Bupati: Uang Rakyat Harus Bisa Dipertanggungjawabkan

Bupati Inhil, Dr H Indra Muchlis Adnan didampingi Kabag Kesra, Muamar Qhadafi terlihat menyalami warga saat mengikuti kegiatan solat berjamaah di Tembilahan, beberapa waktu laluTEMBILAHAN(www.detikriau.org)  – Bupati Indragiri Hilir memperingatkan  semua pengguna APBD, mulai dari Kabupaten hingga ke desa selalu berhati-hati dan teliti. Sekecil apapun uang yang berasal dari rakyat menurut Dr H Indra Muchlis Adnan harus bisa dipertanggungjawabkan.
Siapapun disebutnya mempunyai kedudukan yang sama di depan hukum. Karena itu tidak ada yang kebal hukum, sehingga dapat semaunya bertindak. Dengan teliti dan bisa dipertanggungjawabkan, penggunaan uang rakyat bakal sesuai dengan peruntukannya. Apabila itu sudah terpenuhi, warga pun bakal menikmati hasil pembangunan dengan baik.
“Karena itu laksanakan semua keuangan yang berasal dari rakyat tersebut  sesuai dengan aturan yang berlaku”cetus Bupati. Hal yang sama juga berlaku bagi desa. Alokasi dana program desa mandiri yang digelontorkan Pemkab Inhil setiap tahunnya juga harus bisa dipertanggungjawabkan.
Bagi Kades yang melanggar ketentuan. Pemkab Inhil disebut Indra Muchlis Adnan bakal memberikan sanksi tegas. Bahkan sudah ada beberapa diantaranya yang harus berurusan dengan hukum karena melanggar ketentuan tersebut.

“Jangan sampai itu terjadi. Sudah cukup pengalaman yang lalu. Semua dana itu harus dilaksanakan sesuai dengan tujuannya”jelas Bupati.
Bahkan, dana pemberdayaan ekonomi pedesaan pun turut pula harus jelas pertanggungjawabannya. Khusus UED SP, Bupati sudah memberikan acungan jempol dalam hal mekanisme pertanggungjawaban itu karena dilakukan secara terbuka di hadapan warga.
Kondisi itu dalam pandangan Bupati membuat pengurus berhati-hati dalam mengelola keuangan. Karena mereka bukan hanya mempertanggungjawabkan di hadapan pemanfaat. Tetapi di hadapan seluruh warga desa.(dro/*1)




Dengan Dalih Apapun, Pungutan Pendistribusian e-KTP dilarang

ektpTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali menyurati pemerintah kecamatan (Pemcam) se-Inhil terkait adanya pungutan pendistribusian elektronik-Kartu Tanda Penduduk (e-KTP).

Dalam surat ini ditegaskan, dengan dalih apapun tidak dibenarkan memungut biaya pendistribusian e-KTP kepada masyarakat. Sebelumnya surat yang bernada sama juga dikeluarkan oleh Bupati Inhil.

“Surat ini menghimbau kepada seluruh pemcam, pemerintah desa dan pemerintah kelurahan untuk tidak melakukan pungutan biaya apapun terkait pendistribusian e-KTP,” ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Inhil, H Dianto Mampanini, akhir pekan kemarin.

Sebagai penegasan surat pertama yang ditandatangani oleh Bupati Inhil, surat kedua ini ditandatangani olek Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir. Artinya, bahwa Pemkab Inhil tidak main-main menerapkan semangat anti korupsi sebagaimana yang telah dicetuskan oleh bupati.

Lahirnya surat kedua ini diketahui menyusul adanya informasi pungutan biaya pendistribusian e-KTP yang dilakulan oleh pihak Kelurahan Kempas Jaya dan  Desa Bayas Jaya, Kecamatan Kecamatan Kempas. Pungutan itu, jelas menurut warga sangat membebani mereka.

“Meskpun diberi secara sukarela oleh warga, namun itu tetap tidak dibenarkan. Karena hal itu bisa menimbulkan persepsi lain ditengah masyarakat kita,” tegasnya menjelaskan.(dro/*1)




Warga Teluk Belengkong Desak Perbaikan Tanggul

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) -Warga Desa Indra Sari dan Desa Beringin Mulya, Kecamatan Teluk Belengkong, mendesak pemerintah kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) untuk segera melakukan perbaikan tanggul jebol di desa mereka.

Sejak jebol dua tahun silam, kondisi aliran sungai dan kanal setempat tidak bisa befungsi seperti semula. Untuk mengangkut hasil panen, warga terpksa melakukan dengan cara melangsir menggunakan sampan yang daya tampungnya sangat minim.

Bahkan warga harus mengeluarkan biaya panen yang cukup besar, bila dibandingkan dengan mengangkut hasil panen dengan menggunakan pompong atau ponton. “Perbaikan hanya bisa kami lakukan dengan cara swadaya. Itupun hasilnya tidak maksimal. Kalau sudah tidak hujan selama tiga hari saja maka kondisi kanal akan kering,” ungkap Kepala Desa Indra Sari, Musmulyadi, Ahad (10/3) kemaren.

Senada, Sekretaris Desa (Sekdes) Beringin Mulya, Eko menyatakan tidak hanya desanya dan Desa Indra Sari yang merasakan dampak dari jebolnya tanggul, tetapi ada 13 Desa yang sangat merasakan persolan ini. Katanya, kalau hanya mengandalkan tangan masyarakat, maka perbaikan tanggul yang sesungguhnya tidak akan bisa selesai.

“Masalah ini harus ada campur tangan pemerintah daerah dan DPRD. Sudah dua tahun persoalan ini terjadi, namun belum bisa kami atasi sendiri. Paling tidak ada alat berat (eskavator) yang digerakan untuk dapat melakukan perbaikan tanggul,” kata Eko.

Yang lebih disayangkan warga, kurangnya perhatian anggota legislatif dari daerah pemilihan setempat. Eko meminta ada tindakan nyata yang diambil apalagi kejadian itu sudah terjadi dua tahun silam.

“Inikan masalah serius menyangkut ekonomi masyarakat. Tidak salahnya kalau kawan-kawan anggota DPRD mencarikan solusinya. Ini juga merupakan aspirasi masyarakat,” tuturnya yang diaminkan Musmulyadi, kala itu.(dro/*1)




Peringatan Hari Perempuan Internasional 2013, Persoalan Perempuan Jangan Hanya Diwacanakan

HPI 2013 Nobar 2PEKANBARU (www.detikriau.org) – Anggota DPRD Kota Pekanbaru maupun Provinsi Riau meminta agar penindakan pada diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan tidak setakat wacana. Tapi, lakukan tindakan dan koordinasikan upaya-upaya yang dilakukan beberapa kalangan yang peduli tersebut.

Demikian disampaikan anggota DPRD Provinsi Riau, T Nazlah Khairati, Jumat (8/3) malam, usai menghadiri nonton bareng film ‘Untuk Perempuan’ dan diskusi bertema ‘Tolak Diskriminasi dan Kekerasan terhadap Perempuan’ yang digelar Koalisi Peduli Perempuan Riau. Koalisi terdiri dari Yayasan Bunga Bangsa, Rumpun Perempuan dan Anak Riau, Yayasan Siklus, Divisi Perempuan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Pekanbaru dan para aktivis perempuan di Riau. Kegiatan digelar di halaman Hotel Gaja, Jalan Soetomo, Pekanbaru.

“Jangan berhenti setakat wacana. Tinggal dijadwalkan secara jelas apa yang akan dilakukan ke depannya untuk meminimalisir kekerasan terhadap perempuan ini. Kita siap mendukung. Kita perlu koordinasi dari mereka-mereka yang bergerak di bidang ini,” kata Nazlah Khairati yang juga Ketua Kaukus Perempuan Parlemen Riau.

Hal senada disampaikan anggota DPRD Kota Pekanbaru, Ade Hartati. Menurutnya, memang perlu diadakan diskusi rutin dengan melibatkan beberapa instansi. Baik itu Kepolisian, Kejaksaan dan pihak-pihak lainnya. “Kita dukung kegiatan seperti ini. Kita bisa undang pihak Kepolisian, Kejaksaan dan yang dianggap berkaitan. Tinggal mengagendakan secara jelas dan rutin saja,” ungkap Ade Hartati.

Ade juga mengakui bahwa Kota Pekanbaru sendiri belum ada Peraturan Daerah Pelayanan Perempuan Korban Kekerasan. “Ke depan, bisa kita gagas untuk Perda itu,” tambahnya lagi.

Dikatakan Ketua Penyelenggara Kegiatan, Herlia Santi, acara ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh tiap 8 Maret. Momen sangat berharga ini dijadikan sebagai langkah awal yang bisa diambil agar bisa menggerakkan kepedulian masyarakat luas, umumnya riau, terhadap deskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan.

“Ini kita lakukan agar menjadi langkah awal untuk menggerak agar masyarakat lebih peduli terhadap deskriminasi perempuan yang selama ini sering terjadi,” ungkap Herlia Santi.

Sebagai tambahan, selain dihadiri para aktivis perempuan, individu-individu yang peduli terhadap permasalahan perempuan, kegiatan ini juga diikuti para korban kekerasan dalam rumah tangga serta perempuan yang termarginalkan. (rls/*)




Budidaya Burung LoveBird

lovebird1 Ternak Burung LoveBird. Sedang menjadi primadona di kalangan pecinta burung. Selain indah warna bulunya, burung yang satu ini memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Tak heran banyak orang yang mencoba peruntungan dengan budidaya burung lovebird ini. Bagi para pemula khususnya pastilah masih belum mengetahui cara ternak burung lovebird ini.

Sebelum kita memasuki cara ternak burung lovebird ini, perlu diketahui bahwa burung ini adalah termasuk dalam spesies genus agapornis yang dapat diartikan agape = cinta, ornis = burung. Sehingga dari situlah burung mungil ini dipanggil dengan nama beken LoveBird. Biasanya dalam memelihara burung lucu ini selalu sepasang jantan dan betina. Dimana menurut cerita dan pengamatan burung ini sangat setia dengan pasangannya. Tak heran jika burung ini juga menjadi symbol kesetiaan cinta. Bahkan dalam beberapa kasus jika salah satu dari pasangan Burung LoveBird ini mati maka pasangan yang masih hidup menjadi stress berat.

lovebird4lovebird2lovebird3lovebird5Cara ternak lovebird memang lumayan gampang – gampang susah, Seperti halnya ternak hewan lainnya seperti ternak lele atau pun burung kenari. Dalam memulai sebuah usaha memang diperlukan tutorial atau panduan yang tentunya bisa membantu sehingga bisa meningkatkan opportunity atau peluang keberhasilan dan meminimalkan kerugian. Meskipun tidak bisa dipungkiri semua usaha pastinya akan terjadi trial and error pada awalnya. Yang tidak kalah penting, untuk menunjang keberhasilan setiap usaha anda adalah berguru langsung kepada orang yang sudah berhasil di bidangnya. Atau paling tidak meminta pengarahan kepada mereka yang lebih dahulu sudah berkecimpung dalam bidang yang sedang anda ingin terjun didalamnya. Sehingga akan menambah ilmu dan juga wawasan anda nantinya.

perlu anda ketahui bahwa Burung Lovebird (Pemasteran Burung Lovebird). Tidak semua jenis lovebird bisa dijadikan master, dan yang biasa dijadikan master adalah Blackthroat, Kenari dan sanger, karena ketiga burung ini mempunyai suara yang mendekati lovebird, lovebird yang biasanya digunakan sebagai master adalah lovebird yang memiliki trecetan kasar dan panjang-panjang, love bird bisa dimaster sejak usia kurang 1 bulan, meskipun trecetan suara lovebird dalam membawakan lagu lebih banyak di pengaruhi faktor genetic akan tetapi dengan pemasteran ini dapat membuat performa kicauan juga menjadi lebih oke.

Baiklah, cara ternak Lovebird pada awal dan dasarnya yang perlu dikuasai adalah anda dapat mengenal dan membedakan dulu antara burung Lovebird jantan dengan burung Lovebird betina. Secara warna dan fisik, lovebird susah untuk diketahui jenis kelaminnya.jka kita ingin mengetahui mana yang jantan dan mana yang betina Cara yang paling mudah adalah dengan meraba kedua capit udang yang terletak dibawah duburnya. Jika keras, rapat dan lancip, kemungkinan besar adalah jantan. Dan pada burung betina capit udangnya lembek, lebar dan tumpul.

Cara ternak burubg Lovebird yang selanjutnya adalah mempersiapkan idukan yang akan di kembang biakkan. Yaitu dengan memilih calon induk yang memiliki umur relatif masih muda, sekitar usia 7 bulan sampai 2,5 tahun, hal ini disebabkan jika umurnya sudah lebih dari 3 tahun biasanya tidak terlalu produktif lagi. Agar indukan menjadi lebih produktif bisa menambahkan makanan ekstra seperti sawi, toge, kwaci dan jagung muda untuk memicu birahi burung dan jadilah banyak keturunan he..he.. untuk bisa lebih menguasai dan mengetahui garis keturunan lovebird yang anda budidayakan nantinya, lebih baik anda melakukan budidaya burung lovebird ini secara individual. Sehingga kwalitas dari anakan dapat dijaga.

Kandang burung lovebird yang cukup untuk satu pasang love bird berukuran sekitar 40 cm x 40 cm x 80 cm, sedangkan tempat untuk bertelor dan mengeram siapkan glodok atau kotak sarang yang terbuat dari papan dengan ketebalan sekitar 2 cm, dengan ukuran panjang x lebar x tinggi = 15 CM x 20 cm x 25 cm, dan didalamnya diisi dengan kulit jagung yang sudah di keringkan, serbuk kayu dan lain sebagainya. Jika sudah bertelur biasanya menghasilkan sekitar 4 – 6 butir, dengan masa eram sekitar 21 hingga 23 hari, setelah menetas love bird jantan dan betina bergantian menyuapi anaknya sampai anak burung bisa makan sendiri.

Dalam beberapa kasus terjadi induk burung lovebird tidak mau mengasuh anakan nya. Maka langkah yang harus dilakukan adalah dengan menyiapkan tempat (kotak) dengan ukuran sekitar 40cm x 40cm x 40cm dengan lampu bohlam 5 watt sebagai penghangat. Untuk member makan anakan yang tidak diasuh ini yang perlu disiapkan adalah bubur susu untuk bayi yang di campur dengan air hangat dan diberikan setiap 2 jam sekali sampai mencapai umur 3 s/d 4 minggu. Setelah usia ini bisa melakukan pengenalan makanan seperti buah, sayur atau millet. Dan jika anakan lovebird sudah mampu makan sendiri, indukan dipindahkan ke sangkar yang lain agar dapat melakukan reproduksi kembali. Dan biasanya burung lovebird bisa berusia sampai 10 s/d 20 tahun.

PERMASALAHAN DALAM BETERNAK LOVEBIRD

  • Indukan tidak jodoh. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa factor. Diantaranya adalah kondisi lingkungan yang tidak mendukung, kedua indukan belum memasuki masa birahi, atau juga dapat dimungkinkan kalau kedua indukan berjenis kelamin sama.
  • Telur tidak bisa menetas. Hal ini kemungkinan terjadi adanya infeksi bakteri atau juga kekurangan nutrisi. Biasanya terjadi pada telur yang terakhir keluar.

Demikian tadi mengenai Cara Ternak Burung Lovebird. semoga bisa memberikan manfaat kepada anda. Tetap dapatkan tips sukses ataupun berita terbari lainnya bersama newworld-ism.com. semoga anda berhasil dan sukses dalam setiap usaha yang anda kerjakan.

Sumber asli: http://www.newworld-ism.com/2012/12/cara-ternak-burung-lovebird-tips-sukses.html




Teruskan Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir, Herwanissitas Kembali Maju Pada Pileg 2014

Herwanissitas saat mendandatangani pendaftaran sebagai Bakal Calon Anggota Legislatif pada Pileg 2014 mendatang di DPC PKB Inhil
Herwanissitas saat mendandatangani pendaftaran sebagai Bakal Calon Anggota Legislatif pada Pileg 2014 mendatang di DPC PKB Inhil

Tembilahan (www.detikriau.org) – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Herwanissitas kembali maju dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang. Pertarungan keduakali bagi dirinya ini dikatakannya sebagai sebuah tekad untuk meneruskan pengabdian kepada masyarakat.

“Saya sudah memasukkan formulir pendaftaran tadi sore di DPC PKB Inhil. Niat saya ini sudah mendapatkan restu dari keluarga terutama orang tua. Semoga niat untuk memberikan pengabdian pada periode kedua kalinya ini juga kembali mendapatkan restu dari masyarakat,” Ujar Herwanissitas melalui sambungan telepon selular kepada detikriau.org. Jum’at (8/3)

Sebagai putra yang lahir dan dibesarkan diwilayah pesisir Inhil, peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir tetap dijadikannya sebuah spirit pengabdian. Menurut Sitas, nama biasa ia disapa, apa yang sudah dilakukan dan diperjuangkan bagi masyarakat tanah kelahirannya selama ini masih dirasakannya jauh dari kata cukup. Ia bertekad, selama masih diberikan kepercayaan, dirinya akan terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang memberikan amanah kepada dirinya.

“Masih terlalu banyak yang harus dibenahi. Disamping peningkatan SDM melalui sektor pendidikan, pengupayaan peningkatan sumber penghidupan masyarakat juga tidak kalah penting. Apa yang sudah saya lakukan selama ini masih butuh berbagai pembenahan dan penyempurnaan. Semoga niat saya untuk kembali meneruskan apa yang sudah saya mulai itu kembali direstui masyarakat.”Pungkas Sitas.

Sekretaris Pendaftaran Bakal Calon Anggota legislatif DPC PKB Inhil, Burhanuddin ketika dikomfirmasi membenarkan kembali majunya Herwanissitas untuk menjadi Anggota DPRD Inhil melalui PKB.” Benar, ia mendaftar untuk Daerah Pemilihan (Dapil)  tiga yang meliputi Kecamatan Enok, Tanah Merah, Concong dan Kuala Indragiri (Kuindra)” Jawab Burhan.

Pendaftaran Bakal Calon Legislatif DPC PKB Inhil dimula sejak tanggal 10 Februari 2013 hingga 10 Maret 2013 dan terbuka untuk umum.(dro/*0)