Satker Dituntut Pro Aktif Cari Pendanaan Lain

- (188)TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menuntut Satuan Kerja (Satker) dilingkungannya dapat mencari sumber pendanaan lain, dengan cara memperhatikan dan keanekaragaman daerah.

Semua itu akan jauh lebih efektif, jika dilihat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang terbatas. Aktifnya satker dalam mencari pendanaan lain membuat cerminan kebutuhan daerah semakin terbuka.

“Dengan terbatasnya APBD,  kita harus lebih aktif untuk mencari sumber-sumber lain,”ungkap, H AlimuddinRM akhir pekan kemarin.

Sumber pendapatan lain yang dimaksud sekda, seperti APBD Provinsi dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Lalu dananya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan daerah. Sehingga bisa dirasakan masyarakat secara umum dampaknya.

Kemudian mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Inhil ini, juga menyampaikan agar satker segera mempersiapkan segala kebutuhan penunjang  serapan APBD. diharapkan pada bulan-bulan mendatang tingkat penggunaanya juga semakin meningkat.

“Harapan kita menjelang pengajuan draf APBD-P ke DPRD segala kegiatan sudah berjalan sesuai rencana. Artinya semakin cepat semakin baik, namun tetep mengacu kepada aturan yang berlaku. Kita tidak ingin karena ingin cepat hasilnya tidak maksimal,”katanya.

Dia menghimbau agar semua pihak turut bersama-sama dan bersunguh-sunguh dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan. Supaya dapat menjawab segala kebutuhan maupun aspirasi masyarakat berdasarkan skala prioritas program pembangunan jangka menengah dan jangka panjang.(dro/*1)




Lomba Lagu Yanti Indra Bersempena HKG PKK Ke – 41

SAMSUNG CAMERA PICTURESTembilahan (www.detikriau.org) – Bersempena peringatan hari Kesatuan Gerak PKK ke 41, Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan lomba lagu “Yanti Indra”. Kegiatan yang dibuka secara umum bertempat di Gedung Engku Kelana Jalan baharuddin Jusuf, Tembilahan ini diikuti oleh 52 orang peserta putra dan putri.

Ketua TP Penggerak PKK Kab Inhil yang sekaligus bertindak selaku juri, Hj Syafni Juriyanti Indra menjelaskan secara rinci lomba ini diikuti oleh 28 orang pelajar setingkat SLTP, 3 orang pelajar SLTA dan 21 orang dari peserta umum. Kegiatan akan dilaksanakan selama dua hari, 2-3 Juni 2013 dengan tembang lagu wajib “Kumasih Bersamamu dan Rindu Untukmu”.

SAMSUNG CAMERA PICTURES“Tentunya kita berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi penyalur bakat anak-anak kita dibidang seni tarik suara. Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat respon baik dengan cukup banyaknya peserta,” Ujar Yanti yang juga Istri Bupati Inhil, Indra Muchlis Adnan ini kepada Vokal disela kegiatan, Ahad (2/6)

Untuk sekedar diketahui, ditambahkan Yanti, tembang lagu wajib yang diperlombakan ini sudah cukup banyak yang laku terjual serta seluruh hasil penjualan dipergunakan untuk memberi bantuan kepada anak-anak dan masyarakat kurang mampu. “Sedikitnya sudah sekitar 300 orang kita berikan bantuan,” Ujar Yanti.

Ayu, salah seorang peserta mengungkapkan kegembiraan dengan keikutsertaannya sebagai salah seorang peserta. Dengan mengikuti kegiatan serupa ini menurut Ayu ia mampu bereksperesi dan menyalurkan bakat dalam seni tarik saura. “Namun dibalik semua itu, saya bisa mengenal lebih dekat dengan sosok istri seorang bupati inhil. Ternyata beliau orangnya baik.” Puji Ayu dengan sunggingan senyuman manis.(dro)




Terseret Arus Sungai, Siswa SD Tewas Tenggelam

gbr ilustrasiTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Rahim (11) Siswa kelas V SDN 013 Sungai Guntung, Kecamatan Kateman tewas tenggelam akibat terseret arus Sungai, Kamis (30/5). Kejadian itu bermula ketika korban dan beberapa orang temanya bermain sampan kecil.

Menurut keterangan Kapolsek Kateman Kompol Hotasi Purba melalui Kanit Reskrim Polsek Kateman, Ipda Erizal sepulang sekolah sekitar pukul 12. 00 WIB korban dan teman-temanya bermain sampan, namun entah karena apa koban langsung menuju bagian tengah sungai. Setibanya disana sampan yang ia tumpangi terbalik.

“Menurut keterangan yang kita terima korban belum bisa berenang. Sehingga saat sampanya terbalik korban hanyut terseret arus,”Terang Erizal, Jumat (31/5).

Saat peritiwa itu terjadi beberapa orang temanya, lanjut Erizal berusaha menolong, namun derasnya arus sungai membuat upaya teman-temanya itu tidak membuahkan hasil.

“Ada salah seorang temanya yang berhasil memegang bagian tubuh korban. Namun tidak berhasil karena postur tubuh korban dan temanya yang akan menolong sama besar. Lalu korban hanyut terbawa arus,” paparnya.

Setelah dilakukan pencarian oleh aparat dan dibantu warga setempat, jasad korban akhirnya ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa sekira pukul 16.30 WIB.
“Setelah dilakukan visum, jasad Korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan sebagaimana mestinya,” tandasnya sambil mengatakan agar para orang tua berhati-hati dan selalu mengawasi aktivitas anak.(dro/*1)




Panwaslu Ingatkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil

Ketua Panwaslu Inhil, Nelly Weny Susanty
Ketua Panwaslu Inhil, Nelly Weny Susanty

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengingatkan kepada pasangan bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati setempat agar mentaati aturan yang sudah ditentukan.

Sebab, saat ini kata Ketua Panwaslu Inhil, Nelly Weny Susanty meski belum memasuki tahapan kampaye, namun baleho dan spanduk-spnaduk para balon sudah bertebaran dimana-mana. Salah satu langkah mengantisipasi hal itu, Panwaslu Inhil akan segera melayangkan surat kepada masing-masing tim.

“Kami akan segera kirimkan surat kepada setiap tim pemenangan calon, agar mereka bisa menyikapi masalah ini,” katan Nelly Jumat (31/5) sambil mengaku pihaknya juga sudah menerima intruksi dari Banwaslu Provinsi Riau terkait persoalan ini.

Tata tertip kampaye, dijelaskan Welly diatur dalam peraturan Banwaslu Nomor 1 tanhun 2012 tentang pengawasan pemilihan umum (Pemilu) dn Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Serta Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 tahun 2013 tentang tahapan dan program jadwal penyelenggaraan Pemilu.

Selain itu, hal-hal yang perlu dipatuhi tim pemenangan pasangan calon antara lain, tidak boleh melakukan politik uang serta kampanye hitam seperti menjelek-jelekkan calon tertentu. Tujuanya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Inhil September mendatang.

“Bila nanti kami mendapat laporan pengaduan, maka Panwaslu Inhil akan memproses sesuai mekanisme dan undang-undang yang berlaku,” tuturnya.

Selaku lembaga pengawas pemilu, ungkap Nelly pihaknya akan selalu mengawasi aktivitas politik yang ada di Bumi Sri Gemilang. Karena, itu Panwalu Inhil tetap berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait salah satunya KPU.

Pada kesempatan ini, Nelly menghimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk menciptakan pemilukada yang aman dan kundusif. Jika hal itu sudah ditaati bersama, dia yakin pesta demokrasi yang sebentar lagi dilaksanakan dapat menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan membawa di daerah itu kemajuan selama lima tahun kedepan.(dro/*1)




Pemberdayaan Desa Dibarengi Pendampingan

in1TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemberdayaan desa dengan memberikan kewenangan dalam pengelolaan anggaran harus dibarengi dengan pendampingan. Namun, pendampingan tersebut bukan untuk mencampuri urusan desa. Melainkan memberi arahan agar program yang dilaksanakan sesuai dengan mekanisme.

Pendampingan tersebut juga berfungsi sebagai transfer ilmu. Kelak, saat desa sudah melaksanakan dan belajar. Pendampingan yang dilaksanakan akan disesuaikan dengan kebutuhan. “Pemberdayaan yang kita laksanakan berbeda dengan daerah lain. Kita memberikan kewenangan kepada desa tanpa mencampuri. Supaya apa yang dibangun desa  sesuai dengan kebutuhan desa bersangkutan”kata Bupati Inhil, Dr H Indra Muchlis Adnan.

Pembangunan jalan, jembatan, sarana infrastruktur lain maupun pembangunan non fisik. Ditentukan sepenuhnya oleh desa. Pemkab Inhil memberikan rambu lewat petunjuk pelaksanaan. Lantas kemudian pendamping yang bekerja dilapangan memberikan masukan kepada seluruh desa. Hasilnya, semua desa sangat bersyukur atas pelaksanaan tersebut.

Penerapan rembug desa untuk menentukan skala pembangunan. Menjadi acuan bagi satu desa dalam menetapkan program prioritas yang dibutuhkan. “Kami sangat berterima kasih kepada Pak Indra Muchlis Adnan. Program desa mandiri sudah banyak mengubah desa kami”cetus Mapi Yusro, Kades Tunggal Rahayu Jaya, Teluk Belengkong.

Desa yang terletak jauh di pedalaman itu sama seperti desa lain juga mendapatkan alokasi anggaran yang memadai. Sangat berbeda dengan sebelumnya. Mapi Yusro berharap program itu terus dilanjutkan oleh Bupati penerus Indra Muchlis Adnan.(dro/*1)




BKD Mulai Proses Perekaman KPE

Kepala BKD Inhil, Afrizal
Kepala BKD Inhil, Afrizal

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mulai melakukan perekaman Kartu Pegawai Elektronik (KPE) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu.

“Sesuai jadwal, hari ini kita memulai pelaksanaan perekaman KPE. KPE ini merupakan program nasional dari Badan Kepegawain Nasional (BKN) melalui Deputi Informasi dan Kepegawaian. Sehingga wajib diikuti oleh setiap PNS,” terang Kepala BKD Inhil H Afrizal, Jumat (31/5).

Untuk memudah proses perekaman KPE, BKD sendiri telah menyiapkan beberapa titik lokasi perekaman. Antara lain, di Kantor BKD Inhil di Jalan SKB Tembilahan. Perekaman untuk dua kecamatan itu di jadwalkan tanggal 31 Mei dan 1 Juni. Sedangkan untuk kecamatan lain dimulai pada tanggal 17-18 Juni..

“Untuk PNS yang berada di Kecamatan juga telah kami jadwalkan. Pemerkamanya akan dibagi menjadi empat kelompok. Sejalan dengan itu, kami juga melayani PNS yang belum merekam e-KTP,” kata Afrizal.

Disampaikan Afrizal, jumlah PNS di Inhil saat ini mencapai 8.350. Sedangkan yang baru masuk dalam kuota BKN hanya sekitar 8.000. Meski demikian BKD Inhil tetap akan berkoordinasi dengan pusat agar sisa dari total jumal PNS Inhil bisa mengikuti program KPE sebagai mana yang sudah disampaikan pemerintah pusat.

“Tentu kami akan coba mencarikan solusinya. Untuk tahap awal hanya 8.000 dulu yang dilakukan perekaman. Sedangkan sisanya akan setelah ada keputusan selanjutnya,” papar mantan Camat Tembilahan Hulu itu.

Dia mengharap dengan adanya sosialisasi tentang kegunaan KPE oleh pihak Bank Riau-Kepri belum lama ini, PNS diharapkan dapat benar-benar memahami apa yang menjadi maksud dan tujuan prohgram tersebu. Kendati diakuinya waktu sosialisasi tidak lama, tapi secara utuh pihak Bank telah memberikan penjelasan yang cukup.

KPE merupakan kartu identitas PNS yang memuat data PNS serta keluarganya secara elektronik. Pelayanan KPE meliputi layanan gaji, kesehatan, pensiun, tabungan hari tua, tabungan perubahan, transaksi keuangan dan perbankan. KPE berlaku selama bersangkutan masih menjadi tanggungan PNS atau penerima pensiun serta masih mempunyai hak kepegawaian sesuai peraturan perundang-undangan.

“Saya rasa manfaatnya akan banyak sekali. Paling tidak dari pengamatan kami kehadiran KPE mempermudah PNS dalam berbagai administrasinya,”Pungkas Afrizal.(dro/*1)