Asisten III Hadiri Peringatan Sumpah Pemuda

IMG_0178Tembilahan (www.detikriau.org) – Mewakili Bupati Inhil, Asisten Tiga Setdakab Inhil, Djamilah menghadiri upacara peringatan hari Sumpah Pemuda Ke 85 dilapangan upacara jalan gadjah Mada, Tembilahan.

Dalam amaran Mentri Pemuda dan Olahraga RI, Roy Suryo sehubungan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dibacakan oleh Inpektur Upacara, Ketua Pengadilan Negri Tembilahan, Jhoni Witanto, disampaikan kepada para pemuda agar dapat mewujudkan pemuda yang santun, cerdas, inspiratif dan berprestasi sesuai dengan tena Peringatan Sumpah Pemuda Ke-85.

Asisten III Setdakab Inhil, Djamilah didampingi unsur Muspida berpose bersama usai peringatan upacara sumpah pemuda
Asisten III Setdakab Inhil, Djamilah didampingi unsur Muspida berpose bersama usai peringatan upacara sumpah pemuda

Secara khusus diaktakan Menpora, momentum sumpah pemuda diarahkan untuk menjadi tonggak karakter Bangsa. Pemuda Indonesia diharapakan tetap mempertahankan jati dirinya sebagai pemuda yang cerdas ditengah berbagai upaya pendangkalan rasa simpatik dan empatik serta perlawanan terhadap sikap-sikap pragmatis. Pemuda Indonesia dihanruskan untuk tetap berusaha tegak sebagai pemuda yang inspiratif serta didalam kondisi apapun tetap berusaha untuk bekerja keras dan menunjukkan prestasi terbaik.

Sesuai dengan Tema, kesantunan, kecerdasan, inpiratif dan berprestasi tentunya mau tidak mau setiap pemuda Indoensia harus membekali diri dengan ilmu pengetahuan yang memadai, berdisiplin tinggi dan selalu bekerja keras tanpa kenal lelah. Nilai-nilai tersebut seyogyanya harus selalu menjadi pegangan hidup pemuda Indoensia agar Indoensia dapat segera keluar dari berbagai masalah dengan cara yang lembut, ramah namun dibalik itu harus memperlihatkan kinerja kecendikiawanan, imajinatif dan bermutu tinggi.

Turut hadir dalam acara ini, Unsur Muspida Kab Inhil, Pejabat Eselon dilingkungan pemerintahan Kab Inhil, Pegawai Negri Sipil (PNS), TNI dan Polri, jajaran Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Inhil  serta para pelajar yang hadir dengan mempergunakan berbagai pakaian adat berbagai daerah.

Sehubungan dengan peringatan hari sumpah pemuda ini, Wakil Ketua DPK KNPI Inhil, Hidayat Hamid yang ditemui usai kegiatan menuturkan bahwa momen peringatan sumpah pemuda yang dilaksanakan setiap tahun ini adalah sebuah bentuk penyegaran kembali bagi setiap diri pribadi pemuda Indoensia. Momen ini merupakan titik awal bersatunya seluruh pemuda Indonesia dalam satu semangat perjuangan.

‘Semangat persatuan ini tidak boleh pudar sampai kapanpun. Pemuda sebagai ujung tombak pergerakan. Ditangan pemuda pula nasib Bangsa ini diletakkan.” Ingatkan Hidayat.

Ditempat berbeda, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Inhil, Hj Sulastri menyatakan, bahwa pemuda merupakan ujung tombak untuk melakukan perubahan. Oleh karena itu, peringatan HSP jangan hanya sebatas kegiatan seremonial saja, melainkan harus ada upaya perubahan bagi Bangsa Indonesia.

“Pemuda harus mampu membantu meningkatkan kecerdasan masyarakat. Jadi, sudah tidak zamannya lagi bicara masalah suku, agama dan lainnya. Karena, sebagai seorang pemuda harus mampu menjadi agen perubahan di tengah-tengah masyarakat,” imbuhnya. (dro)




FAIT: LEGITIMASI PEMILU 2014 DIPERTANYAKAN

JAKARTA – Penundaan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2014
seharusnya tidak terjadi jika Kemendagri melakukan pekerjaannya untuk
mempersiapkan pengumpulan Data Kependudukan per Kecamatan (DAK2) dan Data
Penduduk Potensial Pemilu (DP4) sebagaimana diamanatkan UU No 8 Tahun 2012
tentang Pemilu.

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Irman, mengatakan, Kemendagri menjamin DAK2
dan DP4 yang akan diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai
bahan acuan DPT  Pemilu 2014 sangat akurat sehingga tak perlu diragukan,
sebab pemerintah telah fokus membenahi DAK2 dan DP4 sejak tiga tahun
terakhir (11/10/2012).

Bahkan Irman menjamin akurasi DAK2 dan DP4 yang diserahkan ke KPU. Apalagi
bila sudah melakukan perekaman e-KTP. Jadi tidak mungkin lagi ada yang
ganda, sehingga, akurasinya data yang diserahkan pemerintah ke KPU untuk
DPT 2014 lebih tinggi dibandingkan dengan DPT 2009.

Kini kisruh DPT Pemilu 2014 sedang terjadi, sebaiknya tanggungjawab
Kemendagri dan KPU harus ditagih. Kalau demikian, apakah mereka masih
layak dipertahankan?.

“Kisruh DPT Pemilu 2014 bersumber dari ketidak beresan Mendagri mengurusi
DP4. Apalagi seiring dilakukannya pembuatan e-ktp tiga tahun terakhir,
seharusnya pemilih ganda tidak ada lagi.”, sebut Ketua Formu Akademisi IT
(FAIT), Hotland Sitorus

Lanjut Hotland Sitorus, “Alasan yang tidak dapat diterima akal sehat,
apabila terjadi kisruh DPT Pemilu 2014 dan ditemukannya data pemilih ganda
Ini mengindikasikan bahwa perangkat teknologi (hardware/software) yang
digunakan oleh Kemendagri dalam proses pendataan DP4 dan perekaman e-ktp
tidak benar.”

“Dengan menghabiskan dana Rp. 5,9 triliun, seharusnya perangkat teknologi
e-ktp telah memenuhi spesifikasi sistem terbaik. Apabila didukung database
e-ktp yang terintegrasi, aplikasi pengolahan data kependudukan (sistem
berbasis biometrik) serta sistem operasi server berkemampuan tinggi, tidak
memungkinkan munculnya data ganda e-ktp”, tegas Hotland Sitorus.

“Demikian halnya dengan tidak validnya data pemilih yang diumumkan KPU
menjunjukkan sistem IT yang digunakan KPU tidak dapat dipercaya dan harus
di validasi. Data yang diperoleh dari Kemendagri yang dimasukkan ke sistem
IT KPU, seharusnya dapat mengidentifikasi semua data yang telah dimasukkan
dan apabila data dimasukkan kembali, maka sistem seharusnya menolaknya.”
Ungkap Sekjen FATI, Janner Simarmata.

“Kalau demikian, legitimasi hasil Pemilu 2014 akan dipertanyakan. Oleh
karena itu, FAIT pasti akan memantau DPT yang akan dikeluarkan KPU pada
tanggal 4 Oktober 2014 nanti. DPT masih bermasalah dan ditemukan pemilih
ganda, sebaiknya Mendagri mundur dan FAIT akan melaporkan seluruh
komisioner KPU ke DKPP”, pungkas Janner Simarmata.(rls)




Keropos, Tiang Listrik PLN Ambruk

“Bukanlah disebabkan kondisi alam tetapi lebih dilatarbelakangi unsur kelalaian”

Faisal 3Tembilahan (www.detikriau.org) – Keropos, tiang besi penopang jaringan lampu PLN di Parit Enam Kecamatan Tembilahan Hulu Tumbang. Akibat kejadian ini, satu unit kendaraan pick up ringsek dan nyaris menimbulkan korban jiwa.

Menurut keterangan warga setempat, Mahat, kejadian ini awalnya disebabkan hembusan angin menjelang akan turunnya hujan. Sebelum tiang penyangga jaringan PLN itu tumbang, papan baleho berukuran jumbo yang berjarak hanya beberapa meter dari posisi tiang, juga ambruk.

“kejadiannya kurang lebih sekira pukul 12.00 Wib. Saat itu hembusan angin tidaklah berapa kuat. Tetapi karena memang kondisi tiang penyangga baleho dan tiang listrik sudah keropos sehingga tidak mampu menahan hembusan angin dan akhirnya patah,”Cerita Mahat pemilik Bangsal yang kendaraan angkutan pickupnya terlihat ringsek tertimpa tiang listrik, Ahad (27/10)

terlihat dengan jelas kondisi besi tiang listrik ini sudah sangat keropos. sehingga tidak akan mungkin mampu menanggung beban berat
terlihat dengan jelas kondisi besi tiang listrik ini sudah sangat keropos. sehingga tidak akan mungkin mampu menanggung beban berat

Masih menurut Mahat, jauh sebelum kejadian ini, ia dan beberapa warga setempat sudah beberapa kali memberitahukan pihak-pihak terkait akan kondisi tiang penyangga baleho dan tiang listrik tersebut. Hanya saja hingga kejadian ini, sama sekali tidak pernah direspon.

Rudy Ahmad, warga setempat lainnya juga menyampaikan pernyataan yang tidak jauh berbeda. Menurutnya, selama puluhan tahun bertempat tinggal didaerah tersebut, selama itu pula ia sama sekali tidak pernah mengetahui adanya perawatan apalagi penggantian tiang penyangga listrik tersebut. Bukan hanya satu unit, tetapi hampir seluruh tiang penyangga listrik yang berdiri dipinggir jalan lintas Provinsi itu kondisinya sudah sangat memprihatinkan, ia berharap kejadian ini segera mendapat tanggapan agar nantinya tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

“Tadi beberapa saat setelah kejadian, tiang listrik yang tumbang dan memakan hampir separoh badan  jalan itu nyaris mencelakai pengguna jalan diakibatkan kabel litrik yang berseliweran di badan jalan, seorang pengendara sempat tersangkut. Untung saja saat itu arus listrik sudah terputus sehinga tidak sampai menimbulkan korban jiwa.”Pengakuan Rudy.

Raja Rusli, seorang warga yang kediamannya persis didepan lokasi tumbangnya tiang penyangga listrik tersebut malah menegaskan bahwa kejadian ini bukanlah disebabkan kondisi alam tetapi lebih dilatarbelakangi unsur kelalaian. Dibenarkan Raja Rusli, selama puluhan tahun tiang-tiang listrik yang rata-rata sudah keropos itu tidak pernah dilakukan perawatan sehingga kondisinya setiap saat akan rawan patah. Bahkan dalam kesempatan itu ia juga mengkritik kinerja PLN Rayon Tembilahan.

tampak baleho dan tiang listrik yang patah akibat keropos dan tidak pernah dilakukan penggantian. kondisi ini harus segera mendapatkan perhatian agar kejadian serupa tidak kembali terulang yang mungkin saja kelak akan menimbulkan korban jiwa
tampak baleho dan tiang listrik yang patah akibat keropos dan tidak pernah dilakukan penggantian. kondisi ini harus segera mendapatkan perhatian agar kejadian serupa tidak kembali terulang yang mungkin saja kelak akan menimbulkan korban jiwa

Sesuai aturan, Raja Rusli menyatakan bahwa posisi rumahnya ia dirikan sejauh 15 meter dari sisi badan jalan. Namun ia sangat menyesalkan aliran kabel distribusi listrik PLN malah masih dipasang tepat melintas diatas rumahnya. Kondisi seperti ini menurutnya jelas akan membahayakan dirinya dan keluarga.

“saya sudah berkali-kali menyampaikan persoalan ini, tapi juga tidak pernah direspon. Saya membangun rumah memiliki IMB, tapi sekarang rasanya sepertinya saya membangun diatas tanah tumpangan. Tolonglah PLN segera tindaklanjuti keluhan saya ini. Ini sangat membahayakan kondisi keselamatan kami sekeluarga apalagi dengan fasilitas tiang listrik yang sudah sangat tidak layak,” Sampaikan Raja Rusli.

Dari pantauan lapangan, penyebab patahnya tiang penyangga distribusi listrik milik PLN Rayon Tembilahan tersebut jelas memang disebabkan kondisinya yang sudah sangat keropos. Dari sisa patahan, tampak tiang sudah berkarat sehingga tidak akan mungkin lagi mampu untuk menahan beban yang berat.

Disamping tiang listrik yang patah tersebut, tampak jelas tiang-tiang penyangga distribusi listrik milik PLN Rayon Tembilahan yang berjejer disamping sisi badan jalan sudah dalam kondisi yang tidak jauh berbeda. Bahkan, cukup banyak tiang yang sudah terlihat condong.

Jika lambat diantisipasi dengan segera dilakukan penggantian, sangat mungkin kejadian serupa akan kembali berulang dan mungkin saja akan menimbulkan korban jiwa.

Terkait persoalan ini, Manajer PLN Rayon Tembilahan, Budi Warman ketika dicoba untuk dilakukan komfirmasi wartawan melalui sambungan telepon selularnya tidak bersedia menjawab. Bahkan pesan singkat yang dikirim ke nomor pribadinya juga tidak dibalas.

Berdasarkan keterangan salah seorang sumber saat dikomfirmasi dilokasi kejadian membenarkan bahwa kondisi tiang penyangga distribusi listrik ini sudah sangat tidak layak.

Secara aturan menurut penjelasannya, seharusnya, selambat-lambatnya setiap lima tahun sekali, kondisi fasilitas tiang distribusi listrik harus dilakukan pengecekan. Jika kondisinya memang sudah tidak memungkinkan harusnya segera dilakukan penggantian. Dikatakan sumber yang enggan namanya untuk dipublikasikan ini, sepengetahuannya, usia tiang-tiang penyangga litrik ini setidaknya sudah diatas 25 tahun. (dro)




Bupati Terpilih Dilantik di Lapangan Futsal. Siapkan 6000 Undangan

sekdaTembilahan (www.detikriau.org) – Pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Inhil terpilih yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 November 2013 mendatang direncanakan akan dilaksanakan di Gedung Olahraga Futsal, Tembilahan. Untuk hal ini, Pemkab Inhil mempersiapkan sebanyak 6000 undangan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM. Menurutnya, GOR Futsal memiliki daya tampung sebanyak 4000 orang. Untuk kekurangannya, Panitia akan menambah beberapa buah tenda yang dipasang pada bagian luar gedung.

“Persiapan pelantikan sejauh ini kita nilai sudah tidak ada masalah. Apalagi menurut hemat kami, pelantikan ini dilaksanakan ditempat yang cukup representatif sehingga persiapan lainnya tidak terlalu sulit.” Kata sekda akhir pekan kemaren.

Menurut Sekda, disamping undangan, diyakini hari pelantikan nanti juga akan banyak dikunjungi masyrakat yang ingin menyaksikan. Makanya pihak panitia berupaya untuk melakukan persiapan sebaik mungkin agar pelaksanaan nantinya dapat berjalan dengan lancar dan meriah.

Terkait siapa yang akan melantik, Sekda mengakui hingga saat ini mereka masih menunggu informasi dari Provinsi. “untuk malam pisah sambut kita rencanakan akan dilaksanakan di lapangan Upacara jalan Gadjah Mada, sehingga seluruh lapisan masyarakat bisa menyaksikan secara langsung prosesi pengantar tugas dan pisah sambut Bupati terpilih dengan Bupati sebelumnya.”Jelas Sekda. (dro/jum)




Digasak Maling, Karyawan PLN Rugi Jutaan Rupiah

malingTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sebuah rumah di Jalan Kesehatan, Gg Satria 2 Parit 8 Kelurahan Tangga Raja, Kecamatan Kateman, Jumat (25/10) yang lalu sekira pukul 07.00 WIB dibobol orang tak dikenal (OTK). Rumah itu diketahui milik Aidil Putra (20) seorang pegawai PLN setempat.

Menurut keterangan pihak kepolisian, awalnya korban juga tidak mengetahui kejadian itu, namun setelah terbangun dari tidur, dirinya terkejut melihat satu unit laptop yang ia letakan diruang tengah sudah tidak ada lagi. Tidak puas dengan apa yang dialami, korban kembali mengecek kesejumlah ruangan rumahnya.

Begitu masuk kesalah satu ruangan dibagian belakang rumah, korban juga mendapati bahwa dompet yang ia simpan didalam saku celana sudah tidak ada. Setelah itu baru korban menyadiri kalau rumahnya telah dimasuki maling. Akibat kejadian tersebut, korban menderita kerugian materil sekitar Rp 6 juta rupiah.

Paur Humas Polres Inhil, Ipda Warno Akman mengatakan, Ahad (27/10), setelah adanya laporan dari korban petugas Polsek Kateman langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Hasil dari pemeriksaan, disimpulkan pelaku diduga masuk melalui jendela depan dengan cara mencongkel, lalu pelaku berhasil masuk kedalam.

“Setelah berada didalam rumah korban, pelaku lalu mengambil satu unit laptop dan dompet. Selain uang Rp 600 ribu didalam dompet korban terdapat benda-benda berharga seperti SIM, STNK, NPWP, ATM dan KTP,” jelas Warno.

Adapun STNK sepeda motor yang berhasil dibawa kabur pelaku, yakni STNK kendaraan roda dua merk Kawasaki Ninja atas nama korban dengan nomor polisi BM 4658 NW. Kasus tersebut masih dalam penangan Polsek Kateman. Sejumlah saksi seperti korban sedang dalam pemeriksaan unit reskrim polsek setempat.

“Sampai saat ini kita belum bisa menyimpulkan apakah pelaku hanya berjumlah satu orang atau lebih. Karena petugas masih bekerja untuk mengungkap kasus ini,” sebut Paur Humas. (dro/*1)




Lagi, Polisi Tangkap Pelaku Judi Togel

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Jajaran Polres Inhil yang bekerja sama dengan Polsek Kemuning, kembali berhasil menangkap seorang peaku judi togel yang diketahui bernama Erlon Siboro (45), Sabtu (26/10) lalu sekira pukul 14.00 WIB.

Lokasi penangkapan tepatnya di Dusun Tua Desa Keritang Kecamatan Kemuning. Saat ditangkap pelaku sedang melakukan aktivitas perjudian. Dari tangan pelaku petugas berhasi mengamankan  satu buku tafsir mimpi, 12 blok kupon, 3 nota buku kuitansi dan satu unit handpone merek nokia.

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo melalui Paur Humas, Ipda Warno Akman mengatakan, penangkapan terhadap pelaku berkat adanya informasi dari masyarakat. Menurut informasi dilokasi kerap terjadi aktivitas mencurigakan salah satunya tindak pidana perjudian, sehingga meresahkan masyarakat.

Dengan informasi itu petugas melakukan pengintaian, setelah dilakukan penggeledahan ternyata benar petugas mendapati sejumlah alat bukti termasuk satu tersangka yang kini sudah diamankan di Polsek Kemuning untuk menjalankan proses pemerisaan. Hasil penjualan judi togel disetor kesalah satu bandar di Danau Rambai, Kecamatan Batang Gangsal Inhu.

“Kasus ini masih dalam pengembangan petugas,” kata Warno Akman, Ahad (27/10) di Tembilahan. Untuk mengungkap kasus tersebut Polres Inhil akan melakukan koordinasi bersama Polres Inhu. Bandar judi yang sudah diketahui idenstitas dirinya sudah dalam pengejaran aparat kepolisian.

Petugas juga menghimbau kepada masyarakat untuk dapat memberikan informasi jika mengetahui aktivitas yang diduga kuat telah melanggar hukum. Menurut Warno Akman, peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam membantu petugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta kondusifnya lingkungan. (dro/*1)