Dalam menunjang kemahiran dan Keterampilan Bidang Hukum para Mahasiswa dan Mahasiswi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Fakultas Hukum Universitas Islam Indragiri Menggelar Pendidikan dan Latihan Kemahiran Hukum Angkatan Ke-XV yang dilaksanakan di salah satu Hotel di Jalan Baharuddin Yusuf Tembilahan Selasa (09/07)

Kegiatan dibuka oleh Moderator dilanjutkan dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Unisi.

Acara dibuka oleh Ketua Panitia Diklat Dr. wandi didampingi Dekan Fakultas Hukum Bunda Vivi Arfiani Siregar, SH., MH dan beserta para dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Indragiri

Dalam sambutannya Dr. Wandi mengucapkan Terima kasih yang sebesar besar atas dukungan seluruh civitas akademika sehingga Diklat ini dapat berjalan sebagaimana mestinya

“Mahasiswa diharapkan mengikuti Diklat ini dengan serius sehingga keterampilan ini dapat bermanfaat dan menjadi dasar dalam menjalani profesi praktisi hukum,” tuturnya

Sementara Bunda Vivi Arfiani Siregar, SH, MH menyampakan bahwa kegiatan Diklat ini telah berjalan beberapa angkatan

“Semoga Diklat ini dapat menciptakan mahasiswa hukum yang mumpuni didalam bidang hukum,” tutur Bunda

Sementara Rektor yang diwakili wakil rektor 1 Zainal Arifin Husein menyampaikan akan peran praktisi hukum di era digitalisasi IA

Ia menambahkan bahwa profesi hukumlah tidak akan tergerus era digitalisasi, mari mahasiswa tingkatkan kemahiran dan keterampilan dalam menghadapi tantangan kedepannya,”tandasnya

Seusai pembukaan dilanjutkan dengan materi dari kejaksaan negeri Tembilahan, Pengadilan negeri Tembilahan dan narasumber lainnya yang berkompten dibidang pidana dan perdata

Untuk ketahui jumlah mahasiswa yang mengikuti Diklat kemahiran Hukum berjumlah kurang lebih 60 (enam puluh) orang

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dalam menunjang kemahiran dan Keterampilan Bidang Hukum para Mahasiswa dan Mahasiswi

Fakultas Hukum Universitas Islam Indragiri Menggelar Pendidikan dan Latihan Kemahiran Hukum Angkatan Ke-XV yang dilaksanakan di salah satu Hotel di Jalan Baharuddin Yusuf Tembilahan Selasa (09/07)

Kegiatan dibuka oleh Moderator dilanjutkan dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Unisi

Acara dibuka oleh Ketua Panitia Diklat Dr. wandi didampingi Dekan Fakultas Hukum Bunda Vivi Arfiani Siregar, SH., MH dan beserta para dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Indragiri

Dalam sambutannya Dr. Wandi mengucapkan Terima kasih yang sebesar besar atas dukungan seluruh civitas akademika sehingga Diklat ini dapat berjalan sebagaimana mestinya

“Mahasiswa diharapkan mengikuti Diklat ini dengan serius sehingga keterampilan ini dapat bermanfaat dan menjadi dasar dalam menjalani profesi praktisi hukum,” tuturnya

Sementara Bunda Vivi Arfiani Siregar, SH, MH menyampakan bahwa kegiatan Diklat ini telah berjalan beberapa angkatan

“Semoga Diklat ini dapat menciptakan mahasiswa hukum yang mumpuni didalam bidang hukum,” tutur Bunda

Sementara Rektor yang diwakili wakil rektor 1 Zainal Arifin Husein menyampaikan akan peran praktisi hukum di era digitalisasi IA

Ia menambahkan bahwa profesi hukumlah tidak akan tergerus era digitalisasi, mari mahasiswa tingkatkan kemahiran dan keterampilan dalam menghadapi tantangan kedepannya,”tandasnya

Seusai pembukaan dilanjutkan dengan materi dari kejaksaan negeri Tembilahan, Pengadilan negeri Tembilahan dan narasumber lainnya yang berkompten dibidang pidana dan perdata

Untuk ketahui jumlah mahasiswa yang mengikuti Diklat kemahiran Hukum berjumlah kurang lebih 60 (enam puluh) orang. (adv)




Air Terjun 86: Pesona Alami di Taman Nasional Bukit Tiga Puluh

INHIL– Menyimpan keindahan alam yang memukau, Air Terjun 86 yang memiliki ketinggian 30,86 meter menjadi salah satu destinasi alam yang menarik perhatian wisatawan. Air terjun ini terletak di kilometer 86 Jalan Raya Lintas Timur Sumatera, tepatnya di Dusun Simpang Pendowo, Desa Keritang Hulu, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir. Terletak di kawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh, Air Terjun 86 menawarkan pesona alami yang berasal dari aliran sungai yang jernih dan segar.

Bagi para pengunjung, perjalanan menuju Air Terjun 86 bukanlah tanpa tantangan. Dari Selensen, mereka harus menempuh jarak sekitar 20 kilometer dengan jalan tanah yang hanya dapat dilalui oleh sepeda motor atau kendaraan roda empat sejenis jeep. Setibanya di lokasi, pengunjung akan menuruni anak tangga curam untuk mencapai air terjun, namun perjuangan ini akan terbayar dengan pemandangan alam yang masih asri serta keindahan rumah-rumah adat Melayu, dikenal sebagai Pesanggarahan, yang ada di sepanjang perjalanan.

Air Terjun 86 menawarkan lebih dari sekadar pemandangan. Setibanya di sana, pengunjung bebas menikmati suasana dengan mandi atau berenang di kolam yang dangkal dan jernih. Kawasan yang landai juga menjadikannya lokasi ideal untuk berkemah atau kegiatan outbound. Keberadaannya di Taman Nasional Bukit Tiga Puluh memberikan nuansa kaya akan flora dan fauna, termasuk burung Kuau (Argusianus argus argus) yang langka. Bagi yang beruntung, kehadiran burung ini, terutama saat merentangkan bulunya yang indah, menambah daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Daya Tarik

Air Terjun 86 dengan ketinggian 30,86 meter

Keasrian alam di Taman Nasional Bukit Tiga Puluh

Kehadiran burung Kuau yang langka dan indah

Lokasi

Kilometer 86, Jalan Raya Lintas Timur Sumatera, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir

Aksesibilitas

Pekanbaru – Tembilahan (6-7 jam via darat)

Jambi – Tembilahan (5-6 jam via darat)

Batam – Tembilahan (4-5 jam via laut)

Tembilahan – Kemuning (±3 jam via darat)

Jambi – Kemuning (±4 jam via darat)

Air Terjun 86 merupakan destinasi alam yang ideal bagi wisatawan pencinta alam. Meski memerlukan usaha untuk mencapainya, pesona alam dan nuansa asri yang ditawarkan membuat tempat ini layak dikunjungi.




DP2KBP3A Inhil Gelar Sosialisasi Pengawasan Pelayanan Kesehatan untuk Percepat Penurunan Kasus Stunting

INHIL – Dalam rangka mempercepat penurunan angka stunting, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Indragiri Hilir(Inhil) mengadakan Sosialisasi Pengawasan Pelayanan Kesehatan pada Kamis (6/7/2024).

Bertempat di Gedung Wanita, Sungai Beringin, Tembilahan, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Ombudsman RI Perwakilan Riau, yaitu Kepala Keasistenan Penerimaan dan Verifikasi Laporan, Agung Setio Aprianto. Peserta sosialisasi terdiri dari kader Posyandu dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kabupaten Indragiri Hilir.

Dalam pemaparannya, Agung Setio Aprianto menjelaskan bahwa Ombudsman memiliki tugas utama untuk memantau dan mengawasi pelayanan publik, termasuk pelayanan kesehatan terkait stunting.

“Kami merupakan lembaga negara yang bekerja melakukan pengawasan terhadap pelayanan publik, termasuk pelayanan kesehatan untuk penanganan stunting,” terang Agung.

Ia juga menegaskan bahwa Ombudsman adalah lembaga independen yang tidak memiliki hubungan organik dengan instansi pemerintahan lainnya.

“Jadi, dalam menjalankan tugas dan wewenang, Ombudsman bebas dari campur tangan kekuasaan lainnya,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para kader Posyandu dan Tim Pendamping Keluarga mengenai pentingnya pengawasan pelayanan kesehatan stunting, sehingga dapat mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting di Kabupaten Indragiri Hilir. (Adv)




Dinkes Inhil Sampaikan Pentingnya Mengajak Balita ke Posyandu, Berikut Manfaatnnya

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Ibu-ibu Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil menyampaikan mengapa Pentinga membawa balita ke Posyandu? Posyandu merupakan salah satu aset berharga dalam sistem kesehatan masyarakat Indonesia, terutama dalam upaya pencegahan dan pemantauan kesehatan balita. 

Mengajak balita ke Posyandu bukan hanya sebuah keharusan, tetapi juga keputusan bijak yang dapat memberikan banyak manfaat bagi perkembangan dan kesehatan mereka. 08/07/24

Berikut adalah beberapa alasan mengapa penting untuk membawa balita ke Posyandu secara rutin:

1. Pemantauan Tumbuh Kembang

Posyandu menyediakan layanan pemantauan tumbuh kembang yang komprehensif. Di sini, balita akan diperiksa secara berkala melalui penimbangan berat badan, pengukuran tinggi/panjang badan, serta lingkar kepala. Data ini sangat penting untuk menilai apakah pertumbuhan balita berlangsung dengan baik atau ada gangguan yang perlu diatasi lebih lanjut.

2. Imunisasi dan Suplementasi

Posyandu adalah tempat di mana balita dapat menerima imunisasi secara teratur sesuai dengan jadwal yang disarankan. Imunisasi ini penting untuk melindungi balita dari berbagai penyakit menular yang dapat berbahaya bagi kesehatan mereka. Selain itu, posyandu juga memberikan suplementasi gizi yang diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

3. Deteksi Dini Penyakit

Pemeriksaan kesehatan rutin di Posyandu juga mencakup deteksi dini penyakit. Misalnya, pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah pada balita bisa membantu mendeteksi gangguan kesehatan tertentu yang perlu segera ditangani.

4. Edukasi Kesehatan bagi Orang Tua

Posyandu tidak hanya memberikan pelayanan langsung kepada balita, tetapi juga kepada orang tua atau wali mereka. Di sini, orang tua akan mendapatkan edukasi tentang pentingnya gizi seimbang, pola hidup sehat, dan cara merawat balita dengan baik. Pengetahuan ini sangat berharga dalam membantu orang tua memberikan perawatan yang optimal bagi tumbuh kembang anak.

5. Integrasi dengan Sistem Kesehatan Lebih Lanjut

Kehadiran balita di Posyandu juga memudahkan integrasi dengan sistem kesehatan lebih lanjut jika diperlukan. Misalnya, jika ditemukan kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan tambahan atau rujukan ke dokter spesialis, Posyandu dapat membantu mengkoordinasikan proses ini dengan lebih baik.

Mengajak balita ke Posyandu bukan hanya untuk keperluan medis semata, tetapi juga sebagai upaya preventif yang sangat penting dalam menjaga kesehatan mereka sejak dini. 

Dengan mengikuti program Posyandu secara teratur, kita dapat memastikan bahwa balita mendapatkan perawatan kesehatan yang holistik dan berkualitas, serta meminimalkan risiko gangguan kesehatan yang dapat mempengaruhi masa depan mereka. 

Jadi, mari kita jadikan kunjungan ke Posyandu sebagai bagian dari upaya bersama untuk memastikan generasi masa depan kita tumbuh dengan sehat dan bahagia.

Dengan membawa balita ke Posyandu, kita tidak hanya berinvestasi dalam kesehatan mereka hari ini, tetapi juga dalam masa depan mereka yang lebih baik. (Adv) 




Dinkes Inhil Himbau Masyarakat untuk Menerapkan Pola Hidup Sehat Sebagai Langkah Strategis Dalam Mencegah Stunting

Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir telah menghimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah strategis dalam mencegah stunting di Kabupaten Indragiri Hilir. 07/07/24

Stunting, yang merupakan kondisi pertumbuhan anak yang tidak optimal akibat kekurangan gizi kronis, menjadi perhatian serius di kabupaten ini. Upaya pencegahan melalui edukasi tentang pentingnya nutrisi yang baik, sanitasi yang memadai, dan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, diharapkan dapat mengurangi prevalensi stunting yang sebelumnya mencapai 18,34% menjadi 3,75%.

Gerakan Satu Hati (GSH), yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, merupakan salah satu inisiatif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan masyarakat, untuk bersama-sama berkontribusi dalam penanggulangan stunting.

Program ini tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga pada edukasi keluarga untuk mengikuti anjuran dari kader dan penyuluh kesehatan. Dengan kolaborasi dan partisipasi aktif dari semua elemen masyarakat, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak yang optimal, sehingga generasi mendatang dapat memiliki kesempatan yang lebih baik untuk berkembang secara fisik maupun intelektual.

Kegiatan sosialisasi dan edukasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir ini merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk menciptakan Kabupaten Indragiri Hilir yang sehat dan sejahtera.(adv)

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir telah menghimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah strategis dalam mencegah stunting di Kabupaten Indragiri Hilir. 07/07/24

Stunting, yang merupakan kondisi pertumbuhan anak yang tidak optimal akibat kekurangan gizi kronis, menjadi perhatian serius di kabupaten ini. Upaya pencegahan melalui edukasi tentang pentingnya nutrisi yang baik, sanitasi yang memadai, dan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, diharapkan dapat mengurangi prevalensi stunting yang sebelumnya mencapai 18,34% menjadi 3,75%.

Gerakan Satu Hati (GSH), yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, merupakan salah satu inisiatif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan masyarakat, untuk bersama-sama berkontribusi dalam penanggulangan stunting.

Program ini tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga pada edukasi keluarga untuk mengikuti anjuran dari kader dan penyuluh kesehatan. Dengan kolaborasi dan partisipasi aktif dari semua elemen masyarakat, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak yang optimal, sehingga generasi mendatang dapat memiliki kesempatan yang lebih baik untuk berkembang secara fisik maupun intelektual.

Kegiatan sosialisasi dan edukasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir ini merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk menciptakan Kabupaten Indragiri Hilir yang sehat dan sejahtera.(adv)




Launcing Kuliner Jaya Mukti Dumai Oleh Walikota BPK H.paisal

Arbindonesia.com Dumai-Wali Kota H. Paisal meresmikan Kampung Kuliner Jaya Mukti yang bertempat di Kelurahan Jaya Mukti Kecamatan Dumai Timur, Sabtu (06/07/2024).

Peresmian Kampung Kuliner yang diisi oleh 67 Kios Para Pedagang dari berbagai makanan tersebut, terlihat sangat ramai dan disambut baik oleh masyarakat Kota Dumai sehingga menambah semarak dari peresmian tempat yang akan dijadikan pusat Kuliner di Jaya Mukti tersebut.

Pada peresmian Kampung Kuliner tersebut Wali Kota Dumai mengajak masyarakat Kota Dumai untuk menikmati makanan dan minuman yang disediakan oleh pedagang yang berjualan secara gratis dengan menukar kupon yang telah diberikan.

Dalam sambutannya Wali Kota Dumai H. Paisal menyampaikan kepada masyarakat yang tidak mendapatkan kupon tetap dapat menikmati makanan dan minuman secara gratis.

“Untuk yang tidak mendapatkan kupon tetap dapat menikmati makanan dan minuman yang ada distan secara gratis, dan juga mari kita sama-sama jaga kebersihan tempat ini agar pengunjung makin ramai datang kemari lagi kesini, makanan disini selain banyak pilihannya juga harga yang ditawarkan juga terjangkau,” ucapnya.

Selain itu Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Dumai dengan adanya kampung kuliner tersebut terlihat antusias yang begitu baik dari masyarakat maupun para pedagang.

“Kita lihat antusias dari Kampung Kuliner ini begitu baik, kita lihat juga UMKM nya sudah semakin ramai, dan seluruh fasilitas yang ada disini mari sama-sama kita menjaganya karena ini milik kita bersama dan wajib kita menjaganya, dan untuk kedepannya kami juga akan membuat spot kuliner lagi ditempat lainnya,” harapnya.

Sejumlah pedagang mengaku senang karena mendapatkan tempat berjualan baru. Dengan adanya tempat baru ini, mereka dapat berjualan di area yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota Dumai dengan lebih tertib dan bersih sehingga dapat menarik pengunjung lebih banyak lagi.

Turut hadir juga pada kesempatan tersebut yaitu, Ketua LAMR, Para Kepala OPD, Camat Dumai Timur, Lurah Jaya Mukti, Insan Pers, serta Masyarakat.(***)