Bupati Ultimatum Satker Yang Tak Serius Terapkan Anti Korupsi

Bupati Ultimatum  Satker Yang Tak Serius Terapkan Anti Korupsi
Bupati Ultimatum Satker Yang Tak Serius Terapkan Anti Korupsi

Tembilahan (www.detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir menyampaikan apresiasinya kepada beberapa instansi yang sudah menerapkan prinsip anti korupsi.

Namun demikian, DR H Indra Muchlis Adnan menginstruksikan secepatnya mengaplikasikan prinsip anti korupsi  kepada instansi yang belum menerapkannya.

Orang nomor satu di Bumi Sri Gemilang itu memberikan peringatan keras (Ultimatum) kepada instansi yang belum bergerak menerapkan prinsip dimaksud. Oleh sebab itu dia juga telah meminta masukan terkait instansi mana saja yang belum serius tersebut.

Bulan silam, Dipenda Inhil sudah menerapkan prinsip tersebut dengan memanggil semua UPTD-nya, menandatangani pakta anti korupsi. Sebelumnya Dinas PU juga sudah mulai menerapkan prinsip tersebut.

Prinsip anti korupsi itu diminta Indra Muchlis Adnan bukan hanya slogan semata. Tetapi diterapkan secara riil di lapangan. Seluruh kecamatan pun diinstruksikan serius menerapkan prinsip dimaksud. Apatah lagi, seluruh Camat sudah meneken pakta dimaksud.

“Kita tidak cari sensasi dengan prinsip anti korupsi. Namun ini harus diterapkan secara serius” ujar Bupati Inhil.

Dia juga meminta semua instansi menggelar pelatihan atau up date pengetahuan yang berkaitan dengan hukum penyelenggaraan pemerintahan. Hal itu dimaksudkan supaya tidak ada lagi PNS yang harus berurusan dengan hukum hanya karena tidak memiliki pengetahuan yang memadai.

Sejauh ini, Bupati Inhil itu terus memantau mobil dinas yang tidak menempel stiker anti korupsi. Dia terus meminta informasi kepada tim yang sudah dibentuk.

“Kita tarik langsung mobil dinas yang tidak mendulung penerapan prinsip itu”cetus Bupati.

Menurut dia, penarikan mobil dinas itu bukan ancaman semata. Setakat ini, seluruh mobil dinas di lingkungan Pemkab Inhil telah memasang stiker dimaksud. Tidak hanya itu, mayoritas instansi juga telah memasang tidak menerima suap pada pintu masuknya.(humas pemkab inhil)




Indra Bantah Ungkap Kekecewaan atas Koalisi Usulan DPD PDIP dan DPW PKB Riau

Kandidat Bakal Calon (Balon) Gubernur Riau, H Indra Muchlis Adnan
Kandidat Bakal Calon (Balon) Gubernur Riau, H Indra Muchlis Adnan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kandidat Bakal Calon (balon) Gubernur Riau, H Indra Muchlis Adnan mengaku heran dengan beredarnya pemberitaan akan kekecewaan dirinya atas keputusan koalisi Lukman Edi (LE) dan Suryadi Khusaini oleh DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan DPW PKB Riau. Indra mengaku dirinya merasa tidak pernah memberikan komfirmasi terkait pernyataan itu.

“Pengusulan koalisi itu diluar wewenang saya untuk berkomentar. Saya dan beberapa bakal calon lainnya mengikuti fit and profer test DPP PDIP di Jakarta, keputusannya tentunya DPP PDIP yang berhak menentukan. Lagipula hasilnya, hingga hari ini belum ada keputusan,” Tegas Indra M Adnan kepada detikriau.org melalui sambungan telepon selularnya, senin (11/2) malam.

Ditambahkan indra, dalam satu kalimat dituliskan “Indra Muchlis sendiri merasa belum yakin akan keputusan DPP PDIP dan DPW PKB Riau tersebut”. Konotasi kalimat ini menurutnya mengandung pengertian bahwa sudah ada keputusan tetap dari DPP PDIP.

“Harusnya dalam pemberitaan ada pembedaan yang jelas antara koalisi LE dan Suryadi Khusaini dengan fit and profer test yang dilaksanakan DPP PDIP. Urusan ditingkat Provinsi itu sah-sah saja dan tentunya tidak ada kaitan dengan diri saya. Kaitan dengan saya adalah hasil dari fit and profer test yang saya ikuti di DPP PDIP yang hingga saat ini masih menunggu keputusan.” Pungkas Indra.(dro/*0)




DPRD Inhil Berikan Masukan Untuk PLN Rayon Tembilahan

Ketua Komisi Tiga DPRD Inhil, Feriyandi
Ketua Komisi Tiga DPRD Inhil, Feriyandi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Ketua Komisi Tiga DPRD Indragiri Hilir (Inhil), Feriyandi, meminta agar pihak PT PLN Rayon Tembilahan, melakukan perawatan mesin (overhaul) secara terjadwal.  
Menurut Politisi Partai Golkar ini, PLN selama ini selalu beralasan terputusnya aliran listrik dikarenakan adanya pekerjaan overhaul. Dampak dari semua itu, menimbulkan tanggapan tidak baik ditengah masyarakat. Bahkan banyak yang menduga adanya permainan.
“Pihak PLN jelas mengetahui secara pasti kondisi mesin yang ada sehingga tentunya pelaksanaan perawatan bisa dijadwalkan. Sebelum pekerjaan itu dilaksanakan, untuk menghindari pemutusan aliran listrik, ada baiknya PLN mempersiapkan mesin pembangkit cadangan.” Ujar Feriyandi.
Disamping persoalan itu, ia juga menyarankan agar penerimaan pelanggan baru disesuaikan dengan ketersediaan daya agar tidak menimbulkan defisit daya.
Peningkatan kebutuhan daya terbilang wajar seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk. Namun kebijakan untuk melakukan penambahan pelanggan, tentunya harus disesuaikan dengan kemampuan dan ketersediaan daya. Jika  tetap juga harus dilakukan, konsekuensinya pihak PLN tentunya harus mempersiapkan penambahan mesin pembangkit.
Permasalahan lainnya, terkait lampu penerangan jalan, Feriayandi juga memintakan agar pencatatannya dilakukan dengan benar. Kurang lebih 25 ribuan pelanggan PLN  setiap bulannya dibebani kewajiban untuk membayarkan biaya penerangan jalan. Nominalnya tentu tidak sedikit  ditambah kurang lebih Rp 1 Milyar yang harus disubsidi melalui APBD Inhil setiap tahunnya.
“Selama ini, pembebanan biaya hanya dihitung berdasarkan jumlah lampu penerangan jalan. Padahal banyak dari lampu penerangan itu tidak lagi berfungsi dengan baik. Agar biaya yang dikeluarkan bisa terukur, salah satunya bisa dilakukan dengan pemasangan alat pencatat pemakaian daya.” Imbuh Feriyandi.(dro/*1)




Sejak Dua Pekan Terakhir, Beberapa Kebutuhan Pokok Merangkak Naik

Ilustrasi Gambar pedagang pasar tradisional
Ilustrasi Gambar pedagang pasar tradisional

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Sejumlah bahan kebutuhan pokok, seperti beras dan cabe di pasar tradisional di Kota Tembilahan, dua pekan belakanganl merangkak naik.

Dikatakan Lina (30), seorang pedagang tradisonal di pasar Terapung Tembilahan, hampir seluruh merek beras lokal mengalami kenaikan mulai dari Rp 500 hingga Rp 2.000 per Kg-nya. Demikian pula dengan cabe kering yang naik hingga Rp 6.000 per Kg. dari Rp 20.000 per Kg saat ini naik menjadi Rp 26.000 per Kg-nya.

“Kenaikan ini sudah kami rasakan sekitar dua pekan kemarin. Namun yang paling drastis naiknya cabe kering,”ungkapnya kemarin.

 

ditambahkannya, kenaikan beberapa harga kebutuhan pokok sangat mempengaruhi terhadap penjualannya. Ia tidak mengetahui apa penyebabnya. harga beli naik, untuk mendapatkan keuntungan tentunya harga penjualan juga terpaksa dinaikkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Rudiansyah, menyatakan bahwa kenaikan beberapa harga kebutuhan pokok itu masih dalam kewajaran, karena belum terlalu tinggi.

“Tim kita terus melakukan pemantauan. Biasanya kalau ada kenaikan harga yang cukup signifikan tim langsung mencari akar masalah dan memecahkanya bersama para pedagang,” katanya.(dro/*1)




Nelayan Inhil Terima 2 Unit Kapal Fiber Bantuan Provinsi

Bantuan kapal dari Dislutkan Provinsi Riau Untuk InhilTEMBILAHAN (www.detikriau.org) –   Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Indragiri Hilir menerima bantuan 2 unit kapal fiber dengan tonasi 30 GT. Nilai proyek tersebut sebesar 2,7 milyar dan merupakan bantuan kapal dari Dinas Kelautan dan Perikanan  Provinsi Riau.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kadis Kelautan dan Perikanan Inhil Ir H Saripek, melalui HP, Selasa, (12/2). Bantuan 2 unit kapal fiber tersebut direncanakan untuk KUB nelayan di di 2 kecamatan, yakni Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) dan Kecamatan Concong.

“Dengan diterimanya bantuan tersebut tentunya kita berharap akan  meningkatkan hasil tangkapan nelayan kita,” ujarnya.

Ditambahkan Mantan Sekwan DPRD Inhil ini, Dalam upaya memaksimalkan potensi dan peningkatan produksi perikanan Inhil, DKP terus berupaya memberdayakan potensi SDA dan SDM yang ada. Disamping itu tentunya, pihaknya terus meningkatkan sarana alat produksi nelayan.

Salah satunya upaya yang dilakukan yakni  melakukan berbagai langkah pendekatan dengan pihak terkait seperti Kementerian terkait di pusat dan pihak Provinsi Riau. Hasilnya dinilai sangat positif dilihat dengan banyaknya bantuan yang telah diterima selama ini.

Diakhir pembicaraan Saripek berpesan agar nelayan yang menerima bantuan dapat memanfaatkan sebaik mungkin dan jangan menyia-nyiakan apa yang sudah diamanahkan. (dro/*2)




Generasi Muda Inhil Diminta Sukseskan Pembangunan

Bupati Inhil, DR H Indra Muchlis Adnan menyalami warga, saat berkunjung ke Kecamatan Enok, beberapa waktu lalu
Bupati Inhil, DR H Indra Muchlis Adnan menyalami warga, saat berkunjung ke Kecamatan Enok, beberapa waktu lalu

Tembilahan (www.detikriau.org) – Kalangan generasi muda Indragiri Hilir diminta berperan serta menyukseskan pembangunan. Dengan pemikiran yang masih jernih dan fisik yang masih prima. Merupakan modal penting bagi generasi muda turut menyumbangkan ilmu maupun tenaga dan pikirannya untuk membangun daerah ini.
Bupati Inhil, DR H Indra Muchlis Adnan sangat yakin Bumi Sri Gemilang kian berkembang pesat jika seluruh generasi mudanya juga berpikiran maju.
“Pemimpin besar dunia sudah menyatakan pentingnya pemuda untuk pembangunan. Karena itu, saya mengajak kepada semua pemuda daerah ini, mari kita bangun Inhil agar berjaya dan gemilang” tukas Bupati.
Pada bagian lain, generasi muda diakuinya rentan pula dengan pengaruh negatif. Tidak saja budaya luar yang merusak, penyalahgunaan Napza serta miras juga mengincar kalangan muda yang tidak peduli dengan masa depannya.
Itu sebabnya, Indra Muchlis Adnan mengajak kalangan muda memanfaatkan waktu luang dengan melaksanakan kegiatan yang bermanfaat. Berolahraga termasuk kegiatan positif yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu senggang itu.
Bagi generasi muda yang bagus prestasi olahraganya tidak menutup kemungkinan direkrut oleh klub hebat seperti Persih atau klub bidang lain. Tekun belajar selagi muda dinyatakan juga sebagai bentuk kesiapan menghadapi hari esok yang lebih baik.
“Generasi muda merupakan calon pengganti pemimpin yang ada sekarang. Jika tidak berkualitas tentu saja akan terjadi penurunan, dan tidak bisa bersaing”jelas Bupati .
Ketimbang melakukan kegiatan yang sifatnya menghancurkan hari esok. Generasi muda disarankan oleh Bupati melakukan beragam kegiatan positif. Berorganisasi menurut dia termasuk salah satu usaha membekali diri menghadapi masa depan.
Usaha Inhil mengejar ketertinggalan dari daerah lain ditegaskan Bupati sangat tergantung pada generasi muda yang tangguh dan berkualitas. Indra Muchlis Adnan secara tegas meminta supaya generasi muda peduli dengan lingkungan dan diri sendiri, serta waspada dengan ancaman penyalahgunaan narkoba. (dro/adv pemkab inhil)