerajinan seperti mainan anak, sangkar burung, alas sepatu dll.
Dari berbagai hal alasan itulahyang menyebabkan JABON SUPER sama sekali tidak mengalami kesulitan dalam hal pemasaran .


MANFAAT

  • Memperbaiki ekosistem sumber hayati.
  • Membantu dalam penyerapan air hujan kedalam tanah.
  • Menciptakan sumber penghasilan jangka panjang.
  • Menciptakan lapangan pekerjaan bagi banyak masyarakat
  • Menumbuhkan kecintaan akan alam dan lingkungan
  • bisa sebagai model usaha bidang kehutanan yang sinergi dengan pertanian maupun peternakan (Agroforestry)

NILAI EKONOMI

Budidaya tanaman jabon akan memberikan keuntungan yang sangat menggiurkan apabila dikerjakan secara serius dan benar. Perkiraan dalam 4 – 5 tahun mendatang, diperoleh dari penjualan 1000 pohon berumur 4 – 5 tahun dengan hasil kayu sebanyak 800 – 1.000 m3 per ha. Prediksi harga jabon pada 5 tahun mendatang Rp1,2-juta/m3. Dengan harga jual Rp1,2-juta per m3 dan produksi 800 m3, maka omzet dari penanaman jabon mencapai Rp960-juta per ha. Saat ini harga per m3 jabon berumur 4 tahun mencapai Rp716.000; umur 5 tahun, Rp837.000. Andai harga jabon tak terkorek naik alias Rp716.000 per m3, maka omzet dari budidaya jabon ‘hanya’ Rp572.800.000. Biaya penanaman dan pemupukan selama 5 tahun diperkirakan Rp. 30.000 / batang . sehingga kalau kita lihat dari asumsi ini Tanam Jabon sangatlah menjanjikan baik dari segi keuntungan maupun waktu yang tidak terlalu panjang dalam berinvestasi.

PELUANG INVESTASI

Menanaman Pohon Jabon Bagaikan Menanam Batangan Emas Diladang Kita Sendiri

sebab kebutuhan kayu akan terus meningkat, dan saat ini pemerintah melarang penggunaan kayu bulat hasil tebangan hutan alam, akibatnya banyak industri tutup akibat kekurangan pasokan kayu, jadi pada masa mendatang, harga kayu jabon akan semakin meningkat terus, seiring dengan Menipisnya kayu baik di pulau Jawa dan Kalimantan.




Download PP Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

22052012115742Perka LKPP No. 4 Tahun 2012