Bupati Inhil, H Indra M Adnan tampak berbincang akrab dengan Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan dan Ketua DPRD Inhil, H Raus Walid menjelang pelaksanaan upacara pengibaran bendera 17 agustus 2013
Tembilahan (www.detikriau.org) – Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan meminta kepada seluruh warganya untuk tetap mewaspadai penyebab yang dapat menimbulkan kebakaran. Hal ini dipandang perlu mengingat sebahagian besar perumahan penduduk di Kabupaten ini masih berbahan kayu dan mudah terbakar.
Himbauan ini disampaikan Bupati baru-baru ini menyikapi terjadinya musibah kebakaran yang meluluhlantakkan ratusan pemukiman penduduk dan menelan empat korban jiwa di Desa Simpang Gaung Kecamatan Gaung.
Salah satu pemicu terjadinya kebakaran yang harus diperhatikan disampaikan Bupati seperti kebiasaan penduduk memasang instalasi listrik secara serampangan termasuk penggunaan material yang tidak sesuai standar.
“Akibat penggunaan material yang tidak sesuai standard dan instalasi serampangan tentunya akan rawan terjadinya konsleting. Percikan api yang timbul, ditambah bahan bangunan yang terbuat dari kayu tentunya akan sangat mudah terjadinya kebakaran. Ini salah satu pemicu kebakaran yang harus menjadi perhatian,” Ingatkan Bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan pernyataan rasa prihatin atas musibah yang dialami warganya. Pemerintah dikatakan Bupati tentunya tetap memberikan bantuan, namun hanya bersifat meringakan beban yang diderita korban kebakaran bukanlah mengganti seluruh kerugian yang timbul.
Bupati berharap para korban dapat lebih tabah menerima cobaan yang diberikan Tuhan. Tidak ada seorangpun yang menginkan untuk mendapatkan musibah tetapi jika musibah itu datang, tidak seorangpun juga ada yang mampu untuk menolak.
“Semoga apa yang dialami ini dapat menjadi pembelajaran bagi kita untuk lebih berhati-hati kedepannya. Yang terpenting kita haruslan ingat bahwa Tuhan tidak akan memberikan cobaan diluar kemampuan umatnya. Dibalik kesusahan insyaallah akan ada pertolongan Allah.” Wejangan Bupati.(dro)
Kampanye Hari Terakhir di Zona I pasangan Cerdas di Sambut Ribuan Massa
H Edy Syafwannur beramah tamah dengan salah seorang pedagang saat mengunjungi pasar kayu jati kec tembilahan hulu
Tembilahan (www.detikriau.org) – Kampanye hari terakhir Zona satu, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018, H Edy Syafwannur dan H Agussalim dapatkan sambutan hangat massa pendukungnya.
Didampingi tim pemenangannya, dengan berkendaraan roda dua, kedua pasangan calon pemimpin Inhil berjargon CERDAS ini sengaja menemui para pedagang pasar. Usainya, ribuan massa pendukung bergerak ke Jalan Swarna Bumi dan Calon Bupati Inhil pasangan Cerdas membuka kegiatan lomba burung berkicau.(**)
Komvoi ribuan massa pendukung pasangan CERDAS berpawai keliling kota Tembilahan
Komvoi ribuan massa pendukung pasangan CERDAS berpawai keliling kota Tembilahan
H Edy Syafwannur beramah tamah dengan pedagang pakaian di pasar kayu Jati Kec Tembilahan Hulu
Calon Bupati Inhil pasangan CERDAS, H Edy Syafwannur mengenakan kaos CERDAS kepasa salah seorang pedagang pasar
Calon Wakil Bupati Inhil pasangan CERDAS, H Agussalim menyalami salah seorang pedagang pasar
Tembilahan (www.detikriau.org) – Dalam sepekan masa pelaksanaan kampanye yang dilakukan masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018 mendapatkan sambutan yang cukup meriah dari warga masyarakat hampir disetiap daerah yang dikunjungi.
Pasangan nomor urut 1, HM Wardan dan H Rosman Malomo dengan jargon Warohmah, yang mendapat giliran pertama berkampanye di Zona 1 lebih memilih berkampanye blusukan kepasar-pasar setiap daerahyang dikunjungi.
Hari pertama masa kampanye wilayah zona 1 yang meliputi 5 kecamatan, pasangan Warohmah mengunjungi pasar di Kelurahan Sungai Salak, Kecamatan Tempuling. Kemudian hari kedua, pasangan ini melanjutkan aksi blusukan ke beberapa pasar, seperti pasar pagi dan pasar trapung Kota Tembilahan. Demikian pula dengan hari ketiga, pasar Parit 11 dan pasar Kayu Jati Tembilahan Hulu.
“Sesuai dengan jadwal, untuk zona 1 kami sudah menyelesaikan tahapan kampanye dengan lancar dan aman,”kata Ketua tim pemenangan pasangan Warohmah, H Maryanto.
Calon Bupati pasangan Warohmah, Wardan diiringi massa saat melakukan kampanye di Tembilahan
Pasangan Cabup/Cawabup Inhil berjargon Cerdas mendapatkan jabat tangan akrab dari pedagang pasar
Calon Bupati Inhil pasangan Sumbawa, H Syamsudin Uti dalam sebuah kegiatan kampanye
Calon Wakil Bupati pasangan Dinamis, H. said Ismail melakukan blusukan di pasar benteng
Adapun beberapa titik yang menjadi tempat blusukan pasangan yang diusung Partai Golkar, PDI-P, PAN dan PKS ini di pada Kamis pagi kemarin, yakni Rumbai Jaya, Sungai Gantang, Sungai Ara, Desa Harapan Tani, Kelurahan Kempas dan Kelurahan Pekan Tua Kecamatan Kempas.
Pasangan cabup Inhil dengan nomor urut 2, H Edy Syafwannur dan H Agussalim dengan jargon CERDAS yang mendapatkan kesempatan pertama melakukan kampanye di Zona 2, dalam setiap kegiatan kampanye mendapatkan sambutan yang dinilai paling meriah. Ribuan masyarakat selalu terlihat antusias mengikuti kampanye pasangan ini.
Disamping bertatap langsung dengan warga di berbagai pasar disetiap daerah yang dikunjungi, pasangan yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Hanura ini juga menyempatkan diri untuk menyambangi masyarakat secara langsung dari rumah ke rumah, menghadiri event berbagai perlombaan serta juga menyempatkan untuk melakukan kegiatan halal bil halal dengan masyarakat inhil.
Beberapa daerah yang dikunjungi pasangan CERDAS seperti Desa Air Bagi dan Desa Kampung Baru, Kecamatan Concong. Halal bi halal ke Kelurahan Kuala Enok dan Desa Sungai Laut, Kecamatan Tanah Merah, Kemudian Desa Belantak Raya, Kecamatan Gaung dan Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) dan Rumbai Jaya, Kecamatan Kempas,
Konsep pembanguna Inhil dikatakan pasangan Ceradas dalam visi misinya harus jelas dan perlu pemikiran yang matang sehingga bisa menatap masa depan Negeri Sri Gemilang menjadi lebih baik. Dengan kerja sama seluruh komponen masyarakat, dijelaskanya maka visi misi bukan mustahi.
“Apa yang menjadi program-program strategis kita didalam visi misi akan bisa tercapai yakni Inhil yang mandiri, berprestasi, madani dan sejahtera berjaya dan gelang 2025,” kata H Edy Syafwannur dalam orasinya saat melakukan kampanye terbuka.
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil dengan nomor urut 3, H Syamsuddin Uti dan H Muslimin dengan jargon Sumbawa yang mendapatkan kesempatan pertama berkampanye di Zona 3, juga mendapat sambutan masyarakat.
Beberapa daerah yang dikunjungi pasangan ini yakni, Desa Benteng dan Desa Pasenggerahan Kecamatan Sungai Batang, Kecamatan Enok dan Desa Lintas Utara, Desa Suhada dan Desa Sungai Rukan Kecamatan Keritang. Kemudian Desa Sanglar Lama dan Desa Sanglar Baru, Kecamatan Reteh, Desa Kembang Mekar Sari, Kecamatan Keritang. Desa Sungai Undan, Kecamatan Tanah Merah
Didepan para pendukung dan simpatisanya pasangan yang diusung Partai Demokrat dan Partai Bintang Reformasi (PBR) ini memohon do’a restu dan dukungan untuk menuju menjadi Bupati Inhill yang berpasangan dengan H Muslimin. “Dengan do’a dan dukungan yang bapak berikan saya yakin, kita bisa membawa Inhil kearah yang lebih baik kedepanya,” ajak Syamsudin Uti.
Dengan lantang pasangan yang berjuluk Sumbawa ini memaparkan visi misi dan program-program andalanya. Seperti kucuran dana 1 Milyar per desa dan 1 eskavator per kecamatan. “Untuk apa kita punya APBD besar kalau tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kita secara umum. Saya yakin dana 1 Milyar bisa membebaskan masyarakat dari kemiskinan dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” kata Syamsuddin Uti.
Pasangan nomor urut 4, H Zainal Abidin dan H Said Ismail dengan jargon Dinamis yang mendapatkan kesempatan pertama berkampanye di Zona 4, juga cukp mendapatkan sambutan masyarakat.
Di Kota Guntung Kecamatan kateman, pasangan ini melakukan aksi konvoi menggunakan kendaraan roda dua mengelilingi Kota. Kemudian juga berkampanye di Kecamatan Sungai Batang dan Kecamatan Reteh, Teluk Belengkong.
Pasangan yang diusung oleh beberapa partai gurem ini memiliki beberapa program jitu untuk mensejahterakan masyarakat Negeri Seribu Jembatan. Diantaranya akan menjadikan Inhil sebagai pusat pertanian terpadu. Lahirnya program itu menurut mereka mengingat produk domestik regional bruto (PDRB) secara umum didominasi oleh sektor pertanian.
“Memberdayakan masyarakat petani terhadap akses input produksi dan pasar. Lalu membangun pemerintahaan yang bersih dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik yang merata dan mudah diakses,” ungkap Calon Wakil Bupati Inhil, Said Ismail.
Empat turunan dari ke 4 misi itu, lanjut Said akan menjadi program prioritas pasangan Dimamis kalau terpilih menjadi pemimpin selama lima tahun kedepan. Selain program satu desa satu excavator untuk pengembangan sektor pertanian dan insftrastruktur jalan produksi pertanian, penyusunan rencana tata ruang master plan detail enginering (DED) kawasan pertanian juga merupakan program unggulan. (dro)
Sekda : Isi Kemerdekaaan Dengan Perbuatan Positif
Tembilahan (www.detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Indragiri Hilir (Kab Inhil) meminta kepada seluruh warga untuk dapat mengisi kemerdekaan dengan tindakan-tindakan positif sesuai dengan bidang pekerjaan yang ditekuni masing-masing.
Dibulan peringatan perayaan atas syukuran bebasnya Bangsa Indonesia dari belenggu penjajah yang dirayakan setiap tahunnya ini hendaknya dapat menjadi moment untuk kembali melakukan evaluasi dan intropeksi atas segala apa yang telah diperbuat selama jangka waktu tahun sebelumnya. Jika dinilai masih terdapat berbagai kekurangan, kedepannya kiranya dapat dilakukan berbagai perbaikan.
“Upaya perbaikan secara individu ini tentunya sesuai dengan profesi masing-masing, baik kalangan PNS, Pelajar, kaum pekerja, masyarakat dan berbagai profesi lainnya. Semua ini tentunya menjadi wujud syukur kita atas rahmat kemerdekaan yang selama 68 tahun terus kita peringati,” Pesan Sekda baru-baru ini
Moment perayaan kemerdekaan RI ini juga menurut Sekda tentunya menjadi moment yang paling tepat untuk kembali mengenang jasa-jasa para pahlawan Negara. Semangat para pejuang yang rela mengorbankan harta bahkan nyawa untuk menebus kebebasan yang hari ini dinikmati Bangsa ini patutlah diberikan penghargaan yang tinggi dalam bentuk memberikan pengabdian terbaik demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, Bangsa dan Negara.
“68 tahun kemerdekaan RI, kini Kabupaten Inhil terus berbenah. Berbagai pembangunan telah kita perbuat dalam rangka mencapai kesejahteraan masyarakat. Berbagai pengabdian terbaik sudah dipersembahkan warga daerah ini. Namun sekali lagi, tentunya tidaklah semua bisa sempurna. Masih banyak kelemahan-kelemahan yang harus kita benahi dengan penuh semangat dan pantang menyerah.” Pungkas Sekda. (dro)
Rayakan HUT RI Ke 68 dan HUT Ke 56 Prov Riau, Pelajar Inhil Ikuti Lomba Permainan Rakyat
Tembilahan (www.detikriau.org) — Sempena dengan semarak perayaan hut kemerdekaan ri ke 68 dan hut riau ke 56, kalangan pelajar inhil turut memeriahkan dengan mengikuti perlombaan permainan rakyat. Perlombaan yang dilaksankan di halaman gedung tasik gemilang, jalan Baharuddin Jusuf tembilahan ini diikuti oleh kalangan pelajar di inhil.
Ratusan pelajar ini merupakan utusan dari pelajar setingkat sd, smp dan sma dari kecamatan tembilahan dan tembilahan hulu. Tampak dengan semangat generasi penerus bangsa ini mengikuti setiap perlombaan permainan rakyat yang di gelar oleh pihak panitia hut ri dan hut riau pemkab inhil.
Perlombaan yang di ikuti kalangan pelajar tersebut diantaranya berupa pacu gigit sendok kelereng, pacu goni dan lomba joget. Usman, ketua bidang perlombaan permainan rakyat mengatakan perlombaan permaianan rakyat yang diikuti kalangan pelajar tersebut dalam rangka menyemarakkan peringatan hut kemerdekaan ri ke 68 dan hut provinsi riau ke 56.
“Berbagai perlombaan permainan rakyat ini tentunya dalam rangka ikut memeriahkan syukuran perayaan HUT RI Ke 68 dan HUT Riau Ke 56. Nantinya, masing-masing pemenang tentunya akan diberikan hadiah termasuk uang pembinaan,” Ujar Usman
Sementara itu, Said Imbiyari salah seorang guru smp di tembilahan mengatakan bahwa perlombaan permainan rakyat yang di gelar tersebut sangat memberi semangat dan motivasi kepada anak-anak khususnya kalangan pelajar. “Kita berharap kegiatan perlombaan seperti ini khususnya pemainan-permaian rakyat tidak pernah lekang dan hilang di telan waktu.” Harapnya.
Pantauan, kemeriahan suasana perlombaan permainan rakyat yang di ikuti kalangan
pelajar inhil tersebut tampak bertambah heboh dan ceria ketika kalangan pelajar sd, smp dan sma beserta guru dan panitia melakukan lomba joget bersama ala caesar dan lomba joget ala goyang bang jali dan bang toyib.(dro/*z)
Pemberian Izin PT KMK dinilai Dewan Tindakan Penzaliman Bagi Masyarakat
TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Komisi II DPRD Inhil kembali memberikan pernyataan pedas terhadap pemerintah Kabupaten Inhil terkait izin yang diberikan kepada keberadaan perusahaan PT Krisna Mustika Kencana yang melakukan eksploitasi terhadap lahan masyarakat. Pemerintah Daerah Melalui intansi yang mengeluarkan izin perusahaan tersebut tanpa mengkaji lebih jauh dampaknya, dinilai telah melakukan penzaliman kepada masyarakat.
Seperti yang disampaikan salah seorang anggota Komisi II DPRD Inhil, Irwandi. Pihaknya menilai dengan dikeluarkannya izin perusahaan tanpa kesepakatan masyarakat sebagai pemilik lahan sah sama saja dengan mencuri hak penuh masyarakat terhadap lahan tersebut.
“Semua ini harus dipertanggung jawabkan oleh Pemerintah, pemerintah dalam hal ini badan perizinan sama saja telah melakukan penzaliman kepada masyarakat pemilik lahan yang memiliki hak penuh terhadap lahan tersebut,” ungkap Irwandi yang ditemui di ruangan kerjanya kemaren.
Irwandi juga mengecam sikap intimidasi aparat kepemeritahan setempat seperti Camat dan Kepala Desa yang diduga melakuan intimidasi kepada masyarakat pemilik lahan. Menurutnya sebagai pengayom masyarakat perdesaan pemerintah setempat harusnya dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
“ Jika pemerintah yang seharusnya melindungi masyarakat dari berbagai bentuk penindasan tidak lagi memerhatikan hak-hak masyarakat, dimana sikap kepamongan perintah itu sendiri,” Sebutnya.
Irwandi menjelaskan, pola bagi hasil yang ditawarkan pihak perusahaan nantinya akan menjeba masyarakat dan membuat masyarakat semakin terpojok dilahan mereka sendiri.
“Jika ini dibiarkan, maka kita lihat saja beberapa tahun kedepan, masyarakat akan menjadi gelandangan atau bahkan terusir dari tanah mereka sendiri,” sebutnya.
Untuk itu dia dan anggota komisi II lainya bertekad akan terus mengawal jalannya penanganan permasalahan tersebut, pihaknya berharap tidak ada lagi kerugian yang harus dirasakan masyarakat apa lagi harus sampai kehilangan lahan mereka yang telah dimiliki secara turun temurun.(dro/*r)