Dana Milyaran. Baru Selesai di Bangun, Venue Futsal Sudah Mulai Retak

Bagian sisi selatan Venue yang terlihat sudah miring kearah dalam. dikhawatirkan jika terlambat diantisipasi, jika ambruk akan menimbulkan korban jiwa
Bagian sisi selatan Venue yang terlihat sudah miring kearah dalam. dikhawatirkan jika terlambat diantisipasi, jika ambruk akan menimbulkan korban jiwa

Tembilahan (www.detikriau.org) – Belum genap berusia dua bulan sejak berakhirnya masa pengerjaan, kondisi Venue Futsal PON Ke XVIII Riau di Tembilahan terlihat sudah mulai rusak. Bagian dinding sisi selatan gedung terlihat retak dan miring. Jika tidak segera diantisipasi, dikhawatirkan bangunan yang menelan dana milyaran rupiah ini akan ambruk dan akan menimbulkan korban jiwa.

Berdasarkan pantauan detikriau.org dilokasi Venue, senin (25/2), terlihat seorang pekerja sedang sibuk menambal kembali bagian sisi gedung yang terlihat retak mempergunakan adukan semen. Retakan dengan lebar lebih kurang 10 cm dan panjang tidak kurang dari 9 meter tersebut terlihat sangat jelas dari sisi luar bangunan. Beberapa bagian sisi dinding lainnya juga sudah terlihat retakan kecil.  Bahkan sisi bagian dinding tersebut juga terlihat sudah tmiring.

Terlihat seorang pekerja sedang melakukan perbaikan
Terlihat seorang pekerja sedang melakukan perbaikan

Berdasarkan penjelasan warga yang sempat dimintai keterangan saat melakukan pantauan, kerusakan serupa sebelumnya juga sudah pernah terjadi tetapi kembali diperbaiki.”Kemaren bagian dinding itu juga sempat ambrol dan diperbaiki kembali oleh pekerja,” Ujarnya.

Aktifis Masyarakat Peduli Inhil (MPI), Tengku Suhandri yang ikut saat melakukan pantauan ini menyayayangkan bangunan yang dikerjakan dengan mempergunakan dana milyaran ini hasilnya sangat tidak memuaskan. Ia menduga, akibat digesa waktu pelaksanaan PON XVIII beberapa waktu lalu, pengerjaan dilaksanakan secara serampangan.

“yang jelas kondisi seperti ini sangat kita sayangkan. Kita tentunya berharap Venue Futsal yang sangat mewah ini dapat menjadi asset bagi pengembangan dunia olahraga khususnya Inhil. Namun dengan kondisi seperti ini, kita khawatir usianya tidak akan lama bahkan jika terlambat diantisipasi, bisa saja jika sisi dinding bangunan ini ambruk akan menimbulkan korban jiwa. Saya menduga, akibat diburu waktu, pengerjaan dikerjakan asal jadi,” Kata Tengku Suhandri.

Pemkab Inhil dalam rangka memanfaatkan Venue Futsal, tahun 2013 ini juga akan melaksanakan pertandingan futsal antar kecamatan se Kabupaten Indragiri Hilir. Jika kerusakan ini tidak segera diantisipasi, laga futsal se Kab Inhil nantinya dikhawatirkan akan berbuah bencana.

Sayangnya hingga berita ini dilangsir, detikriau.org belum berhasil melakukan komfirmasi dengan pelaksana pekerjaan (PT.WIKA. red). (dro/*0)




Azis Siap Maju Pilkada Inhil dari jalur Independent

 

Bakal Calon Bupati Inhil periode 2013-2018 dari jalur independent, HM Abdul AzizTembilahan (www.detikriau) – Bakal Calon (Balon) Bupati Inhil periode 2013-2018, H.M Aziz yang kini tengah mempersiapkan diri maju melalui jalur independent mengaku segala persiapan sudah tidak lagi ada masalah termasuk persyaratan dukungan KTP.

Pernyataan ini disampaikannya ketika sempat ditemui disela kegiatan jalan santai bersama kawan Annas baru-baru ini di Tembilahan. HM Aziz yang juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut menegaskan niatannya untuk ikut berlaga pada Pemilukada mendatang sudah bulat.”Semua persiapan saya sudah tidak ada masalah, termasuk persyaratan dukungan KTP, kini hanya tinggal pemberkasan,” Ujar Kabid Urusan Haji, Infaq dan Shadaqah Kementrian Agama Provinsi Riau ini.

Dikatakan Mantan Kepala Kementrian Agama (Kemenang) Kabapten Indragiri Hilir ini, keinginan kuatnya untuk maju sebagai balon Bupati Inhil sematan ingin mengabdian bagi masyarakat di tanah kelahirannya.

Menurut penjelasan Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi, Belum lama ini di Tembilahan, Bakal Calon (Balon) Bupati Inhil yang akan maju dari jalur Independen, sedikitnya harus mengantongi dukungan sebanyak 4 persen dari total penduduk. Keharusan itu didasarkan kepada peraturan perundang-undangan Nomor 12 Tahun 2008.

”Berdasarkan jumlah agregat penduduk Inhil yang kita terima dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Desember tahun 2012 lalu adalah sebanyak 790.438 jiwa. Artinya, jumlah dukungan minimal yang diharuskan kurang lebih sebanyak 32 ribu jiwa dan semua itu harus dibuktikan dengan surat resmi identitas diri kependudukan Inhil,” Ujar Joni.

Ditambahkannya, untuk menjaga berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan dibelakang hari, bagi Calon Independent, KPUD Inhil telah membuat format formulir resmi untuk memenuhi persyaratan yang dimintakan perundang-undangan dimaksud.(dro/*0)




Musyawarah di Tingkat Kepengurusan DPC PPP Inhil Mendatang di Prediksi Akan Berjalan Panas

pppTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Musyawarah di tingkat kepengurusan DPC PPP Inhil untuk menentukan jumlah nama yang akan diusulkan sebagai Balon Bupati/Wakil Bupati dari PPP ke tingkat DPW PPP Riau diprediksi akan berjalan panas. Jika benar hanya 3 nama yang akan diusulkan, hampir bisa dipastikan langkah H Rosman Malomo untuk maju berlaga di Pemilukada Inhil dari PPP akan kandas.

Berdasarkan hasil perolehan 4 dukungan suara terbanyak, Ketua DPC PPP Inhil, H Agussalim memperoleh dukungan terbesar dengan 16 suara disusul oleh Sekretaris H Syahruddin dengan 14 Suara. Dua nama berikutnya adalah H Abdullah Hamsi dengan 9 suara dan H Rosman Malomo 5 suara (2 dieliminir karena dinilai tidak sah.red).

Menilik lontaran bahasa yang disampaikan oleh Sekretaris DPC PPP Inhil, H Syahruddin, jika berkaca kepada DPW PPP Riau, berkemungkinan DPC PPP Inhil hanya mengusulkan 3 nama. Jika ini benar terjadi, maka dengan posisi perolehan suara ke-4, wakil bupati Inhil ini untuk kembali maju pada pemilukada mendatang menggunakan perahu PPP akan kandas.”Tapi jumlah itu belum pasti karena masih harus dimusyawarahkan ditingkatan kepengurusan DPC PPP Inhil,” Ujar Syahruddin ketika ditemui disela kegiatan Muskercab Ke 2 DPC PPP Inhil, Ahad (24/2) di Tembilahan.

Salah seorang Ketua PAC PPP Inhil yang enggan menyebutkan namanya  ketika sempat dimintai tanggapan oleh detikriau.org, Ahad (24/2) membantah adanya kemungkinan itu. menurutnya, dalam Rapimcab, Sekretaris DPW PPP Riau, Hj Nazlah Khairati menegaskan bahwa nama yang akan diusulkan haruslah 2 atau lebih sepanjang masih dalam batasan wajar.

Penilaiannya, 4 nama perolehan suara terbesar masih bisa dikategorikan dalam batasan wajar.”Bahkan seharusnya menurut hemat saya, walaupun hanya memperoleh dukungan 1 suarapun, tetap harus diusulkan karena nama-nama kader terbaik yang terjaring adalah cerminan aspirasi dari bawah. DPC tidak dalam kapasitas untuk memutuskan siapa yang akan menjadi “jago” kita dipemilukada. DPC hanya mengusulkan ke DPW yang kemudian dimintakan persetujuan ke DPP. Jadi kenapa harus dibatasi .” Ujarnya berpendat.(dro/*0)




Rapimcab DPC PPP Inhil Hasilkan 8 Kader Terbaik

Diperkirakan Hanya 3 Nama yang Akan di Usulkan Sebagai Calon Bupati/Wakil Bupati Inhil Periode 2013-2018 ke Tingkat DPW PPP Riau************

 

Wakil BUpati Inhil (Pertama dari kiri) yang juga mantan Ketua DPC PPP Inhil, H Rosman Malomo bersama beberapa pengurus DPW PPP RIau dan DPC PPP Inhil dalam acara pembukaan Rapimcab dan Muskercab Ke 2 DPC PPP Inhil.
Wakil BUpati Inhil (Pertama dari kiri) yang juga mantan Ketua DPC PPP Inhil, H Rosman Malomo bersama beberapa pengurus DPW PPP RIau dan DPC PPP Inhil dalam acara pembukaan Rapimcab dan Muskercab Ke 2 DPC PPP Inhil.

Tembilahan (www.detikriau.org) — Hasil keputusan Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) PPP Inhil menjaring  8 nama kader terbaik. Ke delapan nama ini diusulkan oleh 20 PAC Kecamatan plus 1 DPC Inhil.

Pelaksanaan Rapimcab yang berlangsung, sabtu (23/2) malam bertempat di ruang rapat Hotel Telaga Puri ini dinilai Ketua DPW PPP Riau, Azis Zaenal berlangsung dengan sangat demokratis.

“ Alhamdulillah, saya nilai kegiatan ini berjalan dengan dengan sangat  demokratis. Mungkin nantinya tidak ke delapan nama ini akan diusulkan ke DPW, bisa saja hanya 4 nama tetapi yang jelas lebih dari 1,” Jawab Azis Zaenal kepada wartawan usai kegiatan Rapimcab.

Dalam kesempatan itu, Azis p Zaenal sempat berucap bahwa PPP tidak akan ngotot untuk mengusulkan kadernya di posisi nomer satu.”Target kita meraih kemenangan, tidak mesti kita harus diposisi orang nomor satu,” Ucap Ketua DPW PPP Riau ini sambil tersenyum dan berlalu.

Jumlah dukungan secara berurutan, Ketua DPC PPP Inhil, H Agussalim, SE MM, berhasil mendapatkan 16 suara, Ir Syahruddin MM, 14 suara, H Abdullah Hamsi 9 suara, H Rosman Malomo SH 7 Suara, H Kaffrawi Sattar, S.Pd, MA 3 suara, Samsudin Bahar SH 3 suara, Ir H Syamsudin MM 2 suara dan Malian Ghazali 2 suara  .

 

DPC PPP Inhil Berkemungkinan Hanya Usulkan 3 Nama ke DPW PPP Riau

Berdasarkan penjelasan sekretaris DPC PPP Inhil, Ir H Syahruddin MM, dari 8 nama kader yang terjaring akan ditindaklanjuti pada rapat ditingkat kepengurusan DPC. Hasilnya akan menentukan berapa nama yang nantinya akan diusulkan ke tingkat DPW PPP Riau. “ Kapan pelaksanaannya masih belum bisa dipastikan. Insyaallah dalam minggu mendatang.” Jelas Syahruddin. Ahad (24/2)

Dalam kesempatan itu, Syahruddin juga sempat menyampaikan ralat atas hasil pengumpulan suara dalam Rapimcab atas nama H Rosman Malomo, SH. Dijelaskannya, dalam perhitungan sebelumnya, Wakil Bupati Inhil itu mendapatkan 7 dukungan suara tetapi setelah di recheck, jumlah suara yang didapatkan hanya 5. Dua suara lainnya, yakni dari PAC Tembilahan Hulu dan PAC Keritang dianggap tidak sah karena tidak mendapatkan dukungan secara keseluruhan ditingkat kepengurusan PAC.

Ketika dipertanyakan  berapa nama yang nantinya akan disulkan dari DPC PPP Inhil, Syahruddin mengatakan belum bisa memberikan jawaban secara pasti karena masih akan diputuskan dalam rapat pengurusan ditingkat DPC.

.”Tapi kalau berkaca kepada DPW, berkemungkinan kita hanya mengusulkan 3 nama. Tapi sekali lagi ini belum pasti karena masih akan dibahas dan diputuskan dalam rapat kepengurusan di tingkat DPC.” Pungkas Syahruddin. (dro/*0)

Secara keseluruhan, nama-nama yang diusulkan oleh masing-masing PAC adalah sebagai berikut:

No Pengurus Anak Cabang (PAC) Usulan Nama
1. Tembilahan H Agussalim, SE.,MMIr H Syahruddin, MM

H Kaffrawi Sattar, S.Pd, MA

2. Tembilahan Hulu H Agussalim, SE.,MMIr H Syahruddin, MM

H Abdullah Hamsi

H Rosman Malomo, SH

3. Teluk Belengkong H Agussalim, SE.,MMIr H Syahruddin, MM

H Abdullah Hamsi

4. Kateman H Agussalim, SE.,MMIr H Syahruddin, MM

H Abdullah Hamsi

5. Tempuling H Agussalim, SE.,MMIr H Syahruddin, MM

H Kaffrawi Sattar, S.Pd, MA

6. Kempas H Agussalim, SE.,MMIr H Syahruddin, MM

H Kaffrawi Sattar, S.Pd, MA

7. Pulau Burung H Agussalim, SE.,MMIr H Syahruddin, MM

H Abdullah Hamsi

8. Pelangiran H Agussalim, SE.,MMIr H Syahruddin, MM

H Abdullah Hamsi

9. Gaung H Agussalim, SE.,MMIr H Syahruddin, MM

Malian Ghazali

10. Gaung Anak Serka (GAS) H Agussalim, SE.,MMIr H Syahruddin, MM

Malian Ghazali

11. Mandah H Agussalim, SE.,MMIr H Syahruddin, MM

H Abdullah Hamsi

12. Kemuning H Agussalim, SE.,MMIr H Syahruddin, MM

H Abdullah Hamsi

13. Reteh H Rosman Malomo,SHH Samsudin Bahar, SH
14. Concong H Agussalim, SE.,MMIr H Syahruddin, MM

H Abdullah Hamsi

15. Enok H Rosman Malomo,SHIr H Syamsudin, MM
16. Sungai Batang H Rosman Malomo,SHH Samsudin Bahar, SH
17. Tanah Merah H Rosman Malomo,SHIr H Syamsudin, MM
18. Keritang H Rosman Malomo,SHH Samsudin Bahar, SH
19. Kuala Indragiri (Kuindra) H Rosman Malomo,SHH Samsudin Bahar, SH

Ir H Syamsudin, MM

20. Batang Tuaka H Agussalim, SE.,MMIr H Syahruddin, MM

H Abdullah Hamsi

21. DPC PPP Inhil H Agussalim, SE.,MM



Sindrang Bantah Fraksi Golkar Telah Restui Ibukota Insel

Anggota DPRD Inhil dari Frkasi Golkar, Edy Harianto
Anggota DPRD Inhil dari Frkasi Golkar, Edy Harianto

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Anggota DPRD Inhil dari Partai Golkar, Edy harianto membantah telah adanya keputusan dukungan fraksinya atas hasil kajian penetapkan Kemuning sebagai Ibukota Kabupaten Indragiri Selatan (Insel).

Dikatakan Anggota DPRD Inhil asal Kecamatan Enok yang akrab dipanggil Edy Sindrang, hingga hari ini dirinya merasa tidak pernah mendapatkan pemberitahuan apalagi mengikuti rapat fraksi Golkar terkait pembahasan mengenai hasil keputusan tersebut.

“Saya pastikan, Fraksi Golkar hingga hari ini belum pernah melakukan pembahasan terkait keputusan hasil kajian Ibukota Insel. Sebagai anggota, jika memang ada pembahasan, tentunya saya  mendapatkan pemberitahuan.” Sanggah Edy Harianto melalui sambungan telepon selularnya, Sabtu (23/2) malam.

Dalam pemberitaan sebelumnya, diberitakan Fraksi Golkar telah mengambil keputusan untuk mendukung Hasil kajian Pemkab Inhil melalui Universitas Islam Indragiri (UNISI) dengan menetapkan Kecamatan Kemuning sebagai Ibukota Kabupaten Indragiri Selatan (Insel).

Pernyataan itu disampaikan oleh sekretaris fraksi golkar, Ilyas kepada wartawan, Jumat 22/2, menurutnya, hasil rapat fraksi golkar telah mengambil kebijakan untuk  mendukung hasil kajian tersebut dan menjelang semua infrastruktur Kecamatan Kemuning terpenuhi, Kota Baru Kecamatan Keritang diusulkan sebagai Ibukota Insel sementara.

Disamping Fraksi Golkar, dua fraksi lainnya (Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Fraksi Amanat Bangsa. Red) juga telah mengambil keputusan yang sama. Sementara 5 fraksi lainnya belum melaksakan rapat fraksi.(dro/*0)




Agussalim: Kemenangan Balon PPP pada Pemilukada Inhil Sebuah Harga Mati

Ketua DPC PPP Inhil, H Agussalim
Ketua DPC PPP Inhil, H Agussalim

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Indragiri Hilir, H Agussalim menegaskan bahwa kemenangan Bakal Calon (Balon) Bupati/Wakil Bupati Inhil yang diusung melalui PPP pada Pemilukada September 2013 mendatang adalah harga mati. Untuk mewujudkannya, dirinya berharap semua pengurus PPP Inhil untuk bekerja keras dan cerdas.

Pernyataan ini disampaikannya saat memberikan kata sambutan dalam kegiatan pembukaan Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) dan  Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) Ke-2 PPP Inhil bertempat di Gedung Puri Kencana Hotel Telaga Puri, Tembilahan, sabtu (23/2).

Dikatakannya, Rapimcab adalah sebuah kegiatan yang diamanatkan dalam AD/ART Partai berlambang ka’bah yang dimaksudkan untuk membahas dan mengkoordinasikan berbagai kebijakan partai yang bersifat khusus. Dalam hal ini pembahasan mengenai langkah dan persiapan DPC PPP Inhil dalam agenda menghadapi Pemilukada yang tidak lama lagi.

nanda p.z 001Rapimcab juga sekaligus akan melakukan pembicaraan masalah kader PPP yang dinilai layak dan kapabel untuk diusung mewakili partai berlaga di Pemilukada. “nama-nama kader yang dinilai layak nantinya akan diumumkan pada Muskercab dan kemudian diusulkan ke DPW PPP Riau dan diteruskan ke DPP PPP. Sekaligus, Muskercab juga akan melakukan pembahasan terkait program dan strategi partai dalam rangka mensukseskan apa yang sudah diamanatkan dalam hasil Muskercab.” Ujar Agussalim.

Dalam penyampaian kata sambutannya ini juga, dalam rangka mensukseskan apa yang menjadi cita-cita dan amanat partai, dirinya meminta semua pengurus dan kader partai untuk terus bekerja keras dan dengan cara cerdas.

Menurut penilaiannya, seorang kader yang layak untuk dicalonkan haruslah dilakukan pengkajian dari berbagai sudut pandang. Seperti memiliki tingkat elektabilitas yang tinggi, komitmen untuk membesarkan partai baik sebelum maupun sesudah pemilukada, serta mempunyai komunikasi yang baik terhadap seluruh jajaran pengurus termasuk kader dan simpatisan.

“Disamping kelebihan yang dimiliki sosok kader yang akan diusung, mesin partai haruslah mampu bekerja secara maksimal dengan misalnya menyiapkan berbagai program dan strategi untuk meraih kemenangan. “ Pesan Agussalim.

Kegiatan pembukaan Rapimcab dan Muskercab Ke 2 DPC PPP ini juga tampak dihadiri secara langsung oleh Ketua DPW PPP Riau, H Aziz Zainal dan Sekretaris, Hj Nazlah Khairati serta beberapa pengurus DPW PPP Riau, Jajaran pengurus DPC PPP Inhil, Pengurus PAC 20 Kecamatan se Inhil, Organisasi sayap, kader dan simpatisan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Inhil, H Indra M Adnan yang diwakili oleh Setdakab Inhil, H Alimuddin RM serta beberapa Pejabat dilingkungan Setdakab Inhil. (dro/*0)