DPD II Golkar Inhil Agendakan Orientasi Fungsionaris Partai

Sekaligus Diserangkaikan Dengan Kegiatan Jalan Santai Bersama “Kawan Annas”

golkarTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tanggal 9 – 10 Februari 2013 mendatang, DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Indragiri Hilir akan menjalankan orientasi fungsionaris Partai. Agenda yang akan dihadiri secara langsung oleh Ketua DPD I Golkar Riau ini dalam rangka melakukan penjaringan terhadap Kader Partai yang akan ikut bertarung para Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014 mendatang.

Dalam agenda yang sebelumnya direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 16-17 Februari 2013 tersebut, diserangkaikan dengan kegiatan jalan santai bersama “Kawan Annas”. DPD II Golkar Inhil menjanjikan ribuan kupon kepada seluruh peserta yang terbuka untuk umum pada Agenda yang akan mensosialisasikan Annas sebagai Ketua DPD I Golkar Riau dan Sekaligus sosialisasi sebagai salah satu Balon Gubernur Riau 2013-2018 mendatang.

“Majunya jadwal kegiatan ini setelah kita konsultasikan dengan Ketua DPD I Golkar Riau dalam pertemuan kita pada sebuah Agenda di Kab Inhu baru-baru ini.”Ujar Ketua DPD I Golkar Inhil, H Raus Walid kepada detikriau.org, Senin (21/1)

Untuk kegiatan Orientasi Fungsionaris Partai Golkar ditambahkan Raus, setiap pengurus di Tingkat Kecamatan dimintakan untuk mengikut sertakan masing-masing 5 Kader Partai, 2 Pria dan 3 Wanita. Kegiatan orientasi ini sebuah persyaratan wajib bagi setiap kader. Setiap peserta yang dinyatakan lulus akan mendapatkan sertifikat yang nantinya dijadikan salah satu persyaratan untuk ikut dalam pileg 2014 mendatang dari Partai Golkar.

“Jalan santai bersama Annas, sebuah upaya kita untuk memperkenalkan Annas Mamun sebagai Ketua DPD I Golkar Riau dan sekaligus memperkenalkan beliau sebagai salah satu Cagubri 2013-2018 mendatang. Kegiatan ini terbuka secara umum,” Pungkas Raus.(dro/*0)




Empat Altet Inhil Kembali Masuk Daftar Seleksi Pospenas

pospenas gorontalo 2013TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kembali, empat atlet Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren (Pospeda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masuk daftar seleksi atlet Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Nasional (Pospenas).

Keempat nama tersebut merupakan atlet volly putra, yang masing-masing adalah Mukhlisin, Agus Mas’ud, Heriyanto, dan M Hamsar. Mereka merupakan tim Inhil yang menorehkan prestasi pada ajang Posepeda ke VII Riau di Pekanbaru Desember 2012 kemarin.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Inhil, H Muktar T, menyatakan Pospeda merupakan salah satu tahap seleksi bagi atlet yang akan diturunkan pada Pospenas di Gorontalo 2013 ini. Sebab menurutnya seleksi keabsahan pemain dilakukan lebih ketat. Hal itu untuk menghindari atlet yang bukan dari pondok bisa mengikuti Pospeda.

“Yang pasti kita cukup bangga dengan apa yang telah anak-anak kita berikan. Nyatanya mereka mampu menjadi duta Inhil pada ajang yang cukup bergengsi,”sebutnya Senin (21/1)

Sebelumnya, empat atlet Pospeda Inhil, Nurul Huda, M Nasruddin, Akbar Riandi dan Dedi Reza Putra. juga telah dinyatakan lulus mejadi tim inti Pospenas di Gorontalo mendatang. Mereka berprestasi dibidang oleh raga bulu tangkis dan atletik.(dro/*1)




Tembilahan Hulu Kandidat Terkuat Tuan Rumah MTQ ke 43

Gambar Ilustrasi Pelaksanaan MTQ
Gambar Ilustrasi Pelaksanaan MTQ

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) —  Kecamatan Tembilahan Hulu hampir dipastikan akan menjadi tuan rumah perhelatan Mushabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Kabupaten Inhil Ke 43. Keyakinan ini diperoleh dengan telah dikantonginya 17 dukungan dari 20 Kecamatan serta ketersediaan berbagai sarana pendukung.

Pernyataan ini disampaikan Camat Kecamatan Tembilahan Hulu, H Yusuf Maga, Senin (21/1). Menurut Camat, Perhelatan seni baca Al-Qur’an ini nantinya direncanakan berlokasi di lapangan sepak bola Parit VII Tembilahan Hulu.

“Astaka akan kita bangun persis dilapangan sepak bola menghadap ke arah jalan. Kita akan sadur penataan seperti MTQ tingkat Provinsi Riau beberapa waktu lalu di Kab Inhu. Dimana seluruh stand Dinas dan Kecamatan diposisikan disepanjang pinggiran badan jalan,” Ungkap Camat sambil menerangkan ketetapan lokasi ini belum final dan bisa berubah jika nantinya dari hasil rapat persiapan didapati lokasi yang lebih representative.

Dalam kesempatan itu, disamping mengedepankan kedekatan Kec Tembilahan Hulu dengan Ibu kota Kabupaten, Tembilahan serta kemudahan jalur tranportasi, Camat juga memberikan beberapa pertimbangan lainnya yang menyebabkan Kecamatan yang dipimpinnya ini dinilainya layak untuk dijadikan tuan rumah seperti ketersediaan pemondokan termasuk pertimbangan bahwa Kecamatan Tembilahan Hulu memang belum pernah menjadi tuan rumah perhelatan MTQ tingkat Kabupaten Inhil. (dro/*6)




DPD II Golkar Inhil Jaring 20 Nama Balon Bupati

Ketua DPD II Partai Golkar Inhil, H Raus Walid. Senin (21 Januari 2013)
Ketua DPD II Partai Golkar Inhil, H Raus Walid. Senin (21 Januari 2013)

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) — DPD II Golkar Inhil telah menetapkan 20 nama untuk diusulkan sebagai Calon Bupati Inhil periode 2013-2018 ke DPP Golkar melalui DPD I Golkar Riau. Ke 20 nama tersebut merupakan nama-nama Balon, baik Balon Bupati maupun Wakil Bupati yang sejauh ini sudah melakukan sosialisasi ditengah-tengah masyarakat termasuk beberapa nama tokoh lainnya.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua DPD II Partai Golkar Inhil, H Raus Walid kepada detikriau.org, senin (21/1). Menurutnya, penetapan ke 20 nama ini diputuskan dalam rapat Pleno Partai Golkar yang juga dihadiri oleh Dewan Pertimbangan (Wantim) DPD II Golkar Inhil, Jum’at (18/1) di Kantor DPD II Golkar Inhil Jalan M Yamin Tembilahan.

Menurut Raus, Siapapun Balon ataupun pasangan Balon yang nantinya akan dipilih, dipertegasnya, itu bukanlah wewenang DPD II Golkar Inhil apalagi Ketua secara pribadi. Penentuan akan ditetapkan oleh DPP berdasarkan hasil yang diperoleh dari survey elektabilitas yang dilakukan.

“Dari 20 nama terpilih, selain Balon yang saat ini sudah melakukan sosialisasi ditengah masyarakat juga diisi beberapa nama dari Tokoh Masyarakat, Agama, Akademisi, maupun politisi diluar Partai Golkar yang dinilai memiliki figur sebagai pemimpin Inhil ke depan,” Terang Raus yang saat itu tampak didampingi oleh Sekretaris  Bidang Organisasi, Zainal Arifin dan Ketua Lembaga Pengembangan Kader (LPK), Junaidi.

Ketika dipertanyakan siapa saja nama-nama Balon yang dipilih tersebut, menurut Raus belum saatnya untuk dipublikasikan. Salah satunya, sebagai Ketua DPD II Golkar Inhil, Raus mengakui namanya juga termasuk, sedangkan 19 nama lainnya, Ia menyatakan belum saatnya untuk disampaikan secara terbuka.” (dro/*0)




Sepeninggalan Dirinya, Indra Harapkan Program Beasiswa Abadi Tetap Diteruskan

imagesTEMBILAHAN (www.detikriau.org)–  Demi memberi kesempatan kepada warga tidak mampu untuk menimba ilmu diperguruan tinggi. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tetap meneruskan program beasiswa abadi pada Universitas Islam Indragiri.

Komitmen itu diungkapkan Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan SH menjawab pertanyaan sejumlah kalangan belum lama ini. Apalagi dalam hitungan beberapa bulan mendatang jabatannya sebagai orang nomor satu di Bumi Sri Gemilang bakal berakhir.

Apapun alasannya, dana abadi sebesar Rp 10 miliar yang tersimpan, bagi hasilnya menurut Bupati diperuntukan guna membantu warga tidak mampu. Namun demikian, ia meminta pula kepada warga yang mampu tidak membuat alasan untuk mendapatkan beasiswa tersebut.

Pasalnya salah satu alasan untuk mendapatkan beasiswa adalah surat keterangan tidak mampu. Apabila mereka yang mampu membuat pernyataan tidak mampu, hal itu bukan saja menentang kehendak Yang Maha Kuasa, juga sebagai pembohongan.

“Kita kan berharap beasiswa tersebut benar-benar untuk mereka yang tidak mampu. Kalau mereka yang mampu, tetapi mengaku tidak mampu, lantas nanti dikabulkan Allah SWT bagaimana”cetus Bupati.

Kelak, setelah masa jabatan Indra Muchlis Adnan berakhir. Dia juga meminta program beasiswa abadi itu terus berlanjut. Selain sudah dirasakan manfaatnya oleh warga. Program itu memang dirancang sejak awal dalam memberi kesempatan yang luas bagi warga tidak mampu mengubah nasib.

Pendidikan yang baik ditegaskan Indra Muchlis Adnan merupakan salah satu elemen pemutus mata rantai kemiskinan. Dengan memperoleh pendidikan yang baik, dia berharap warga Inhil bisa memperbaiki kualitas kesejahteraannya.

“Kemiskinan dan kebutuhan berada dalam lingkaran yang saling berkaitan. Jadi harus diputus salah satunya supaya kesejahteraan warga semakin baik” jelas Bupati.

Ke depan dia pun berharap, anggaran untuk memberi beasiswa dapat lebih ditingkatkan. Untuk itu, kepada semua pihak dimintanya turut serta berperan memikirkan solusi terbaik dalam memajukan pendidikan warga daerah ini.

Perkembangan kesadaran warga yang semakin baik akan pentingnya pendidikan. Dianggap sebagai salah satu indikator bakal kian majunya daerah. Momentum tersebut menurut Bupati harus terus dipertahankan.

Peningkatan kualitas  tenaga pendidik Unisi dengan cara mengirimkan mereka menempuh studi S3 juga diharapkan Bupati terus berkelanjutan. Misi Inhil yang ingin mencapai kejayaan yang gemilang 2025 menurutnya tidak dapat diraih apabila kualitas SDM belum mendukung.

Karena itu, setiap tenaga pendidik Unisi mesti memiliki kualifikasi pendidikan yang sesuai. Supaya ilmu yang disampaikan kepada warga lebih mumpuni dan tepat sasaran. Nantinya tenaga ahli itupun turut berperan bersama Pemkab Inhil dalam memecahkan aneka ragam persoalan yang berlangsung di tengah masyarakat




Demi Partai, Pak Wo Tawarkan Islah Kepada Kelompok Penggagas Musdalub

Ketua DPD II Partai Golkar Inhil, H Raus WalidTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengajak kelompok penggagas musdalub untuk melakukan islah. Menurutnya, Kepentingan partai harus lebih didahulukan dalam rangka menghadapi Agenda Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2013 dan Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang.

Permintaan ini disampaikan oleh Ketua DPD II Golkar Inhil, H Raus Walid ketika dimintai tanggapan terkait panasnya isu Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) yang sempat menghembuskan angin tidak sedap akan adanya upaya “pengkudetaan” terhadap kepemimpinnya ditubuh Partai berlambang pohon beringin Inhil ini. Senin (21/1)

Menurut Raus yang hingga saat ini juga masih menjabat sebagai Ketua DPRD Inhil, keinginan sekelompok kader yang melakukan langkah pengupayaan Musdalub dinilainya sesuatu yang wajar dalam dunia politik. Hanya saja ia berpendapat, menjelang perhelatan akbar yang akan menjadi sebuah batu uji Golkar kedepan, disaat seperti ini, kepentingan pribadi dan kelompok menurutnya haruslah dinomor duakan.”Itu semua sah-sah saja. Hanya saja menurut hemat saya jangan saat-saat seperti ini. Menjelang pertarungan terbesar merebut kepercayaan masyarakat, selayaknya seluruh kader untuk lebih merapatkan barisan bukan berpecah belah,” Jawab ketua DPD II Golkar Inhil yang akrab dipanggil pak Wo ini mengelak dengan bahasa bijak.

Masih menurutnya, upaya apapun yang ingin dilakukan sekelompok orang di internal Partai Golkar Inhil terhadap kepemimpinannya disikapinya dengan lapang dada dan pikiran dingin. Ia bahkan mengajak dan membuka pintu kepada pihak-pihak tersebut untuk melakukan “islah”. “Sesuai perintah Ketua DPD I Partai Golkar Riau, hingga hari ini saya tetap menjalankan roda partai. Sekali lagi saya mengajak, demi besarnya partai Golkar, marilah kita kembali bergandengan. Jangan jadikan Agenda besar yang akan kita hadapi tidak lama lagi ini hanya untuk kemenangan pribadi ataupun segelintir kecil kelompok orang. Tapi jadikan Agenda besar ini sebagai sebuah kemenangan  partai secara utuh.” Ajak Raus. (dro/*0)