Indra Muchlis Adnan Resmi Ambil Formulir Pendaftaran

gambar bagian depanTembilahan (www.detikriau.org) – Secara resmi, Dr H Indra Muchlis Adnan, Selasa (21/5) mengambil formulir pendaftaran bakal calon Gubernur Riau 2013 di Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Riau. Sesuai dengan rencana semula. Mantan Ketua DPD Golkar Riau ini mempercayakan pengambilan formulir kepada 50  orang mahasiswa.

Rombongan tersebut bertolak ke Kantor KPUD sekitar pukul 10.00 WIB siang. Mereka mengantongi surat mandat yang sudah diberikan Bupati Inhil itu. “Tadi kami tidak membawa persyaratan. Kami hanya membawa surat mandat pengambilan formulir”kata Nurman, salah seorang mahasiswa yang menjadi pengambil formulir ketika dikomfirmasi melalui sambungan telepon selular, selasa (21/5).

Ditambahkan Nurman, formulir yang sudah diambil itu selanjutnya akan diserahkan kepada Indra Muchlis Adnan. Nurman menegaskan mereka memberikan dukungan penuh kepada sosok Bupati Inhil tersebut karena dipandang mampu dalam memimpin Riau.

“Kalau persyaratan, nanti tentu saja akan diserahkan apabila melakukan pendaftaran”jelas Nurman lagi.

Bupati Inhil, Indra Muchlis Adnan menyatakan pengembalian formulir pendaftaran tersebut direncanakan pada 25 Mei mendatang. Menurutnya, pengambilan formulir pendaftaran itu bukan mencari sensasi. Namun itu sebuah bentuk keseriusan dirinya untuk ikut bertarung dalam Pilgubri 2013.

” Insya Allah,  pada 25 Mei mendatang saya akan mendaftar beserta seluruh persyaratan”kata Indra Muchlis Adnan.(dro)




Maju Pilgub, BIMA Utus 50 Mahasiswa

indra1TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Selasa (21/5), H Indra Muchlis Adnan berencana mengutus 50 mahasiswa untuk mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon (Balon) Gubernur Riau pada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD). Amanat yang diberikan pada kalangan Mahasiswa ini dikatakannya sebagai bentuk representasi atas kepercayaannya kepada kalangan muda sejalan dengan momen Kebangkitan Nasional.

Kepastian pendaftaran itu diungkapkan oleh mantan Ketua DPD Golkar Riau ini, kemarin. Indra mengaku siap maju dan bertarung dalam Pilgub 2013. Hal itu sekaligus menepis keraguan banyak kalangan tentang tidak berkiprahnya Bang Indra Muchlis Adnan (BIMA), julukannya dalam pesta demokrasi tingkat Provinsi Riau ini.

” Insya Allah besok kita akan ambil formulir pendaftaran”tegas Indra Muchlis Adnan yang lebih akrab dipanggil pak janggut ini.

Dikatakan pak Janggut, untuk memimpin Riau ke depan, program strategis pemberdayaan desa, pembangunan bidang kesehatan dan pendidikan adalah titik perhatiannya.

“Kami mohon dukungan Bapak dan Ibu sekalian. Jika kita bersama membangun, Insya Allah Riau akan berjaya dan gemilang,”tukas Bupati Inhil itu.(dro/*1)




Bupati Apresiasi Pengrajin Rokok Pucuk Nipah

rokok pucuk nipahTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Keberadaan rokok pucuk daun nipah yang kian langka di Indragiri Hilir (Inhil) menjadi perhatian Bupati, Dr H Indra Muchlis Adnan. Rokok herbal tersebut sebelumnya dipercaya warga dapat melapangkan jalan pernafasan.

Bahan bakunya pun  sangat mudah didapatkan. Tatkala melihat secara langsung rokok daun nipah saat MTQ ke-43 Inhil di Mandah, pekan silam. Indra Muchlis Adnan terlihat asyik menikmati rokok tersebut.

“Coba dirasakan dahulu. Nanti akan mengetahui keistimewaannya”jelas Bupati kepada beberapa warga yang berada didekatnya.

Warga yang tidak pernah mencoba, ada yang sempat terbatuk-batuk. Sejumlah pejabat Inhil ada pula yang turut mencoba bagaimana rasa rokok pucuk pohon nipah tersebut. Orang nomor satu di Bumi Sri Gemilang itupun memberikan apresiasi kepada pengrajin rokok  pucuk daun  nipah yang masih terus bertahan.

Warga pun dia minta tidak melupakan tradisi masa lampau itu. Khusus kepada pengrajin, dia juga berharap tetap meneruskan apa yang sudah mereka lakukan. Sejatinya, pucuk daun nipah Inhil bukan hanya dijadikan rokok semata. Namun telah diperdagangkan oleh warga pesisir hingga ke negara tetangga. Selain memberdayakan warga, kehadiran usaha itu juga menambah penghasilan bagi masyarakat pesisir.

Industri rumah tangga yang melibatkan warga ini dapat dengan mudah ditemukan pada wilayah pesisir seperti Pulau Cawan dan beberapa daerah lainnya. Kebanyakan yang mengerjakan usaha tersebut adalah kalangan ibu rumah tangga. Hasil kerja tersebut dipergunakan membantu perekonomian keluarga masing-masing.

“Rokok pucuk daun nipah ini biasanya dulu digunakan oleh orang-orang tua kita”ungkap Pak Jenggot, sapaan Bupati.(dro/*1)




KPUD Buka Pendaftaran Bagi Calon Bupati /Wakil Bupati Inhil

data 027TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Mulai hari ini, senin 20 hingga 26 Mei 2013, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) membuka pendaftaran bagi calon bupati dan wakil bupati Inhil.

Ketua Pokja Pencalonan KPU Inhil Herdian Asmi SH mengatakan waktu pendaftaran setiap harinya terhitung sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. “Kepada masing-masing parpol yang akan mengusung pasangan calon kita minta untuk melengkapi semua persayaratan,” ungkap Herdian, Senin (20/5).

Salah satu syarat dan ketentuan untuk pasangan calon mendaftar, kata Herdian lagi, minimal memiliki 15 persen atau 7 kursi di DPRD Inhil dengan jumlah suara sekitar kurang lebih 42 ribu jumlah penduduk. Jika syarat itu tidak bisa dipenuhi oleh pasangan, maka secara otomatis belum memenuhi sayarat untuk mendaftar.

Dihari pertama dibukanya pendaftaran, lanjut Herdian belum ada satu pasanganpun yang mendaftar. Meski demikian, KPU tetap menunggu hingg hari terakhir batas pendaftaran.(dro/*1)




Pemkab Gelar Rakor Administrasi Kependudukan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) gelar Rapat Koordinasi (Rakor) administrasi kependudukan yang dibuka Asisten III Setdakab Inhil Hj Djamilah, Senin (20/5).

Data kependudukan, selain diperlukan untuk kepentingan Pemilu,  Kata Djamilah, juga dapat berfungsi bagi kucuran dana alokasi umum (DAU) dari pemerintah pusat.

“Jika data ini tidak tepat tentunya akan berpengaruh pada proses kebijakan pembangunan yang sudah di programkan, baik pemerintah daerah maupun pusat. Maka itu dia berharap agar masing-masing pihak memberikan informasi data sehingga menjadi singkron.

Kepala Disdukcapil Inhil, H Dianto Mampanini menambahkan bahwa administrasi kependudukan tidak hanya berkaitan dengan kepentingan pemerintah daerah, namun juga menjadi kepentingan lembaga-lembaga vertikal untuk berbagai keperluan administrasi setiap masyarakat.

“Jika data tidak sinkron tentunya perlu dilakukan kajian ulang dengan melakukan pendataan di lapangan. Ini tentu menambah pekerjaan dan biaya yang seharusnya bisa digunakan untuk keperluan lain,” jelasnya.

Rapat yang dilaksanakan di Balai Utama Kantor Bupati Inhil itu, dihadiri oleh camat, kepala desa dan lurah, serta instansi vertikal. Bertindak sebagai nara sumber yakni Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Tembilahan serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Inhil.(dro/*1)




“anda memasuki area full DEBU selamat menikmati”

Tembilahan (www.detikriau.org) — Iklan unik yg terpampang di jalan makam pahlawan Kecamatan Tembilahan Hulu bertuliskan “anda memasuki area full DEBU selamat menikmati” terasa sangat lucu dan mengundang senyum, entah siapa yg memasang, tak ada yg tau. Menurut masyarakat setempat, sindiran yang terpajang pada sepotong triplek bekas ini lebih kepada ungkapan rasa kekecewaan atas kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki.

“Sekedar sindiran aja bang. Kami masyarakat juga tidak mengerti harus mengadu kemana. Barangkali saja ada pejabat yang melewati badan jalan ini dan terketuk hatinya,” Ungkap ujang ketika ditemui di lokasi. Ahad (19/5)

Menurut pemberitaan di beberapa media, kata Ujank, ia mendapatkan informasi bahwa ruas jalan ini termasuk jalan Provinsi dan pihak Provinsi yang berkewajiban untuk melakukan perawatan ataupun perbaikan. Namun sebagai masyarakat kecil, ujang katakan tidak memahami aturan yang pasti. “Terserahlan. Kami masyarakat tak memahami. Yang jelas, dengan kondisi jalan seperti ini setiap harinya anak dan istri kami harus rela disuguhi debu,” Sindir Ujang.

Wati, warga setempat juga merasa harus menambah kerja ekstra membersihkan rumah dari debu. Ia juga merasa khawatir, jika tidak segera diperbaiki,lambat laun kesehatan masyarakat juga akan terganggu.”apalagi debunya sampai menempel didagangan kita. Akibatnya rezky kami menurun karena pembeli enggan untuk mampir,” Keluh Wati.

Berdasarkan pantauan, pengendara yang melintasi ruas jalan ini bukan saja harus rela disuguhi kepulan debu. jika tidak berhati-hati, kerusakan badan jalan yang menimbulkan lubang mengangga juga rawan menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Bahkan menurut penuturan warga setempat, kejadian laka lantas akibat kerusakan jalan ini bukan satu atau dua kali terjadi .

“Entah kemana mata wakil rakyat kita bang. Kasian tu para pahlawan yang lagi istirahat. Sanggup korbankan nyawa untuk memerdekan negri ini, namun sayangnya, dikuburpun kini juga terpaksa harus menutup hidung  agar tidak menghirup debu,”Ucap seorang pengendara jalan sambil tersenyum dan berlalu. (dro/Anto)