Asisten II Buka Sosialisasi PUMP PT

DSC_0494Tembilahan (www.detikriau.org) — Rabu, 22 Mei 2013, Bupati Indragiri Hilir yang diwakili Pelaksana Harian Asisten II Sekda Kab. Inhil, H. Encik Kamal Syahindra, membuka Sosialisasi Program Pengembangan Usaha Mina Perdesaan Perikanan Tangkap (PUMP PT) Kabupaten/Kota, di Wisma Indah Sari Tembilahan.

Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, selain para Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kab. Inhil.

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten II, Bupati berharap nantinya 32 peserta yang mengikuti kegiatan hari ini dapat menjadi agen bagi rekan seprofesinya dalam pengembangan ikan tangkap.”Oleh karenya saya berharap kepada peserta untuk serius dan bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini agar ilmu yang didapat nantinya dapat diteruskan kepada rekan seprofesi dengan harapan akan meningkatkan penghasilan yang berujung pada peningkatan kesejahteraan dirinya sendiri masupun rekan seprofesi lainnya.” Pesan Bupati.(dro/Humas Pemkab Inhil)




Pergantian Pucuk Pimpinan PLN Rayon Tembilahan Diharapkan Diiringi Dengan Perbaikan Kinerja

plnTembilahan (www.detikriau.org) – pesta byar pet PLN Rayon Tembilahan yang semakin kerab terjadi terus mendapatkan kritikan masyarakat. Mereka berharap pergantian baru pucuk pimpinan PLN Rayon Tembilahan, selayaknya juga diiringi dengan perbaikan kinerja pelayanan kepada masyarakat.

“Kita tidak mengerti kenapa pemadaman mendadak ini semakin hari intervalnya semakin sering. dalam satu hari, putusnya pasokan listrik secara mendadak bisa terjadi secara berulang-ulang. Kondisi seperti ini tentunya akan semakin menimbulkan kekecewaan masyarakat konsumen PLN,” Ujar Sugianto, warga Kecamatan Tembilahan Hulu, rabu (22/5).

Udik, warga Kecamatan Tembilahan juga menyampaikan pernyataan kekecewaan yang hampir senada. Ia hanya bisa berharap, pergantian pucuk pimpinan PLN Rayon Tembilahan selayaknya juga diiiringi dengan perbaikan kinerja pelayanan kepada masyarakat.” Sampai hari ini kita memang belum melihat adanya perubahan. Mudah-mudahan nantinya ada langkah konkrit pimpinan baru untuk mengatasi persoalan ini sehingga peningkatan pelayanan kepada masyarakat dapat terpenuhi.” Harap Udik.(dro)




12 Parpol Telah Kembalikan Berkas Perbaikan DCS

Suasana proses pengembalian DCS hari terakhir di KPUD Inhil
Suasana proses pengembalian DCS hari terakhir di KPUD Inhil

Tembilahan (www.detikriau.org) – hari ini, rabu (22/5) hingga pukul 16.00 Wib, 12 Partai Politik (parpol) peserta pemilu legislatif 2014 telah menyerahkan berkas perbaikan Daftar Calon Sementara (DCS).

Hal ini disampaikan oleh Ketua Pokja Pendaftaran KPUD Inhil, H Herdian Hasmi kepada Vokal diruang kerjanya. Dikatakan Herdian, seluruh parpol sudah menyerahkan seluruh berkas perbaikan sejak pukul 15.30 Wib tadi.

“terhitung sejak pukul 16.00 Wib Tidak ada perbaikan lagi. Hari ini sudah final. Kalau nantinya ada caleg yang tidak memenuhi persyaratan dan dinyatakan gugur, boleh digantikan dengan caleg lainnya. Verifikasi hanya dilakukan terhadap caleg pengganti,” Tegas Herdian.

Dalam kesempatan ini, terkait pengunduran diri  7 anggota DPRD Inhil yang berganti partai dikatakan Herdian, pihak KPUD baru menerima sebatas surat pernyataan pengunduran diri. Sedangkan surat pemberhentian belum diterima. “Sesuai dengan peraturan KPUD, surat pemberhentian masih mungkin dilakukan hingga 1 Agustus 2013 mendatang,” Kata Herdian lagi. (dro)




Golkar Inhil dinilai Tak Miliki Kader Layak Jual

golkarTembilahan (www.detikriau.org) – Tidak terpilihnya satupun kader partai Golkar dengan kepemilikan 11 kursi DPRD sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan berlaga pada Pilkada Inhil September mendatang tentunya menimbulkan tanda Tanya. Keputusan pemberian dukungan kepada calon non kader ini justru memberikan gambaran bahwa Partai yang belambang pohon beringin Inhil ini tidak memiliki kader layak jual.

Padahal dari 13 nama Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil 2013-2018 hasil penjaringan internal DPD II Golkar Inhil yang diusulkan ke DPP melalui DPD I Riau beberapa waktu lalu, tercatat 6 nama kader Golkar juga ikut disertakan.

Menyikapi hal ini, Sekretaris DPD II Golkar Inhil, Yulizen Yunal menyatakan bahwa DPD II hanya bersifat menyampaikan usulan sedangkan keputusan menjadi ranahnya DPP.

“Partai merupakan penyalur partisipasi dan aspirasi masyarakat. Dalam Partai ada jenjang aturan yang harus diikuti dan patuhi. Dalam proses seleksi, DPD II hanya berhak memberikan masukan dan pertimbangan tetapi keputusan mutlak ranahnya DPP.” Jawab Yulizen Yunal ketika sempat dipertanyakan detikriau.org, rabu (22/5)

Ditegaskan Yulizen, Apapun yang menjadi keputusan DPP harus di dukung. Mau tidak mau. Suka atau tidak suka tetap harus dijalankan kalau memang teguh memegang dokrin partai.(dro)




DPD II Golkar Inhil Dukung Pasangan Wardan – Rosman

Tembilahan (www.detikriau.org) –DPD II Partai Golkar Inhil nyatakan telah menerima komfirmasi keputusan DPP terkait penetapan dukungan pasangan HM Wardan dan H Rosman Malomo sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua DPD II Partai Golkar Inhil, H Raus Walid di Tembilahan, Rabu (22/5). “Komfirmasinya sudah kita terima tadi malam (selasa, 21/5. Red). Karena ini sudah menjadi keputusan, tentunya sebagai kader kita harus mematuhi,”Ungkap Raus yang saat itu didapingi sekretaris DPD II Golkar Inhil, H Yulizen Yunal.

Ditambahkan Raus, dalam surat dukungan DPP bernomor R 511/Golkar/V/2013 tertanggal 21 Mei 2013  tersebut, penetapan dukungan disebutkan secara berpasangan (Wardan sebagai Bupati dan Rosman Malomo sebagai Wakil Bupati. red).

Dalam kesempatan itu, Raus juga menyampaikan untuk Pilgubri, DPP juga sudah memutuskan dukungan kepada  ketua DPD I Golkar Riau, Anas Maamun untuk maju sebagai calon Gubernur dan Arsyad Juliandi Rachman sebagai Wakil Gubernur

Dengan didapatkannya dukungan Partai Golkar, pasangan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan Wakil Bupati Inhil Incumbent ini telah mendulang dukungan 19 kursi parlemen yakni, Golkar 11 kursi, PDIP 4 Kursi, PAN 2 Kursi dan PKS 2 kursi. (dro)




DPD II Golkar Inhil Belum Terima Salinan Putusan DPP Terkait Kabar Dukungan Terhadap Wardan

Baru 2 pasangan cabup/cawabup yang memenuhi syarat dukungan

pilkadaTembilahan (www.detikriau.org) – DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kab Inhil menyebutkan, hingga saat ini belum menerima salinan resmi dari DPP Golkar atas dukungan yang dikabarkan sudah diberikan kepada pasangan HM Wardan dan H Rosman Malomo dalam kaitan Pilkada Inhil, september 2013 mendatang.

Dikatakan oleh salah seorang jajaran pengurus DPD II Golkar Inhil yang enggan menyebutkan namanya ini, jika nantinya hal itu benar, tentunya DPD II akan menerima dan menjalankan keputusan tersebut.” Namun yang jelas kita agak kecewa. Kalau memang benar dukungan itu, dengan 11 kepemilikan kursi DPRD Inhil, masak iya untuk posisi wakilpun kita tidak ada. Tapi kita tunggulan kepastiannya. ” Ungkapnya ketika dikomfirmasi melalui sambungan selular, selasa (21/5).

Sejauh ini, baru dua pasangan Bakal Calon Bupati Inhil 2013-2018 yang dipastikan telah memenuhi syarat dukungan untuk berlaga pada Pemilukada Inhil, September 2013 mendatang. Kedua pasangan ini adalah, H Edy Syafwannur dan H Agussalim serta pasangan H M Wardan dan  H Rosman Malomo.

Dari berbagai sumber, didapatkan data bahwa pasangan H Edy Syafwannur – H Agussalim secara resmi telah mengantongi dukungan setidaknya 14 kursi, yakni PPP dengan 6 Kursi, PKB 6 kursi, Hanura 1 kursi dan PBB 1 Kursi.

Sementara pasangan H M Wardan – H Rosman Malomo dinyatakan telah mendapatkan dukungan sedikitnya 8 kursi, yakni PDI-P 4 Kursi, PAN 2 kursi dan PKS 2 Kursi.

Dari total 45 kursi DPRD Inhil, yang masih belum ada kepastian dukungan yakni, Partai Golkar dengan 11 kursi, Partai Bintang Reformasi (PBR) 4 kursi, Demokrat 4 kursi, Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) 2 Kursi, Partai Gerindra 1 kursi dan terakhir Partai patriot dengan 1 kursi.

Dari beberapa nama Bakal calon Bupati/Wakil Bupati yang terus melakukan sosialisasi yakni, H Syamsuddin Uti, H Ramli Walid, H Zainal Abidin dan Kemas Yusfery.

H Syamsuddin Uti diprediksi menjadi salah satu balon bupati yang memiliki peluang besar untuk ikut maju berlaga bersama dua pasangan lainnya. Disamping kini menjabat sebagai ketua Demokrat Inhil, Syamsuddin Uti juga mantan Ketua PBR yang dikabarkan sampai hari ini masih solid mendukung langkahnya. Untuk pasangannya, belakangan dikabarkan Syamsuddin Uti akan maju berpasangan dengan anggota DPRD Inhil dari Fraksi PBR, H Bakri.

Sementara H Zainal Abdidin, putra Inhil yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Jambi dan dikabarkan dinilai berhasil menakhodai partai Demokrat di Provinsi tetangga itu juga memiliki peluang merebut perahu demokrat Inhil. Berdasarkan sumber detikriau.org, untuk calon Gubernur Riau, DPP Demokrat menjatuhkan dukungan kepada Achmad. Jika hal ini benar, diprediksi akan menjadi penghalang H Syamsuddin Uti mempergunakan perahu Demokrat dikarenakan selama ini dinilai Syamsuddin adalah orangnya Mambang Mit dan Zainal Abidin dikabarkan memiliki kedekatan dengan Achmad dan petinggi DPP Demokrat.

Kemas Yusfery. Direktur PDAM Tirta Indragiri yang sebelumnya dikabarkan menjaring dukungan dari Partai Non Parlemen masih belum terdengar kepastiannya.

Sementara, H Ramli Walid, Kepala Bappeda Provinsi Riau yang awalnya diprediksi memiliki peluang besar merebut perahu Golkar juga hingga kini masih belum terdengar kepastiannya.

Untuk pasangan bakal calon yang sebelumnya akan maju dari jalur perseorangan, HM Aziz dan Agus Maulana rontok ditengah jalan setelah tidak mampu memenuhi syarat minimal dukungan sampai batasan waktu yang telah ditentukan. (dro)