Polisi Mulai Periksa Korban Penipuan Koperasi Amanah

gbr ilustrasi
gbr ilustrasi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Satuan Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Indragiri Hilir (Inhil) sejauh ini masih meminta keterangan para korban tipu gelap yang berkedok investasi mengatas namakan Koperasi Amanah.

Menurut Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, melalui Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Kurnia, saat ini pihaknya belum bisa memberikan keterangan atas kerugian tipu gelap yang berkedok investasi di Kota Tembilahan. Pasalnya proses pemeriksaan para korban masih berlangsung. Rabu (30/1).

“Ini para korban baru mau lapor dan masih kita minta keterangan. Makanya kita belum bisa menduga-duga berapa nilai uang nasabah yang dibawa kabur,” jelas Kasatreskrim sambil menyampaikan himbauan agar kedepan masyarakat lebih selektif untuk menentukan pilihan berinvestasi. (dro/*1)




Pemkab Inhil Agendakan Pertandingan Futsal se Inhil

futsalTEMBILAHAN (www.detikriau.org) —  Guna memanfaatkan venue futsal yang telah rampung dikerjakan, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan menggelar pertandingan futsal tingkat  kabupaten.

Sebelum mengikuti pertandingan futsal di tingkat kabupaten, klub-klub yang akan berlaga dilevel kabupaten itu terlebih dahulu harus lulus seleksi tahap awal dimasing-masing kecamatan. Sehingga klub yang berhasil keluar sebagai pemenangnya secara otomatis akan menjadi wakil dari setiap kecamatan.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Inhil, H Muktar T, menjelaskan bahwa pertadingan futsal antar kecamatan nanti, selain menumbuh kembangkan kualitas futsal di Inhil, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memanfaatkan pembangunan venus futsal.

“Yang jelas, sasaran kita dari terselenggaranya kegiatan ini, agar para generasi muda bisa lebih fokus dalam olahraga ketimbang melakukan kegiatan-kegiatan negatif diluaran. Saat ini kita masih merumuskan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa terealisasi. “ Ujar Mukhtar. (dro/*1)




Sekda Inhil Kukuhkan Pengurus Koperasi Korpri

korpriTEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Indragiri Hilir (Inhil) H Alimuddin RM, mengukuhkan pengurus Koperasi Kopr Pegawai Republik Indonesi (Korpri) bertempat  di Balai Utama Kantor Bupati Inhil, Rabu (30/1).

Selain pengukuhan pengurus koprasi Korpri Inhil, juga dilakukan rapat kerja (Raker) DP Korpri Inhil tahun 2013 yang diikuti sebanyak 150 peserta yang terdiri dari Unit Kabupaten dan Unit Kecamatan.

Dalam sambutanya Sekda mengharapkan program kerja yang dibuat harus aplikatif dan dapat dilaksanakan. Lalu bisa menumbuhkan semangat dan pemikiran baru yang bisa membawa Korpri kearah yang lebih baik. Khususnya dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM)

Dikatakan Sekda lagi, Korpri adalah salah satu ujung tombak pemerintah daerah dalam melakukan segala kegiatan dan program. Karena melalui itu katanya anggota Korpri bisa berbuat teransfaransi demui sebuah kemajuan. Seluruh pengurus Korpri yang terdiri dari Kepala Dinas, Badan, Kantor dan Camat agar dapat  mempertanggungjawabkan bentuk iuran Korpri setiap bulan sebesar Rp 7000 per PNS.

“Kita minta kepada sekretaris Korpri Inhil, (H Ewrin, red) untuk melakukan pemantauan dan memintakan pertanggung jawaban setiap rupiah uang iuran tersebut,”pinta Sekda.

Uang iuran itu lanjutnya akan dibagi, dimana 70 persen untuk setiap pengurus dan 30 persennya lagi dikembalikan Kepemkab Inhil. Sebab itu dibutuhkan ketransparanan bagi setiap nilai uang yang diambil dalam bentuk iuran bulanan Korpri. Sedangkan program utama Korpri di tahun 2013 ini jelasnya adalah mlakukan silaturahmi dengan pengurus-pengurus Korpri diseluruh kecamatan.

“Dimana tujuanya untuk mencarai masukan-masukan agar Korpri menjadi lebih baik kedepannya,” Tambah Sekda sambil mengatakan pihaknya akan membuat sebuah wadah hukum yang bertujuan membantu para anggota Korpri yang tersandung masalah seperti masalah hukum.

Pada kesempatan tersebut disepakati DP Kopri Inhil untuk lebih menjaga solidaritas dan soliditas seluruh anggota dengan turun ke unit unit kecamatan guna menjalin silaturahim dengan sesama anggota dan menyampaikan informasi terkini tentang perkembangan Korpri se Kabupaten Inhil(dro/*1)




MAN 039 Tembilahan Laksanakan Kegiatan Try Out

indexTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dalam rangka menghadapi Ujian Nasional (UN) tahun 2013 ini, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 039 Tembilahan melaksanakan kegiatan try out sekolah untuk siswa kelas XII bekerjasama dengan lembaga pendidikan Quantum Pekanbaru. Kerjasama ini meliputi pembuatan soal untuk  pelaksanaan try out  yang berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 28-30 Januari.

Hal ini disampaikan Kepala Sekolah MAN 39 Tembilahan melalui Wakil Kepala Bidang Kurikulum Drs Alfian MA, di ruangan kerjanya, Rabu, (30/1). Pelaksanaan try out kali ini, selain diikuti oleh MAN,  juga diikuti oleh 22 Madrasah yang berada di bawah naungan KKM MAN Tembilahan.

“Sesuai dengan jadwal yang kita buat, pelaksanaan try out sekolah yang kita laksanakan akan selesai pada hari ini.  Kegiatan ini diikuti oleh hampir seluruh kelas XII jurusan IPA dan IPS. Sedangkan untuk jurusan Agama juga kita laksanakan. Hanya saja tiga materi diujikan seperti Hadist, Fikih dan Tafsir, dibuat pihak sekolah,” ujarnya.

Masih menurut yang bersangkutan dalam rangka mempersiapkan siswa-siswa dalam menghadapi UN nantinya, pihak sekolah juga telah melaksanakan belajar tambahan yang waktu pelaksanaan dilaksanakan sore hari setelah pulang sekolah. Pelaksanaan belajar tambahan ini sudah mulai dilaksanakan pada bulan Oktober kemaren, dan rencananya akan tetap berlanjut hingga Pebruari mendatang mendatang.

“Pelajaran tambahan disore hari sudah berlangsung hampir 4 bulan. Mulai bulan Oktober hingga pada Pebruari mendatang. Untuk itu diharapkan kepada siswa-siswi untuk bersungguh-sungguh mengikuti berbagai kegiatan ini. Agar nantinya dalam menghadap UN benar-benar siap,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Sekolah MAN 39 Tembilahan Drs H Afrizal MM, dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, sejauh ini upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah sudah maksimal. Orang tua dimintanya juga turut berperan aktif dalam hal pengawasan dan aktivitas anak ketika belajar.

“Jujur saja, keberhasilan siswa-siswi dalam menghadapi UN tidak bisa hanya diserahkan kepada pihak sekolah. Sejauh ini apa yang kita lakukan mulai melaksanakan belajar tambahan, try out dalam rangka mempersiapkan sudah maksimal. Tentunya masih ada faktor lainnya yang juga bisa membantu, diantara pengawasan orang tua kepada peserta didik kita,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, dirinya mengharapkan dukungan dan doa semua pihak agar di dalam pelaksanaan UN nantinya tingkat kelulusan bisa lebih baik, minimal sama dengan tahun sebelumnya. “Karena ini bagimanapun juga berkaitan dengan akreditasi A yang telah kita capai. Untuk itu peran serta semua pihak tentunya sangat kita butuhkan,” terangnya.(dro/*2)




DTPHP Inhil Kembali Jalin Kerjasama dengan BI Pekanbaru

swasembada berasTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dalam rangka meningkatkan swasembada beras di Kabupaten Indragiri Hilir pada tahun-tahun mendatang, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perternakan (DTPHP) Inhil, kembali melakukan kerjasama dengan Bank Indonesia (BI) Pekanbaru.

Kerjasama dibidang pengembangan usaha sub sektor tanaman pangan hortikultura dan perternakan tersebut merupakan lanjutan dari kerja sama pada tahun 2012 kemarin.  Karena sesuguhnya sesuai kebijakan pada tahun 2013 ini, Menteri Pertanian RI mentargetkan empat sukses pembangunan pertanian.

Diantaranya sukses pencapaian swasembada dan swasembada kelanjutan, kemudian sukses peningkatan diverifikasi pangan, dan sukses peningkatan nilai tambah daya saing dan ekspor serta sukses peningkatan kesejahteraan para petani. Sedangkan dari beberpa target swasembada, tiga diantaranya merupakan komoditas tanaman pangan seperti padai, jagung dan kedelai.

Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Inhil, H Alimuddin RM, saat membuka acara pertemuan kerjasama itu menyebutkan, produksi padi ditargetkan mencapai 10 juta ton pada 2014 mendatang. Demikian juga dengan tanaman jagung dan kedelai, ditargetkan dengan swasembada berkelanjutan.

“Target peningkatan produksi padi ini sejalan dengan program Oprasi Pangan Riau Makmur (OPRM) yang sedang kita laksanakan saat ini,” ungkap Sekda, Rabu (30/1).

Sebagaimana diketahui program OPRM dicetuskan oleh Pemrov Riau dengan visi yaitu terwujudnya kesejahteraan petani melalui peningktan produksi pangan yang berwawasan agribisnis. Selanjutnya dikemas dalam rangka menysukseskan program peniningkatan Produksi Beras Nasional (B2BN).

“Membangun dan mengembangkan pertanian rakyat secara terpadu. Kemudian mampu memberikan peningkatan pendapatan masyarakat tani pedesaan dalam upaya menanggulangi kemiskinan. Ini salah satu tujuan kita,”katanya.

Pada kesempatan serupa, Kepala DTPHP Inhil, Wiryadi, mengatakan sepanjang tahun 2012 BI Pekanbaru telah memberikan  ransangan bagi para petani di Negeri Seribu Jembatan. Selain mendapatkan bantuan alat perontok padi dan handtraktor, para petani yang tersebar dibeberapa kecamatan di Inhil juga mendapatkan pelatihan tentang pertanian di Pulau Jawa.

‘Mereka yang telah mengikuti pelatihan itu, saat ini sudah mempu menjadi motivator dalam membantu para PPL kita yang berada dilapangan,” jelas Wiryadi.

Sementara  itu, Asisten Direktir BI Pekanbaru, Abdul Majid, menjelaskan beberpa fungsi pihaknya selain melakukan pengawasan terhadap seluruh bank negeri maupun swasta di wilayah tersebut. Sehingga tugasnya disektor moneter dari sisi peredaran uang juga sangat erat kaitanya dengan sektor produksi pertanian.

“Berdasarkan pengamatan kita inflasi juga berpengaruh pada sisi suplai dan produksi. Dimana infalsi berpengaruh kepada harga beras dipasaran. Lalu kami mendorong agar pemerintah daerah (Pemda) dan pentani menjaga suplai ini,”terangnya.

Melalui pemberian bantuan, BI dapat mendorong berbagai program peningktan produksi salah satunya padi. Mereka (BI, re) melihat Inhil salah satu kabupaten sentra padi. Dengan melalui program itu ketahanan pangan akan selalu terjaga. Minimal BI dapat menjaga motivasi petani.

“Mereka petani kita minta tidak alih fungsi lahan. Dengan harapan produksi padi dapat meningkat dan motivasi petani tetap terjaga,”tandasnya.(dro/*1)




Dishubkominfo dan Kodim 0314 Inhil Mantapkan Kerjasama Pengelolaan parkir

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatikan (Dishubkominfo) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), memantakpkan kerjasama pengelolaan perparkiran di Kota Tembilahan dengan Kodim 0314 Inhil.

Melalui pertemuan antara Dishubkominfo dengan Kodim 0314 Inhil, bahwa disetujui untuk pengelolaan parkir di Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu dikelola penuh oleh Kodim 0314 Inhil. sedangkan untuk pengendalian teknis perparkiran tetap dibawah naungan Dishubkominfo sebagai istansi teknisnya.

“Kita telah memantapkan kerjasama pengelolaan perparkiran dengan pihak Kodim 0314 Inhil. Ketetapan itu dituang kedalam sebuah MoU yang telah disepakti oleh kedua belah pihak,”Ujar Kadishubkominfo, Fahrolrozy.

Dihimbau juga pada pengelola parkir agar dapat mengikuti segala kententuan dan mekanisme yang sudah ada. Melalui kerjasama ini  diharapkan dapat menjaga suasa tentram aman dan kondusif.

Sementara itu, Dandim 0314 Inhil, Letkol Inf FP. Tarigan, menyebutkan kerjasama antara pihaknya dengan Pemkab Inhil merupakan sebuah kepercayaan yang harus dijaga dengan baik. Sebab, nilai sebuah kepercayaan, tidak bisa diukur dengan apapun, terlebih materi.

“Saya rasa ini adalah tugas yang mulia dan menantang bagi kami. Khususnya bagi memanfaatkan potensi daerah yang ada dan hasilnya mampu menciptakan keamanan ataupun bebas dari berbagai komflik,”jelasnya.(dr0/*1)