Le Siap Dipidana Jika Janjinya Meleset

lurusPERAWANG- CALON Gubernur Riau Ir HM Lukman Edy M.Si. memastikan bahwa program-programnya yang terangkum dalam 4 Pilar bukan janji-janji politik, yang hanya semata dimaksudkan untuk meraih dukungan dalam ajang ajang Pilgub (Pemilihan Gubernur) Riau 2013. “Insya Allah, bila kelak terpilih, semua program itu akan kita jalankan,” katanya.

Bahkan, kata LE –begitu ia akrab disapa—saat blusukan di Pasar Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Selasa (20/8); ia menyatakan siap dituntut secara hukum bila kelak sesudah terpilih sebagai Gubernur Riau periode 2013-2018 bersama calon wakilnya, Suryadi Khusaini, tapi terbukti tidak menjalankan program-program yang sudah disebarkan secara luas ke tengah masyarakat itu.

“Silahkan dituntut secara hukum kalau kelak kami terbukti mungkir dari janji-janji,” katanya, ketika berdialog dengan masyarakat di Pasar Perawang. Selebaran yang telah disebarluaskan, yang antara lain memuat program-program pasangan yang akrab dipanggil dengan Lurus itu, menurut mantan menteri tersebut, bisa dijadikan bukti ke pengadilan kalau kelak ia mungkir dari janji-janji bila kelak menang di ajang Pilgub Riau 2013.

Dalam brosur dan selebaran yang dibagikan tim LE ke masyarakat, di antaranya terdapat Kartu Riau Sejahtera (KRS). “Ini bisa dijadikan pegangan,” sebut LE. Kalau kelak pasangan yang didukung PKB dan PDI Perjuangan itu terpilih, kartu tersebut bisa dijadikan sebagai pegangan untuk mendapatkan sejumlah fasilitas yang tertera di kartu itu, yang terangkum dalam program 4 Pilar.

Antara lain, bantuan dana Rp2 miliar/desa/tahun, pendidikan kesarjanaan gratis bagi semua anak Riau, kebun 2 hektar untuk masing-masing KK (kepala keluarga), dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Tentu saja fasilitas yang memungkinkan didapat oleh masyarakat Riau tergantung dengan kemampuan masing-masing,” tambah mantan menteri itu.

Kalau seandainya ada di antara anggota masyarakat yang telah memiliki kebun, menurut LE, praktis anggota masyarakat bersangkutan tidak diikutkan dalam program kebun untuk rakyat, yang direncanakan 2 hektar untuk masing-masing KK. “Ini program khusus bagi anggota masyarakat Riau yang sejauh ini belum memiliki kebun untuk dijadikan sebagai sumber ekonominya,” kata LE.

Tapi khusus program pendidikan kesarjanaan gratis, menurut LE, berlaku untuk semua anak Riau, baik dari keluarga berada maupun kurang mampu. Tapi diingatkan, dalam program ini dana pendidikan anak-anak tidak langsung diserahkan kepada orangtua, melainkan dilakukan melalui jalinan kerja sama antara Pemprov Riau dengan lembaga pendidikan tinggi yang akan menampung anak-anak Riau.

Begitu juga program peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, menurut LE, dimaksudkan untuk semua warga Riau. Caranya, dijelaskan LE, dengan mendekatkan pelayanan kesehatan berkualitas ke masyarakat. “Kita akan jadikan puskesmas-puskesmas yang ada sekarang menjadi puskesmas rawat inap, sehingga masyarakat tak perlu ke ibukota provinsi atau kabupaten untuk mendapatkan jenis-jenis pelayanan kesehatan tertentu,” katanya.

Sementara program bantuan dana Rp2 miliar/desa/tahun, urai LE, dimaksudkan untuk lebih memberdayakan aparat dan masyarakat desa. “Jangan karena persoalan sepele, seperti jalan desa berlubang, aparat desa harus mengadu melalui proposal ke unit pemerintahan tertinggi untuk mendapat perbaikan,” katanya. “Itu pun belum tentu akan ditangani segera oleh unit pemerintahan yang lebih tinggi,” ia menambahkan.

Dengan ketersediaan anggaran Rp2 miliar/desa/tahun, dikatakan LE, diyakini aparat dan masyarakat desa akan leluasa menyusun program-program untuk kepentingan desa dan masyarakat, termasuk untuk membantu anggota masyarakat yang masih tergolong keluarga miskin. “Agar program ini berjalan sesuai yang diharapkan, kita akan menurunkan PNS (pegawai negeri sipil) untuk masing-masing desa,” ujarnya.

Caranya, menurut LE, kartu yang terselip di brosur yang dibagikan kepada masyarakat, kalau kelak pasangan itu terpilih ditukarkan dengan kartu sebenarnya berbentuk ATM melalui kantor-kantor kepala desa. “Bila kelak Bapak dan Ibu memiliki KRS tersebut, maka Bapak dan Ibu berhak atas sejumlah fasilitas yang disediakan, sesuai dengan kondisi masing-masing anggota masyarakat,” jelasnya.(rls)




Jadwal Kampanye Pasangan Calon Gubri dan Bupati Inhil

Tembilahan (www.detikriau.org) – KPUD Inhil sudah menetapkan jadwal pelaksanaan kampanye bagi masing-masing pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil serta pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau periode 2013-2018. Masa kampanye yang terhitung sejak tanggal 19 hingga 31 Agustus 2013 ini dibagi dalam 4 zona.
“Sebagaimana yang disampaikan sebelumnya, dalam masa kampanye selama 13 hari itu, untuk diberi aktu 4 hari dan berikutnya masing –masing hanya 3 hari,”Terang Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi
Untuk tahap pertama, pilkada Inhil, dijelaskan Joni, pasangan dengan nomor urut 1, Warohman mendapat giliran kampanye selama 4 hari pertama ( tanggal 19 – 22 Agustus) di Zona 1. Pasangan nomor urut 2, Cerdas di Zona 2, Pasangan Nomor urut 3, Sumbawa di Zona 3 dan Pasangan Nomor ururt 4, Dinamis di Zona 4.
Untuk 3 hari berikutnya, terhitung tanggal 23 – 25 Agustus, Pasangan Cerdas di Zona 1, Sumbawa di Zona 2, Dinamis Zona 3 dan Warohmah di Zona 4.
Tanggal 26 – 28 Agustus, Pasangan Sumbawa di Zona 1, Dinamis Zona 2, Warohmah Zona 3 dan Cerdas di Zona 4.
Tanggal 29 – 31 Agustus, Pasangan Dinamis di Zona 1, Warohmah di zona 2, Cerdas di Zona 3 dan Sumbawa di Zona 4.
“Sedangkan untuk kampanye pasangan calon Gubernur, kampanye tidak dibagi menurut Zona seperti kampanye calon pasangan Bupati tetapi pembagiannya berdasarkan waktu,” Ujarnya lagi
Secara rinci dijelaskannya, pasangan calon Gubri nomor urut 2, H Annas Maamun dan H Arsyadjuliandi Racman mendapatkan kesempatan kampanye putaran pertama terhitung sejak tanggal 19 – 21 Agustus. Pasangan nomor urut 3, H Lukman Edy dan H Suryadi Khusaini tanggal 22 – 23 Agustus. Pasangan nomor urut 4, H Achmad dan H Masrul Kasmy tanggal 25-26 Agustus. Pasangan Nomor Urut 5, H Jon Erizal dan HR Mambang Mit tanggal 27 – 28 Agustus.
Sedangkan pasangan calon Gubernur Riau dengan Nomor Urut 1, H Herman Abdullah dan H Agus Widayat mendapatkan jatah waktu terakhir yaitu tanggal 29 – 30 Agustus.
“Pihak kita hanya membagi waktu berdasarkan wilayah. Namun dimana titik pelaksanaan kampanye ditentukan oleh masing-masing tim pasangan,” Pungkas Joni.
Zona satu terdiri dari Kecamatan Tembilahan, Tembilahan Hulu, Tempuling, Kempas dan Batang Tuaka.  Zona dua meliputi Kecamatan Gaung Anak Serja (GAS), Kuala Indragiri (Kuindra), Tanah Merah dan Concong. Zona Tiga mencakup Kecamatan Enok, Reteh, Sungai batang, Keritang dan Kemuning. Sedangkan Zona empat meliputi wilayah Kecamatan Mandah, Pelangiran, Teluk Belelngkong, Pulau Burung dan Kateman.(dro)




KPUD INHIL MULAI DISTRIBUSIKAN KOTAK SUARA KE KECAMATAN

Tembilahan (www.detikriau.org) — KPUD Inhil mulai mendistribusikan kotak suara, gembok dan formulir C6 untuk undangan pemilih ke berbagai daerah  Kecamatan di Kabupaten Inhil. Pendistribusian sebagian logistik pilgubri dan pilbup inhil tersebut ada yang melalui jalur darat dan ada yang melalui jalur perairan.

“Kecamatan yang sudah kita distribusikan sebagian logistik keperluan Pilgubri dan Pilbup Inhil melalui jalur perairan yakni Kecamatan bagian Utara Kab Inhil, seperti Mandah, Teluk Belengkong, Pelangiran, Kateman dan Pulau Burung.” Kata Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi melalui Sekretarisnya, Hamsani, Selasa (21/8)

Sementara untuk wilayah bagian selatan Inhil yang pendistribusian juga dilakukan melalui perairan seperti Kuala Enok, Tanah Merah, Sungai Batang dan Reteh. Sedangkan untuk Kecamatan Keritang dan Kemuning dilakukan melalui jalur darat.

Pendistribusian sebagian logistik untuk keperluan pilgubri dan pilbup inhil tersebut di kawal satu orang petugas kepolisian resort inhil dan satu orang staf kpud inhil. (dro/*z)




66 Brimob Polda Kepri, Back Up Pengamanan Pilkada

brimobtembilahan (www.detikriau.org) – 66 orang satuan Brimob Polda Kepulauan Riau (Kepri) siap membantu memberikan pengaman pelaksanaan Pilgubri dan Pilkada Inhil yang berlangsung secara serentak pada 4 september mendatang. Bantuan ini untuk memperkuat dukungan pengamanan dalam mengantisipasi timbulnya gesekan antar calon pendukung.

Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan,SIK.,M.Si mengatakan bahwa ke 66 anggota satuan Brimob Polda Kepri tersebut nantinya bersama-sama bersinergi dengan anggota polisi resort inhil untuk melakukan pengaman pilgubri dan pilbup Inhil.

‘Sat Brimob kepri akan kita stanbykan hingga pleno penetapan pilkada nantinya. Mereka akan kita operasionalkan secara sinergi untuk melakukan patrol pengamanan di dalam kota Tembilahan.”Kata Kapolres

Namun penugasan ini kata Kapolres tergantung dengan kondisi dilapangan. Jika memang nantinya ada eskalasi gejolak meningkat di wilayah Kecamatan, anggota sat Brimob tersebut akan diperbantukan.

Sementara itu, Iptu M Irfan, Danki Sat Brimob Kepri mengatakan saat ini anggotanya standby untuk menunggu arahan dan perintah dari Polres Inhil, “Untuk lebih mengenal wilayah, sekali-kali anggota kita melakukan patrol di Kota Tembilahan,” Ujarnya.

Kedatangan awal anggota polisi satuan Brimobda Kepri ke Kabupaten Indragiri Hilir berjumlah 100 orang melalui angkutan jalur perairan pada tangal 18 agustus siang lalu dengan dipimpin 2 perwira. Kini sebanyak 34 orang anggota sat brimobda kepri beserta satu perwiranya di kirim ke kabupaten indragiri hulu untuk membantu polres inhu dalam mengantisipasi pengamanan pilgubri di kabupaten inhu. (dro/*z)




Galeri Foto Rapat Paripurna Istimewa Penyampaian Visi Misi Calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil Periode 2013-2018

Anggota kepolisian resort Inhil melakukan pengawalan keamanan jalannya rapat paripurna istimewa
Anggota kepolisian resort Inhil melakukan pengawalan keamanan jalannya rapat paripurna istimewa

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Inhil, Masdar terlihat berbincang akrab dengan salah seorang anggota DPRD Inhil menjelang digelarnya rapat paripurna istimewa
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Inhil, Masdar terlihat berbincang akrab dengan salah seorang anggota DPRD Inhil menjelang digelarnya rapat paripurna istimewa

Suasana lantai dua gedung DPRD Inhil menjelang pelaksanaan rapat paripurna  istimewa
Suasana lantai dua gedung DPRD Inhil menjelang pelaksanaan rapat paripurna istimewa

dari kiri. Sekdakab Inhil, H Alimuddin, Ketua DPRD, HM Raus Walid, Wakil Ketua, Jubair Malomo dan Dani M Nursalam saat memimpin jalannya rapat paripurna istimewa
dari kiri. Sekdakab Inhil, H Alimuddin, Ketua DPRD, HM Raus Walid, Wakil Ketua, Jubair Malomo dan Dani M Nursalam saat memimpin jalannya rapat paripurna istimewa

Sekwan DPRD Inhil, Masdar
Sekwan DPRD Inhil, Masdar

Empat pasangan Calon Bupati Inhil
Empat pasangan Calon Bupati Inhil

dari kiri, Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi dan dua orang anggota ikut menyaksikan jalannya rapat paripurna istimewa penyampaian Visi Misi calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil
dari kiri, Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi dan dua orang anggota ikut menyaksikan jalannya rapat paripurna istimewa penyampaian Visi Misi calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil

Unsur Forkopinda Inhil ikut menyaksikan jalannya penyampaian Visi Misi Calon Bupati Inhil periode 2013 - 2018 diruang paripurna gedung DPRD Inhil
Unsur Forkopinda Inhil ikut menyaksikan jalannya penyampaian Visi Misi Calon Bupati Inhil periode 2013 – 2018 diruang paripurna gedung DPRD Inhil

salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati saat penyampaian Visi Misi
salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati saat penyampaian Visi Misi

Seluruh peserta rapat paripurna istimewa mengumandangkan lagu indonesia raya menjelang dilaksanakannya rapat paripurna istimewa
Seluruh peserta rapat paripurna istimewa mengumandangkan lagu indonesia raya menjelang dilaksanakannya rapat paripurna istimewa

Suasana sidang paripurna istimewa penyampaian Visi Misi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil
Suasana sidang paripurna istimewa penyampaian Visi Misi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil




Pemkab Inhil Serahkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Simpang Gaung

Dari kiri. asisten II, Encik Kamal, Camat Gaung, Nursal, Kepala Kesbang, Sirajuddin dan Ketua DPRD Inhil, H Raus Walid saat meninjau secara langsung ke lokasi kebakaran
Dari kiri. asisten II, Encik Kamal, Camat Gaung, Nursal, Kepala Kesbang, Sirajuddin dan Ketua DPRD Inhil, H Raus Walid saat meninjau secara langsung ke lokasi kebakaran

Tembilahan (www.detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Indragiri menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di desa simpang gaung Kecamatan gaung pada Ahad (18/8) dinihari kemaren. Bantuan ini diserahkan Bupati Inhil, H Indra M Adnan yang diwakili oleh PJS Asisten II Setdakab Inhil, H Encik Kamal, senin (19/8)

“Musibah kebakaran ini merupakan cobaan dari Allah SWT. Hendaknya kita tetap tawakal dan ikhlas menerimanya. Semoga dengan musibah ini keimanan dan ketakwaan kita kepada Sang Pencipta menjadi lebih baik”, Nasehat Encik Kamal.

Disamping bantuan dari pemerintah, bantuan juga berdatangan dari semua pihak. Hal ini tentunya bentuk rasa simpati dan upaya untuk ikut meringankan beban yang dialami korban. Encik Kamal memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah beringan tangan dengan iklas memberikan pertolongan kepada saudaranya yang kini sedang mengalami kesusahan ini.

Bantuan yang diserahkan Pemkab Inhil melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kabupaten Indragiri Hilir berupa kebutuhan-kebutuhan pokok seperti Beras, Mie Instan, Gula dan beberapa kebutuhan sandang. Turut menyerahkan bantuan dalam kesempatan ini PMI Kab. Inhil.

Untuk sementara, warga yang menjadi korban di musibah kebakaran ini diungsikan di SDN 008 Kecamatan Gaung. (dro)