Komisi III DPRD Inhil: Progres Pekerjaan Fisik dinilai Masih Sangat Rendah

dprdTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Feriandi mengakui progres pekerjaan satker yang masuk dalam bidang kerja mereka masih terbilang kecil.

“Rata-rata progres pekerjaan masih sangat kecil. Paling tinggi beradasarkan hasil evaluasi kerja kita kemarin hanya 15 persen. Padahal diketahui waktu pelaksanaan sudah berada dipertengahan tahun,” kata Feriandi, Rabu (15/5).

Untuk menyikapi masalah ini, Feriandi menyarankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil mensiasati persoalan itu. Artinya menurut Politisi Golkar ini, ditahun berjalan Pemkab harus semata-mata melaksanakan kegiatan. Sehingga tidak ada lagi perencanaan saat bersamaan dengan itu.

“Kedepan kita berharap ditahun berjalan seperti ini tidak ada lagi proses perencanaan. Semua harus pelaksanaan kegiatan saja. Sementara yang kita lihat selama ini, banyak kegiatan yang disejalankan dengan perencananaan. Sehingga terjadi keterlambatan,” ungkapnya.

Padahal diketahui, pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Inhil tahun 2013 sudah disahkan pada Desember 2012 silam tetapi kenapa progres pembangunan di Inhil masih sangat rendah bahkan ada yang baru 6 persen.

Dia mengesankan keterlambatan progres pembangunan akibat kurang matangnya sebuah rencana kerja. Sebab, jika dirunut dari perencanaan prosesnya cukup memakan waktu. Yakni dimulai dari proses lelang, penetapan pemenang hingga proses pelaksanaan kegiatan fisiknya.

“Semua itukan memakan waktu. Sebaiknya, perencanaan dan segala macam adminitrasi pelaksanaan fisik, dilakukan sebelum masuk tahun anggaran baru,”pungkasnya.

Rendahnya persentasi pekerjaan oleh mitra kerja Komisi III dapat diketahui dari hasil rapat evaluasi yang mereka lakukan beberapa hari kemarin. Kendati demikian, Feriandi sangat berharap jika segala bentuk kegiatan bisa rampung menjelang akhir tahun.(dro/*1)




Bupati Pinta KONI Inhil Torehkan Prestasi Terbaik

koniTEMBILAHAN (www.detikriau.org)  –  Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Dr H Indra Muchlis Adnan meminta semua pengurus KONI yang baru dilantik dapat memberikan pengabdian seara maksimal. Terutama dalam melakukan  pembinaan pada bidang olahraga.

Permintaan itu disampaikan mantan Ketua Pengprov PSSI Riau tersebut Selasa (14/5) malam. Dikatakan Indra, saat ini Inhil banyak memiliki atlit berprestasi namun karena pembinaannya tidak maksimal, akhirnya tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik dalam tiap perlombaan yang diikuti.

Biduk organisasi KONI Inhil yang dikomandoi Yusran Siregar dinilai Bupati akan mampu berbuat lebih baik. Pasalnya, kepengurusan KONI saat ini kebanyakan berasal kalangan pengusaha sukses dan orang yang bergelut di bidang olahraga. Selain tidak terikat waktu, pengurus inipun dipandang lebih mumpuni untuk berkarya lebih baik.

“Kita punya lintasan atletik sangat bagus. Ini salah satu contoh yang harus mampu dimaksimalkan. Kenapa tidak dimanfaatkan untuk melahirkan atlet yang handal. Nah, saya sangat yakin pengurus KONI yang baru dilantik ini bisa menggali semua potensi”tegas Bupati.

Selama ini, lanjutnya mayoritas siswa hanya berlari pada area Jalan Swarna Bhumi. Hal itu membuat siswa tidak memahami bagaimana sesungguhnya lintasan yang sesuai standar. Hal itu pun berdampak manakala siswa tersebut berlomba pada lintasan riil. Selain butuh penyesuaian juga membuat mereka gamang. Oleh sebab itu, Bupati meminta agar pengurus KONI bisa melakukan pembinaan secara nyata.

“Karena sekarang pengurus KONI tidak rangkap jabatan. Maka akan banyak waktu dalam mengurusi organisasi ini dan fokus dalam pembinaan. Jadi, harus ada perubahan dalam torehan prestasi olahraga kita”tukas Bupati.

Pelantikan KONI Inhil di Gedung Engku Kelana Tembilahan ini dilakukan oleh pengurus KONI Riau, Yuherman Yusuf yang membawa serta beberapa orang pengurus organisasi itu.(dro/*1)




Sekda Resmikan Pelucuran Mobil Internet Keliling

mikTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Alimuddin RM resmikan peluncuran mobil internet keliling bantuan Departemen Perhubungan dan Komunikasi (Depkominfo) RI di halaman Kantor Camat Tembilahan, Rabu (15/4).

Dengan adanya mobil internet keliling ini diharapkan dapat membantu pelayanan akses teknologi, informasi serta meningkatkan sumber daya manusia (SDM).”Kita berharap dengan adanya bantun seperangkat mobil layanan internet ini masyarakat benar-benar dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Sekda.

Camat Tembilahan, RM Sudinoto menyatakan pihaknya sangat menyadari akan manfaat mobil internet terlebih dimasa era teknologi yang canggih seperti saat ini.

“Hadirnya mobil internet ini tentunya sangat diharapkan nantinya akan  mampu menambah wawasan yang berkaitan dengan segala bidang bagi masyarakat terutama kalangan pelajar. Istilah kata jaman sekarang tidak Gaptek,” kata Sudinoto.

Perangkat mobil internet tersebut dilengkapi dengan peralatan yang lengkap terdiri dari 6 laptop serta satelit prabola penangkap signal. Lalu secara umum dapat memberikan informasi yang meliputi program kerja pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Antara lain program e-KTP dan pembayaran listrik.

Demikian pula ditambahkan Petugas Dinas Perhubungan Inhil Hj Mena. Selain digunakan untuk keperluan pelajar, mobil internet juga bisa digunakan oleh kelompok masyarakat. Namun tetap melalui beberapa prosedur. Seperti pengusulan ke pihak yang diberikan kepercayaan untuk mengelola mobil internet keliling ini.

“Kehadiran mobil ini tentu memberikan banyak manfaat.  Paling tidak kita bisa lepas dari ketertinggalan,” Ujar Mena

Inhil mendapatkan  4 unit mobil layanan internet keliling. masing-masing diperuntukan bagi Kecamatan Tembilahan, Tembilahan Hulu, Tempuling serta Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS).(dro/*1)




Keuangan Daerah Harus Dikelola Secara Mandiri

sekdaTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Setelah masuknya masa Reformasi dan tepatnya di Era Otonomi Daerah seperti sekarang ini, seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) diberi kewenangan besar oleh Pemerintah Pusat untuk mengelola keuangan daerahnya secara mandiri, sesuai dengan prioritas dan kebutuhan daerah.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Alimuddin RM  saat menghadiri pertemuan bersama alumni Diklat Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah, yang digelar di Balai Utama Kantor Bupati Tembilahan, Selasa (14/5).

Meski terbilang masih baru, namun diharapkan Sekda, sedini mungkin Pemda harus mampu memberi respon yang positif atas kepercayaan Pemerintah Pusat lewat pengelolaan keuangan daerah yang baik. Karena sebuhh kepercayaan itu sangat mahal harganya dan tidak bisa ditukar dengan apapun.

Sejauh ini, katan Sekda Pemda Inhil sudah berupaya menjalankan tanggung jawab itu dengan cara cara menyelenggarakan Diklat Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah, yang bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). “Para peserta kita harapkan mampu menjadi pionir di bidang pengelolaan keuangan di Kabupaten Inhil ini,” tegas Sekda.(dro/*1)




PMI Salurkan Bantuan Bagi Korban Tanah Longsor

pmiTembilahan (www.detikriau.org)  – Palang Merah Indonesi (PMI) Tembilahan memberikan bantuan sembako dan pakaian layak pakai kepada para korban rumah tanah longsor di Kelurahan  Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Selasa (14/5).

Kepala Markas PMI Tembilahan Sobowo mengatakan, bantuan itu diberikan untuk meringankan beban para korban tanah longsor. Tidak hanya makanan dan pakaian, pihaknya juga memberikan dukungan secara moril.

“Kehadiran kami sebagai organisasi kemanusian memang untuk memberikan bantuan kepada korban musibah dalam bencana alam dan sebagainya,”ungkap Subowo, Selasa (14/5).

Diakui Sobowo bantuan yang diberikan kepada korban tidak terlalu besar,  namun dia berharap apa yang sudah diberikan tersebut bisa sedikit membantu meringankan beban masyarakat yang terkena musibah.

“Data yang kami terima, 23 jiwa dari 5 kepala keluarga (KK) sangat membutuhkan bantuan,” sebutnya.

Sementara itu Camat Tanah Merah Nurmasyah, mengatakan para korban saat ini masih mengungsi di kediaman keluarga mereka masing-masing. Dalam kesempatan itu Camat kembali menghimbau agar warga yang bermukim sekitar tempat kejadian untuk tetap berhati-hati. Karena musibah longsor bisa terjadi kapan saja.

“Lebih baik sedia payung sebelum hujan. Hemat saya, lebih aman sementara waktu jangan tinggal dulu dilokasi tersebut,”Himbaunya.(dro/*1)




Jelang Pemilukada, Bupati Ajak Warga Tetap Kompak

bupatiTEMBILAHAN – Bupati Indragiri Hilir (Inhil)  Dr H Indra Muchlis Adnan  meminta kepada semua warga tetap kompak dan menjaga semangat kebersamaan. Momen Pemilu Kepala Daerah Bupati 2013 yang semakin dekat dinyatakannya tidak boleh membuat warga terpecah. Berbeda pandangan bukan berarti bermusuhan.  

Pasalnya, proses tersebut merupakan hal yang lumrah bagi sebuah negara yang menganut faham demokrasi. Ajakan itu disampaikan pria yang suka mengendarai sepeda motor tersebut.  Saat kunjungan kerja ke Kelurahan Khairiah Mandah, menghadiri pembukaan MTQ Inhil ke-43, awal pekan ini.

Siapapun figur yang terpilih sebagai Bupati Bumi Sri Gemilang. Selain harus bisa mengomandoi daerah untuk membangun. Juga mesti bisa melanjutkan apa yang sudah dilaksanakan saat ini. “Kabupaten ini sedang berusaha mengejar ketertinggalan disemua lini. Jadi, gerak pembangunan harus terus dilanjutkan”tegas Bupati.

Dia juga meminta kepada pemimpin Negeri Seribu Jembatan  kedepan tidak menciderai semangat warga yang sudah tumbuh saat ini dan tercermin dalam visi Inhil 2025. Sekarang warga, telah giat berpartisipasi dalam membangun. Karena itu, harus bisa menjaga suasana tersebut tetap berkembang.

Indra Muchlis Adnan juga meminta supaya warga di pedesaan tidak pernah dilupakan. Pasalnya, akar persoalan berada di sana. Mayoritas warga bermukim di desa. Manakala desa sudah berhasil dibangun. Membangun sektor lain bakal lebih mudah dilakukan.

“Siapapun yang terpilih nanti, tentu saja harus bisa membangun kampung halaman ini dengan baik. Kita semua ingin kampung kita ini maju dan berkembang”jelas Bupati. Bupati pun berpesan kepada warga turut berpartisipasi menyukseskan Pemilukada Inhil 2013. Warg menurutnya mesti menyalurkan suaranya, karena itu merupakan hak mereka sebagai warga Bumi Sri Gemilang.(dro/*1)