800 Hektar Kebun Kelapa Kembali Diremajakan

kebun kelapaTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tahun Anggaran2013, Pemkab Inhil melalui Dinas Pekebunan kembali melakukan peremajaan sebanyak 800 Hektar perkebunan kelapa rakyat. Peremajaan difokuskan pada perkebunan kelapa yang dinilai memang sudah sangat tidak produktif.

Dari 800 hektar tersebut, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Inhil hanya dibebani 100 hektar. 200 hentar diantaranya menggunakan APBD Provinsi Riau. Sedangkan  sisanya sebanyak 500 hektar didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Meski banyak masyarakat petani yang mengusulkan tentunya tidak semua bisa terakomodir. Kami harus benar-benar selektif dalam menerima usulan dari petani. artinya kita tidak mau dalam pelaksanaanya nanti malah tidak tepat sasaran,” kata Kepala Dinas Perkebuan (Kadisbun) Inhil, Kuswari.

Setiap usulan akan diinventarisir dan kemudian ditindaklanjuti dengan pembuktian kebenaran layak atau tidaknya permintaan peremajaan atas suatu areal perkebunan kelapa tersebut. Tindakan selektif ini juga untuk memastikan bahwa kegiatan peremajaan tersebut benar-benar skala prioritas mengingat luasnya perkebunan kelapa di Inhil dan keterbatasan kemampuan pendanaan.

”Program peremajaan selain ditujukan untuk meningkatkan penghasilan masyarakat tentunya juga untuk tetap mempertahankan Inhil sebagai daerah penghasil kelapa,” pungkas Kuswari.(dro/*1)




Bupati Apresiasi Over Prestasi Program Desa Mandiri

bupatiTEMBILAHAN (www.detikriau.org)- Bupati Inhil, Dr H Indra Muchlis Adnan  menyampaikan apresiasinya atas over prestasi pelaksanaan program desa mandiri di lapangan. Over prestasi tersebut bervariasi antar desa.

Partisipasi aktif  masyarakat dinilai menyebabkan hasil pembangunan melebihi target yang ditetapkan. Tingkat partisipasi warga  yang tinggi itu karena mereka dilibatkan. Semua sarana yang dibangun ditetapkan berdasarkan kesepakatan semua warganya

Sebelum pelaksanaan program, warga terlebih dahulu menggelar rembug desa. Pada saat itulah ditetapkan sarana apa saja yang akan dibangun. Sehingga apa yang dibangun tersebut sesuai dengan apa yang diinginkan

“Beberapa desa bahkan ada mencapai over prestasi sangat tinggi. Semangat gotong royong warga pun kita harapkan kembali meningkat”ujar Bupati ketika melantik kalangan pengurus Forum Komunikasi Kades dan Lurah se-Inhil, beberapa waktu lalu. Bupati Inhil sempat menanyakan kepada semua Kades perihal kelanjutan program tersebut. Ketika itu seluruhnya menyatakan harus dilanjutkan.

Segenap Kades yang hadir  menegaskan tidak ingin program itu diubah. Pasalnya mereka menganggap itulah program yang dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga. “Jadi kalaulah ada yang menyatakan ingin mengubah. Tentu saja bertentangan dengan keinginan warga kita”cetus Bupati.

Sejak adanya program desa mandiri.  Barulah desa merasakan perubahan yang mendasar. Mereka dialokasikan anggaran yang bisa dikelola sendiri sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Namun demikian, kepada semua Kades, Bupati secara tegas menyebut dana yang dialokasikan itu adalah hak warga.

Apabila ada Kades yang menilap dan menyimpangkan, secara tidak langsung mengkhianati warganya. Di samping itu, Bupati pun menegaskan tidak akan pernah membela Kades yang terbukti menyelewengkan dana itu manakala bersangkutan dengan persoalan hukum.(dro/*1).




Bupati Ajak Warga Asal Inhil Bangun Kampung Halaman

indra m adnanTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Seluruh warga Indragiri Hilir memiliki tanggungjawab membangun daerah. hanya warga yang menetap di Inhil semata. Warga asal Bumi Sri Gemilang yang menetap di Kabupaten dan Provinsi lain juga harus turut membangun daerah ini.

Pengalaman, pola hidup yang baik dan didapat selama menetap di daerah lain. Mesti bisa disampaikan kepada daerah asal, supaya Inhil dapat terus membangun. Bupati, Dr H Indra Muchlis Adnan menyebut, banyak warga asal Inhil yang sekarang sukses di perantauan. Oleh sebab itu, dia mengajak kepada warga tersebut turut bersama dengan Pemkab Negeri Seribu Jembatan membangun daerah.

“Inhil kampung kita. Karena itu, kita pula yang harus membangunnya. Kalau sudah sukses di rantau, jangan lupakan kampung kita ini”jelas Bupati. Itu sebabnya pula, Bupati Inhil selalu menyempatkan diri bersilaturahmi dengan warga asal daerah ini yang bermukim di daerah lain.

Pada tiap pertemuan, selalu disampaikan ajakan membangun kembali daerah asal. Tidak lupa juga orang nomor satu itu menyampaikan kepada semua warga perihal program pembangunan yang tengah dijalankan.

Apabila semua warga asal Inhil turut bersama menyumbangkan pikiran maupun semangatnya. Bupati sangat optimis daerah ini bakal semakin berkembang dengan baik. “Namun demikian, kepada semua warga asal Inhil, tentu saja harus ingat dengan pepatah, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung”tukas Bupati.

Warga asal Inhil yang menetap didaerah lain dinyatakan Bupati harus turut menyukseskan program pembangunan di daerah dia menetap. Selain itu juga mesti pandai menyesuaikan diri dengan budaya dan adat setempat. Tidak kalah pentingnya, Bupati Inhil juga meminta kepada warga asal Bumi Sri Gemilang bisa menjaga marwah kampung halaman.(dro/*1)




KPU Inhil Mulai Buka Pendaftaran Caleg

pileg 2014TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Selasa (9/4) kemarin mulai membuka pendaftaran bagi calon anggota legislatif (Caleg) DPRD untuk Pemilu 2014 mendatang.

Ketua Pokja Pendaftaran KPU Inhil Hadrian menyebutkan, jadwal pendaftaran dilakukan secara serentak oleh KPU se Indonesia dimulai dari tanggal 9 hingga 22 April. Partai politik (Parpol) peserta pemilu diberikan kesempatan mendaftar mulai pukul 08.00-16.00 WIB.

“Sebelum pembukaan, kita juga sudah mengumumkan kepada publik secara resmi sejak tanggal 6 April kemarin,” kata Hadrian, Selasa (9/4).

Caleg bersangkutan harus menyiapkan jenis-jenis berkas pendaftaran, antara lain ijazah, surat keterangan kesehatan dan sarat-sarat lainya yang dibutuhkan. Kemudian KPU memberikan massa perbaikan sejak 9-22 Mei. Lebih dari jadwal yang sudah ditentukan, KPU tidak melayani kembali.

“Sesuai ketentuan yang diatur dalam PKPU nomor 7 tahun 2013 tentang pencalonan anggota DPRD, Caleg bisa diganti apabila berkas-berkasnya tidak lengkap dan tidak memenui sarat. Kemudian Caleg meninggal dunia,” katanya menjelaskan.

Selama pendaftaran PKPU melayani dengan 3 tim, masing-masing tim terdiri dari 6 anggota. Semua diberikan kewenangan dalam menerima pendaftarana Caleg setiap parpol.  Demikian pula dengan tahapan verifikasi. Tim bekerja secara professional dan memberikan perlakukan yang sama.

Ia mengakui setiap parpol peserta Pemilu mempunyai hak penuh mengajukan nama caleg DPRD Kabupaten sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Salah satu syarat yang harus dipenuhi parpol lanjutnya, yakni kuota keterwakilan caleg perempuan 30 persen di setiap daerah pemilihan.

“KPU sebagai penyelenggara Pemilu yang mandiri, independen dan profesional harus berpegang teguh dengan aturan, ya jika parpol tidak memperhatikan ketentuan peraturan yang diamanahkan UU Parpol dan Pemilu maka dianggap tak memenuhi syarat,” tegasnya.

Dengan waktu pendaftaran caleg parpol yang terbilang lama dapat mempermudah parpol untuk melengkapi berbagai kekurangan persyaratan pencalonan anggota legislatif dari partai bersangkutan.(dro/*1)




6 Perwira Polres Inhil Disertijab

Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan,SIK.,M.Si
Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan,SIK.,M.Si

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – 6 Perwira dijajaran Polisi Resort Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa (9/4) disertijab. Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan,SIK.,M.Si di halaman Kantor Mapolres jalan Gajah Mada, Tembilahan.

Enam perwira tersebut terdiri dari 2 perwira menengah (Pamen) dan 4 perwira pertama (Pama). Dalam amanatnya Kapolres Inhil AKBP Dedi Rahman Dayan mengingatkan kepada jajarannya agar dapat lebih meningkatkan kinerja terutama dalam mengayomi masyarakat serta penegakan hukum,.

Kepekaan terhadap siapapun menurut Kapolres hal yang sangat penting dalam menjalankan roda organisasi, terlebih jika itu berada di tubuh Korp Bhayangkara termasuk menjalin hubungan yang harmonis antara polisi dan masyarakat juga hal yang tidak kalah pentingnya.

“Semua itu, termasuk dapat menciptakan kemanan yang kondusif adalah tolak ukur keberhasilan kinerja Polri,” tegasnya.

Berikut nama-nama Pejabat Polres Inhil yang disertijab yaitu Kabag Ops Kompol Sugeng Hariyanto yang pindah ke Polda Riau. Posisinya dihantikan oleh AKP Kurnia Styawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Inhil. Sedangkan Kabag Ren Kompol Khaidir Bochi yang juga pindah ke Polda Riau, digantikan dengan Kompol Efri Yanuri SH.

Kemudian untuk jabatan Kasat Reskrim Polres Inhil yang ditinggalakn oleh AKP Kurnia Styawan saat ini diganti dengan AKP Ade Zamrah yang berasal dari SPN Polda Riau. Kasat Pol Air AKP J. Rio Pardede dimutasi ke Polda Riau, posisinya digantikan dengan AKP Supany.

Terakhir Kapolsek Pulau Burung AKP Dodi, yang pindah ke Rohul posisinya digantikan oleh AKP Martondang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kapolsek Kateman(dro/*1)




Kadis PU Ajak Semua Pihak Kawal Janji Rekanan Perbaiki Ruas Jalan Pendidikan

jalan pendidikan tembilahanTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kontraktor proyek gedung UNISI dan Islamic Centre diharap tidak hanya memikirkan keuntungan dan mengabaikan dampak dari aktivitas pekerjaan yang mereka lakukan terhadap lingkungan terutama masyarakat. Yang perlu digarisbawahi, keseriusan perusahaan untuk menjalankan komitmen.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Kabupaten Indragiri Hilir (Kab Inhil) Tengku Edy Efrizal terkait belum juga dijalankannya komitmen rekanan untuk melakukan perbaikan secara total ruas jalan pendidikan yang kini kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

“Kami rasa setimpal apa yang diperoleh. Mungkin dalam sebuah pembangunan perusahaan mendapat keuntungan. Tetapi yang jauh lebih penting mereka harus komit dengan kesepakatan sebelumnya. Kita minta perbaikan jalan pendidikan tidak dilalaikan karena apa yang saya sampaikan ini merupakan harapan masyarakat,” Sampaikan Edy Selasa (9/4)

Pihak kontraktor setakat ini dikatakan Tengku Edy masih menunggu rapat final untuk menentukan waktu pengerjaan perbaikan jalan Pendidikan.  Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal agar pihak perusahaan menjalankan janji yang sudah mereka tuangkan.(dro/*1)