Kadis Kesehatan Inhil Ingatkan ASI Sumber Nutrisi Bayi 2 Tahu

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil ingin mengingatkan bahwa ASI (Air Susu Ibu) tetap merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi hingga usia 2 tahun.

Namun, kebutuhan ASI akan bervariasi pada setiap tahapan usia bayi. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang tua untuk memahami dan menyesuaikan pemberian ASI sesuai dengan perkembangan bayi mereka. Sabtu (03/08/2024).

Seiring dengan bertambahnya usia bayi, khususnya setelah memasuki usia 6 bulan, makanan pendamping ASI (MPASI) menjadi bagian penting dari pola makan mereka.

MPASI berfungsi untuk melengkapi kebutuhan nutrisi yang tidak bisa dipenuhi hanya dengan ASI. Pemberian MPASI yang tepat akan mendukung tumbuh kembang bayi secara optimal, memberikan variasi rasa, serta mengajarkan bayi tentang pola makan yang sehat.

Kami mendorong para orang tua untuk memperhatikan tahapan MPASI yang sesuai dengan usia dan kebutuhan gizi bayi. Bunda, apakah bayi Anda sudah memasuki tahap MPASI? Pastikan untuk mengikuti panduan yang disarankan dan berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan jika diperlukan, agar proses pemberian MPASI dapat berlangsung dengan baik dan mendukung kesehatan serta perkembangan bayi Anda secara maksimal.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil atau kunjungi pusat kesehatan terdekat.(ADV)




Dinkes Inhil Laksanakan Edukasi Tentang Program Prilaku Hidup Sehat di Tanah Merah

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Inhil sukses melaksanakan kegiatan edukasi tentang program perilaku hidup sehat dan bersih kepada masyarakat di Kecamatan Tanah Merah pada waktu yang lalu.

Pemberian edukasi tentang program perilaku hidup sehat dan bersih kepada masyarakat digelar di Aula UPT Puskesmas Tanah Merah, Jumat (2/8/2024).

Selama pelaksanaan tersebut diketahui bahwa tampak juga Kepala Dinas Kesehatan Inhil diwakili oleh Kepala Seksi Promosi Kesehatan (Kasi Promkes) yakni Maria Hairani, yang langsung diminta agar memberikan edukasinya kepada masyarakat tentang bagaimana menjalankan program PHBS yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari.

Maria mengatakan bahwa saat di konfirmasi pelaksanaan PHBS ini sangat penting untuk dilaksanakan karena merupakan tindakan yang dilakukan seseorang atas kesadaran dirinya sendiri. PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan karena kesadaran pribadi.

Maria menjelaskan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada dasarnya merupakan upaya untuk menularkan pengalaman positif mengenai bagaimana menghadirkan perilaku hidup sehat melalui individu, kelompok, atau masyarakat luas.

“Intinya adalah untuk meningkatkan kualitas kesehatan bapak dan ibu yang hadir hari ini,” jelasnya.(ADV)




Dinas Penanaman Modal dan PTSP Inhil Gelar Kegiatan Strategis di Pekanbaru

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Haryono, S.Hut.T, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Indragiri Hilir, menghadiri acara penting di Prime Park Hotel Pekanbaru. 

Acara bertajuk “Pemberian Nomor Induk Berusaha, Fasilitasi HAKI, dan Fasilitasi Sertifikasi Halal kepada 200 UMKM” ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Riau (01/08/24).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha besar, perwakilan pemerintah daerah, dan pelaku UMKM. Salah satu momen penting dalam acara ini adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha besar dan UMKM. 

MoU ini bertujuan untuk membangun kemitraan yang saling menguntungkan dan meningkatkan kapasitas UMKM dalam berkolaborasi dengan usaha besar, baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Dalam sambutannya, Haryono menekankan pentingnya dukungan bagi UMKM dalam mengakses sumber daya dan peluang pasar. “Kegiatan ini bukan hanya tentang pemberian nomor induk atau sertifikasi, tetapi juga tentang membangun ekosistem yang mendukung UMKM untuk tumbuh dan bersaing,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa sertifikasi halal dan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) merupakan langkah penting untuk meningkatkan daya saing produk UMKM di pasar lokal dan internasional.

Acara ini juga diwarnai dengan perilisan laporan Realisasi Investasi Provinsi Riau untuk triwulan II tahun 2024. Laporan tersebut menunjukkan tren positif dalam investasi, yang diharapkan dapat dimanfaatkan oleh UMKM untuk meningkatkan kapasitas produksi dan inovasi. Dengan adanya investasi yang stabil, UMKM diharapkan dapat memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas produk mereka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara pelaku usaha besar dan UMKM di daerah. Haryono menekankan bahwa kolaborasi ini penting untuk menjaga kepastian dan keberlangsungan usaha, serta menciptakan peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah. 

“Kami ingin UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian Kabupaten Indragiri Hilir,” tambahnya.

Dengan dukungan dan fasilitas yang diberikan melalui acara ini, diharapkan UMKM di Kabupaten Indragiri Hilir dapat meraih kesuksesan yang lebih besar, memperkuat posisi mereka di pasar, dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. (Galery) 




Pj Bupati Inhil Prihatin Atas Musibah Kebakaran yang Terjadi di Tanah Merah dan Tembilahan Hulu

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pj Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Herman, SE.,MT mengaku sedih setelah mendapat kabar dan laporan telah terjadinya musibah kebakaran yang terjadi di Kecamatan Tanah Merah dan Tembilahan Hulu di hari ini, Kamis (1/8/224).

“Saya merasa sedih mendapat laporan bahwa hari ini (kamis 1 Juli 2024-red), ada masyarakat di dua tempat yang ditimpa musibah kebakaran. Atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir saya mengucapkan rasa prihatin dan turut berduka atas musibah kebakaran yang menimpa saudara kita hari ini di Desa Kuala enok Kecamatan Tanah Merah dan di Jalan Syuhada ll Tembilahan,” ungkap H Herman.

Atas musibah itu, Pj Bupati Inhil meminta kepada Camat dan OPD terkait untuk bergerak cepat agar dapat membantu kuluarga yang mendapat musibah.

“Ada beberapa keluarga yang kehilangan harta dan tempat tinggal,
untuk itu saya minta kepada Camat dan OPD terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, Baznas Ormas lainnya untuk bergerak cepat merepon musibah yang menimpa keluarga kita,” pintannya.

“Kepada camat dan lurah/kepala Desa buat posko bantuan, carikan tempat sementara buat warga yang kehilangan tempat tinggal tersebut,” tambah H Herman.

Terakhir H Herman berharap kepada keluarga yang terkena musibah agar dapat tabah dan bersabar, karena semua peristiwa akan ada hikmahnya.

“Kepada warga yang tertimpa musibah tersebut kita Do’akan semoga mereka tabah dan sabar, Insya Allah pemda akan berusaha maksimal untuk membatu dan mencarikan solusi terbaik,” tutup Pj Bupati Inhil, H Herman, SE.,MT.

Foto : Kebakaran di Tanah Merah

Untuk diketahui, Kebakaran yang terjadi di Desa Kuala enok Kecamatan Tanah Merah yang terjadi sekitar pukul 14.00 Wib mengakibatkan 14 unit rumah rusak berat dan 5 unit rusak ringan dengan total kerugian sekitar Rp 1.5 Milyar.

Foto: Kebakaran di Jl Syuhada II, Tembilahan Hulu.

Sedangkan Musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Syuhada ll Tembilahan Hulu yang terjadi pada pukulpukul 16.15 Wib, menghanguskan 3 unit rumah warga dengan total kerugian materiil sekitar Rp 300 Juta. (Arb)




Untuk Ibu Hamil, Berikut Layanan Kesehatan yang Disediakan Diskes Inhil

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Salah satu fokus utama Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Diskes Inhil) adalah pelayanan kesehatan ibu hamil. Ini merupakan hal penting untuk memastikan ibu dan bayi yang akan lahir mendapatkan perawatan yang optimal sejak masa kehamilan hingga persalinan.

Berikut adalah beberapa layanan yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir untuk ibu hamil:

  1. Pemeriksaan Kehamilan Rutin.

Dinas Kesehatan menyediakan layanan pemeriksaan kehamilan secara rutin di puskesmas dan posyandu. Ibu hamil dianjurkan untuk memeriksakan diri minimal empat kali selama masa kehamilan, yaitu pada trimester pertama, kedua, dan ketiga. Pemeriksaan ini meliputi cek tekanan darah, berat badan, dan kondisi kesehatan ibu serta janin.

  1. Pemberian Suplemen.

Untuk memastikan ibu dan janin mendapatkan nutrisi yang cukup, Dinas Kesehatan memberikan suplemen seperti tablet tambah darah dan vitamin. Suplemen ini penting untuk mencegah anemia pada ibu hamil dan mendukung perkembangan janin yang sehat.

  1. Kelas Ibu Hamil.

Dinas Kesehatan juga menyelenggarakan kelas ibu hamil yang bertujuan untuk memberikan edukasi tentang kehamilan, persiapan persalinan, serta perawatan bayi baru lahir. Kelas ini biasanya diadakan di puskesmas atau posyandu dan dipandu oleh tenaga kesehatan yang kompeten.

  1. Pelayanan Imunisasi.

Ibu hamil juga mendapatkan imunisasi tetanus toksoid (TT) untuk mencegah tetanus pada ibu dan bayi yang baru lahir. Imunisasi ini diberikan sebanyak dua kali selama masa kehamilan dengan jarak waktu yang ditentukan oleh tenaga kesehatan.

  1. Layanan Rujukan.

Jika ditemukan komplikasi atau risiko tinggi pada kehamilan, Dinas Kesehatan menyediakan layanan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap, seperti rumah sakit. Hal ini untuk memastikan ibu dan janin mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat.

  1. Penyuluhan dan Konseling.

Dinas Kesehatan juga memberikan penyuluhan dan konseling kepada ibu hamil mengenai pola makan sehat, pentingnya ASI eksklusif, dan persiapan mental untuk persalinan. Penyuluhan ini diberikan baik secara langsung maupun melalui media komunikasi lainnya.

Kesimpulan

Pelayanan kesehatan ibu hamil di Kabupaten Indragiri Hilir dirancang untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi sejak masa kehamilan hingga persalinan. Melalui pemeriksaan rutin, pemberian suplemen, kelas ibu hamil, imunisasi, layanan rujukan, serta penyuluhan dan konseling, Dinas Kesehatan berupaya memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya generasi yang sehat dan berkualitas. (Adv)




Dinkes Inhil Laksanakan Sosialisasi dan Advokasi PKB

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Dinkes Inhil) melaksanakan sosialisasi dan advokasi Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) di Lingkungan Dinas Kesehatan Inhil, Kamis (01/08/2024).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Inhil Pratama (IP) Tembilahan ini dilaksanakan dalam rangka persiapan pelaksanaan PKB di Desa Batang Tumu Kecamatan Khairiah Mandah Kabupaten Indragiri Hilir tahun 2024.

Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Kepala Dinkes Inhil Rahmi Indrasuri SKM. MKL diwakili oleh Sekertaris Dinkes Inhil Mashudi ST mengatakan Pelayanan Kesehatan Bergerak merupakan pengembangan pola pelayanan kesehatan di kawasan terpencil dan sangat terpencil dengan tujuan meningkatkan akses pelayanan kesehatan dasar dan pelayanan kesehatan spesialistik sekaligus bentuk kehadiran negara di daerah terpencil dan sangat terpencil.

“Pelayanan Kesehatan Bergerak adalah salah satu bentuk kehadiran negara dalam rangka meningkatkan akses dan ketersediaan pelayanan kesehatan di daerah terpencil dan sangat terpencil, yang mengikutsertakan pelayanan spesialistik di samping pelayanan dasar,” kata Mashudi.

Tujuan dilaksanakannya sosialisasi dan advokasi PKB ini yaitu untuk memberikan informasi pelayanan kesehatan bergerak di Kabupaten Inhil dan mempersiapkan pelaksanaan pelayanan kesehatan bergerak di Desa Batang Tumu pada bulan Agustus 2024.

Untuk diketahui kegiatan ini diisi oleh Narasumber dari Dinkes Provinsi Riau, dihadiri oleh Ketua dan Anggota Organisasi Profesi Kesehatan, Dokter Umum dan Dokter Spesialis, Kepala Bidang, Kasubbag, Pejabat Fungsional di Lingkungan Dinas Kesehatan dan diikuti Kepala UPT Puskesmas Se- wilayah Kecamatan Khairiah Mandah Beserta Jajaran, Kepala Puskesmas Tembilahan Kota, Gajah Mada, Tembilahan Hulu dan Kepala UPT Labkesda, Gudang Farmasi.(ADV)