CJH diminta Aktif Periksakan Kesehatan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) -Untuk memastikan kondisi kesehatan sebelum melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah, maka seluruh Jemaah Calon Haji yang masuk dalam porsi keberangkatan tahun 2013 diminta aktif melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas setempat.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, Rasul Alim terkait masih adanya Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Inhil yang belum melakukan pemeriksaan kesehatan tahap pertama, sesuai dengan arahan yang telah disampaikan sebelumnya.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan bagi JCH harus dilakukan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci Mekkah agar bisa diketahui bagaimana kondisi kesehatannya serta untuk meminimalisir jumlah jemaah haji yang sakit saat melakukan ibadah haji nanti.

“Hingga kini, baru sekitar 70 persen JCH yang sudah memeriksanakan kesehatannya. Jadi, masih cukup banyak JCH yang belum melakukannya. Oleh karena itu, kita harapkan mereka dapat mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap pertama ini, di puskesmas yang ada di wilayah masing-masing,” tutur Rasul Alim, Senin (10/6).

Dijelaskannya, proses pelayanan kesehatan yang akan diberikan kepada JCH melalui dua tahap. Tahap pertama, pemeriksaan dilakukan di Puskesmas setempat untuk mengetahui bagaimana kesehatan fisik dan penyakit-penyakit kronis.

Sedangkan untuk pemeriksaan kesehatan tahap kedua, akan dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri mendatang bertempat di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil. Pemeriksaan kesehatan tersebut berupa tes kesehatan yang lebih lengkap, seperti rontgen dan laboratorium, serta ditambah pengobatan yang dilakukan langsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan.

“Pelayanan kesehatan yang diberikan kepada JCH tidak hanya berupa pemeriksaan kesehatan saja, tetapi juga akan diberikan dua macam vaksin, yaitu vaksin Meningitis dan vaksin Influenza,” terangnya.

Untuk itu, ia berharap, JCH dapat mengikuti seluruh proses pemeriksaan kesehatan yang sudah mulai dilaksanakan saat ini, karena hal itu merupakan salah satu ketentuan yang harus diikuti JCH sebelum melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.

“Melalui pemeriksaan kesehatan ini, kita akan mengetahui dengan jelas apakah seorang JCH itu dianggap sudah mampu atau tidak untuk diberangkatkan,” tambahnya.

“Untuk jumlah JCH Kabupaten Inhil yang berangkat tahun ini, diperkirakan sebanyak 723 orang,” ujar Kasi Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Inhil, Harun.(**)




Membangun Daerah, Pemkab Inhil Kedepankan Pola Grass Root

in11TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) mengedepankan pola Grass Root dalam pembangunan. Pasalnya hal sudah menjadi keharusan dan akan tetap dipegang teguh dalam membangun daerah ini.

“Kalau dulu pembangunan datangnya dari Kabupaten. Yang mengerjakan juga dari Kabupaten. Sedangkan desa hanya sekedar menyaksikan. Itu yang kita ubah, tidak boleh seperti itu lagi,” ujar Bupati Inhil H Indra Muchlis Adnan.

Jika desa bersangkutan tidak memiliki koneksi, sangat sulit mendapatkan kue pembangunan. Tatkala ada kegiatan pembangunan, tidak jarang pula tidak sesuai dengan harapan warga setempat. Namun kedepan sudah tidak demikian lagi, semua dikembalikan kedesa dan menggunakan pola tersebut diatas.

“Kue pembangunan  waktu itu merupakan sesuatu yang turun dari Kabupaten. Bukan atas aspirasi warga desa bersangkutan,” kata Indra.

Pola yang bersifat  demikia itu dinyatakan oleh Bupati Inhil tidak lagi sesuai dengan kondisi kontemporer (terkini). Itu sebabnya, Pemkab Bumi Sri Gemilang menurut orang nomor satu itu,  menerapakan program desa mandiri yang mengedepankan kearifan lokal .

Kearifan lokal dimaksud menggabungkan program yang sudah baku dengan nilai lokal setempat. Perpaduan itu yang membuat program desa mandiri di Inhil berbeda dengan pemberdayaan di tempat lain.

“Pemberdayaan yang kita terapkan, memberikan kesempatan kepada semua desa mengelola secara mandiri. Kita hanya memberi panduan dan juga membimbing , supaya desa tidak sampai salah arah,”papar Bupati dua priode itu.

Apa saja program yang dilaksanakan oleh desa, sepenuhnya ditentukan desa yang bersangkutan. Pemkab Inhil tidak mencampuri ranah tersebut. Karena titik itu merupakan intisari pemberdayaannya. Dengan demikian hasilnya banyak warga di pedesaan mengharapkan program itu terus dilanjutkan.(dro/*1)




Meski Kalah Telak, Pencinta Bola Inhil Tetap Bangga dengan Tim Garuda

 

Gambar: bola.net
Gambar: bola.net

www.detikriau.org – Meski akhirnya harus menyerah 3-0 dari Belanda di laga persahabatan yang digelar di stadion Gelora Bung Karno, Jumat (7/6) malam. Masyarakat penggemar bola di Inhil mengaku cukup puas. Permainan kompak tim Garuda sempat memaksa Belanda harus berjuang cukup keras. Bahkan Indonesia berhasil menahan skor 0-0 dibabak pertama permainan.

“Skor 3-0 tidak membuat kita kecewa karena kita menghadapi tim peringkat 5 dunia. Meski kalah telak, Indonesia bermain sangat bagus. Saya merasa bangga.” Ungkap salah seorang penggemar bola di Kota Tembilahan, Herman.

Di laga ini, belum genap dua menit, Belanda sudah menjebol gawang Kurnia Meiga. Gol berawal dari umpan lambung di sisi kiri pertahanan yang dilepaskan Jeremain Lens. Bola kiriman Lens disundul Robin van Persie. Kurnia Meiga masih bisa menahan bola, namun bola muntah lantas disambar Wesley Sneijder. Beruntung, wasit membatalkan gol karena Sneijder sudah dalam posisi off side.

Selepas gol yang dianulir itu, Belanda terus dominan. Mereka merangsek lewat pergerakan Lens. Beruntung Kurnia Meiga masih tampil prima, mementahkan beberapa kesempatan lawan.

Beberapa menit berikutnya, Greg Nwokolo mendapat peluang emas. Umpan jauh dari lini tengah salah diantisipasi bek Belanda. Tinggal menaklukkan kiper, namun tendangan Greg masih melebar.

Memasuki setengah jam permainan, Belanda kembali menemukan peluang emas. Lagi-lagi Robin van Persie gagal memanfaatkan chance. Peluang berawal dari umpan lambung Daryl Janmaat dari sisi kiri pertahanan Indonesia. Bola kiriman disambut sundulan van Persie, tepat di mulut gawang. Beruntung bagi Indonesia, sundulan van Persie meluncur di atas mistar.

Menit 38, van Persie lagi-lagi tak mampu memaksimalkan peluang. Mendapat bola terobosan, sepakan van Persie kembali melambung.

Jelang akhir babak pertama, van Persie belum juga bisa menaklukkan Kurnia Meiga. Kali ini, kecekatan Kurnia Meiga menghadang tendangan keras dari jarak dekat membuat striker Manchester United itu gigit jari.

Kurnia Meiga juga membuat Sneijder geregetan di detik-detik akhir 45 menit pertama. Lagi-lagi kesigapan Kurnia Meiga membuat tendangan Sneijder tak mampu menyarangkan sikulit bundar ke mulut gawang.

Di babak kedua, Belanda mengganti sejumlah pemainnya, termasuk Robin van Persie dan Wesley Sneijder yang digantikan Ricky van Wolfswinkel dan Siem de Jong.

Belanda membuka skor dibabak kedua ini. Sundulan Siem de Jong memanfaatkan umpan silang Ruben Schaken tidak mampu diantisipasi oleh Kurnia Meiga. Indonesia 0-1 Belanda di menit 57.

Sepuluh menit berselang, Siem de Jong kembali menggetarkan jala gawang Indonesia. Sundulannya tidak mampu diantisipasi oleh lini pertahanan dan penjaga gawang Kurnia Meiga.

Pemain pengganti Indonesia, Andik Vermansyah sempat unjuk gigi di menit 65. Andik berusaha untuk melewati Miguel Nelom, namun karena postur yang kalah tinggi, Nelom berhasil menjaga bola untuk menghasilkan tendangan gawang.

Menit 77, Andik kembali beraksi. Sayang, tendangannya dari sisi kanan masih membentur kaki pemain bertahan Belanda sehingga menghasilkan tendangan sudut untuk Indonesia.

Robben menutup pesta tamu lewat golnya di menit 90. Menggiring bola melewati hadangan Ahmad Bustomi dan M Roby, Robben kemudian melepaskan tendangan yang tidak mampu diantisipasi oleh Kurnia Meiga. Pertandingan akhirnya berakhir dengan skor telak 3-0 untuk kemenangan Belanda.(dronet/bola.)

 




Suap PON Riau, Lagi-lagi Rusli Zainal Lolos dari “Jumat Keramat”

JAKARTA  – Gubernur Riau, Rusli Zainal kembali lolos dari ‘Jumat Keramat’ Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (7/6/2013). Usai diperiksa sebagai tersangka untuk yang kedua kalinya, Ketua DPP Partai Golkar itu melenggang tanpa baju tahanan KPK.

Terpantau Tribunnews.com, Rusli keluar sekitar pukul 20.30 WIB. Dikawal sejumlah ajudannya, Rusli enggan berkomentar banyak kepada wartawan.

“Tadi melengkapi berkas PON saja. Ditanya soal sistem penganggaran PON Riau, bagaimana pelaksanaannya,” kata Rusli kepada wartawan seraya masuk ke dalam mobilnya.

Dikonfirmasi keterlibatan anggota DPR RI Setya Novanto, Rusli membantahnya. Dia mengklaim hal itu tidak ditanyai saat pemeriksaan tadi.

“Gak ada, gak ada,” kata Rusli yang diperiksa 11 jam tersebut.

Informasi diterima Tribunnews.com, sejak pagi penyidik bersama Pimpinan KPK melakukan gelar perkara untuk menentukan apakah perlu dilakukan penahanan atau tidak. Hanya Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas yang tidak hadir, lantaran masih menjalankan ibadah umroh.

Pada perkara, Rusli disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 5 ayat 2 atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Rusli diduga menerima suap terkait pembahasan Perda PON Riau tahun 2012.

Kedua, Rusli Zainal disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 13 UU nomor 31 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto pasal 55 ayat satu kesatu KUHP.   Rusli diduga menyuap Anggota DPRD Riau, M Faisal Aswan dan M Dunir, terkait pembahasan Perda PON Riau tahun 2012.

Rusli juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Pengesahaan Pemanfaatan Hasil Hutan pada Tanaman Industri tahun 2001-2006 di Kabupaten Palelawan, Riau. Rusli dijerat pasal 2 ayat 1, atau pasal 3 UU Pemberantasan Tipikor Juncto pasal 55 ayat satu kesatu KUHP.

Juru Bicara KPK, Johan Budi belum mendapat informasi alasan Rusli tidak ditahan pada hari ini. Namun, diakui Johan, pihaknya belum mengetahui audit kerugian negara dari BPK terkait kasus Rusli. Terutama soal hutan di Pelalawan.

“Kalau tidak salah secara global pernah disampaikan dulu. Sekarang saya belum tahu sangkaan terhadap RZ ini berapa kerugiannya,” kata Johan.(tnc)




Pencanangan Milad ke-48 Kab Inhil, Ribuan Peserta Ikuti Gerak Jalan Jantung Sehat

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) -Ribuan peserta dari dinas dan instansi, BUMN, BUMD, utusan sekolah, perguruan tinggi, serta masyarakat Kabupaten Inhil mengikuti gerak jalan jantung sehat, Jum’at (7/6).

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Gajah Mada Tembilahan ini digelar dalam rangka pencanangan Milad ke-48 Kabupaten Inhil tahun 2013. Tampak hadir saat itu, Wakil Bupati, H Rosman Malomo, Ketua DPRD Inhil, HM Raus Walid, Unsur Muspida, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil, Hj Syafni Zuryanti Indra.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati, H Rosman Malomo bergarap agar kegiatan rutin tahunan ini tidak semata-mata berhenti pada acara seremonial belaka, tetapi diharapkan dapat lebih memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan, serta meneguhkan tekad pengadian untuk membangun Negeri ini menuju Indragiri Hilir Berjaya dan Gemilang tahun 2025.

“Seluruh muatan nilai yang terkandung dalam sejarah perjuangan berdirinya Kabupaten Inhil ini hendaknya senantiasa kita jadikan sumber inspirasi dan motivasi pembangunan, sebagaimana yang telah dipraktekkan oleh para pendahulu kita,” tutur Wabup.

dalam kesempatan itu Wabup juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus berupaya memperkokoh persatuan dan kesatuansejalan  dengan tema kegiatan, “Bersempena Milad ke-48 Kabupaten Inhil tahun 2013, mari kita perkokoh persatuan dan kesatuan untuk mensukseskan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Inhil tahun 2013”.

“Saya mengimbau, agar semua pihak turut berpartisipasi memeriahkan acara Milad Kabupaten Inhil ini, baik di lingkungan RT/RW, Desa dan Kelurahan maupun di kalangan pemuda, pelajar dan mahasiswa, dengan melakukan berbagai kegiatan positif, seperti kegiatan olahraga, seni budaya, sosial keagamaan dan lain-lain,” imbuhnya.

Dalam kegiatan gerak jalan jantung sehat tersebut, juga dimeriahkan dengan pengundian kupon dengan memperebutkan berbagai doorprize serta hadiah menarik lainnya yang bisa langsung didapatkan oleh para peserta.

Hadiah utama berupa sepeda motor jatuh ke tangan anggota Polres Kabupaten Inhil, yang diserahkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK
Kabupaten Inhil, Hj Syafni Zuryanti Indra.(dro/**)




7 Juni Pencanangan Milad Inhil ke 48

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Berdasarkan hasil rapat panitia beberapa hari lalu, pencangan Milad Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ke 48 akan dimulai tanggal 7 Juni 2013 mendatang di lapangan upacara Jalan Gajah Mada Tembilahan.

Pada kesempatan itu, seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) diwajibkan untuk karena pencanagan Milad disejalankan dengan Jalan Santai. “PNS kita wajibkan untuk hadir. Sebab, ini hari itu adalah hari yang bersejarah bagi kabupaten kita,”kata Kepala Bagian (Kabag) Tata Temerintahan (Tapem) Setdakab Inhil MJ Verman, saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati, Rabu (5/6) kemaren.

Kemudian lanjut mantan Camat Gaung itu, pada tanggal 11 sampai 14 Juni kalangan PNS dan karyawan lainya diwajibkan pula mengenakan pakaian kebanggan yakni busana Melayu. Karena Negeri Sri Gemilang adalah bagian dari Negeri Melayu.

Milad Inhil ke 48 tahun 2013 tetap akan diperingati dengan kegiatan yang lebih merakyat, pada inti melibatkan seluruh komponen masyarakat dengan harapan kegiatan itu dapat memberikan makna tersendiri dihati masyarakat Inhil.”Konsep Milad adalah mendapat tempat dihati masyarakat,”jelasnya.

Terkait berbagai perlombaan ada beberapa rencana perlombaan diantaranya kebersihan dilingkungan Perkantoran, Masjid, Sekolah dan lingkungan masyarakat. Serta Jalan Santai, dan  banyak lagi perlombaan yang berbasis kemasyarakatan.(dro/*1)