Minimalisasi Kecurangan Pemilu 2014, KPUD Harus Umumkan Hasil Perhitungan Secara On-Line

pemilu 2014JAKARTA – Ruwetnya tahapan penyelenggaraan Pemilu 2014 dapat kita
saksikan. Ditemukannya berbagai kejanggalan pada proses tahapan Pemilih,
semakin mempertegas keraguan berbagai pihak terhadap penyelenggaraan
Pemilu 2014 yang jujur, adil, bersih dan transparan.

Kisruh DPT Pemilu 2014 yang diakibatkan berbagai hal seperti, data pemilih
tanpa Nomor Induk Kependudukan (NIK), data pemilih ganda, pemilih di bawah
umur, hingga nota kesepahaman pengamanan pemilu antara KPU dengan Lemsaneg
semakin menajamkan keraguan banyak pihak terhadap independensi KPU.

Penetapan DPT jelas diatur pada pasal 33 ayat (2) UU No 8 tahun 2012
yaitu, penyusunan daftar pemilih harus memuat NIK. Namun, masih banyak
pemilih yang terdaftar di DPT belum memiliki NIK, mengharuskan KPU bekerja
keras untuk menyelesaikan persoalan tersebut, walaupun persoalan NIK
sebenarnya bersumber dari ketidak beresan Kemendagri selaku pengemban
tugas penyedia administrasi kependudukan nasional.

Sehubungan dengan hal itu, Ketua Forum Akademisi IT (FAIT), Hotland
Sitorus mengatakan, “Pasal 48 ayat (1) UU No. 8 tahun 2012 mengamanatkan
penyediaan data pemilih, daftar pemilih sementara, dan daftar pemilih
tetap harus terintegrasi dengan sistem informasi administrasi
kependudukan.”

“Apakah sudah terintegrasi? Apabila belum terintegrasi, itu menandakan
bahwa sistem informasi administrasi kependudukan kita masih amburadul dan
proyek e-ktp akan gagal. Ini tanggung jawab Kemendagri”, lanjut Hotland
Sitorus.

Namun bagi mereka yang belum terdaftar di DPT, masih diperbolehkan untuk
menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2014 nanti sebagaimana diatur pada
pasal 150 ayat (1), cukup menggunakan kartu tanda penduduk atau paspor.

“Pasal 150 ayat (1) ini merupakan celah kecurangan pemilu. Untuk itu,
setiap KPUD Kabupaten/Kota dan KPUD Provinsi sebaiknya mengumumkan hasil
perhitungan Pemilu 2014 daerahnya di website KPUD masing-masing. Kita
harus belajar dari pengalaman masa lalu dan potensi kecurangan Pemilu 2014
harus diminimalisir”, tegas Hotland Sitorus

Sementara itu, Sekjen FAIT, Janner Simarmata mengatakan, “FAIT akan turut
berpartisipasi dalam pengawasan setiap tahapan Pemilu 2014. Masyarakat
menginginkan Pemilu 2014 berjalan dengan jujur, adil dan transparan”

“Untuk itu, dalam waktu dekat, kami akan menjajaki komunikasi dengan Badan
Pengawas Pemilu (BAWASLU) untuk bekerja sama dalam pengawasan Pemilu 2014
ke semua daerah”, pungkas Janner Simarmata.(rls)




Pemuda diminta Tetap Jadi Ujung Tombak Perobahan

Galeri Foto Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) ************

Seluruh peserta tampak khusuk mengikuti rangkaian kegiatan pelaksanaan pengibaran bendera merah putih bersempena peringatan hari sumpah pemuda ke 65
Seluruh peserta tampak khusuk mengikuti rangkaian kegiatan pelaksanaan pengibaran bendera merah putih bersempena peringatan hari sumpah pemuda ke 65

Tembilahan (www.detikriau.org)—Mewakili Bupati Inhil, H Indra M Adnan, Asisten Tiga Setdakab Inhil, Djamilah menghadiri upacara peringatan hari Sumpah Pemuda Ke 85 dilapangan upacara jalan gadjah Mada, Tembilahan. (28/10) Yang lalu.

Dalam amaran Mentri Pemuda dan Olahraga RI, Roy Suryo sehubungan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dibacakan oleh Inpektur Upacara, Ketua Pengadilan Negri Tembilahan, Jhoni Witanto, disampaikan kepada para pemuda agar dapat mewujudkan pemuda yang santun, cerdas, inspiratif dan berprestasi sesuai dengan tema Peringatan Sumpah Pemuda Ke-85.

Kepala Pengadilan Negri Tembilahan, Jhoni Witanto saat membacakan samanat  Mentri Pemuda dan Olahraga RI, Roy Suryo sehubungan dengan peringatan hari semupah pemuda ke 85
Kepala Pengadilan Negri Tembilahan, Jhoni Witanto saat membacakan samanat Mentri Pemuda dan Olahraga RI, Roy Suryo sehubungan dengan peringatan hari semupah pemuda ke 85

Asisten I Setdakab Inhil, Darussalam ( 3 dari kanan), PLH Asisten II, Encik Kamal Syahindra (4 dari Kanan) didsampingi unsur muspida ikut menghadiri pelaksanaan upacara
Asisten I Setdakab Inhil, Darussalam ( 3 dari kanan), PLH Asisten II, Encik Kamal Syahindra (4 dari Kanan) didsampingi unsur muspida ikut menghadiri pelaksanaan upacara

Asisten III Setdakab Inhil, Djamilah (jilbab merah),beserta pejabat dan unsur muspida yang turut menghadiri upacara peringatan hari sumpah pemuda di lapangan upacara jl gadjah mada Tembilahan
Asisten III Setdakab Inhil, Djamilah (jilbab merah),beserta pejabat dan unsur muspida yang turut menghadiri upacara peringatan hari sumpah pemuda di lapangan upacara jl gadjah mada Tembilahan

Asisten III, Djamilah berfose bersama, tenaga pendidik, pasukan pengibar bendera dan pelajar berpakaian adat usai pelaksanaan upacara
Asisten III, Djamilah berfose bersama, tenaga pendidik, pasukan pengibar bendera dan pelajar berpakaian adat usai pelaksanaan upacara

Asisten III, Djamilah, berfose bersama unsur muspida usai pelaksanaan upacara peringatan hari sumpah pemuda ke 85 dilapangan upacara jalan gadjah mada Tembilahan
Asisten III, Djamilah, berfose bersama unsur muspida usai pelaksanaan upacara peringatan hari sumpah pemuda ke 85 dilapangan upacara jalan gadjah mada Tembilahan

Para pelajar setingkat SMA dengan berpakaian adat berbagai daerah di Indoensia mendampingi pembacaan ikrar sumpah pemuda
Para pelajar setingkat SMA dengan berpakaian adat berbagai daerah di Indoensia mendampingi pembacaan ikrar sumpah pemuda

pelajar setingkat SMA, Pramuka serta Jajaran pengurus dan anggota KNPI Inhil mengikuti seluruh rangkaian peringatan sumpah pemuda dengan serius dan khitmat
pelajar setingkat SMA, Pramuka serta Jajaran pengurus dan anggota KNPI Inhil mengikuti seluruh rangkaian peringatan sumpah pemuda dengan serius dan khitmat

Secara khusus diaktakan Menpora, momentum sumpah pemuda diarahkan untuk menjadi tonggak karakter Bangsa. Pemuda Indonesia diharapakan tetap mempertahankan jati dirinya sebagai pemuda yang cerdas ditengah berbagai upaya pendangkalan rasa simpatik dan empatik serta perlawanan terhadap sikap-sikap pragmatis. Pemuda Indonesia dihanruskan untuk tetap berusaha tegak sebagai pemuda yang inspiratif serta didalam kondisi apapun tetap berusaha untuk bekerja keras dan menunjukkan prestasi terbaik.

Asisten Tiga, Djamilah ketika ditemui usai upacara menyatakan bahwa pemuda merupakan ujung tombak sebuah perobahan. Peringatan kebangkitan kaum muda yang dilaksanakan setiap tahunnya ini hendaknya jangan hanya sebatas kegiatan seremonial, melainkan harus mampu dimanivestasikan dalam bentuk kerja keras sebagai  upaya melakukan perubahan kearah yang lebih baik bagi Bangsa Indonesia.

“Pemuda harus mampu membantu meningkatkan kecerdasan masyarakat. Kini bukan zamannya lagi bicara masalah suku, agama dan lainnya. Setiap pemuda harus mampu menjadi agen perubahan di tengah-tengah masyarakatlingkungannya.” Pesan Djamilah

Turut hadir dalam acara ini, Unsur Muspida Kab Inhil, Pejabat Eselon dilingkungan pemerintahan Kab Inhil, Pegawai Negri Sipil (PNS), TNI dan Polri, jajaran Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Inhil  serta para pelajar yang hadir dengan mempergunakan berbagai pakaian adat berbagai daerah(dro)




1000an Siaga dan Penggalang Ikuti Perkemajusami

pramukaTembilahan (www.detikriau) – Madrasyah Aliyah Negri (MAN) Tembilahan melaksanakan kegiatan Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perkemajusami) bertempat di Bumi Perkemahan jalan Subrantas Tembilahan. Kegiatan yang direncanakan akan dibuka secara langsung oleh Kwarda Riau ini akan diikuti oleh 1000an anak-anak pramuka siaga dan penggalang.

Menurut penjelasan panitia bidang Koordinator seksi kegiatan dan perlombaan, Hidayat Hamid, Perkemajusami ini dilaksanakan untuk lebih memperkokoh tali silaturahmi antar sesama anggota pramuka. Disamping itu tentunya untuk lebih meningkatkan ketrampilan dan kompetensi anggota.

“Insyaallah kegiatan ini akan dibuka secara langsung oleh kak ArdiBasuki, Wakil Ketua Bina Muda Kwarda 04 Riau.” Ujar Hidayat, Kamis (31/10)

Guna mengetahui sejauhmana kemampuan dan tingkat kompetensi yang dimiliki anak-anak pramuka setingkat, ditambahkan Hidayat, dalam perkemahan yang akan dimulai pada, Jum’at (1/11) hari ini, juga akan dilaksankan berbagai perlombaan. Baik itu perlombaan sehubungan dengan kepramukaan maupun perlombaan ketrampilan lainnya.

‘selain peserta dari kwartir Tembilahan, kita juga mengundang pramuka setingkat siaga dan penggalang dari Kecamatan lainnya di Inhil. Kita perkirakan jumlahnya akan lebih dari 1000 orang.” Pungkas Hidayat.(dro)




Seluruh JH Inhil Kloter 8 Sudah Tiba di Kampung Halaman.

Tembilahan (www.detikriau.org) – Seluruh Jamaah Haji (JH) Kabupaten Indragiri Hilir yang tergabung dalam kloter 8 sudah tiba di Inhil. Pengangkutan sebanyak 444 JH ini dilakukan dengan 6 kali penerbangan.

“Dua penerbangan pada selasa (29/10), 148 JH tiba mempergunakan pesawat udara Wings Air dari Embarkasi Batam. Sisanya, 296 JH dengan empat kali penerbangan tiba pada Rabu (30/10) kemaren,” Terang Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Inhil, melalui Kasi Urusan Haji dan Umrah, Harun, Kamis (31/10)

Dengan tibanya sebanyak 444 JH tersebut maka tuntaslah proses pemulangan JH Inhil kloter 8. Kepulangan rombongan JH yang tergabung dalam kloter 12 diperkirakan akan datang pada 2 November yang akan datang.

Terkait dengan pengambilaln barang bawaan milik JH ditambahkan Harun, dapt dilakukan langsung di kantor Kemenag Inhil jalan Keritang Tembilahan. Baik langsung oleh JH bersangkutan atau bsia diwakilkan kepada pihak keluarga lainnya.

“Syaratnya cukup dengan membawa bukti berupa passport dan buku kesehatan milik JH yang bersangkutan. Seluruhnya dilayanai secara gratis,” Pungkas Harun.




Diskes Imbau Masyarakat Waspada DBD

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) -Mengingat perubahan cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir menghimbau agar seluruh masyarakat waspada terhadap penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil, Rasul Alim, meskipun jumlah penderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) tidak begitu signifikan, namun masyarakat Kabupaten Inhil harus tetap waspada dengan melakukan berbagai langkah antisipasi dan pencegahan, seperti menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Kita sudah meminta seluruh Puskesmas di Kabupaten Inhil untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap kemungkinan serangan DBD. Antisipasinya bisa dengan tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” tutur Rasul Alim.

Dijelaskan Rasul, DBD tidak lagi menyerang pada bulan-bulan tertentu, seperti biasanya diakhir tahun disaat intensitas curah hujan relative tingggi. Saat ini, perubahan cuaca yang tidak menentu terjadi setiap bulannya, sehingga kasus DBD bisa menyerang kapan saja.

“Untuk menghindari DBD, harus ada tindakan pencegahan dari masyarakat itu sendiri. Jika kita lakukan pengasapan pun, hanya akan mematikan nyamuknya saja, sedangkan jentik-jentiknya masih hidup. Itulah kenapa masyarakat perlu menjaga kebersihan disekitarnya dengan menguras tempat penampungan dan air yang tergenang,” terangnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta menggunakan bubuk abate yang bisa didapatkan di Puskesmas dan Apotik terdekat. Bubuk ini penggunaannya dengan cara ditaburkan di tempat penampungan air guna membunuh jentik-jentik nyamuk penyebab DBD.

“Pencegahan penyakit DBD ini dapat dilakukan dengan 3M, yaitu menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air serta mengubur barang-barang bekas. Selain itu, dapat juga dengan menggunakan cara lain, seperti tidur menggunakan kelambu dan memakai obat anti nyamuk, baik yang dioles maupun dibakar,” imbuhnya. (dro)




Jaga Kesakralan, Pelantikan Bupati Terpilih Diminta Tetap di Rumah Rakyat

Tembilahan (www.detikriau.org) – Dewan meminta rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) untuk melakukan pelantikan Bupati terpilih diluar gedung DPRD Inhil agar kembali dikaji ulang.

Meskipun tidak ada aturan yang menyatakan pelarangan, namun demi mempertimbangkan penghematan biaya dan kesakralan, seyogyanya kegiatan dimaksud tetap dilaksanakan di rumah rakyat, gedung DPRD Inhil, Jalan HR Subrantas, Tembilahan.

Berdasarkan pertimbangan salah seorang anggota Fraksi Golongan Karya DPRD Inhil, Elda Suhanura, maju dan terpilihnya pasangan HM Wardan dan H Rosman Malomo didasari dengan semangat perubahan. Dalam artian perubahan dari sesuatu yang selama ini dinilai kurang baik kearah perbaikan.

“Intinya yang terpenting kegiatan itu dapat terlaksana dengan baik dan penuh khitmat. Gedung DPRD adalah rumah rakyat, kenapa tidak biarkan sejarah ini tetap terukir digedung milik rakyat? ”Sampaikan Helda Suhanura melalui sambungan telepon selularnya, Rabu (30/10)

Acara pelantikan, ditambahkan Elda tidak akan terlepas dari pelaksanaan rapat paripurna istimewa DPRD. Pelaksanaan diluar rumah rakyat tentu akan mengurangi nilai kesakralannya. Disamping persoalan itu, APBD Inhil hari ini mengalami defisit yang cukup besar, konsekuensinya tentunya harus bijak dengan berhemat menggunakan anggaran.

Pelaksanaan pelantikan diluar gedung DPRD Inhil, masih menurut Elda, jelas memerlukan pembiayaan yang cukup besar. Namun dipertanyakannya, dengan profile kesederhanaan HM Wardan, apakah benar acara ini keinginan pasangan terpilih termasuk  masyarakat pendukungnya atau hanya sekedar keinginan sekelompok orang tertentu?

“Kalupun ada keinginan agar peristiwa sejarah Kabupaten Inhil ini dapat  disaksikan masyarakat banyak,  cukup pada pelaksanaan acara pisah sambut Bupati terpilih dengan Bupati sebelumnya. Karena itu memang domainnya pemkab Inhil. Tapi tentunya tetap dalam bingkai kesederhaan.” Saran Elda

Diakhir kalimat, Elda Suhanura mempertegas bahwa pelaksanaan diluar atau tetap digedung DPRD nantinya akan diputuskan dalam rapat Banmus DPRD Inhil. Ia hanya bisa berharap agar teman-teman DPRD berlaku arif dan bijak dalam mempertimbangkan pemberian keputusan ini.(dro)