Penyelidikan baru kasus PON Riau, KPK periksa sejumlah saksi

Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut penyelidikan baru kasus suap Perda No 6 Tahun 2010 PON ke-XVIII Riau, Pekanbaru. Hari ini, lembaga antikorupsi itu memeriksa sejumlah pihak untuk dimintai keterangan terkait penyelidikan pengadaan main stadium PON Riau.

“Permintaan keterangan sejumlah pihak terkait pengadaan main stadium (penyelidikan baru) PON Riau,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, Senin (13/10).

Johan mengatakan, selain dugaan suap Perda No 6 Tahun 2010, KPK juga tengah menelusuri dugaan korupsi dari pengadaan main stadium. Namun, Johan enggan menjelaskan lebih lanjut siapa saja yang diperiksa KPK hari ini.

KPK berencana melakukan gelar perkara kasus itu. Meski waktu pelaksanaan gelar perkara hingga kini belum diketahui kapan, pihaknya memastikan gelar perkara pasti akan dilakukan.

“Nanti pasti akan ada gelar perkara terkait kasus ini,” ujar Johan.

KPK telah menetapkan 13 orang tersangka dalam kasus tersebut. Dua di antaranya telah divonis yakni mantan Dispora Riau Eka Dharma Putra dan Karyawan PT Pembangunan Perumahan (PP) Persero, Rahmat Syahputra.

Keduanya divonis selama dua tahun enam bulan. Sementara, untuk tujuh orang tersangka dari DPRD Riau belum diproses.

Gubernur Rusli Zainal telah dicekal terkait kasus ini. Pencekalan Rusli yang habis pada tanggal 10 Oktober, kini telah diperpanjang KPK. (merdeka.com)




Pembukaan MTQ ke 42 Inhil Diundur Satu Hari

 TEMBILAHAN (detikriau.org)-Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 42 tingkat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2012 yang sedianya akan dibuka pada tanggal 1 November 2012 diundur menjadi tanggal 2 November 2012.

Alasan penguduran jadawal pembukaan MTQ tersebut, disampaikan langsung Ketua Panitia MTQ ke 42 Inhil, H Muktar T. Dijelaskannya, karena dinilai sangat berdekatan dengan waktu penutupan TMMD di Kecamatan Sungai Batang, tanggal 31 Oktober mendatang sehingga pembukaan MTQ harus diundur.

“Kita menilai waktunya sangat mepet makanya kita undur satu hari dari jadwal yang sudah ada. Insya Allah, tanggal 2 nanti tidak ada perubahan lagi,” ungkapnya, Ahad (14/10).

Saat ditanya mengenai kesiapan pihak panitia kecamatan dan kabupaten dalam mepersiapkan segala fasilitas dan sesuatunya khusus bagi persiapan lokasi di Kuala Lahang, dikatakan mantan Kepala BP2KP Inhil semua sudah berjalan dengan baik dan tidak ada masalah.

“Sudah diatas 85 persen. Dan kita juga sudah mempersiapkan sebanyak 33 rumah masyarakat untuk dijadikan tempat pemondokan para kafilah,” tuturnya.

Jika memang 33 rumah tersebut dinilai masih kurang, panitia juga telah mempersiapkan rumah-rumah cadangan untuk kafilah. Meski kondisinya tidak terlalu baik, namun apa yang sudah diberkan oleh panitia itu adalah yang paling terbaik. Sehingga dengan kondisi semacam itu harap dimaklumi.(dro/*1)




Selama Tahun 2012, Inhil Terima Bantuan Rehab 400 Rumbel dari Dana APBN

Progres Blockgrant Tahap Awal Capai 98 Persen

TEMBILAHAN (detikriau.org)– Progres blocgrant Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) murni tahun 2012, yang diperutukkan bagi rehap 300 ruang kelas belajar dari 54 sekolah di Inhil, capai 98 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendididkan Inhil, H Fauzar. Menurut dia dengan demikian berarti seluruh pekerjaan tahap pertama sudah bisa dikatakan finising dan tidak ada masalah. Sehingga, sudah bisa dilakukan pemeriksaan dari pemerintah pusat.

“Sudah selesai 98 pesen. Kalaupun ada pemeriksaan dari pusat, saya rasa sudah tidak masalah lagi,” jelasnya.

Selain dilakukan pengawasan oleh pemerintah pusat, lanjut mantan Kepala Bappeda Inhil itu, pemerintah kabupaten dalam hal ini Disdik juga tetap melakukan pengawasan secara berkesinambungan.  Semua bertujuan agar tidak terdapat kelemahan-kelemahan yang dapat membuat kegagalan.

Pihaknya saat ini telah menyampaiakn laporan secara administrasi. Bahkan diakuinya pada tahun sebelumnya Inhil juga mendapat dana blockgrant, namun jumlahnya tidak sebesar pada tahun 2012. “ Kalau untuk tahun sebelumnya, saya tidak tahu persis berapa besaranya.

Jjika ditotal muali dari APBN Murni hingga APBN-P tahun 2012, Pemerintah Kabupaten Inhil setidaknya sudah mendapat bantuan sebanyak 400 unit rehab ruang belajar.(dro/*1)




Kejar Target, Perekaman e-KTP dilaksanakan Tanpa Libur

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indragiri Hilir mentargetkan hingga akhir oktober, rekam e-KTP mencapai progress minimal 80 persen.

Hingga per tanggal 13 September lalu, Progres pengerjaan e-ktp Kabupaten Inhil baru mencapai angka 42 persen, untuk mengejar ketertingalan tersebut, pihak Disdukcapil setelah melakukan koordinasi dan menginstruksikan kepada semua Pokja Kecamatan dan Desa-Desa untuk tetap melakukan perekaman di hari libur.

Hal ini disampaikan Pelaksana Harian Disdukcapil Kab. Inhil, Djamilah saat ditemui diruang kerjanya akhir pekan kemaren.

“Hal ini kita lakukan untuk mengejar progress minimal yang sudah dicanangkan,” ujarnya.

Menurut Djamilah, untuk mendukung suksesnya target, disamping 2 peralatan Mobil Enrollment yang ada saat ini, Disdukcapil juga kembali akan mendapatkan 3 peralatan serupa. Hal ini dimaksudkan agar lebih mudah untuk melakukan perekaman hingga ke pelosok desa secara jemput bola.

“semua Camat sudah kita hubungi baik via telpon dan sms untuk dapat mengejar progress ini. kita berharap masih sanggup mencapai progress hingga akhir oktober ini,” pungkasnya Djamilah yang saat ini juga menjabat sebagai Asisten III Setdakab Inhil ini. (dro/*0)




Ikuti Seminar Nasional dan Musyawarah Ke- 9 DPW 1, UNISI Utus 2 Mahasiswa

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ikuti Seminar Nasional dan Musyawarah ke 9 DPW 1 Perhimpunan Organisasi Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian Tingkat Nasional di Logsumawe Banda Aceh, Universitas Islam Indragiri (UNISI) mengutus dua orang mahasiswanya Unisi mentargetkan untuk dapat terpilih sebagai Ketua DPW 1 Wilayah Sumatra.

Keberangkatan Dua orang mahasiswa tersebut langsung dilepas oleh Pembantu Rektor (Purek III) Unisi, Yunus Hasbi S.sg.M.Ag.MH, pihak Yayasan Tasik Gemilang yang diwakili Rusman Yatim, Presiden Mahasiswa dan Pembantu Dekan serta kaur kesiswaan Universitas Islam Indragiri minggu (14/10) pagi kemaren.

Dalam Sambutannya, Purek III mengatakan bahwa keberangkatan kedua Mahasiswa yang menjadi utusan yakni Indra Jaya dan Sutarjo, dinilai perlu untuk diberikan dukungan khususnya Universitas. Menurutnya, ini sebuah peluang bagi Mahasiswa UNISI untuk menunjukkan diri di kancah Nasional.

“kalau prestasi itu mampu diraih, tentunya akan memberikan keharuman nama Universitas sekaligus nama,” ujarnya.

Sutarjo dan Indra Jaya akan berada di Aceh selama Empat hari dengan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang akan dimulai pada tangg16 hingga 19 Oktober.(dro/*0)




TK dan MDA Faturrahman Laksanakan Praktek Manasik Haji

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– TK dan MDA Faturrahman, Minggu pagi (14/10) melaksanakan kegiatan manasik haji yang dipusatkan di Mesjid Agung Al-Huda Tembilahan. Kegiatan ini diharapkan mampu mengenalkan ibadah rukun Islam yang kelima ini kepada para siswa dan siswi.

 

Pantauan lapangan, kegiatan ini sudah mulai berlangsung sekitar jam 7.45 Wib. Dimana siswa siswi harus menggunakan pakaian Ihram yang tidak berjahit untuk laki –laki. Sedangkan siswi harus menggunakan mukena dan pakaian yang menutup aurat.

 

Kegiatan manasik haji ini dimulai dengan pembagian siswa ke dalam masing-masing kloter. Selanjutnya siswa mulai melaksanakan kegiatan manasik haji, seperti Thawaf, Wukuf, Sa’i, melontar Jumrah dan juga tahallul (menggunting rambut untuk laki-laki). Sedangkan praktek ibadah haji lainnya seperti bermalam di Mina  tidak dilaksanakan.

 

Kepsek Faturrahman Yusmiati MPdI, dalam sambutannya mengatakan kegiatan manasik haji ini adalah program yang dicanangkan pihak sekolah sejak jauh-jauh hari. Tentunya dengan harapan, siswa-siswi mengenal pelaksanaan kegiatan ibaah haji berikut prakteknya di lapangan.

 

“Tidak lama lagi kita akan masuk ke bulan Zulhiijah, dimana pelaksanaan ibadah Haji dilaksanakan. Bagi kita dengan praktek semacam ini siswa benar-benar mengerti dengan pelaksanaan ibadah haji,” katanya.

 

Sementara itu salah seorang wali murid Ramayani mengungkapkan, ia sangat mendukung praktek seperti ini. Ibadah haji menurutnya cukup sulit diajarkan kepada anak, tampa menggunakan media yang jelas. Jadi memang harus dilakukan dengan pelaksanaan praktek langsung di lapangan.

 

” kita mendukung kegiatan ini. Karena belum tentu saya bisa mengajarkan kepada anak tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji,” terangnya.

 

Kegiatan manasik haji tampaknya disambut gembiara para siswa dan siswi. Apalagi usai pelaksanaan praktek mereka mendapat kado berupa replika air zam-zam, buah korma dan makanan ringan dari pihak sekolah.(dro/*2)