Syamsuddin Uti Calon Bupati Inhil Terkaya, Wardan Termiskin

lhkpnTembilahan (www.detikriau.org) –Syamsuddin Uti tercatat sebagai Calon Bupati Inhil periode 2013-2018 yang memiliki harta kekayaan terbanyak dibandingkan 3 calon Bupati lainnya sedangkan untuk Calon Wakil Bupati, record kekayaan terbanyak dipegang oleh H Rosman Malomo.

Secara keseluruhan, laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan KPU Inhil, Calon Bupati pasangan berjargon Sumbawa, H Syamsuddin Uti memiliki kekayaan sebesar 11,7 Milyar dengan Hutang Kartu kredit sebesar Rp 16 juta disusul oleh Calon Bupati berjargon Dinamis, Zainal Abidin dengan harta kekayaan sebesar Rp 3,5 Milyar plus 6.800 US Dolar. Kemudian Calon Bupati berjargon Cerdas, H Edy Syafwannur dengan Harta kekayaan sebesar Rp. 3 Milyar plus 7.300 US Dolar.

“Berdasarkan LHKPN, calon Bupati yang memiliki harta kekayaan terkecil adalah HM Wardan dengan harta kekayaan hanya sebesar Rp 983 juta.” Ujar Ketua KPU Inhil melalui Ketua Pokja Pendaftaran, Herdian Asmi, senin (2/9)

Ditambahkannya, untuk calon Wakil Bupati, kekayaan terbanyak dipegang oleh H Rosman Malomo. Calon Wakil Bupati pasangan berjargon Warohmah ini memiliki harta kekayaan sejumlah Rp 2,6 Milyar. Ditempat kedua dipegang oleh calon Wakil Bupati pasangan Cerdas, H Agussalim juga dengan jumlah harta kekayaan sebesar Rp 2,6 Milyar namun dengan catatan hutang senilai Rp 100 juta. Kemudian disusul oleh calon Wakil Bupati dari pasangan Sumbawa dengan catatan harta kekayaan sebesar Rp 1,3 Milyar namun dengan catatan jumlah hutang sebesar Rp 913 juta.

“Untuk kandidat calon Wakil Bupati pasangan Dinamis, H Said Ismail sampai hari ini belum ada laporan karena terjadinya kesalahan pengisian formulir,” rinci Herdian.

Menurut Herdian, penyerahan LHKPN itu merupakan salah satu syarat bagi seorang calon untuk maju pada pemilihan bupati dan wakil bupati Inhil dan itu harus ada. Sedangkan kewenagan untuk melakukan verifikasinya atas hal itu berada pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “KPU Inhil hanya sebatas menerima hasil verifikasi itu,” pungkasnya. (dro)




Fokus Ornop Inhil Desak Kejaksaan Tuntaskan Dugaan Korupsi Panwaslu

korupsiTEMBILAHAN  (www.detikriau.org) –Sekjend Forum Komunikasi Organisasi Non Pemerintah (Fokus Ornop) Kabupaten Indragiri Hilir, Indra Gunawan meminta pihak Kejaksaan Negeri Tembilahan untuk menuntaskan dugaan korupsi dana Panwaslu Kabupaten Indragiri Hilir tahun anggaran 2008 yang lalu. Sebab dugaan korupsi dana Panwaslu tersebut dinilai sudah mengendap sekian lama.

“Kita mendesak pihak Kejaksaan Negeri Tembilahan untuk secepatnya menuntaskan kasus dugaan korupsi dana Panwaslu tersebut. Apalagi sejauh ini pihak Kejaksaan sudah sering menjanjikan untuk segera memproses tapi kenyataan hingga sekarang janji tersebut belum juga terealisasi,” ujarnya. Senin (2/9)

Padahal menurut Indra, saat ini masyarakat terus memantau upaya penegakan hukum oleh pihak terkait. Jangan sampai nanti akibat  lambannya proses hukum, menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat terhadap keseriusan pihak Kejaksaan akan upaya pemberantasan korupsi sesuai dengan UU yang berlaku. “Jangan janji yang diucapkan hanyalah pepesan kosong belaka,” ujarnya.

Sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Tembilahan, Ferziansyah Sesunan melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Hendri Antoro, dalam sebuah kesempatan kepada wartawan mengungkapkan dugaan korupsi dana Panwaslu adalah sebuah PR yang mesti dituntaskan. pihaknya sudah koordinasi dengan Bawaslu dan Panwaslu Riau. Hal ini dikarenakan pihaknya ‘kesulitan’ mengumpulkan barang bukti berupa dokumen surat-surat Panwaslu Inhil saat Pilkada Inhil 5 tahun yang lalu.

“Saat ini Panwaslu Inhil tersebut sudah bubar, karena memang mereka bertugas hanya saat Pilkada saja. Tambahan pula saat itu mereka berkantor menumpang di gedung PMI Inhil, sehingga kami harus bekerja ekstra mencari barang bukti surat-surat untuk melengkapi kasus ini,” ungkap Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Tembilahan, Hendri Antoro beberapa waktu lalu.

Diakuinya, memang di kantor PMI Inhil di Jalan Veteran Tembilahan, dimana pada Pilkada Inhil 2008 lalu Panwaslu ‘menumpang’ menjalankan tugasnya, pihaknya menemukan satu brankas yang tidak bisa dibuka lagi, karena kuncinya telah hilang.

Namun pihak penyidik tidak yakin didalam brankas masih ada barang bukti yang diperlukan bagi penyidikan, namun penyidik akan terus mencarinya. Untuk itu akan berkoordinasi dengan Bawaslu dan Panwaslu Riau yang tentunya memiliki arsip dokumen Panwaslu Inhil ini.

“Sebenarnya mengenai tersangka sudah jelas, namun kami harus memperkuat dengan barang dan atau alat bukti yang cukup. Kami optimis kasus ini akan dapat dituntaskan,” tegas Hendri saat itu. (dro/**)




Pemkab Inhil Tetap Komit Bangun Infrastruktur Jalan dan Fasilitas Publik

Bupati Inhil, H Indra M Adnan dikerumuni kaum hawa dalam salah satu kesempatannya berkunjung ke daerah di Inhil belum lama ini
Bupati Inhil, H Indra M Adnan dikerumuni kaum hawa dalam salah satu kesempatannya berkunjung ke daerah di Inhil belum lama ini

Tembilahan (www.detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir tetap komit melakukan pembangunan infrastruktur jalan dan berbagai macam fasilitas public. Dengan semua ini diharapkan akan terus dapat meningkatkan geliat perekonomian dan pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan, pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas publik merupakan prioritas program pembangunan yang dilakukan Pemkab Inhil dimasa kepemerintahannya. Pembangunan dibidang ini akan berkorelasi dengan kemudahan akses tranportasi orang dan barang dan pada akhirnya tentu akan meningkatkan perekonomian warga.

“Pembangunan infrastruktur, khususnya ditingkat Kecamatan dan Desa tentu akan mempermudah arus tranportasi termasuk dalam memasarkan hasil perekebunan petani,” Ujar Bupati belum lama ini

Bupati mencontohkan seperti pembangunan jalan Highway, dari Bandara Tempuling menuju Mandah nantinya akan memberikan pengaruh yang cukup besar untuk membuka isolasi daerah khususnya wilayah Inhil bagian utara.

“Setelah selesainya pengerjaan proyek jalan ini jelas akan memberikan dampak yang sangat baik bagi perekonomian masyarakat  termasuk dengan pelaksanaan pembangunan fasilitas publik, khususnya didaerah-daerah seperti pembangunan pusat kesehatan, penyediaan air bersih dan listrik desa ,” pungkas Bupati.(dro)




Meski Belum Ada Obatnya, Penyakit Lupus Tidak Menular

lupusTembilahan (www.detikriau.org) – Penyakit lupus bukanlah penyakit menular, sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir apalagi mentabukan untuk berdekatan dengan penderitanya.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Indragiri Hilir, Rasul Alim melalui Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan, dr saut pakpahan belum lama ini.

Dijelaskan dr saut, penyakit lupus berbeda dengan penyakit HIV/Aids, Demam Berdasara Dengue ataupun rabies. Oleh karenan tidaklah perlu masyarakat merasa khawatir dengan jenis penyakit yang satu ini.

Selama ini, penderita penyakit lupus lebih cendrung menjangkiti kaum hawa namun sampai saat ini ilmuwan juga masih belum mengetahui apa penyebabnya.

“Persamaannya dengan HIV/Aids, penyakit lupus juga belum ditemukan obat penyembuhnya,” Ujar dr saut pakpahan.

Diperingatkan dr berperawakan kecil ini, apabila memang ditemukan adanya tanda-tanda seseorang menderita penyakit lupus, segeralah untuk memeriksakan ke dokter atau rumah sakit terdekat agar bisa ditangani dengan segera. Penderita penyakit lupus masih ada kemungkinan untuk bisa disembuhkan dengan catatan masih belum terlalu parah. Pengobatannya dilakukan secara bertahap.

Ciri-ciri seseorang berkemungkinan terjangkit menderita penyakit lupus, biasanya kondisi pasien merasa sering lelah, mengalami demam, menurunnya berat badan atau juga bisa berat badan meningkat dengan cepat. Namun tanda khusus yang biasanya terlihat adalah timbulnya tanda ruam yang berbentuk seperti kupu-kupu pada wajah dan biasanya menutupi bagian pipi hingga hidung. Kemudian tanda lainnya yang mengikuti seperti terjadinya peradangan pada mulut, rambut rontok, jari pada kuku memutih atau membiru ketika terkena dingin, napas cenderung pendek disaat mengalami stress, nyeri pada bagian dada, mata kering, bagian tubuh nudah memar, depresi dan lebih parah biasanya penderita bisa kehilangan ingatan.

“Penyebab timbulnya penyakit ini diakibatkan terjadinya perkawinan sedarah.” Ujar dr saut.

Diskes Inhil Belum Miliki Data Penderita Penyakit Lupus

Hingga saat ini, Diskes Inhil mengaku masih belum memiliki data pasti jumlah penderita penyakit lupus yang ada di kabupaten Indragiri Hilir dikarenakan belum adanya satupun laporan secara resmi.

Diskes mengaku akan segera melakukan pengecekan secara langsung kelapangan dengan mengutus dua orang petugas kesehatan menyisir daerah-daerah yang dikabarkan telah ditemukannya penderita penyakit ini seperti di Desa lahang Kecamatan gaung.

Dijelaskan Rasul Alim, Penderita penyakit lupus biasanya terjadinya peradangan dan akan berefek terjadinya gangguan pada jaringan tubuh bagian dalam, seperti ginjal, sel darah, jantung dan juga paru-paru.

“Penyakit Lupus merupakan penyakit autoimun yang muncuk ketika tubuh terkena zat asing tertentu seperti bakteri dan virus. Kemudian sistim imun itu juga menyerang jaringan tubuh lainnya yang masih sehat,” Pungkas Rasul. (dro)




M Yusuf Wartawan Rakyat Riau Terpilih Aklamasi Pimpin PWI Perwakilan Inhil

pwiTEMBILAHAN (www.detikriau.org) -M Yusuf terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan
Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu
(31/8) dalam Konferensi II PWI Perwakilan Inhil. Kegiatan ini dibuka
secara resmi oleh Asisten II Setdakab Inhil, H Encik Kamal Syahindra.

Pembukaan Konferensi II PWI Perwakilan Inhil yang digelar di aula RM
Pondok Indragiri Jl Sri Gemilang Tembilahan ini dihadiri Sekretaris
PWI Cabang Riau sekaligus caretaker PWI Perwakilan Inhil, Eka Putra,
MSc, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Tun Akhyar, Koordinasi Bidang
Organisasi, Abdul Hakim, Koordinator Pembinaan Perwakilan, Marhaliman,
Ketua PWI Perwakilan Indragiri Hulu (Inhu), Zulfen Zuhri dan kalangan
wartawan liputan Indragiri Hilir yang tergabung dalam organisasi
Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Forum Komunikasi Wartawan Inhil
(FKWI) serta kalangan LSM.

Sekretaris PWI Cabang Riau sekaligus caretaker PWI Perwakilan Inhil,
Eka Putra, M.Sc menyatakan, kegiatan Konferensi II PWI Perwakilan
Inhil ini dilakukan untuk memilih Ketua PWI Perwakilan Inhil dan
mengevaluasi program kerja yang tetap mengacu kepada PD/ PRT dan
ketentuan berlaku lainnya.

“Karena pada pelaksanaan pemilihan (Ketua PWI Inhil) sebelumnya belum
sesuai dengan aturan yang berlaku. Maka, pada hari ini kita laksanakan
secara konstitusional dan sesuai PD/ PRT,” ungkap Eka.

Lanjutnya, dalam konferensi ini hendaknya tetap mengedepankan
kepentingan bersama dalam rangka memajukan dan mengembangkan
organisasi wadah bernaungnya wartawan ini kearah yang lebih baik dan mapan.

Senada dengan Sekretaris PWI Cabang Riau, Wakil Ketua Bidang
Organisasi, Tun Akhyar menyampaikan hendaknya dalam menjalankan roda
organisasi harus mengacu kepada aturan yang berlaku di oganisasi PWI.
Siapapun yang terpilih dalam konferensi ini, PWI Cabang Riau
mendukung, karena sesuai aturan yang berlaku.

“Selain mengedepankan kemampuan berorganisasi yang baik, juga harus
mengedepankan intelektualitas dan dapat menjalin konsolidasi semua
kekuatan internal dan eksternal organisasi. Juga harus menjalankan
segala hal secara manajemen dan administrasi organisasi secara
transparan,” imbuhnya.

Bupati Inhil dalam hal ini diwakili Asisten II Setdakab Inhil dalam
sambutannya saat membuka secara resmi kegiatan ini menyebutkan,
kegiatan ini merupakan awal dari regenerasi dan eksistensi PWI
Perwakilan Inhil, sehingga dapat menjalankan fungsi dan tugasnya
dengan baik pula.

“Dengan demikian wartawan dapat menjalankan tugas dan fungsi
diantaranya dalam mencerdaskan masyarakat dan melakukan kontrol
sosial. Serta dapat memediasi berbagai permasalahan di tengah
masyarakat,” katanya.

Dalam pemilihan Ketua PWI Perwakilan Inhil yang sempat berlangsung
‘panas’ tersebut, dari beberapa nama yang diusulkan anggota Konferensi
II Perwakilan Inhil, hanya tiga nama yang maju ke babak pemilihan,
yakni M Yusuf (wartawan Harian Rakyat Riau), Indra Efendi (wartawan
Riau Pos) dan Andang Yudiantoro (wartawan Genta).

Namun saat akan dilakukan penyampaian visi dan misi calon, Indra
Efendi dan Andang mengundurkan diri. Sehingga M Yusuf terpilih secara
aklamasi memimpin PWI Perwakilan Inhil periode 2013-2016. Setelah itu
langsung dilakukan pengukuhan dan penyerahan pataka PWI kepada Ketua
PWI Perwakilan Inhil terpilih oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi, Tun
Akhyar.

“Saya akan menjalankan amanah ini dengan baik, maka saya berkomitmen
akan membawa organisasi ini kearah yang lebih baik dan mengayomi
anggota. Saya juga akan menjalankan manajemen organisasi yang
transparan dan menjalankan sinergi dan koordinasi dengan elemen
internal maupun eksternal PWI,” sebut M Yusuf dalam sambutannya usai
terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Inhil. (rls)




Akhir jajak Pendapat detikriau.org, CERDAS Ungguli Perolehan Suara

indexTembilahan (www.detikriau.org) – Hingga hari akhir jajak pendapat  pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018 di detikriau.org,  (31/8/2013), pasangan calon Bupati Inhil, H Edy Syafwannur dan H Agussalim berhasil mengumpulkan perolehan suara terbanyak dengan 697 dari total 1.654 pemilih atau sebesar 42,14 persen.

Sejak awal dibukanya jajak pendapat, (26 Mei 2013. red) pasangan calon berjargon CERDAS selalu bertengger di posisi teratas. sementara tiga posisi perolehan suara berikutnya ditempati pasangan lainnya silih berganti. 3 hari menjelang pencobolosan, perolehan suara terbanyak kedua ditempati oleh pasangan H Zainal Abidin dan H Said Ismail, pasangan berjargon DINAMIS ini mendapatkan perolehan suara sebanyak 336 atau sebesar 20,31 persen.

poolingUntuk posisi ketiga ditempati oleh pasangan H Syamsuddin Uti dan H Muslimin. Pasangan Ketua Partai Demokrat Inhil dan Wakil DPRD Inhil politisi PBR berjargon SUMBAWA ini berhasil meraih dukungan sebanyak 327 suara atau sebesar 19,77 persen.

Sementara pasangan HM Wardan dan H Rosman Malomo yang pada awalnya terus membayangi pasangan CERDAS di posisi ke dua, diakhir pengumpulan jajak pendapat hanya memperoleh sebanyak 294 dukungan atau sebesar 17,78 persen.(dro)