Pelanggan PLN Sungai Salak Kaget, Tagihan Listrik Melonjak Hingga Jutaan

imagesTembilahan (www.detikriau.org) – Puluhan pelanggan PLN Kelurahan Sungai Salak Kecamatan Tempuling mengeluh. Pasalnya, pembayaran rekening listrik dirumah mereka yang sebelumnya hanya hitungan puluhan ribu rupiah kini melonjak hingga jutaan.

Kanik, warga setempat mengaku selama ini pembayaran rekening listrik di rumah kontrakan miliknya tidak pernah melebihi angka Rp. 60 ribu perbulan. Untuk tagihan bulan agustus, pembayaran yang harus disetorkannya melonjak di atas Rp 1 juta.

“Bukan saya sendiri, setahu saya lebih dari 20-an pelanggan PLN mengalami nasib yang sama. Malahan abang saya yang biasanya beban listrik bulanan hanya Rp 100 ribuan, tagihan bulan agustus ini melonjak diatas Rp. 3 juta.” Ungkap Kanik sambil memperlihatkan tagihan rekening listrik rumah kontrakkannya bulan sebelumnya. Kamis (15/8)

Menurut Kanik, lonjakan beban pembayaran listrik yang sangat membikin pusing ini sudah disampaikannya kepada petugas PLN Rayon Tembilahan. Ia mengaku mendapatkan komfirmasi adanya kesalahan pencatatan. Hanya saja yang membuat dirinya tidak habis pikir, beban pembayaran listrik bulan agustus itu tetap dimintakan untuk dilunasi.

“Katanya kita tetap harus bayar. Caranya dengan cara dicicil setiap bulannya saat pembayaran listrik. Terus terang saya keberatan.” Keluh Kanik sambil mengatakan dalam waktu dekat ia dan puluhan pelanggan PLN Kelurahan Sungai Salak kembali akan mendatangi pihak PLN Rayon Tembilahan untuk mencarikan penyelesaian.

Terkait persoalan ini, manajer PLN Rayon Tembilahan, Budi Warman ketika dikomfirmasi melalui sambungan telepon selularnya mengatakan untuk persoalan ini masyarakat bisa langsung mendatangi kantor PLN di Tembilahan.

“Silahkan pelanggan untuk mengklarifikasi persoalan ini. Kalau memang pelanggan yang dirugikan cukup ramai, bisa melalui perwakilannya saja. komfirmasikan ke bagian penagihan, Zulfendri,” Jawab Budi Warman.(dro)




Pemkab Inhil Terus Upayakan Peningkatan SDM

Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan
Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) senantiasa mengupayakan agar seluruh kualitas Sumber Daya Masyarakat (SDM) warga di daerah ini baik dan memiliki daya saing yang mumpuni. Usaha itu diupayakan pemerintah dengan terus berupaya melengkapi berbagai fasilitas pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga ke perguruan tinggi. 

Pernyataan itu disampaikan Bupati Inhil dihadapan ratusan Kepala Desa saat pengukuhan kepengurusan Forum Komunikasi Kepala Desa dan Lurah se Kabupaten Indragiri Hilir beberapa waktu lalu bertempat di Gedung Tasik Gemilang Jalan Baharuddin Jusuf Tembilahan.

Menurut Bupati, dengan ketersediaan fasilitas pendidikan yang lengkap dan baik akan memudahkan untuk memberikan pembekalan ilmu bagi seluruh warganya.

“Keberadaan Universitas Islam Indragiri (UNISI) salah satu upaya kita untuk meningkatkan SDM warga daerah ini. Dengan keberadaan kampus yang sangat representative, para orang tua yang ingin melanjutkan pendidikan anak-anaknya ke perguruan tinggi akan menjadi mudah,” Kata Bupati.

Diceritakan Bupati, sebelum adanya Universitas di Bumi Srigemilang ini, untuk melanjutkan pendidikan anak-anak ke perguruan tinggi, orang tua haruslah rela mengorbankan biaya yang tidak sedikit. Akibatnya, tidak semua masyarakat akan mendapat kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Imbasnya, peningkatan SDM wargapun akan berjalan lamban.

“harapan kita tidak ada lain, seluruh fasilitas pendidikan yang kita bangun semata untuk anak negri ini. Manfaatkan sebaik-baiknya dan timbalah ilmu sebanyak-banyaknya agar kelak bisa memberikan pengabdian terbaik dalam rakngka membangun tanah kelahiran kita tercinta ini,” Pesan Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengatakan sudah cukup banyak wisudawan lulusan UNISI dari kalangan kepala Desa. Ia berharap hal ini dapat dijadikan pecut bagi kepala desa lainnya yang belum menyelesaikan pendidikan di jenjang S1.

Sebagai ujung tombak pemerintahan yang menjadi pengayom warganya, memiliki pendidikan yang baik dan ilmu tentunya akan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi seorang kepala desa untuk memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan warganya.

“Membangun daerah tidak bisa hanya dilakukan oleh seorang Bupati tetapi perlu kerjasama yang baik dan bantuan dari semua pihak terutama kepala desa yang menjadi motor penggerak ditingkat Desa.” Pungkas Bupati. (dro)




KPUD Inhil Belum Inventarisir Jumlah Kerusakan Surat Suara Pilgubri

detikriau.orgTembilahan (www.detikriau.org) – Hingga hari ini, dari total 540.041 surat suara pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, sejak tanggal 10/8/2013 proses penyortiran dan pelipatan surat suara, KPUD Inhil menemukan cukup banyak surat suara yang rusak. Namun total kerusakan surat suara secara keseluruhan belum di inventarisir.

“jumlah surat suara sebanyak total Daftar Pemilih Tetap (DPT) ditambah 2,5%. Dari proses penyortiran, dari 540.041 surat suara, kita menemukan cukup banyak yang rusak namun jumlah totalnya belum kita inventarisir,” Jawab Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi saat ditemui diruang kerjanya, rabu (14/8)

Kertas suara yang dianggap rusak itu seperti didapatinya surat suara yang sobek, ditemukannya bercak-bercak, gambar pasangan calon tidak tercetak serta beberapa hal lainnya. Setelah dilakukan inventarisisr, secepatnya akan dilaporkan untuk segera mendapatkan penggantian.

Pendahuluan pelipatan kertas suara pilgubri dikatakan Joni lebih disebabkan pertimbangan geografis Inhil yang cukup sulit untuk melakukan pendistribusian.

Surat suara sesuai ketentuan sudah harus sampai di PPK 10 hari sebelum hari H. di PPK, kotak suara dibuka dan kemudian dimasukkan kelengkapan lainnya dan kemudian baru didistribusikan ke PPS paling lambat 4 hari sebelum hari H. kemudian oleh petugas PPS ditingkat Desa kembali didistribusikan ke TPS, 1 hari sebelum hari pemungutan suara.

“Dengan kondisi geografis Inhil, proses pendistribusian ini yang membutuhkan cukup banyak waktu. Berbeda dengan daerah lain. Pendistribusian ke TPS relative lebih mudah dan tidak memerlukan waktu banyak. Makanya proses pelipatan surat suara sengaja kita percepat.” Pungkas Joni.

Surat suara pilgubri tiba di kantor kpu inhil sejak tanggal 8 agustus lalu berjumlah 540.041 lembar yang terbagi dalam 169 kotak. Untuk melakukan proses penyortiran dan pelipatan kertas suara, KPUD inhil mempekerjakan sebanyak 80 tenaga kerja kontrak.(dro)




Surat Suara Pilbup Inhil Miliki Kelebihan di Bandingkan Pilgubri

Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi
Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi

Tembilahan (www.detikriau.org) – Kertas suara pilkada Bupati dan Wakil Bupati Inhil menurut Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi memiliki kelebihan dibandingkan surat suara Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Riau. disamping memiliki tanda air, surat suara pilkada Inhil juga dilengkapi dengan hologram.

Disamping kelebihan itu, proses penanganan surat suara pilkada inhil juga relative lebih mudah dibandingkan penanganan surat suara pilgubri. Setelah tiba di KPUD, surat sura pilgubri masih dilakukan penyortiran dan proses pelipatan. Sedangkan surat suara pilbup inhil, proses pelipatan sudah dilakukan di percetakan.

“keharusan itu memang dibunyikan didalam kontrak penyediaan surat suara. Jadi setibanya di KPUD, seluruh surat suara sudah dalam keadaan terlipat.” Ujar Joni

Kerusakan surat suara, masih menurut Joni, diyakini juga akan lebih sedikit. Karena pemasangan hologram pada surat suara pilbup dilakukan satu persatu, perlembar surat suara yang seluruhnya dilakukan oleh pihak percetakan. Dalam proses ini, jika memang ada surat suara yang rusak tentunya lebih dahulu akan diketahui oleh pihak percetakan.

“insyallah surat suara pilbup Inhil akan kita terima besok ( kamis 15/8. Red). Sebagai pelaksana pemilu, kami akan bekerja maksimal dan professional agar pelaksanaan pesta rakyat ini dapat berjalan dengan sukses,” Yakini Joni. (dro)




Membangun Inhil Harus di Lakukan Secara Bersama – Sama

tampak Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan dikerumuni warga untuk mendapat kesempatan berjabat tangan dan bermaaf-maafan usai pelaksanaan sholat Idul Fitri 1434 H.
tampak Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan dikerumuni warga untuk mendapat kesempatan berjabat tangan dan bermaaf-maafan usai pelaksanaan sholat Idul Fitri 1434 H belum lama ini

Tembilahan (www.detikriau.org) – Seluruh warga Inhil menyandang tanggungjawab yang sama untuk membangun dan memajukan daerah. kewajiban itu bukan hanya untuk warga yang menetap di Inhil tetapi juga berlaku untuk warga Inhil yang berdomisili di daerah manapun.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan baru-baru ini. Menurut Bupati, dengan adanya rasa tanggungjawab yang sama tentunya untuk memajukan daerah ini akan semakin mudah.

“Siapapun punya kewajiban untuk membangun daerah. kapasitasnya tentu sesuai dengan peran dan kemampuan masing-masing. Jika rasa kebersamaan dan tanggungjawab ini dapat terjalin, membangun daerah tentu akan semakin mudah,” Ujar Bupati.

Kabupaten Indragiri Hilir merupakan milik seluruh warga Inhil dan harus kita bangun dengan baik agar dapat dipersembahkan bagi generasi mendatang.

Dengan adanya tanggungjawab secara bersama akan menimbulkan kerjasama yang baik. Antar individu tidak saling mengganggu tugas individu yang lainnya. Tanpa adanya sikap saling menggangu, peran dan fungsi masing-masing individu akan dapat dilaksanakan dengan lebih tenang dan baik pula.(dro/**)




Dua Motor Beradu Kambing, 3 Korban Terpaksa di Rawat

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sebuah kecelakaan hebat terjadi pada selasa (13/8) di TKP Parit Latif Desa Suhada Kecamatan Enok sekira pukul 13.00 Wib. Akibat kejadian ini, 2 unit kendaraan bermotor, Yamaha Vega BM 5215 GF dan Kanzen BM 2974 GK remuk.

Meski tidak ada korban jiwa, namun akibat kecelakaan tersebut pengendara motor Kanzen, Sitam (48) warga Desa Suhada mengalami luka berat pada bagian kepala sehingga harus dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan.

Sedangkan lawannya pengendara motor Yamaha Vega, Budiman (24) warga Desa Benteng kecamatan Reteh mengalami luka patah tulang pada bagian kaki sebelah kiri. Begitu juga Hasna (19) yang saat itu dibonceng dibelakang mengalami luka memar pada bagian mata. keduanya juga harus dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si melalui Paur Humas Ipda Warno Akman menjelaskan, kronologi kecelakaan adu kambing di TKP berawal ketika  motor Yamaha Vega berboncengan dengan temannya, bergerak dari arah Enok hendak menuju Jembatan Rumbai.

Sedangkan lawannya motor Kanzen, bergerak dari arah Rumbai bergerak menuju Desa Enok. Namun naas setelah sampai di TKP ternyata kedua kendaraan akhirnya bertabrakan hingga menyebabkan kedua pengendara mengalami luka serius.

“Akibat tabrakan hebat tersebut, pengendara Kanzen mengalami luka berat pada bagian kepala dan pengendara motor Vega mengalami luka patah tulang pada bagian kaki. Sedangkan satu lagi yang berada dibelakang mengalami luka memar pada bagian matanya,”ujar Ipda Warno Akman. Rabu (14/8)

Hingga saat ini, ketiga korban kecelekaan masih dalam perawatan intensif di RSUD Puri Husada Tembilahan. Kemudian untuk kasusnya terkait dengan peristiwa kecelakaan tersebut sudah ditangani secara serius oleh Sat Lantas Polres Inhil. (dro/*e)