Wabub Inhil Serahkan LAKIP 2012 dan Penetapan Kinerja 2013

Copy of IMG_7686Jakarta (www.detikriau.org) — Wakil Bupati Inhil H. Rosman Malomo saat menyerahkan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kab.Inhil Tahun 2012 dan Penetapan Kinerja Tahun 2013 kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrsi RI, Azwar Abubakar yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI  Jalan Jendral Soedirman no. 69 Jakarta Selatan. Senin, 01 April 2013. (Humas Pemkab Inhil)




Sekda Harapkan Kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa Berjalan Tepat Waktu

Tembilahan (www.detikriau.org) –Sekdakab Inhil berharap pelaksanaan kegiatan pengadaan barang dan jasa tahun anggara 2013 dapat terlaksana tepat waktu. Hal tersebut untuk mengantisipasi agar tidak terganggunya berbagai agenda penting yang juga akan dilaksanakan dalam tahun ini.  

Harapan ini disampaikan Sekda dalam amarannya pada kegiatan diskusi sehari Perpres 70 Tahun 2012 tentang pengadaan barang dan jasa yang dilaksanakan oleh  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH)  Universitas Islam Indragiri (UNISI) Tembilahan bekerjasama dengan Gapensi Kabupaten Indragiri Hilir bertempat di Hotel Telaga Puri, Senin, (1/4).

Agenda-agenda penting di tahun 2013 ini dijelaskan Sekda diantaranya pada bulan Juni, Inhil memperingati hari jadi. Kemudian bulan Agustus adalah HUT RI dan Bulan Ramdhan, tentu nantinya sedikit banyak akan mempengaruhi konsentrasi semua pihak dalam bekerja. Sedangkan pada bulan September ada agenda Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Riau serta Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Inhil yang pelaksanaannya akan dilakukan secara serentak.

“Saya berharap pada bulan Mei ini pelaksaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Inhil sudah berjalan. Untuk itu saya meminta kepada pihak terkait, dengan sisa waktu yang ada dapat bekerja secara maksimal agar nantinya seluruh kegiatan proyek tidak terganggu dengan agenda yang sudah saya paparkan di atas,” pinta Sekda.

Dalam kesempatan itu, Sekda juga menyatakan bahwa Pemkab Inhil sangat berhati-hati dalam menjalankan kegiatan pengadaan barang dan jasa apalagi dinilai dalam beberapa tahun belakangan aturan yang menjadi pedoman sering berobah dengan cepat.Terkadang belum lagi aturan yang lama terlaksana dengan baik, datang lagi aturan baru yang harus dilaksanakan. Melalui kegiatan ini, Sekda berharap aturan itu dapat tersosialisasi dengan baik dan dilaksanakan juga dengan baik. (dro/*3)




DPC PKB Inhil Lakukan Penjaringan Ulang Balon Bupati dan Wakil Bupati Inhil

Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil, Dani M Nursalam (Baju Putih) didampingi beberapa orang pengurus saat memberikan komfirmasi, Ahad (31 Maret 2013)
Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil, Dani M Nursalam (Baju Putih) didampingi beberapa orang pengurus saat memberikan komfirmasi, Ahad (31 Maret 2013)

Tembilahan (www.detikriau.org) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indragiri Hilir kembali melaksanakan proses penjaringan Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Kab Inhil periode 2013-2018. Instruksi tersebut berdasarkan surat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB No. 12949/DPP-03/V/B-1/III/2013.

Berdasarkan penjelasan ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil, Dani M Nursalam, penjaringan ulang Balon Bupati dan Wakil Bupati ini disebabkan belum disertakannya pasangan dalam posisi Wabup pada proses Desk Pilkada sebelumnya.

Dengan dilaksanakannya kembali proses penjaringan ini, Bakal Calon (Balon) Bupati yang sudah mendaftar dalam proses Desk Pilkada sebelumnya tetap diteruskan dengan catatan kepada mereka dimintakan untuk menyertakan pasangan yang akan diposisikan untuk mengisi Balon Wabup.

“Ini intruksi DPP yang harus kami patuhi. Secepatnya kita akan komunikasikan dan menyurati Balon Bupati dalam proses Desk Pilkada sebelumnya disamping kita sendiri juga akan melakukan penjaringan secara langsung dimasyarakat luas.” Ujar Dani.

Dalam kesempatan penjaringan ulang Balon Bupati dan Wakil Bupati yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, Kata Dani lagi, DPP juga telah mengintruksikan kepada DPC PKB untuk kembali memberikan masukan nama-nama Balon Bupati yang belum atau karena sesuatu hal terlambat mendaftar dalam Desk Pilkada sebelumnya.

Hanya saja, siapa yang kembali akan diusulkan ke DPP sebagai tambahan Balon Bupati, pemilihannya akan dilakukan di Internal DPC PKB dengan mempertimbangkan dari berbagai sisi pandangan. Dalam satu atau dua hari kedepan, nama-nama tambahan tersebut akan dipublikasikan DPC PKB secara terbuka.

“ Kita sudah mengantongi beberapa nama yang kita nilai memiliki peluang besar untuk hal itu termasuk dari Kader PKB sendiri. Nanti kita akan publikasikan secepatnya,”Ujar Dani lagi sambil mengatakan kepada Balon Bupati yang nantinya kembali diusulkan juga wajib mengikuti seluruh proses Desk Pilkada seperti proses Desk Pilkada sebelumnya.(dro/*0)




Paling Lambat Pelantikan Anggota Panwascam Akhir April

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –Pelantikan 60 anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam) yang akan menjalankan tugasnya pada Pilkada Inhil September mendatang direncanakan paling lambat akhir bulan April.

Ketua Panitia Pengawasan Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Nelly Weny Susanty menyebutkan belum dilantikanya 60 anggota panwascam tersebut karena pihaknya masih menunggu petunjuk dari Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) Provinsi Riau.

“Kita sedang koordinasikan dengan Banwaslu. Bisa saja pertengahan bulan atau paling lambat akhir April,” kata Nelly, akhir pekan kemarin

Selain itu, pihaknya juga menerima masukan dari masyarakat terkait adanya hubungan anggota Panwascam dengan partai-partai politik peserta pemilu. Selanjutnya, Panwaslu Kabupaten mengklarifikasi kepada Parpol yang bersangkutan, baru direncanakan proses pelantikan.

“Setelah dilantik (anggota panwascam, red) harus adil dan tidak diskriminatif dalam menjalankan tugasnya. Jalankanlah tugas-tugas sesuai kewajibanya yang telah diamanatkan dalam undang-undang,“jelasnya sambil menyebutkan tanggal 3-6 April Panwaslu Kabupaten akan mengikuti Bimtek Pemilukada di Bogor Jawa Barat.

Lanjutnya, panwascam dan panwaslu merupakan garda terdepan dalam pengawasan pemilu. Karena itu jika ditemukan ada pelanggaran, maka tiap anggota panwascam dan panwaslu dapat menindak sesuai aturan yang berlaku.

“Tapi, yang jelas kami lebih mengutamakan tindakan pencegahan adanya kemungkinan pelanggaran pemilu,” ungkapnya.

60 anggota panwacam yang lulus tersebut, merupakan pemuda dan pemudi terbaik Inhil. Maka itu banyak harapan yang disandarkan oleh masyarakat Inhil, terutama dalam melakukan pengawasan, sehingga pemilu kada dapat berjalan dengan baik dan tidak mencedrai makna demokrasi.

“Pelantikan juga disertai dengan pemberiaan bimbingan teknis (Bimtek) kepada anggota panwascam,” tandasnya.(dro/*1)




Infrastruktur Desa Masih Perlu Perhatian Serius

Anggota DPRD Inhil dari Fraksi Partai bintang Reformasi (PBR), H Bakri H Anuar
Anggota DPRD Inhil dari Fraksi Partai bintang Reformasi (PBR), H Bakri H Anuar

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –  Pembangunan infrastruktur di pedesaan masih menjadi sorotan banyak pihak, terutama bagi warga yang berdomisili di desa-desa dan kecamatan-kecamatan, mereka masih melihat adanya ketimpangan pembangunan yang terfokus di ibu kota.

Anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Bakri Anuar,  mengatakan kondisi jalan penghubung Desa Kuala Lahang, Kecamatan Gaung menuju Kelurahan teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) sangat memperihatiankan. Maka itu perlu perhatian serius dari pemerintah daerah

“Demikian juga dengan jalan dari Teluk Pinang, menuju Sungai Piring, Kecamatan Batang Tuaka. Tingkat kerusakanya bervariasi,”ungkapnya kemarin

Kerusakan itu kata Bakri, sudah berlangsung cukup lama. Dengan demikian dia berharap pada tahun-tahun mendatang Pemerintah Inhil, tetap memperhatikan kondisi infratrutur desa yang semakin memprihatikan. “Hampir seluruh ruas jalan semenisasi itu sudah dalam kondisi rusak,” tambahnya.

Infratruktur jalan darat merupakan bagian dari urat nadi perekonomian warga masyarakat. Kemudian juga bagian dari jalur tranpotasi warga yang akan berkunjung ke Tembilahan. Sehingga sudah selayaknya mendapat perbaikan, mengingat semakin tingginya aktivitas warga

“Kita kawatirkan kalau ada warga yang sakit mendadak pada malam hari, dan terpaksa harus di bawa ke ibu kota Tembilahan. Kalau mengandalkan jalur sungai kan repot, mana ada angkutan umum kalau sudah sore apalagi malam hari. Sedangkan jalur darat, kondisi jalanya dalam kondisi rusak,”terang Politisi PBR ini.

Demikian pula dengan infrastruktur umum seperti jalan dibagian Selatan Inhil. Dimana saat kondisi jalan Penunjang, Desa Kotabaru Reteh, Kecamatan Keritang sampai ke Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh dalam kondisi rusak berat, sehingga sulit untuk dilintasi.

“Semakin hari kondisi jalan kita sudah banyak yang rusak, diperbaiki yang lain yang ini sudah rusak kembali, apalagi kalau tidak diperbaki sama sekali. Maka dari itu kami minta komitmen pemerintah dalam memperhatikan jalan-jalan yang rusak di Desa kami,”tuturnya berharap.

Tingkat kerusakan jalan desa cukup berpariasi, mulai dari mengelupasnya hotmik akibat dilintasi kendaraan bertonase tinggi, hingga dari umur jalan yang sudah termakan usia. Karenya warga meminta keseimbangan pembanguan infrastruktur antara desa dan perkotaan sebisa mungkin dapat diseimbangkan.(dro/*1)




Pemkab Inhil Komit Bangun Jembatan Enok

Bupati Inhil, Dr H Indra M Adnan
Bupati Inhil, Dr H Indra M Adnan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir menegaskan keseriusan daerah ini membuka isolasi daerah. Setelah memastikan melanjutkan program multiyears, highway Bandara Tempuling-Mandah. Dr H Indra Muchlis Adnan menyatakan Pemkab Bumi Sri Gemilang tetap memprioritaskan pembangunan jembatan penyeberangan Enok di Kelurahan Enok, Kecamatan Enok.

Jembatan tersebut bukan hanya dibutuhkan warga. Namun juga bakal menghubungkan wilayah tersebut dengan daerah lainnya. Utamanya akses menuju ke jalan multiyear Pelabuhan Samudera- Bagan Jaya. Bupati menyatakan sangat memahami harapan besar warga Enok atas realisasi jembatan penyeberangan tersebut.

“Dulu, mantan anggota DPRD kita, Ruslan Hatim selalu menelepon saya perihal pembangunan jembatan ini. Beliau sangat gencar memperjuangkan pembangunan jembatan tersebut”ujar Bupati.

Oleh sebab itu, warga menurut Pak Jenggot, panggilan akrab Bupati. Harus berterima kasih kepada wakilnya yang sudah berusaha memperjuangkan aspirasi mereka tersebut. Jembatan penyeberangan Enok itu ditegaskan Bupati nantinya akan menjadi sarana utama bagi warga dalam mengangkut dan memasarkan hasil buminya.

Saat ini, wilayah Enok masih terisolasi karena terhalang Sungai Enok. Apabila akan mengangkut hasil buminya, warga terpaksa menggunakan sarana berupa kapal motor, sampan atau speed boat.

“Tentu saja, kita berharap nantinya tidak ada lagi wilayah Inhil yang terisolasi. Karena itu, pilihlah Bupati nanti yang memang memiliki komitmen membangun daerah kita. Jangan sampai salah pilih”tegas Bupati.

Ungkapan itu selaras dengan masih tingginya kebutuhan warga Inhil akan sarana fisik. Apabila Bupati penerusnya tidak punya komitmen kuat membangun daerah. Indra Muchlis Adnan khawatir upaya mengejar Inhil Berjaya dan Gemilang 2025 tidak tercapai.

Bupati Inhil itu menyebut segala sesuatu yang sudah baik dan berjalan semestinya tidak lagi diubah. Karena itu dia meminta warga supaya memilih pemimpin yang peduli dengan mereka.(dro/*1)