KNRP Koordinator Inhil Gelar Tablig dan penggalangan Dana untuk palestina

 

DSC_0187

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –  Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) koordinator kabupaten Inhil, melaksanakan kegiatan tabligh dan penggalangan dana untuk palestina. Kegiatan tersebut dibuka dengan tausiah yang disampaikan oleh ustadz syeh Abedal Aziz Muhammad Moesa Amru yang diikuti oleh ratusan jamaah di masjid Agung Al-Huda Tembilahan.

Dalam tausiahnya, Ustadz mengajak seluruh umat muslim di Tembilahan untuk dapat bersatu bersama-sama mendoakan dan memberikan dukungan untuk para umat muslim di palestina. Selain itu, pada kesempatan tersebut ustadz juga menyampaikan kondisi ril yang terjadi di palestina.

“Meski genjatan senjata telah dilakukan namun kondisi ril saat ini masih ada rakyat palestina yang menderita oleh kekejaman tentara Israel, bahkan Israel tetap melanjutkan pembangunan pemukiman yahudi meski mendapat penentangan,” jelas ustadz melalui sekretaris panitia acara Muhammad Rifai.DSC_0187

Selain itu dilaksanakan juga penggalangan dana untuk muslim Palestina, yang nantinya akan dikirimkan ke koordinator KNRP provinsi Riau dan dilanjutkan ke KNRP pusat sebelum dikirimkan ke Palestina.

Rangkaian acara tersebut juga dilanjutkan dengan pemutaran film kebiadaban Israel kepada palestina yang dilangsungkan di lapangan taman kota gajah mada Tembilahan pada malam hari dan tausiah di masjid raudatul Muslmin jalan Trimas Tembilahan Kota secara bersamaan.

Sekretaris panitia pelaksana, Muhammad Rifa’I dalam kesempatan ini juga menghimbau sekaligus mengetuk pintu hati umat muslim khususnya di Kota Tembilahan yang memiliki kelebihan untuk menyumbangkan sedikit rezkynya untuk umat islam palestina.”Relakah kita melihat penderitaan saudara-saudara kita umat muslim Palestina terus berlarut-larut? Mari kita bantu dengan Do’a dan memberikan sedikit kelapangan rezky yang diberikan Allah SWT kepada saudara kita di Palestina.

Penyaluran bantuan menurut Rifa’I bisa disalurkan secara langsung melalui rekening Bank Syariah Mandiri No. 7046166595 a.n KNRP Inhil atau ke Kantor KNRP Inhil Jalan Jendral Sudirman Gang Percetakan No. 04 Tembilahan.(dro/*0)




Pemecatan Indra Tanpa Restu Wantim DPPGolkar

Indra M Adnan dan Syam Daeng Rani

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemecatan Mantan Ketua Umum DPD I Partai Golkar Riau, DR H Indra M Adnan dinilai cacat hukum. Bahkan proses penggulingan yang ditenggarai berlatarbelakang Pilgubri 2013 ini tanpa melibatkan Dewan Pertimbangan Partai (Wantim) DPP Golkar.

Menurut penjelasan kuasa hukum Indra M Adnan, Syam Daeng Rani, SH tindakan pemecatan oleh DPP Golkar tanpa melibatkan Wantim ini tertuang dalam surat bernomor K-07/DPP/Golkar/XI/2012 tertanggal 29 November 2012 yang ditujukan kepada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Dalam surat yang  ditandatangani secara langsung oleh Ketua Wantim, Akbar Tanjung beserta Sekretaris, Budi Harsono itu menyatakan bahwa Wantim tidak pernah dimintai pertimbangan sebagaimana fungsinya oleh DPP Golkar.

“Disamping tidak melibatkan Wantim DPP Golkar, Pemecatan klien saya jelas telah melenceng dari AD/ART serta Peraturan Organisasi Partai Golkar termasuk Undang-Undang Partai Politik. Makanya kita nilai pemecatan Indra sebagai Ketua DPD I Golkar Riau telah cacat hukum.”Ungkap Syam Daeng Rani.

Ditambahkannya, gugatan Indra atas putusan pemecatan DPP Golkar yang dinilai cacat hukum ini terus bergulir. Dalam sidang perdata No.134/PDT-G/2012/PN.PBR, Selasa (4/12) di PN Pekanbaru hanya dihadiri oleh 3 dari 14 tergugat yakni DPD II Golkar Dumai, DPD II Golkar Kabupaten Meranti serta Ketua KPUD Provinsi Riau.”Sidang akan dilanjutkan kembali pada tanggal 8 Januari 2103 dengan agenda pemanggilan ke-11 tergugat yang tidak hadir dalam siding kali ini,” Pungkas Syam Daeng Rani.(dro/*rls)




Agar Lebih Memiliki Rasa Tanggungjawab, Kadis PU Disarankan Putra Asli Inhil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)- Buruknya kondisi jalan di Kabupaten Inhil membuat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhil prihatin. Kerusakan tidak hanya terjadi pada ruas jalan di daerah-daerah yang ada di Kabupaten Inhil tetapi juga berada di dalam kota Tembilahan sendiri.

Berbincang-bincang dengan awak media di gedung DPRD Inhil, salah seorang anggota DPRD, H Mariyanto SH MH mengatakan hal tesebut. Menurutnya, kondisi jalan saat ini bukan hanya sekedar menggangu aktivitas masyarakat sebagai pengguna jalan, tetapi sudah meresahkan dan sangat mengancam keselamatan.

“Dalam kota Tembilahan sendiri begitu banyak ruas jalan yang rusak. Jika di Kota saja penanganannya seperti ini, bagaimana yang di daerah-daerah. Ini yang menjadi keprihatinan kita,” jelasnya.

Menyinggung permasalahan tersebut Mariyanto meminta agar Pemerintah Daerah dapat memposisikan orang yang benar benar tepat untuk menangani permasalahan jalan rusak tersebut terutama untuk jabatan Kepala Dinas pekerjaan Umum. Menurutnya selama ini penanganan kerusakan tersebut sama sekali tidak melihatkan kinerja yang maksimal dari instansi terkait.

“Jika perlu tunjuk putra daerah Inhil asli untuk jabatan Kadis PU. Jika putra asli daerah, saya nilai ia akan bekerja lebih serius dan yang paling penting tentunya ia akan lebih memiliki perasaan malu paling tidak kepada keluarganya sendiri jika tidak mampu menunjukkan prestasi baik.,” pinta Ketua DPC PDIP Kab Inhil yang sudah menjabat tahun ke-13 sebagai anggota DPRD Inhil ini mengkahiri.(dro/*0)




Tranportasi Batu Bara PT RBH Lebihi Tonase, Komisi III DPRD Inhil Akan Sambangi Dishub Provinsi Riau

Salah satu armada tranportasi batubara milik PT RBHTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kelebihan Tonase tranportasi pengakutan Batu Bara milik PT Riau Bara Harum (RBH) membuat Dewan gerah. Untuk membicarakan persoalan ini, Dewan berencana akan berkunjung ke Dinas Perhubungan Provinsi Riau di Pekanbaru.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Inhil, Ir Feriandy kepada detikriau.org saat bertemu di Gedung DPRD Inhil, Selasa (4/12).”Insyaallah, rabu (5/12) kita akan berangkat ke PKU untuk menemui Dinas Perhubungan Provinsi. Kita ingin membicarakan terkait persoalan kelebihan tonase alat angkut perusahaan batu bara ini,” Ungkap Feriandy.

Ditambahkan Fery, dalam beberapa kali kunjungan ke lapangan termasuk saat melakukan sidak, Dewan sudah mendapatkan bukti bahwa alat angkut PT RBH memang melebihi tonase jalan. Hanya saja ia mengaku tidak bisa berbuat banyak karena kewenangan untuk memberikan sanksi berada di pihak Provinsi. “Betul mereka melakukan perbaikan jalan, tapi kalau alat angkut batubara mereka melebihi tonase jalan tentunya tidak akan lama jalan itu kembali akan rusak. Lagi pula ruas jalan itu miliki umum bukan hanya untuk kepentingan PT RBH. Makanya kita ingin memintakan agar Pihak Provinsi untuk melakukan pengawasan dan sekaligus memberikan teguran.” Pungkas Feriandy.(dro/*0)




Dani Bantah disebut Mundur Sebagai Balon Bupati Inhil

Dani M Nursalam, S.PiTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua Dewan Tanfizs DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indragiri Hilir, Dani M Nursalam, S.Pi menolak dikatakan mundur dalam pencalonan sebagai Bakal Calon Bupati Inhil. Walau Ia mengaku memang enggan menyampaikan Visi dan Misi termasuk memperebutkan dukungan pada tahapan Konvensi Desk Pilkada DPC PKB Inhil, tidak bisa diartikan sebagai sikap pengunduran diri.

Pernyataan ini disampaikan Dani M Nursalam, S.Pi kepada detikriau.org ketika sempat ditemui di Kantor DPRD Inhil, Jalan R Subrantas, Tembilahan, Selasa (4/12).”Tidak. saya belum ada menyatakan untuk mundur sebagai salah satu kandidat yang akan memperebutkan dukungan PKB. Kalau memang nantinya DPP masih memberikan kesempatan kepada saya untuk melakukan fit and profer test di Jakarta, saya siap untuk menghadiri,” Ungkap Dani.

Tahapan Konvensi menurut Dani hanya satu dari beberapa  rangkaian dalam proses Desk Pilkada di DPC PKB Inhil, artinya, jika ada kekurangan dalam tahapan tersebut, tentunya bisa diartikan hanya perolehan nilai yang akan berkurang. Bukan berarti gugur apalagi mundur dari proses secara keseluruhan.

“yang jelas, sampai tahapan konvensi kemaren, belum ada satupun Bakal Calon yang tereliminasi. Balon yang keluar sebagai pemenang dengan mendapatkan dukungan suara terbanyak tentunya baru unggul dalam tahapan konvensi dan belum bisa diartikan unggul secara keseluruhan. Ingat, konvensi hanya memiliki bobot penilaian sebesar 45 persen. Artinya, masih ada 55 persen lagi yang menjadi penilaian,”Tegas Dani yang saat ini juga masih menjabat sebagai salah seorang Wakil DPRD Inhil.

Dalam kesempatan itu, Dani juga menitipkan pesan bahwa jikalau nantinya DPP PKB memang memutuskan untuk memberikan rekomendasi dukungan kepada Balon yang bukan merupakan Kader Partai maka ia meminta paling tidak Wakil Bupati harus dari Kader PKB.

‘Ini juga termasuk sebuah pernyataan yang cukup jelas yang dilontarkan oleh Wasekjend DPP PKB saat pelaksanaan konvensi kemaren. Apapun alasannya, komitmen ini harus menjadi perhatian dari semua kader partai.” Pungkas Dani sambil mengatakan bahwa keharusan ini adalah sebuah komitmen yang sangat wajar jika dibandingkan dengan kekuatan politik yang kini dimiliki DPC PKB Inhil.(dro/*0)

 




Wabup Buka Acara Temu Teknis Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan se Kab Inhil

Wabup Inhil, H Rosman malomo saat menyampaikan sambutan pembukaan acara penyuluhan pertanian perikanan dan kehutanan sekab Inhil di TembilahanTEMBILAHAN (www.detikriau.org) — Senin (3/12), Wakil Bupati Indragiri Hilir, H. Rosman Malomo membuka Temu Teknis Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan se-Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2012 bertempat di Gedung Engku Kelana, Tembilahan. Acara yang ditaja oleh Badan Penyuluh Pertanian dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kabupaten Indragiri Hilir ini juga turut dihadiri oleh Sekretaris Badan Koordinasi Penyuluhan Provinsi Riau.

Dalam sambutannya, Wabup mengharapkan agar kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat yang dapat memajukan sektor pertanian, perikanan dan kehutanan di Kab. Inhil, karenanya Wabup berpesan kepada Peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh.

“Inhil memiliki potensi yang besar di sektor pertanian, perikanan dan kehutanan. Untuk memanfaatkan potensi tersebut secara maksimal, dibutuhkan tenaga-tenaga Penyuluh yang handal. Karena itu, hendaknya seluruh Peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, demi kemajuan pertanian, perikanan dan kehutanan di Kab. Inhil”, pesan Wabup.

Kegiatan Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan se-Kab. Inhil direncanakan akan berlangsung selama 3 hari ini diikuti sebanyak 186 orang penyuluh pertanian.