Bupati Ajak Warga Dukung Pembangunan

in1TEMBILAHAN (www.detikriau.org)- Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh partisipasi dan dukungan warga. Berkaitan dengan hal itu, Bupati Indragiri Hilir, Dr H Indra Muchlis Adnan meminta semua warga turut bersama mensukseskan pembangunan.

Pasalnya, dukungan warga tersebut sangat dibutuhkan. Masukan yang disampaikan warga, membuat Pemkab Inhil dapat lebih mengarahkan pembangunan agar tepat sasaran. Lantas saat pembangunan dilaksanakan, warga pun memberikan dukungannya.
Tidak kalah pentingnya, suasana yang kondusif juga menjadi elemen penting dalam menyukseskan jalannya pembangunan tersebut.

“Pemkab Inhil selalu berusaha mengajak dan bersama dengan warga dalam menerapkan semua program pembangunan”tegas Bupati.

Semua program yang sudah dibuat, menurut Indra Muchlis Adnan bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, seyogyanya pula warga turut membantu dalam menyukseskan program ini.

Terkait dengan dukungan warga. Indra Muchlis Adnan menyatakan sangat berterima kasih. Selama dua periode dia menjabat sebagai Bupati Inhil. Dukungan yang diberikan warga sangat luar biasa.

Dukungan yang diberikan warga itulah yang menjadi energi tersendiri bagi Pak Mok, sebutan Bupati, untuk terus berbuat yang terbaik. “Saya berharap Inhil ini makin berkembang dan terus maju. Supaya tingkat kesejahteraan warga semakin meningkat”kata Indra Muchlis Adnan.(dro/*1)




Pemkab Sosialisasikan Program Pamsimas Tahap II

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali melakukan sosialisasi program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) tahap II tahun 2013 di Aula Bappeda Inhil, Rabu (5/6) kemaren. Sosialisasi ke II dilakukan sebagai bukti bahwa program ke I berhasil sehingga banyak permintaaan tahap berikutnya.

Acara yang dibuka Asisten III Setdakab Inhil Inhil, Hj Djamilah dan dihadiri Kepala Bappeda Inhil, Hj Alvi Furwati Alwi serta Sekretaris Dinas PU Inhil, H Rasyid juga pihak-pihak pelaku program tersebut mendapat perhatian banyak kalangan, terutama atas keberhasilan program itu di Inhil.

Menurut Djamilah salah satu tujuan adanya program Pamsimas mendorong masyarakat untuk mandiri dengan merencanakan, melaksanakan dan mengawasi serta memeliharadan mengelola kegiatan. Tugas pemerintah tinggal memonitor dan membina pelaksanaan program berbasis masyarakat itu.

“Program ini perlu dilanjutkan karena dapat memberikan akses air bersih secara luas dan cepat pada warga yang berada di perdesaan dari berbagai golongan, baik yang mampu maupun yang kurang mampu,”ungkapnya.

Sosialisasi Pamsimas ke II merupakan prioritas pembangunan dibidang itu yang diberikan kepada kabupaten yang capaian akses aman air minum di bawah 46 persen dengan angka kemiskinan di atas 13persen. Dimana dari sisi pembiayaannya melalui pinjaman Bank, dan Hibah salah satu Pemerintah di Luar Negeri.

Sebelumnya, pihak Bank Dunia menilai program Pamsimas Inhil sejauh ini sudah berjalan dengan baik dan sesuai harapan. Berdasarkan hasil evaluasi lembaga itu, pelaksanaan Pamsimas Inhil bisa berkelanjutan hingga diantas 53 desa. Meski ada 5 desa yang secara umum fungsinya belum terlalu maksimal.

Saat itu dikatakan Sri Pamungkas, selaku pihak mewakili Bank Dunia menyarankan agar program itu bisa berjalan lebih baik, Pemerintah selalu berkoordinasi hingga ketingkat paling bawah. Dengan begitu, program yang bertujuan memberikan kemudahaan akses air kepada masyarakat semakin memberikan dampat positif.

“Kami hanya tidak ingin program ini berfungsi ketika baru dibangun, namun setelah itu dibiarkan saja. Langkanya aktiflah berkoordinasi satu dengan lainya, terutama bagi instansi yang membawahi bidangnya,”ungkap Sri.

Dia berharap para pihak tidak menutupi segala informasi. Apalagi jika kaitanya sangat erat dengan potensi sumber air yang ada di daerah itu. Maka pemerintah bisa menentukan arah kebijakan untuk kelangsungan program-programnya.(dro/*1)




Mapala UNISI Pinta Pohon Penghijauan Tidak dijadikan Sarana Tebar Pesona

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Belasan aktivis mahasiswa pencinta alam (Mapala) Universitas Islam Indragiri (Unisi) menggelar aksi simpatik di beberapa ruas jalan protokol Tembilahan, Rabu (5/6). Aksi itu mereka lakukan sebagai himbauan agar para bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupti Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) priode 2013-2018 tidak menjadikan pohon sebagai sarana tebar pesona.

“Kita meminta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Inhil mengawasi hal itu. Jangan jadikan pohon penghijau kota sebagai sarana memasang dan menempelkan baleho, spanduk dan iklan lainya,” kata Kordinator aksi Kairul, saat berada ditengah-tengah aksi rekan-rekanya.

Selain itu, mahasiswa juga meminta masyarakat secara luas untuk meningkatkan kesadaran terhadap kerusakan lingkungan yang sudah semakin parah akhir-akhir ini. Dalam aksi yang mendapat penjagaan ketat aparat Kepolisian Resort Inhil, Mahasiswa membentang spanduk dan dan menggelar aksi teatrikal.

Pemanasan global atau global warming yang melanda bumi saat ini tidak terlepas dari kerusakan lingkungan yang disebabkan aksi ilegal logging yang tidak diimbangi aksi reboisasi atau penghijauan. Maka mereka sangat menyayangkan jika pohon-pohon yang suah tumbuh dengan bagus dimanfaatkan untuk kepentingan lain.




Cabup dan Cawabup Wajib Serahkan laporan Harta Kekayaan

lhkpnTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pasangan bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) priode 2013-2018 wajib serahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), sebelum penetapan pasangan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“LHKPN ini wajib diserahkan. Kalau tidak pasangan tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS),” kata Ketua Pokja Pencalonan KPU Inhil, H Herdian Asmi SH, Rabu (5/6).

Dijelaskan Herdian, penyerahan LHKPN itu merupakan salah satu syarat bagi seorang calon untuk maju pada pemilihan bupati dan wakil bupati Inhil dan itu harus ada. Sedangkan kewenagan untuk melakukan verifikasinya atas hal itu berada pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“KPU Inhil hanya sebatas menerima hasil verifikasi itu. Kita berharap KPK mengeluarkan hasil verifikasinya sesuai jadwal yang sudah kita tetapkan,” pungkasnya.(dro/*1)




Polres Proses Laporan Pecabulan

TEMBALAHAN (www.detikriau.org) – Polres Inhil terima laporan pengaduan dugaan pencabulan yang dilakukan oleh YD (22) terhadap Bunga (16) bukan nama sebenarnya. Pengaduan itu disampaikan langsung ibu korban IH (44).

Menurut keterangan pihak kepolisian pelaku dan korban sempat berpacaran dan akhirnya melakukan hubungan suami istri. Setelah hamil sekitar 7 bulan, hubungan asmara tersebut putus ditengah jalan, meski sebelumnya sempat akan menikah.

Kecurigaan dari keluarga korban bermula ketika kondisi tubuh Bunga mulai berubah. Dari bagian perut sudah mulai membesar sedangkan tingkahnya semakin tertutup. Saat ditanya oleh kakak kandungnya, korban tidak mengakui, lalu dilakukan pengecekan ternyata benar korban sudah berbadan dua.

“Menurut keterangan korban, pelaku pernah berjanji akan menikahi. Tapi entah karena apa akhirnya hubungan mereka putus. Hingga saat ini pelaku masih dalam proses pemeriksaan, sedangkan korban sudah di bawa ke RSUD untuk dilakukan visum,” terang Kapolres Inhil AKBP Dedi Rahman Dayan melalui Paur Humas Polres Inhil Ipda Warno, Selasa (4/6).

Kata Warno, dari hasil pemeriksaan pelaku mengakui bahwa hubungan layaknya suami istri itu sudah ia lakukan lebih kurang 10 kali. Bahkan perbuatan itu dilakukan di beberpa tempat terpisah baik disalah satu penginapan maupun di salah satu rumah kos teman mereka.(dro/*1)




RSUD PH Taja Seminar Motivasi Pelayanan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan, menggelar seminar motivasi bagi pejabat struktural, fungsional dan karyawan dilingkungan RSUD setempat, Selasa (4/6).

Kegitan yang berlangsung selama satu hari itu menghadirkan pembicara profesional Vice President KMK Group Jakarta, Erry Sunrali. Pada kesemptan itu pembicara lebih banyak bercerita tentang motivasi bagaimana cara melayani pasien dengan baik. Baik dilingkungan tempat bekerja maupun di luar.

Sebab, salah satu kesusksesan menurut Erry tidak akan pernah didapat tanpa ada sebuah kerja keras yang disejalankan dengan belajar dan terus belaja. Kesusksesan seseorang katanya sebuah proses yang tak pernah berhenti sampai kapan pun itu. Apalagi saat ini banyak rumah sakit atau pelayanan medis mengalami kesulitan untuk menemukan cara yang efektif dalam bisnisnya.

“Tanamkan 15 prinsif  utama dalam praktek medis yang bisa meningkatkan kinerja rumah sakit. Salah satunya adalah proses cek in harus mudah dan cepat, serta aturlah jadwal bagaimana pasien tidak menunggu lebih dari 15-20 menit,”jelas Erry.

Jika hal itu diterapkan oleh banyak rumah sakit atau unit pelayanan medis lainya, maka Erry yakin bisnis medis akan terus berkembang. Karena banyak pasien-pasien yang datang, baik berobat maupun yang hanya sekedar konsultasi kesehatan. “Semoga apa yang saya berikan ini bisa bermanfaat untuk semua orang,” harapnya.

Sementara itu Direktur RSUD PH Tembilahan Irianto menyebutkan secara umum traning motivasi yang dilakukan pihaknya melibatkan seluruh karyawan dan karyawati RSUD, mulai dari pejabat struktural, fungsional, dokter, bidan, perawat dan lainya. sehingga output-nya diharapkan memberikan dampak positif bagi pelayanan RSUD.

“Kita mengakui respon dari peserta sangat bagus. Karena ini merupakan kegiatan perdana yang pernah kami lakukan. Kedepan kami akan coba mencarikan solusi agar kegiatan serupa bisa terus dilakukan,” ungkapnya.

Perlunya training tersebut ditambahkan Irinato sekaligus memotivasi diri agar bisa berbuat lebih baik dan mencintai sebuah pekerjaan. Dengan begitu dia yakin akan banyak kemudahan-kemudahan saat saat seseorang  menjalankan tugas apalagi jika mereka bertugas ditempat-tempat sosial.(dro/*1)