Disnakertrans Usulkan Tambahan Kuota Transmigrasi Tanjung Melayu

 

Hafitsyah
Hafitsyah

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Dinas Tenaga Kerja dan  Trasmigrasi mengusulkan penambahan kuota transmigrasi yang akan ditempatkan di Desa Tanjung Melayu, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) kepada Pemerintah Provinsi (Pemrov) Riau.

Hal ini dilakukan menyusul tingginya minat warga untuk menjadi warga transmigran. Hinggga saat ini sejak tahun 2009 silam sebanyak 64 KK , 260 jiwa sudah menempati Unit Permukiman Trans (UPT) Tiram Jaya, Desa Tanjung Melayu, Kecamatan Kuindra Kabupaten Indragiri Hilir.

“Sudah kita usulkan tambahan sekitar 50 KK,”kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Inhil, H Hafitsyah, Senin (04/3).

Meski demikian, menurut Hafit pihaknya belum mengetahui kuota secara resmi yang disetujui Pemrov Riau. Memang bukan persoalan mudah untuk dapat menambah jumlah transmigran mengingat banyaknya permintaan diberbagai daerah ditambah lagi menyangkut masalah pendanaan.

“Harapan kita tentu usulan itu disetujui sepenuhnya oleh Pemrov Riau. Toh daerah kita juga memiliki potensi yang cukup bagus. Nyatanya saat ini dari total KK yang sudah ditempatkan disana (Tanjung Melayu, red) tidak ada masalah, bahkan banyak orang yang ingin menjadi warga transmigran,”ungkapnya.(dro/*1)




PNS Diminta Tak Tepancing Isu Mutasi

indexTEMBILAHAN (www.detikriau.org) –Kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) dihimbau tetap semangat dalam menjalankan tugas. Jangan hanya karena santernya isu mutasi belakangan ini pelayanan kepada masyarakat sampai terganggu.

Demikian dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil H Alimuddin RM, saat bertindak memimpin apel rutin Senin (04/3) pagi, di lapangan upacara Kantor Bupati Inhil, jalan Akasia Tembilahan.
“Tetaplah semangat dalam bekerja memberikan pelayanan. Jangan karena isu mutasi, semangat kerja kita jadi berkurang,”katanya. Mutasi dilingkungan PNS, lanjut Sekda, sudah menjadi hal yang wajar dan pasti akan terjadi karena hal itu sudah menjadi tuntutan tugas PNS yang profesional.

“Mau tidak mau mutasi tetap akan dilaksanan guna memberikan penyegaran dan promosi jabatan. Lakukanlah tugas sebaik-baik mungkin, mulai dari pelayanan  administrasi dan jasa yang menjadi tuntutan pelayanan publik,” Pesan Sekda (dro/*1)




Awal Musim Panas, NOAA Deteksi 3 Hotspot di Inhil

indexTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Memasuki musim panas di awal Maret 2013 ini, titik panas (hotspot) mulai terdeteksi satelit National Oceanic Atmosferic Administration (NOAA) Riau, untuk wilayah Indragiri Hilir (Inhil) pada Ahad (03/3).

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Inhil, H Darusalam melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Kerusakan Lingkungan BLH Inhil, Ardi Yusuf katakana Saat ini satelit NOAA memantau 3 hotspot yang terdapat di dua kecamatan berbeda. 2 titik terdapat di Desa Kelapa Patih Jaya dan Desa Umber Jaya, Kecamatan Teluk Belengkong sedangkan 1 titiknya terdapat di Desa Belaras, Kecamatan Mandah, Inhil.

“Hari sebelumnya Sabtu (02/3) terdapat 2 titik di Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu dan 1 titik lagi di Desa Concong Dalam, Kecamatan Concong,”jelas Ardi Yusuf, Senin (04/3).

Selain itu pihaknya juga menghimbau kepada pihak kecamatan yang daerahnya terdeteksi titik api oleh satelit NOAA, untuk melakukan pengawasan. Hal itu bertujuan sebagai upaya penaggulangan terjadinya bahaya kebakaran hutan dan lahan di kawasan Indragiri Hilir.

“Biasanya, hasil pantauan satelit NOAA sudah bisa dipastikan 90 persen telah terjadi kebakaran hutan dan lahan pada wilayah bersangkutan. Sehingga perlu dilakukan pengecekan supaya kemungkinan terburuk tidak terjadi,” ungkapnya.

Meski demikian, Pemerintah Kecamatan (Pemcam) lanjut Ardi, harus benar-benar memastikan data dengan kongkrit, supaya tidak menimbulkan kerancuan atau ke ragu-raguaan dalam melakukan tindakan. Artinya BLH tetap menunggu data kongrit dimana titik api didapati.(dro/*1)




159 Calon Panwascam Ikuti Tes Tertulis

panwasluTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sebanyak 159 calon anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjalani tes tertulis di Gedung Olahraga (GOR) Tasik Gemilang, jalan Baharuddin Yusuf, Tembilahan Senin (04/3).

Ketua Panwaslu Inhil, Nelly Weny Susanty, mengatakan, selama menjalankan tahapan seleksi, mulai dari pemeriksaan administrasi, tes tertulis, wawancara dan hingga penetapan calon anggota Panwascam terpilih, pihaknya tetap akan bertindak indefendent.
“Tak ada kepentingan siapapun dalam tugas yang kami emban, kecuali dalam melakukan pengawasan penyelenggaraan Pemilu. Kami juga tidak bekerja sama dengan banyak pihak termasuk Pemerintah Daerah (Pemda),” ungkap Nelly, saat memberikan sambutan sebelum menggelar seleksi tertulis.

Kalau memang seseorang benar-benar layak untuk di luluskan, maka orang bersangkutan kata Nelly wajib untuk mendapatkan hal tersebut. Namun jika sebaliknya berarti itulah hasil sebenarnya.

“Kami tidak akan menambah atau mengurangi hasil seleksi yang telah saudara peroleh,” pungkasnya memberikan pemahaman.

Lembaran soal dan jawaban tes diantar secara langsung oleh Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Banwaslu) Provinsi Riau, Edy Syarifuddin dan rombongan. Sebelum dibagikan kepada peserta ujian, soal yang dalam keadaan disegel terlebih dahulu dibuka dihadapan peserta dan panitia penyelenggara. Kemudian baru dibagi-bagikan. Setelah ujian selesai soal tersebut dilakukan dengan cara dibakar dan juga disaksikan oleh peserta pula.”Semua kita yang ada disini diperbolehkan untuk menyaksikan pemusnahan lembaran soal,” paparnya.(dro/*1)




Pihak Sekolah diharap Tidak Persulit Warga Yang Belum Miliki Akta Kelahiran

akteTEMBILAHAN (www.detikriau.org)- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menghimbau pihak Sekolah tidak mempersulit warga yang belum memiliki akte kelahiran. Jangan hanya karena belum memiliki akte kelahiran, warga bersangkutan tidak dapat masuk sekolah. Padahal hak untuk sekolah merupakan hak setiap warga Negara.

“Kita minta pihak sekolah memberikan kelonggaran kepada warga yang ingin sekolah, jangan hanya karena tidak memiliki akte kelahiran mereka tidak dapat masuk sekolah,”Pinta Kadisdukcapil Inhil, Dianto Mampanini, senin (4/3)

Dianto menambahkan, saat ini Disdukcapil sedang melakukan pembicaraan ini dengan Kadisdik. Ia berharap akan mendapatkan respon baik karena semua ini demi kepentingan masyarakat.

Luasnya wilayah Inhil, merupakan suatu masalah untuk proses pembuatan akte. Belum lagi masih memerlukan waktu beberapa hari bahkan berbulan-bulan. termasuk aturan baru bahwa seseorang harus membuat akte kelahiram di Pengadilan Negeri (PN) khususnya mereka yang berumur diatas satu tahun.

“Kita bisa memberikan pemahaman dengan masyarakat. Agar mereka juga tidak mengabaikan pembuatan akte kelahiran. Sebab, kalau tidak diberikan pengertian malah takutnya mereka beranggapan bahwa untuk sekolah tidak lagi memerlukan akte seperti sebelumnya. Ini juga keliru,”imbuhnya.(dro/*1)




Kelurahan Sungai Beringin Giatkan Jum’at Bersih

goro lurah s beringin 1Tembilahan (www.detikriau.org) – Kelurahan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan melaksanakan kegiatan jum’at bersih. Kegiatan yang melibatkan Koramil dan Babinsa Kodim 0314 Inhil ini sebagai  upaya untuk kembali meningkatkan kesadaran masyarakat akan arti pentingnya gotong royong (goro).

Pernyataan ini dsiampaikan oleh Lurah Kelurahan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan, Kurniawan Kamroes, Senin (4/3) di Tembilahan. Dirasakannya, belakangan ini kesadaran masyarakat untuk melaksanakan kegiatan gotong royong terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan semakin terasa berkurang. “Makanya kita berupaya untuk kembali mengiatkan pelaksanaan jum’at bersih. Kita targetkan untuk melakukan pembersihan kawasan lingkungan masyarakat terutama aliran drainase,” Ujar Ujenk, panggilan akrab Lurah Sungai Beringin ini.

goro lurah s beringin 2Dengan bergotong royong, pekerjaan akan dirasakan semakin ringan dan lingkungan menjadi bersih. Disamping itu ditambahkannya, melalui kegiatan ini juga dapat mempererat silaturahmi antar sesama warga.

Penggiatan kembali kegiatan jum’at bersih ini sudah dimulai Kelurahan Sungai Beringin pada RT 01 RW III Jalan tanjung harapan. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara terus menerus.”Untuk jum’at berikutnya, dimana lokasi goro akan dilaksanakan tergantung kesiapan masing-masing RT. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini kita dapat menjaga kebersihan lingkungan terutama drainase. Dengan bersihnya aliran drainase, paling kita akan dapat menghambat berkembangbiaknya berbagai biang penyakit seperti jentik nyamuk.”Pungkas Ujenk. (dro/*0